p-Index From 2021 - 2026
6.282
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Jurnal Simetris Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) Jurnal Bina Praja JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer JURNAL ILMIAH INFORMATIKA JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH) J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan) Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat EXPLORE Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah Knowbase : International Journal of Knowledge in Database Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Data Sciences Indonesia (DSI) Jurnal Media Birokrasi JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik) Innovative: Journal Of Social Science Research Civitas Consecratio: Journal of Community Service and Empowerment RENATA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Jurnal Registratie Jurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi Informasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Explore Jurnal Studi Pemerintahan MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Journal of Social Growth and Development Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Implementasi Government Chief Information Officer (GCIO) dalam Transformasi Digital Pemerintah Kota: Studi Kasus di Kota Batam Frezy Albertus Silaban; Mohammad Rezza Fahlevvi
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v7i1.4506

Abstract

Penelitian ini menganalisis peningkatan peran Government Chief Information Officer (GCIO) pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan kerangka teori enam dimensi GCIO menurut Supangkat (2008), penelitian ini mengevaluasi implementasi peran GCIO melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian mengungkap variasi pencapaian yang signifikan antar dimensi, dengan tingkat pencapaian tertinggi pada dimensi mengorganisasi (90%) dan terendah pada dimensi penyediaan (70%). Analisis mendalam mengidentifikasi tantangan kritis dalam koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dimana 65% OPD merespons permintaan informasi dalam waktu lebih dari tiga hari. Penelitian ini juga mengungkap disparitas antara keberhasilan pembangunan infrastruktur digital dengan optimalisasi tata kelola kelembagaan. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur e-government dengan memberikan bukti empiris tentang implementasi GCIO di tingkat pemerintah kota. Secara praktis, temuan penelitian merekomendasikan penguatan model koordinasi GCIO-OPD, capacity building yang transformasional, dan pengembangan arsitektur governance yang adaptif untuk meningkatkan efektivitas transformasi digital pemerintah daerah. Kata Kunci: Government Chief Information Officer, Transformasi Digital, Tata Kelola Informasi, Pemerintah Daerah, E-Government  
Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Promosi Pariwisata Melalui Media Sosial di Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada: (Studi Di Desa Lengkosambi Utara) Diana Romauli Tanggo Ledeng Mandala; Mohammad Rezza Fahlevvi
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v6i1.4514

Abstract

Penelitian ini berfokus pada permasalahan pemanfaatan teknologi informasi terutama media sosial dalam hal peningkatan promosi pariwisata di Kabupaten Ngada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor serta upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah untuk menghadapi era zaman sekarang dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam membantu mempromosikan potensi daerah khususnya bidang pariwisata yang menjadi unggulan dari Kabupaten Ngada. Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan menggunakan teori e-government Indrajit yang membuat penelitian ini berbeda dengan penelitian lainnya, teori tersebut mencakup 3 Dimensi yaitu support, capacity, dan value. Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu masih ditemukan beberapa kendala seperti masih kurangnya infrastruktur jaringan yang mencukupi untuk daerah yang memiliki tempat wisata, masih kurangnya sumber daya manusia yang mengoperasikannya, dan yang ketiga adalah anggaran. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini menunjukan adanya upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah terlebih lagi dari Dinas Pariwisata untuk mempromosikan pariwisata namun dalam sejalannya waktu pemanfaatan teknologi informasi tersebut belum terlihat maksimal, sehingga tetap perlu adanya peningkatan baik itu dari SDM, infrstruktur, dan juga anggaran.
Kesenjangan Generasi dan Geografis dalam Literasi Digital: Implikasinya terhadap Kebijakan E-Government di Kabupaten Sorong Eduardus Julio Bastian Matutina; Mohammad Rezza Fahlevvi
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v7i2.5771

