p-Index From 2021 - 2026
5.786
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Teknologi dalam Peningkatan Pelayanan Publik di Daerah Pesisir Cirebon: Studi Kasus di Sektor Administrasi dan Layanan Publik Fahlevvi, Mohammad Rezza; Dytihana, Zahra Aqilah
Jurnal Media Birokrasi Jurnal Media Birokrasi, Vol. 7 No. 1, April, 2025
Publisher : PRODI ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmb.v7i1.5197

Abstract

Pelayanan publik yang efisien dan transparan di daerah pesisir Cirebon menghadapi tantangan besar terkait akses teknologi, infrastruktur digital, dan keterbatasan keterampilan digital, yang menghambat implementasi teknologi dalam sektor administrasi dan layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah pesisir Cirebon, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi e-government. Pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dengan melibatkan 20 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan observasi lapangan digunakan untuk menggali pengalaman dan persepsi masyarakat serta aparatur pemerintah terkait digitalisasi layanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya pemerintah dalam mengintegrasikan teknologi, kesenjangan infrastruktur dan keterbatasan keterampilan digital masih menjadi hambatan utama. Di sisi lain, harapan masyarakat terhadap digitalisasi pelayanan publik cukup tinggi, namun mereka juga khawatir tentang keamanan data pribadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan infrastruktur digital, pelatihan keterampilan digital, dan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan digitalisasi yang inklusif dan efisien di daerah pesisir Cirebon. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya strategi komprehensif dalam mendukung transformasi digital yang tidak hanya mengedepankan aspek teknis, tetapi juga mencakup aspek sumber daya manusia dan keamanan data untuk memastikan keberlanjutan pelayanan publik berbasis teknologi. Pelayanan Publik; Teknologi; Digitalisasi; Cirebon; E-Government.
INNOVATION AND DEVELOPMENT OF TRUSMI BATIK: IMPROVING SKILLS AND PRODUCTION CAPACITY TO EMPOWER YOUNG CRAFTSMEN IN CIREBON Fahlevvi, Mohammad Rezza; Putri, Nur Azizah Heriyani
J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan) Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : ipdn

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/j-3p.v10i1.5216

Abstract

Despite its strong cultural value, the Batik Trusmi industry in Cirebon faces challenges in competing globally due to limited knowledge of digital marketing and branding. This study aims to analyze the role of modern marketing in enhancing the competitiveness of Batik Trusmi and to identify the need for digital marketing training among artisans to promote their products internationally. A qualitative approach was used, involving in-depth interviews with 20 artisans and industry stakeholders and a literature review. The findings indicate that while Batik Trusmi artisans possess strong technical skills, they lack knowledge in digital marketing and branding, which hinders expansion into global markets. The recently inaugurated Digital Batik Trusmi Museum is expected to serve as a platform for enhancing the global visibility of Batik products. The implications of this study highlight the importance of strengthening training in digital marketing and branding to boost Batik Trusmi's competitiveness in international markets. This study recommends closer collaboration between the government, the private sector, and artisans to create a digital ecosystem supporting Batik Trusmi's development as a global product.
ANALISIS SENTIMEN TERHADAP ULASAN APLIKASI PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DI GOOGLE PLAYSTORE MENGGUNAKAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE Mohammad Rezza Fahlevvi
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v4i1.2701

Abstract

The Information and Documentation Management Officer (PPID) application was built as an application to meet the needs of information management and services by Public Bodies for the implementation of Law No. 14 of 2008 about Public Information Disclosure (UU KIP). This application assists public bodies in documenting and serving requests for information to the public. With the launch of the PPIPD application on the Google Play Store, it raises many opinions or responses from application users through the review feature. The reviews are quite many and unstructured and contain opinions from users about their satisfaction with the application. The feedback obtained from users is not only positive but also negative. Users often make complaints about applications that have been used or provide suggestions for features in the application. User reviews are of great interest to the owners of the application to decide the future. Sentiment analysis is an activity used to analyze a person's opinion or opinion on a topic. The Support Vector Machine (SVM) method is a text mining method that includes a classification method and the term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) is a character weighting method. SVM and TF-IDF can be used to analyze sentiment based on user reviews of PPID apps on the Google Play Store. The purpose of this study was to classify user reviews of PPID apps on the Google Play Store using sentiment analysis that has been collected and filtered. The reviews totaled 700 data with labels of 85 positive and 615 negative. And the results of the analysis using SVM produced an average k-fold of 88%, precision of 94%, recall of 100%, f-measure of 97%, and accuracy of 97%. Keywords: PPID; Sentiment Analysis, Support Vector Machine, TF-IDF
Pengentasan Digital Divide dalam Penerapan E-Government di Kabupaten Sumbawa Muhamad Dimas; Mohammad Rezza Fahlevvi
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v6i2.4504

