Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Penerimaan Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah DKI Jakarta Setyaningsih, Eka Dyah; Hartanti, Hartanti; Ratiyah, Ratiyah; Wahyuningrum, Shinta
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 20, No 2 (2022): September 2022
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v20i2.13587

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pendapatan yang dipungut sendiri oleh pemerintah daerah dan bersumber dari daerah itu sendiri. Salah satu sumber PAD adalah Pajak Daerah, yang salah satunya termasuk pajak restoran. Pajak restoran merupakan penerimaan yang turut memberikan kontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Provinsi DKI Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerimaan pajak restoran. Metode yang digunakan metode purposive random  sampling  periode tahun 2011 sampai tahun 2018. Variabel yang digunakan penerimaan pajak restoran sebagai variabel independen dan pendapatan asli daerah sebagai variabel dependen. Data sekunder yang digunakan dalam riset penelitian ini dalam bentuk laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah periode 2011-2018. Pengumpulan data dengan metode observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan kuantitatif dengan informasi data sekunder dengan analisis regresi, korelasi & determinasi. Hasil riset ini memberikan bukti secara parsial bahwa Pengaruh penerimaan Pajak Restoran cukup kuat  dan searah yaitu dengan memperoleh nilai r sebesar 0,970. Dari hasil uji koefisien determinasi menghasilkan nilai R Square sebesar 0,941 atau sebesar 94,1% dan berdasarkan hasil persamaan regresi mendapatkan persamaan yaitu Y = 14,706 + 0,636X. Hasil tersebut menunjukkan bahwa variable independent yaitu Pajak Restoran memiliki pengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah sebesar 94,1% dan sisanyase besar 5,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak penulis teliti.Kata Kunci: Pajak Restoran, Pendapatan Asli Daerah
Uji Toksisitas dan Aktivitas Antimalaria Melalui Penghambatan Polimerisasi Hem Fraksi Etil Asetat, N-Heksan dan Lendawati, Lendawati; Yuniza, Filia; Hartanti, Hartanti
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v12i1.3831

Abstract

The population at risk of developing malaria in the Asian region is 1.4 billion people. Nine countries are at high risk of developing malaria in the Asian region where the highest proportion is achieved by India 89%, Myanmar 2% and Indonesia 7%. Inhibition of heme polymerization is an initial screening test for antimalarial activity. Bidara leaves (Ziziphus mauritiana L.) were selected based on the content of secondary metabolites containing alkaloids. Plant compounds that have been shown to have heme polymerization inhibitory activity are phenolic compounds such as flavonoids, anthraquinones, tannins, saponins, terpenoids, alkaloids, and glycosides. This study aims to determine the chemical content and inhibition activity of heme polymerization based on the IC50 value of the N Hexane, Ethyl Acetate and ethanol fractions of bidara leaves (Ziziphus mauritiana L.). The research method was carried out using the modified Basilico method. Heme polymerization inhibition activity is expressed in 50% Inhibition Concentration (IC50), which is the extract level that can inhibit heme polymerization up to 50%. IC50 data showed that the lowest average IC50 value of the ethyl acetate fraction was 1.107 mg/mL, which means that the ethyl acetate fraction of bidara leaves with a concentration of 1.107 mg/mL could provide 50% inhibition. Followed by an average IC50 of the N Hexane fraction of 3.052 mg/mL and an average IC50 value of chloroquine diphosphate of 8.059 mg/mL. Meanwhile, the ethanol fraction of bidara leaves has an IC50 value above the positive control, which is 21.815 mg/ml.
Perbandingan Aktivitas Penghambatan Sel Kanker Payudara Fraksi Aseton dan Etil Asetat Kulit Buah Coklat (Theobroma cacao) Hartanti, Hartanti; Sariyanto, Iwan
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Analis Kesehatan
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v13i1.4527