Abstract

Penelitian ini menganalisis paradoks literasi digital di Kabupaten Sorong, di mana skor indeks literasi yang relatif baik tidak sejalan dengan adopsi e-government yang rendah. Menggunakan pendekatan Mixed Methods dengan strategi Concurrent Embedded Design, penelitian ini menggabungkan survei terhadap 50 responden dan wawancara mendalam dengan pemangku kebijakan serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian mengungkap kesenjangan generasi yang asimetris: Generasi muda memiliki kecakapan tinggi (Skor 78) namun mengalami Frustrated Agency akibat blokade infrastruktur, sedangkan generasi dewasa menghadapi Double Jeopardy (keterbatasan skill dan akses) dengan kerentanan keamanan yang tinggi (Skor 60). Temuan baru menunjukkan bahwa resistensi digital bukan sekadar masalah teknis, melainkan akibat Institutional Trust Deficit dan benturan budaya komunikasi lokal (High-Touch Culture) yang memandang teknologi sebagai entitas yang mengasingkan. Penelitian ini merekomendasikan strategi intervensi asimetris: penyediaan infrastruktur sebagai hak dasar, fasilitasi kanal ekspresi bagi pemuda, serta pendekatan layanan hibrida dan proteksi keamanan bagi generasi dewasa.   Kata Kunci: Kesenjangan Digital, E-Government, High-Touch Culture, Kepercayaan Institusional, Kabupaten Sorong.  
Go Mandalika: Digital Innovation of the Central Lombok Regency Tourism Office in Implementing Smart Branding of Local Destinations Widiya Yuska; Mohammad Rezza Fahlevvi
Journal of Social Growth and Development Studies Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : CV. Abhinaya Indo Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64021/jsgds.1.2.74-80.2025

Abstract

Go Mandalika is a digital platform managed by the Central Lombok Regency Tourism Office to promote local tourist destinations. Despite its attractive features, Go Mandalika faces major challenges in terms of branding and content management due to the lack of human resources (HR) who are experts in digital marketing. This study aims to analyze the role of Go Mandalika as a digital promotion tool and how branding optimization can increase its visibility and effectiveness in promoting tourism in Central Lombok. Through literature review and content analysis, this study found that although Go Mandalika has great potential, problems in management and branding are the main obstacles. Therefore, recommendations from this study include strengthening branding, developing digital marketing HR, and more intense collaboration with external content to support regional promotion. This study is expected to contribute to improving the quality of government digital platform management in the tourism sector.
ALGORITMA AES128-CBC (ADVANCED ENCRYPTION STANDARD) UNTUK ENKRIPSI DAN DEKRIPSI BERKAS DOKUMEN PT. ADIARTA MUZIZAT Mohammad Rezza Fahlevvi; Dhita Satria Aprilliana Putra; Wahyu Ariandi
Journal of Innovation And Future Technology Vol. 7 No. 1 (2025): Vol 7 No 1 (Februari 2025): Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH
Publisher : LPPM Unbaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/iftech.v7i1.3929

Abstract

The rapid advancement of digital technology has increased concerns about data security, especially in document storage and transmission. PT. Adiarta Muzizat, a logistics company, has experienced multiple data breaches, highlighting the need for a more secure encryption method. This study focuses on implementing the Advanced Encryption Standard (AES) 128-bit with Cipher Block Chaining (CBC) mode to enhance document security. The research follows the Rational Unified Process (RUP) methodology, comprising four phases: inception, elaboration, construction, and transition. The encryption and decryption processes were tested on various document formats, evaluating performance in terms of speed, file size differences, and resistance to brute-force attacks. The results indicate that AES-128-CBC successfully prevents unauthorized access, as encrypted documents remain unreadable without the correct decryption key. Additionally, security tests using Crackstation revealed that AES-128-CBC is significantly more resilient compared to MD5 and SHA-256. The study concludes that implementing AES-128-CBC enhances document confidentiality, ensuring data integrity and security. Future research could explore AES-256 or blockchain integration for improved security and efficiency.
INNOVATION AND DEVELOPMENT OF TRUSMI BATIK: IMPROVING SKILLS AND PRODUCTION CAPACITY TO EMPOWER YOUNG CRAFTSMEN IN CIREBON Mohammad Rezza Fahlevvi; Nur Azizah Heriyani Putri
J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan) Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : ipdn