Abstract

Pemerintahan mengalami perkembangan yang pesat dalam bidang teknologi untuk mempermudah penyebaran informasi kepada masyarakat melalui media digital. Teknologi digunakan oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui implementasi E-Government. Namun, adanya digitalisasi yang digunakan pemerintah menemui hambatan dimana dalam masyarakat masih banyak yang mengalami digital divide terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan. Hal ini menjadi tantangan bagi Pemerintah agar persebaran informasi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menganalisis tipe digital divide yang dialami oleh masyarakat Kabupaten Sumbawa dengan menggunakan dimensi digital divide dari Szilard Molnar yang terdiri dari kesenjangan akses, kesenjangan penggunaan, serta kualitas dari penggunaan. Penelitian ini mencoba untuk mengidentifikasikan bagaimana masyarakat menggunakan teknologi informasi dan hambatan apa yang dialami masyarakat selama menggunakannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tujuan agar data yang diperoleh dapat ditelusuri lebih dalam. Informan berasal dari beberapa bidang di Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Sumbawa, dan masyarakat desa yang terdampak digital divide. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari dimensi digital divide yang digagas oleh Molnar diperoleh data bahwa masyarakat pedesaan cenderung mengalami access divide yang disebabkan oleh persebaran jaringan yang tidak merata, masyarakat mengalami masalah pada usage divide dikarenakan keterbatasan masyarakat dalam memiliki perangkat elektronik, masyarakat juga terkendala keterbatasan skill atau kemampuan dalam menggunakan perangkat elektronik sehingga tidak dapat memaksimalkan manfaat yang di dapat dari penggunaan perangkat elektronik. Dari beberapa kendala diatas, pemerintah memiliki peran dalam mengentaskan digital divide agar E-Government dapat berjalan dengan baik. Kata kunci: Digital Divide, E-Government, Masyarakat Desa.
Evaluasi Implementasi Government Chief Information Officer (GCIO) dalam Transformasi Digital Pemerintah Kota: Studi Kasus di Kota Batam Frezy Albertus Silaban; Mohammad Rezza Fahlevvi
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v7i1.4506

Abstract

Penelitian ini menganalisis peningkatan peran Government Chief Information Officer (GCIO) pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan kerangka teori enam dimensi GCIO menurut Supangkat (2008), penelitian ini mengevaluasi implementasi peran GCIO melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian mengungkap variasi pencapaian yang signifikan antar dimensi, dengan tingkat pencapaian tertinggi pada dimensi mengorganisasi (90%) dan terendah pada dimensi penyediaan (70%). Analisis mendalam mengidentifikasi tantangan kritis dalam koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dimana 65% OPD merespons permintaan informasi dalam waktu lebih dari tiga hari. Penelitian ini juga mengungkap disparitas antara keberhasilan pembangunan infrastruktur digital dengan optimalisasi tata kelola kelembagaan. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur e-government dengan memberikan bukti empiris tentang implementasi GCIO di tingkat pemerintah kota. Secara praktis, temuan penelitian merekomendasikan penguatan model koordinasi GCIO-OPD, capacity building yang transformasional, dan pengembangan arsitektur governance yang adaptif untuk meningkatkan efektivitas transformasi digital pemerintah daerah. Kata Kunci: Government Chief Information Officer, Transformasi Digital, Tata Kelola Informasi, Pemerintah Daerah, E-Government  
Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Promosi Pariwisata Melalui Media Sosial di Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada: (Studi Di Desa Lengkosambi Utara) Diana Romauli Tanggo Ledeng Mandala; Mohammad Rezza Fahlevvi
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v6i1.4514