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering didiagnosis di kalangan wanita, berdampak pada 2,1 juta wanita setiap tahunnya. Kemoterapi masih menjadi penanganan utama kanker payudara. Akan terapi kemoterapi memiliki efek samping berbahaya bagi sel-sel normal. Oleh karena itu, masih diperlukan senyawa baru dengan potensi terapeutik yang lebih baik dan efek samping yang lebih rendah. Penelitian ini menggunakan kulit coklat sebagai kandidat penemuan senyawa obat kanker payudara. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan fraksi aseton dan etil asetat dalam menghambat pertumbuhan sel kanker payudara MCF-7. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dan dilanjutkan dengan fraksinasi cair-cair. Uji aktivitas antikanker MCF-7 dilakukan dengan metode MTT assay  menggunakan sel kanker payudara MCF-7 (ATCC HTB 22). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fraksi etil asetat memiliki kemampuan penghambatan pertumbuhan sel kanker payudara MCF-7 lebih tinggi dibandingkan dengan fraksi aseton. Nilai penghambatan pertumbuhan sel kanker MCF-7 tertinggi pada fraksi etil asetat diperoleh pada konsentrasi 50 ?g/mL, yaitu 14,13%. Sedangkan, pada konsentrasi yang sama nilai persen inhibisi fraksi etanol hanya 7,9%. Berdasarkan nilai IC50,baik fraksi aseton maupun etil asetat kulit coklat memiliki aktivitas antikanker yang tergolong lemah. Perlu dilakukan optimasi metode ekstraksi untuk mendapatkan nilai IC50 yang lebih optimal dalam menghambat pertumbuhan sel kanker payudara MCF-7
PERAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM MENANGULANGI TERORISME DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Hartanti, Hartanti
Qistie Jurnal Ilmu Hukum Vol 16 No 2 (2023): Qistie : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jqi.v16i2.9588

Abstract

Permasalah penelitian adalah:  Bagaimanakah peran Polri khususnya Densus 88 dalam mengantisipasi terorisme di Yogyakarta? Dan  Apakah kendala Polri khususnya Densus 88 dalam mengantisipasi terorisme di Yogyakarta?       Jenis   penelitian  adalah  normatif dengan pendekatan yuridis kasuistis, data yang digunakan adalah data sekunder, sedangkan pengumpulan data adalah wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. analisis data deskriptif kualitatif.       Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Polri membentuk  Satuan Tugas Anti Teror bernama Detesamen Khusus 88 Anti Teror POLRI (Densus 88/AT), Densus 88/AT juga berkoordinasi dengan beberapa lembaga antara lain Lembaga Pemasyarakatan, Polda DIY, BNPT, kejaksaan dan masyarakat, melakukan Patroli siber untuk memerangi paham radikal di internet, melakukan tindakan represif yakni dengan menangkap pelaku tindakan yang memenuhi unsur terorisme.  Beberapa kendala Polri dalam mengantisipasi aksi teror di Yogyakarta adalah konflik internal di tubuh Polri mengandung resiko konflik internal,  adanya kendala eksternal yakni perdebatan tugas Polri dan TNI, minimnya informasi dari masyarakat terkait dengan orang-orang yang mencurigakan di daerah sekitar, tidak sepenuhnya Standar Operasional Prosedur (SOP) Detasemen Khusus 88 dilakukan di lapangan, karena personel teroris juga melakukan perlawanan, baik perlawanan secara fisik maupun pakai senjata serta terkadang Densus 88 harus menggunakan tindakan-tindakan yang melanggar kode etik untuk melakukan penangkapan di karenakan gagalnya negosiasi dengan teroris.
ADOPTING TRIPLE BOTTOM LINE APPROACH: TRANSFORMATIVE STRATEGIES FOR SUSTAINABLE MANAGEMENT AND ACCOUNTING Ratiyah, Ratiyah; Bahri, Syamsul; Hartanti, Hartanti
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The adoption of the Triple Bottom Line (TBL) approach has gained momentum as organizations seek to integrate social, environmental, and economic considerations into their decision-making processes. This paper aims to explore transformative strategies for sustainable management and accounting through the implementation of the TBL approach. The research objectives include examining the challenges and opportunities associated with adopting TBL, analyzing the impact on organizational practices, and identifying key success factors. A qualitative research method is employed, incorporating case studies and interviews with practitioners. Findings reveal that organizations face various challenges in implementing TBL, including measurement difficulties and resistance to change. However, successful adoption of TBL can lead to enhanced stakeholder engagement, improved resource efficiency, and long-term financial viability. This paper contributes to the literature by providing insights into the practical implications of adopting TBL for sustainable management and accounting practices.
Perancangan dan Implementasi Aplikasi Pembelajaran Pengenalan Huruf dan Angka Berbasis Web di TK Al Hidayah Doko VII Hartanti, Hartanti; Nur Budiman, Saiful; Kirom, Sabitul
Jurnal Informatika Polinema Vol. 11 No. 1 (2024): Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v11i1.5993