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/j-3p.v10i1.5216

Abstract

Despite its strong cultural value, the Batik Trusmi industry in Cirebon faces challenges in competing globally due to limited knowledge of digital marketing and branding. This study aims to analyze the role of modern marketing in enhancing the competitiveness of Batik Trusmi and to identify the need for digital marketing training among artisans to promote their products internationally. A qualitative approach was used, involving in-depth interviews with 20 artisans and industry stakeholders and a literature review. The findings indicate that while Batik Trusmi artisans possess strong technical skills, they lack knowledge in digital marketing and branding, which hinders expansion into global markets. The recently inaugurated Digital Batik Trusmi Museum is expected to serve as a platform for enhancing the global visibility of Batik products. The implications of this study highlight the importance of strengthening training in digital marketing and branding to boost Batik Trusmi's competitiveness in international markets. This study recommends closer collaboration between the government, the private sector, and artisans to create a digital ecosystem supporting Batik Trusmi's development as a global product.
Pemanfaatan Big Data untuk Meningkatkan Perencanaan Strategis di Pemerintahan Daerah Kota Cirebon : Pendekatan Studi Eksploratif Mohammad Rezza Fahlevvi
Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah Vol 17 No 1 (2025): Innovative Governance
Publisher : Post Graduate School of Government Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jiapd.v17i1.5168

Abstract

This study aims to analyze the adoption level of big data technology in local governments and its contribution to strategic decision-making. Using a descriptive-exploratory approach with mixed methods, data were collected through surveys involving relevant work units and local respondents, totaling 15 respondents, in Cirebon City's local government using a stratified random sampling technique based on the level of information technology utilization, supplemented by in-depth interviews with 10 key informants. The results revealed an increase in significant data adoption from 20% in 2018 to 65% in 2022, positively impacting decision-making efficiency and accuracy. However, limited technological literacy and digital infrastructure remain significant challenges. The novelty of this study lies in its focus on integrating local dimensions into significant data adoption, particularly within Cirebon City’s regional government, an area rarely explored in the existing literature. This study also provides a unique contribution by identifying specific challenges in developing countries, such as infrastructure gaps and organizational cultural barriers, and offering context-specific recommendations. Practically, this study recommends enhancing technological capacity, fostering collaboration with academic institutions, and developing regulations to ensure ethical and transparent data use. The study opens opportunities for further research on cross-country analysis and the long-term impacts of significant data adoption.
Pemanfaatan Teknologi dalam Peningkatan Pelayanan Publik di Daerah Pesisir Cirebon: Studi Kasus di Sektor Administrasi dan Layanan Publik Mohammad Rezza Fahlevvi; Zahra Aqilah Dytihana
Jurnal Media Birokrasi Jurnal Media Birokrasi, Vol. 7 No. 1, April, 2025
Publisher : PRODI ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmb.v7i1.5197

Abstract

Pelayanan publik yang efisien dan transparan di daerah pesisir Cirebon menghadapi tantangan besar terkait akses teknologi, infrastruktur digital, dan keterbatasan keterampilan digital, yang menghambat implementasi teknologi dalam sektor administrasi dan layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah pesisir Cirebon, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi e-government. Pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dengan melibatkan 20 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan observasi lapangan digunakan untuk menggali pengalaman dan persepsi masyarakat serta aparatur pemerintah terkait digitalisasi layanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya pemerintah dalam mengintegrasikan teknologi, kesenjangan infrastruktur dan keterbatasan keterampilan digital masih menjadi hambatan utama. Di sisi lain, harapan masyarakat terhadap digitalisasi pelayanan publik cukup tinggi, namun mereka juga khawatir tentang keamanan data pribadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan infrastruktur digital, pelatihan keterampilan digital, dan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan digitalisasi yang inklusif dan efisien di daerah pesisir Cirebon. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya strategi komprehensif dalam mendukung transformasi digital yang tidak hanya mengedepankan aspek teknis, tetapi juga mencakup aspek sumber daya manusia dan keamanan data untuk memastikan keberlanjutan pelayanan publik berbasis teknologi. Pelayanan Publik; Teknologi; Digitalisasi; Cirebon; E-Government.
Paradoks Kemanfaatan dan Keadilan: Analisis Ekonomi-Politik Kebijakan Tax Amnesty Berulang di Indonesia Riris Prasetyo; Mohammad Rezza Fahlevvi
JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik) Vol. 12 No. 2 (2025): JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik)
Publisher : Fakultas Manajemen Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jekp.v12i2.5702

