Dominikus Rojoki Manullang
Economic Education Department, Faculty Of Economic And Business, Manado State University, Tondano, Indonesia

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

EFEKTIFITAS MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL TERHADAP GAYA BELAJAR GEN Z Sahat Renol HS; Dominikus Rojoki Manullang; Selvita Eka Eviana Purba
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/57bvsm67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas Media pembelajaran digital terhadap Gaya belajar gen z pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Manado Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jalur path analysis dan pengolahan data dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling Partial Least Square SEM PLS Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Manado pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan jumlah populasi sebanyak 480 mahasiswa dari empat jurusan yaitu Manajemen Akuntansi Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 218 mahasiswa Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket berbentuk kuesioner yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya Hasil analisis menunjukkan bahwa Media pembelajaran digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap Gaya belajar gen z Hal ini dibuktikan dengan nilai t statistik sebesar 21 049 yang lebih tinggi dari nilai t tabel sebesar 1 96 serta p value sebesar 0 000 yang lebih kecil dari 0 05 yang menunjukkan hubungan tersebut signifikan secara statistik < p>
PERAN SELF EFFICACY DALAM MEMODERASI PENGARUH TPACK TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU PROFESIONAL PADA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MANADO Lidia Aprileny Hutahaean; Dominikus Rojoki Manullang; Vinda Afnita; I Kadek Satria Arsana
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v6i1.12813

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Technological Pedagogical and Content Knowledge< em> TPACK terhadap kesiapan menajdi guru profesional dengan Self efficacy < em>sebagai variabel moderasi pada mahasiswa pendidikan ekonomi Universitas Negeri Manado Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis jalur path analysis Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan ekonomi Universitas Negeri Manado angkatan 2022 sampai 2024 dengan populasi berjumlah 376 mahasiswa Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dengan hasil 190 Mahasiswa Metode pengumpulan data menggunakan angket kuesioner yang diuji validitas dan realibilitasnya Analisis data menggunakan SEM PLS Hasil analisis ini menunjukkan bahwa TPACK memiliki pengaruh postif yang signifikan terhadap Kesiapan Menjadi Guru dengan t hitung faktualnya sebesar 4 44 yang juga melampaui nilai t tabel 1 96 atau nilai p values 0 00 lt; 0 05 Hasil pengujian berikutnya menunjukkan nilai koefisien dari interaksi TPACK terhadap Kesiapan menjadi guru profesional yang dimoderasi Self efficacy < em>sebesar t statistik yaitu sebesar 1 486 dan P value 0 137 Dari hasil ini dinyatakan t statistik tidak signifikan karena lt;1 96 dengan p value gt; 0 05 yaitu sebesar 0 13 Hal tersebut menunjukkan bahwa Self efficacy < em>tidak mampu memoderasi pengaruh TPACK terhadap Kesiapan menjadi guru profesional pada mahasiswa pendidikan ekonomi Universitas Negeri Manado < p> Kata Kunci: Self efficacy Kesiapan Menjadi Guru Profesional        Abstract This study aims to examine the effect of Technological Pedagogical and Content Knowledge TPACK on the readiness to become a professional teacher with self efficacy serving as a moderating variable among Economic Education students at Manado State University The research employed a quantitative approach using path analysis The study population comprised 376 Economic Education students from the 2022 to 2024 cohorts The sample size was determined using the Slovin formula resulting in 190 respondents Data were collected through a questionnaire which was tested for both validity and reliability The data analysis was conducted using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares SEM PLS The findings indicate that TPACK has a significant positive effect on the readiness to become a professional teacher as evidenced by a t statistic of 4 44 exceeding the critical t value of 1 96 and a p value of 0 00 lt; 0 05 However the interaction effect of TPACK and self efficacy on the readiness to become a professional teacher yielded a t statistic of 1 486 and a p value of 0 137 These results suggest that self efficacy does not significantly moderate the relationship between TPACK and the readiness to become a professional teacher among Economic Education students at Manado State University < em>< p> Keywords: Kata Kunci: TPACK Self efficacy the readiness to become a professional teacher
ENTREPRENEURIAL SELF-EFFICACY AS A MEDIATOR MEDIATOR BETWEEN EXPERIENTIAL LEARNING AND ENTREPRENEURIAL INTENTION Vinda Afnita; Dominikus Rojoki Manullang; I Kadek Satria Arsana; Iwan Kandori
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/xzmmrg52