Abstract

Media pembelajaran merupakan sarana yang sangat penting dalam pendidikan anak usia TK seperti media pembelajaran literasi dan numerasi. Pada penelitian ini mendapatkan permasalahan terkait media belajar yang masih kurang menarik, sehingga siswa kurang berminat dalam belajar dan terkesan acuh dengan konsep pembelajaran tang diterapkan. pada penelitian ini bertujuan dapat membuat sebuah media pembelajaran inetraktif untuk anak TK dengan tampilan yang menarik. Disini penulis akan membuat sebuah media pembelajaran pengenalan huruf dan angka berbasis game edukasi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengembangan Waterfall, adapun tahapan dari metode Waterfall antara lain : Analysis, Design, Implementation, Testing, Verification, Maintennace. Dari hasil pengujian blackbox mendapatkan 91,6 % yang berarti semua berfungsi dengan baik, dan untuk hasil pengujian whitebox mendapatkan nilai Cyclomatic Complexity adalah 2 yang berarti masuk kategori 1-10 bahwa kode terstruktur dengan baik, mudah diuji, biaya lebih sedikit.
Penegakan Hukum Terhadap Pencoretan/Vandalisme Pada Fasilitas Umum Di Yogyakarta Law Enforcement Against Doodling/Vandalism At Public Facilities In Jogyakarta Hartanti, Hartanti; Ethika, Takariadinda Diana; Hamid, Muhammad Rigam; Paryadi, Paryadi
Qistie Jurnal Ilmu Hukum Vol 17, No 2 (2024): Qistie : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jqi.v17i2.10961