Abstract

ABSTRACT The recurrent implementation of tax amnesty policies in Indonesia has sparked a fundamental tension between pragmatic fiscal needs and rule-of-law principles. Previous studies tend to focus on quantitative fiscal impacts while overlooking the long-term implications for legal integrity. Therefore, this research is conducted to critically deconstruct how such policies risk metamorphosing into mechanisms of legalized impunity due to the underlying political-economy structure. Employing a qualitative approach with an interdisciplinary library research design, the dialectic between fiscal expediency (Zweckmäßigkeit) versus justice (Gerechtigkeit) and legal certainty (Rechtssicherheit) is analyzed using Gustav Radbruch's legal philosophy framework and political-economy theories. The results indicate that recurrent amnesty is not merely a fiscal strategy, but a triumph of short-term pragmatic calculus driven by clientelism dynamics and oligarchic wealth defense. This policy has been shown to create discriminatory parity gaps, erode tax morale, and undermine legal predictability through the phenomenon of strategic non-enforcement. It is concluded that without structural reform, tax amnesty poses an existential threat to legal integrity; thus, the implementation of strict judicial "guardrails" is recommended to prevent the normalization of non-compliance in the future. Keywords: Impunity, Legal Philosophy, Political Economy, Rule of Law, Tax Amnesty. ABSTRAK Kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) yang diterapkan secara berulang di Indonesia memicu ketegangan fundamental antara kebutuhan fiskal pragmatis dan prinsip negara hukum. Studi terdahulu cenderung fokus pada dampak fiskal kuantitatif, namun mengabaikan implikasi jangka panjang terhadap integritas hukum. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendekonstruksi secara kritis bagaimana kebijakan tersebut berisiko bermetamorfosis menjadi mekanisme impunitas yang dilegalkan (legalized impunity) akibat struktur ekonomi-politik yang melatarbelakanginya. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan interdisipliner, dialektika antara kemanfaatan fiskal (Zweckmäßigkeit) melawan keadilan (Gerechtigkeit) dan kepastian hukum (Rechtssicherheit) dianalisis menggunakan kerangka filsafat hukum Gustav Radbruch serta teori ekonomi-politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengampunan berulang bukan sekadar strategi fiskal, melainkan kemenangan kalkulus pragmatis jangka pendek yang didorong oleh dinamika klientelisme dan pertahanan kekayaan oligarki. Kebijakan ini terbukti menciptakan kesenjangan paritas yang diskriminatif, merusak moral pajak (tax morale), serta meruntuhkan prediktabilitas hukum melalui fenomena strategic non-enforcement. Disimpulkan bahwa tanpa reformasi struktural, tax amnesty menjadi ancaman eksistensial bagi integritas hukum, sehingga direkomendasikan penerapan "pagar pelindung" (guardrails) yudisial yang ketat untuk mencegah normalisasi ketidakpatuhan di masa depan . Kata Kunci: Ekonomi-Politik, Filsafat Hukum, Impunitas, Rule of Law, Tax Amnesty.