Abstract

Penelitian ini berfokus pada permasalahan pemanfaatan teknologi informasi terutama media sosial dalam hal peningkatan promosi pariwisata di Kabupaten Ngada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor serta upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah untuk menghadapi era zaman sekarang dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam membantu mempromosikan potensi daerah khususnya bidang pariwisata yang menjadi unggulan dari Kabupaten Ngada. Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan menggunakan teori e-government Indrajit yang membuat penelitian ini berbeda dengan penelitian lainnya, teori tersebut mencakup 3 Dimensi yaitu support, capacity, dan value. Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu masih ditemukan beberapa kendala seperti masih kurangnya infrastruktur jaringan yang mencukupi untuk daerah yang memiliki tempat wisata, masih kurangnya sumber daya manusia yang mengoperasikannya, dan yang ketiga adalah anggaran. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini menunjukan adanya upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah terlebih lagi dari Dinas Pariwisata untuk mempromosikan pariwisata namun dalam sejalannya waktu pemanfaatan teknologi informasi tersebut belum terlihat maksimal, sehingga tetap perlu adanya peningkatan baik itu dari SDM, infrstruktur, dan juga anggaran.
Co-Authors Abrory, Yudhistira Abubakar, Asti Astari Ade Setiawan, Farid Adiguna Ahlul Bai’at Ahmad Ali Zanki Ahmad Fikri Rahman Aji Bayu Ramadhan Akbar, Mohammad Irham Alifkah, Muhammad Haerul Alwan Syarofi Anugerah, Muhammad Wahyu Anugrah, Lalu Reza Apriansya, Ari Aprina Putri Sanda Ari Apriyansa Ariandi, Wahyu Arif Abdul Rahman Sakhi Arya Pangestu Azhari SN Bahar, Ana Aulia Basnella, Rindu Buding, Asri Devid, Devid Diana Romauli Tanggo Ledeng Mandala Dimas, Muhamad Diminaka Tebai Dytihana, Zahra Aqilah Faisal Akbar Faisal Akbar Nasution Fajar Nurmansyah Falah, Rifki Zainal Frezy Albertus Silaban Haiqal, Rif’at Dwiki Hardiansyah, Richo Hengki Andika Putra Ihcsan, Muhammad Ikra Novar, Rizqi Irham Akbar, Mohammad Joshua Faitri Ick Kastella, Tzarina Aaliyah Muzdalifah Kelana, Muhammad Azanil Kodrat Alkauzar Alda Kusuma, Kadek Agus Prasdya Indra Lalang Pratama Akhmad Putra Lubis, Ahmad Rifki M.Y Divan Wanimbo Madiya, Rehuelli Mandala, Diana Romauli Tanggo Ledeng Manik, Irvan Alvharel Ginting Maulana, Achmat Miyosi Nur Fajri Muaafii, Daffa Ammar Muhamad Dimas Muhammad Athaillah Akbar Iskandar Muhammad Reza Pahlevi Munawwar, Rais Fakhri Nurhikmah Dhita Sari Pandega, Laksmana Rajwa Pangemanan, Kristina Carlen Parhusip, Reynaldo Joy Christian Pratama, Ilham Pratama, Risnu Pratiwi, Annisa Dhea Purwowicaksono, Rizki Putra, Dhita Satria Aprilliana Putri, Nur Azizah Heriyani Putrie Saridewi Ranang Zulfikram Ratih Latifah Anggraini Rezkiadi, Faqih Septiya RIZQI, IKRA NOVAR Rompas, Veronica Rozali Ilham Safitri, Khairunnisa Dian Salsabillah, Wanda Thalia Sekira, Selvi Septiandi Harhari, Nurfadhilah Sinaga, Eimanisura Tambi, Noordeyana Tebai, Norlince G Theresia Farica De Ganza Titis Sari Putri Titis Sari Putri Tyas Wijaya, Luna Ayuning ULAYYA, AIRA SYATRA Wahyu Ariandi Wenty, Zahrati Zahra Aqilah Dytihana Zahrati, Wenty Zikri Hadi Prawira