Abstract

Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum terhadapa pelaku corat-core/vandalis pada fasilitas umum di Yogyakarta dan bagaimana upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya perbuatan corat-coret pada fasilitas umum. Penelitian ini  jenisnya termasuk  penelitian hukum normatif, obyek yang dikaji adalah kaedah atau aturan hukum, dalam penelitian ini menggunakan  pendekatan yuridis dan pendekatan kasus,  data yang digunakan adalah data sekunder  yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tertier. Adapun Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan studi kepustakaan, Analisa data diskriptif kualitatif.Penegakan hukum terhadap pelaku corat-coret terlebih dahulu dilakukan verifikasi dari objek dan substansi aksi corat-coret tersebut,  apakah objek tersebut dimiliki oleh perorangan/pribadi atau merupakan fasilitas umum Selanjutnya, apakah objek tersebut dari sisi substansi nya menimbulkan efek keindahan atau malah pengrusakan yang dapat dilakukan penindakan sesuai pasal 200 KUHPidana atau Peraturan Daerah nomer 2 Tahun 2017,  Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 15 Tahun 2018. Kalau pelaku masih sekolah maka dilaporkan kepada kepala sekolah, juga orang tua dipanggil diminta untuk mengawasi anak-anaknya. Pelaku juga diminta untuk membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, pelaku diminta untuk menghapus/membersihkan  corat-coret yang sudah dilakukan.  Kalau pelaku ada unsur pidana seperti dalam contoh kasus mereka membawa senjata tajam maka diserahkan pada kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Kata Kunci: Corat-coret, Penegakan Hukum
Analysis Of General Business Behavior In Implementing Marketing Mathematics In The Digital Era Sabariah, Etika; Hartanti, Hartanti; Suprianto, Agung
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores business behavior in applying marketing mathematics in the context of conventional and online businesses. The main distinction between these types of businesses lies in their promotional strategies, packaging adjustments, and methods of identifying customer numbers. This applied qualitative research employs observational data on business behavior and literature studies to support deductive reasoning for formulating decision-making theories. The analysis reveals the influence of business behavior in applying marketing mathematics, including: (1) identifying customer needs in conventional and online contexts, (2) utilizing graphs for decision-making, (3) adjusting packaging sizes to meet consumer needs, and (4) synchronizing marketing and production mathematics. Accurate estimations in this synchronization process significantly impact work instructions. These instructions detail real-time steps in the marketing phase, which subsequently guide production. This ensures minimal discrepancies between inventory inflows (production) and outflows (sales), reducing stockpiling and optimizing working capital, particularly for food and beverage entrepreneurs. Unlike artificial intelligence (AI), effective work instructions remain a critical business strategy, incorporating Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats analysis across divisions. The unique interrelation between production and marketing divisions highlights the irreplaceable human element in crafting responsive strategies, making this process essential for achieving business efficiency and reducing operational waste.
ADOPTING TRIPLE BOTTOM LINE APPROACH: TRANSFORMATIVE STRATEGIES FOR SUSTAINABLE MANAGEMENT AND ACCOUNTING Ratiyah, Ratiyah; Bahri, Syamsul; Hartanti, Hartanti
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The adoption of the Triple Bottom Line (TBL) approach has gained momentum as organizations seek to integrate social, environmental, and economic considerations into their decision-making processes. This paper aims to explore transformative strategies for sustainable management and accounting through the implementation of the TBL approach. The research objectives include examining the challenges and opportunities associated with adopting TBL, analyzing the impact on organizational practices, and identifying key success factors. A qualitative research method is employed, incorporating case studies and interviews with practitioners. Findings reveal that organizations face various challenges in implementing TBL, including measurement difficulties and resistance to change. However, successful adoption of TBL can lead to enhanced stakeholder engagement, improved resource efficiency, and long-term financial viability. This paper contributes to the literature by providing insights into the practical implications of adopting TBL for sustainable management and accounting practices.
The dynamics of sibling relationships with a down syndrome child Victor, Ivena Nathania; Hartanti, Hartanti; Elisabeth, Mary Philia
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 8 No 1 (2021): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kons.v8i1.8363

Abstract

Siblings of special needs child are often seen as neglected children, especially when the special needs child needs more attention from their parents. This study aimed to find out the dynamics of sibling relationships with a down syndrome child. A phenomenological qualitative approach with data analysis of Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) was chosen as the research method due to its suitability with the purpose of this study. The data were collected using in-depth semi-structured interviews on two biological older sisters (24 and 20 years old) of a boy with down syndrome (12 years old). The selection of subjects used a purposive sampling technique, which was based on the specified criteria. Three main themes were found in this study, namely (1) the functions of parents’ role, (2) acceptance towards a sibling with Down syndrome, and (3) sibling relationship. The results showed that the parents’ role in introducing the Down syndrome from the beginning helped the subjects accepted their sibling’s special needs. The subjects’ acceptance was expressed through their actions in supporting their younger sibling to become independent. Each subject also showed a sense of care in their own ways. Sibling relationships with a Down syndrome child were indicated by the existence of warmth, conflict, rivalry, role, engagement, stress, concern, and coping mechanisms.