Food Security Interventions to Eradicate Extreme Poverty: Case Studies in Food Insecure Areas Mohammad Rezza Fahlevvi; Ikra Novar Rizqi; Lina Marlina; Lelly Triatni Siregar
Civitas Consecratio: Journal of Community Service and Empowerment Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food security remains a significant challenge for vulnerable areas, requiring sustainable interventions to improve community well-being. This community service activity aims to strengthen food security through a participatory approach involving nutrition education, local food diversification training, and program sustainability monitoring. The Participatory Action Research (PAR) method was applied, with data collected through questionnaires, in-depth interviews, and participatory observations. The results showed a significant improvement in household food security, with food insecurity rates dropping from 65% to 30%, alongside positive changes in consumption patterns. However, program sustainability still requires policy support and the involvement of local stakeholders to ensure long-term impact. The conclusion emphasizes that community-based interventions can be an effective model for enhancing food security, but sustainable strategies are essential to maintain program benefits over time.
Co-Authors Abrory, Yudhistira Abubakar, Asti Astari Ade Setiawan, Farid Adiguna Ahlul Bai’at Ahmad Ali Zanki Ahmad Fikri Rahman Aji Bayu Ramadhan Akbar, Mohammad Irham Alifkah, Muhammad Haerul Alwan Syarofi Anugerah, Muhammad Wahyu Anugrah, Lalu Reza Apriansya, Ari Aprina Putri Sanda Ari Apriyansa Ariandi, Wahyu Arif Abdul Rahman Sakhi Arya Pangestu Azhari SN Bahar, Ana Aulia Basnella, Rindu Buding, Asri Deddy Zakarias Armando Ballu Devid, Devid Dhita Satria Aprilliana Putra Diana Romauli Tanggo Ledeng Mandala Dimas, Muhamad Diminaka Tebai Dytihana, Zahra Aqilah Eduardus Julio Bastian Matutina Faisal Akbar Faisal Akbar Nasution Fajar Nurmansyah Falah, Rifki Zainal Frezy Albertus Silaban Haiqal, Rif’at Dwiki Hardiansyah, Richo Hengki Andika Putra Ihcsan, Muhammad Ikra Novar Rizqi Ikra Novar, Rizqi Irham Akbar, Mohammad Joshua Faitri Ick Kastella, Tzarina Aaliyah Muzdalifah Kelana, Muhammad Azanil Kodrat Alkauzar Alda Kusuma, Kadek Agus Prasdya Indra Lalang Pratama Akhmad Putra Lelly Triatni Siregar Lina Marlina Lubis, Ahmad Rifki M.Y Divan Wanimbo Madiya, Rehuelli Mandala, Diana Romauli Tanggo Ledeng Manik, Irvan Alvharel Ginting Maulana, Achmat Miyosi Nur Fajri Muaafii, Daffa Ammar Muhamad Dimas Muhammad Athaillah Akbar Iskandar Muhammad Reza Pahlevi Munawwar, Rais Fakhri Nur Azizah Heriyani Putri Nurhikmah Dhita Sari Pandega, Laksmana Rajwa Pangemanan, Kristina Carlen Parhusip, Reynaldo Joy Christian Pratama, Ilham Pratama, Risnu Pratiwi, Annisa Dhea Purwowicaksono, Rizki Putrie Saridewi Ranang Zulfikram Ratih Latifah Anggraini Rezkiadi, Faqih Septiya Riris Prasetyo RIZQI, IKRA NOVAR Rompas, Veronica Rozali Ilham Safitri, Khairunnisa Dian Salsabillah, Wanda Thalia Sekira, Selvi Septiandi Harhari, Nurfadhilah Sinaga, Eimanisura Tambi, Noordeyana Tebai, Norlince G Theresia Farica De Ganza Titis Sari Putri Tyas Wijaya, Luna Ayuning ULAYYA, AIRA SYATRA Wahyu Ariandi Wenty, Zahrati Widiya Yuska Zahra Aqilah Dytihana Zahra Aqilah Dytihana Zahrati, Wenty Zikri Hadi Prawira