Abstract

  ABSTRAK Studi ini meneliti pengaruh experiential learning terhadap entrepreneurial Intention mahasiswa Pendidikan Ekonomi dengan entrepreneurial self-efficacy sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan 190 responden yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil menunjukkan bahwa experiential learning berpengaruh signifikan terhadap entrepreneurial self-efficacy dan entrepreneurial Intention. Selain itu, entrepreneurial self-efficacy terbukti memediasi hubungan tersebut, yang menunjukkan bahwa experiential learning dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berwirausaha Keywords: Efikasi Diri, Minat Berwirausaha, Mediasi, Pembelajaran Berbasis Pengalaman, PLS-SEM   ABSTRACT This study examines the effects of experiential learning on students' entrepreneurial self-efficacy as a mediating variable in economics education. This study uses a quantitative associative questionnaire with 190 respondents who were anonymously interviewed. We collect the data using a Likert scale questionnaire, then analyze it using PLS-SEM. The results indicate that experiential learning has a significant impact on entrepreneurial self-efficacy and business acumen. In addition, entrepreneurial self-efficacy is a result of the aforementioned relationship, which indicates that experiential learning can increase students' self-confidence in making decisions.  Keywords: Entrepreneurial intention, Entrepreneurial self-efficacy, Experiential learning, Mediasi, PLS-SEM
Kewirausahaan: Mewujudkan Mimpi Lewat Benang dan Jarum: Mempersiapkan Peserta Pelatihan Menjadi Wirausahawan Menjahit yang Mandiri dan Kreatif: Pengabdian Anton Luvi Siahaan; Debbi Petra Meyana Sitorus; Dominikus Rojoki Manullang; Sahat Renol HS
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7465

Abstract

Tingginya angka pengangguran dan terbatasnya kesempatan kerja di sektor formal menuntut adanya upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan yang terintegrasi dengan pendidikan kewirausahaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mempersiapkan peserta Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Lembaga Diakoni Sosial HKBP Kota Pematangsiantar menjadi wirausahawan menjahit yang mandiri dan kreatif. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyuluhan kewirausahaan, pelatihan dan praktik menjahit, penguatan kompetensi bisnis, pendampingan penyusunan rencana usaha, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai kewirausahaan, kemampuan mengidentifikasi peluang usaha, keterampilan menjahit, serta kompetensi dalam menentukan harga jual, membangun branding, dan memanfaatkan pemasaran digital. Evaluasi juga menunjukkan meningkatnya motivasi, kepercayaan diri, dan kesiapan peserta untuk memulai usaha secara mandiri. Program ini berhasil mengintegrasikan keterampilan vokasional dengan pendidikan kewirausahaan sehingga menjadi model pemberdayaan masyarakat yang mendukung pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 8 tentang Decent Work and Economic Growth.
Tantangan dan Peluang dalam Pengembangan Profesionalisme Guru di Era Digital: Suatu Kajian Literatur Ferry Lourens Sampel Korompis; Stany Rawung; Dominikus Rojoki Manullang; Sahat Renol HS
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.250

Abstract

The development of digital technology has driven significant changes in education and requires teachers to adapt to new learning paradigms. Teachers are expected to possess professional competencies, including pedagogical skills, content mastery, digital literacy, and readiness for technological transformation. This study aims to analyze the challenges and opportunities for developing teacher professionalism in the digital era through a literature review. The data were obtained from 35 scientific articles written in Indonesian and published in national journals, accessed through Google Scholar between 2020 and 2025. The findings indicate several challenges, such as digital literacy gaps, limited technological infrastructure, resistance to change, lack of continuous training, and high administrative workloads. However, the digital era also offers opportunities for teachers to enhance competencies through online learning platforms, digital media innovation, data-based assessment, and supportive government policies. Developing teacher professionalism requires collaboration among teachers, educational institutions, and policymakers to build an innovative and sustainable learning ecosystem. Adaptive teachers can become agents of change in achieving quality education.
DIGITAL MARKETING DAN BRANDING: KUNCI PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN UMKM DI ERA DIGITAL KELEMBAGAAN BUMDES WORI, MINAHASA UTARA, SULAWESI UTARA. Lidia Aprileny Hutahaean; I Kadek Satria Arsana; Dominikus Rojoki Manullang; Vinda Afnita; Sahat Renol HS; Selvita Eka Eviana Purba; Tiara Lestari Paembonan
Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat Widya Vol. 4 No. 2 (2025): Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PkM) aims to enhance the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) and Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Wori Village, North Minahasa Regency, through the strengthening of digital marketing and product branding based on village institutional development. Wori Village has significant tourism potential, supported by coastal landscapes, mangrove forests, and flagship destinations such as Mangrove Park Ecotourism and the 3D Bridge, which provide strategic opportunities for the development of local MSMEs. However, this potential has not yet been optimally utilized through digital-based marketing strategies and systematic brand development. The program employed an integrated training and mentoring approach conducted in three stages: the preliminary stage (needs assessment and problem identification), the implementation stage (digital marketing and branding training with hands-on practice), and the evaluation stage. The approach was grounded in institutional theory, digital marketing theory, and community empowerment theory, positioning BUMDes as a key institution in coordinating and supporting collective marketing efforts among MSMEs. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding and skills in utilizing digital media for product promotion, developing brand identity for local products, and increasing confidence in accessing wider markets. Furthermore, the program strengthened the role of BUMDes as a facilitator of community economic empowerment by integrating tourism potential with MSME development. Overall, this Community Service Program contributes to improving MSME competitiveness and fostering sustainable village economic development in the digital era. Keywords: MSMEs, BUMDes, digital marketing, branding, village tourism, community service.
Penguatan Literasi Digital Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Inovasi Pembelajaran Guru SMKN Tompaso Baru: Pengabdian Shelty DM Sumual; Michella Christy Tania Supit; Dominikus Rojoki Manullang; Sahat Renol HS; Vinda Afnita; Lidia Aprileny Hutahaean
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7660

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, sehingga guru dituntut memiliki kompetensi literasi digital yang memadai untuk mendukung pembelajaran yang inovatif. Namun, pemanfaatan AI dalam pembelajaran masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam proses pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru melalui pemanfaatan Artificial Intelligence guna mendukung inovasi pembelajaran di SMKN Tompaso Baru. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14 April 2026 dengan metode observasi, identifikasi dan pemetaan masalah, sosialisasi, pelatihan, praktik, serta evaluasi. Materi yang diberikan meliputi literasi digital, pengenalan Artificial Intelligence dalam pendidikan, teknik penyusunan prompt, serta pemanfaatan AI untuk pengembangan perangkat pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai literasi digital dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Guru mampu menggunakan AI untuk menyusun bahan ajar, mengembangkan instrumen evaluasi, serta merancang aktivitas pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme dan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran.
EFEKTIVITAS MODEL PJBL DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING TERHADAP PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA DIMENSI BERNALAR KRITIS, GOTONG ROYONG, DAN KREATIF DI SD BEREA TONDANO Michella Christy Tania Supit; Dominikus Rojoki Manullang; Lidia Aprileny Hutahaean; Vinda Afnita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44532

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) model with a deep learning approach in strengthening the Pancasila Student Profile, particularly in the dimensions of critical thinking, collaboration (gotong royong), and creativity at SD Berea Tondano. This research employed a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The sample consisted of two groups: an experimental class treated using PjBL with a deep learning approach and a control class taught using conventional methods. Data were collected through pretest and posttest instruments and analyzed using the N-Gain test to measure students’ learning improvement. The results showed that the mean N-Gain score of the experimental class (0.1667) was higher than that of the control class (0.1249), although both were categorized as low improvement. The normality test indicated that the data were normally distributed, fulfilling the assumptions for statistical analysis. In addition, the experimental class demonstrated a wider data distribution, indicating more varied individual improvements among students. In conclusion, the implementation of the PjBL model with a deep learning approach is more effective than conventional learning in strengthening the Pancasila Student Profile, particularly in the dimensions of critical thinking, collaboration, and creativity. This study implies that student-centered and innovative learning models can enhance the quality of learning in elementary education.
DEVELOPMENT OF A VISUAL ACCOUNTING MODULE FOR HISTORICAL TOURISM MSMES IN TONDANO Vinda Afnita; Lidia Aprileny Hutahaean; Dominikus Rojoki Manullang; Ramda Sari; Arjuna Purba; Seven Marganda Bako
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 7 No 3 (2025): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v7i3.1698

Abstract

Small and Medium Enterprises (SMEs) are a crucial pillar of the Indonesian economy, yet they often face fundamental obstacles in financial management, particularly in systematic financial recording. This study aims to develop a Simple Visual Accounting Education Module to increase financial recording awareness among SMEs in the God Bless Park and Moraya Fort historical tourism area in Tondano . This research employs the Research and Development (R&D) method with the 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate), limited to the development stage. The module was designed based on User-Centered Design principles and the Dual Coding Theory, integrating visual elements such as illustrations, icons, and infographics to simplify abstract accounting concepts. Development involved 20 SME actors, from initial needs identification to final product testing. The results showed that the module was highly feasible and effective, with 71.4% of users rating it "Very Good" and 28.6% "Good" in the final trial. The visual approach significantly enhanced understanding, motivation, and confidence among SME actors in managing their business finances. Post-intervention, there was a notable behavioral shift from informal recording practices to systematic daily cash flow recording and simple profit-loss reporting. This study concludes that the visual accounting module is a practical, effective, and well-accepted educational medium. It serves not only as a learning tool but also as an instrument of local economic empowerment, bridging the financial literacy gap for SMEs with limited educational backgrounds. Keywords : MSMEs, financial literacy, basic accounting, visual media, educational module
EFFECTIVENESS OF AN AI-SUPPORTED PJBL-STEM MODEL IN ENHANCING STUDENTS' CRITICAL THINKING AND DIGITAL LITERACY SMKN 1 TONDANO Shelty Deity Meity Sumual; Dominikus Rojoki Manullang; Michella Christy Tania Supit; Sahat Renol HS
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 8 No 2 (2026): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science (In Progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v8i2.1914

Abstract