Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Problem based learning Berbantuan Paper mode Quizizz terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di SMA Negeri 1 Lotu Zalukhu, Anna Fertika; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni; Zega, Yulisman
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i3.709

Abstract

Penelitian ini berakar pada observasi awal yang dilakukan di SMA Negeri 1 Lotu, yang teridentifikasi beberapa permasalahan antara lain: (1) masih adanya kegiatan pembelajaran pendekatan konvensional dan (2) rendahnya kemampuan siswa untuk berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran problem based learning yang dipadukan dengan kuis berbasis kertas (paper mode Quizizz) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah tersebut. Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Nonequivalent Kontrol Group Design dan pendekatan quasi eksperiment. Seluruh kelas XI-MIPA sebagai populasi penelitian, dan sampel penelitiannya meliputi dua kelas yaitu XI MIPA-2 (kelas eksperimen), dan XI MIPA-3 (kelas kontrol). Pengambilan sampel secara lugas yaitu random sampling. Instrumen yang digunakan merupakan soal tes uraian. Analisis data yang digunakan adalah independent sample test dengan uji t. Hasil perolehan dengan uji hipotesis adalah  dan . Sehingga terima  dan tolak  karena . Oleh karena itu, kesimpulan yang diperoleh yaitu ada pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan paper mode Quizizz terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 1 Lotu.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Lingkaran di Kelas VIII SMP Negeri 1 Amandraya Zebua, Viktor; Zega, Yulisman
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i2.249

Abstract

This research is motivated by the lack of student errors in working on problems on circle material. Student errors are one of the student errors in working on problems in mathematics learning such as conceptual errors, principal errors, and operational errors. With the aim of knowing the mistakes that students often make in working on math problems and one of the factors of student errors, namely students not understanding the intent of the questions, students cannot apply the formulas and steps in working on these questions. This study aims to find out students' mistakes in working on mathematical math test questions in class VIII SMP Negeri 1 Amandraya. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. This research was conducted in class VIII SMP Negeri 1 Amandraya with a total of 35 students of research information. Data collection techniques through written tests, interviews and documentation. Based on the results of the research, it showed that students made mistakes in the work on the math test questions and there were still many students who still did not know how to work on the math test questions. This research has limitations, namely the small number of students, so the types of errors made by students are not very diverse
Pengaruh Penggunaan Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli Zega, Hakiki Necis; Zega, Yulisman
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i2.278

Abstract

One of the problems in mathematics at UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli is that student learning outcomes are still low. The objectives of the study:  To find out whether there is an effect of the use of learning videos on the remaining mathematics learning outcomes at UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli. This research is experimental research with a quantitative paradigm. The research was conducted at UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli which consisted of two classes, namely class VIII-A as the experimental class and class VIII-B as the control class which were selected by purposive sampling. The instrument used to determine learning outcomes is in the form of a description test. Data analysis techniques consist of calculating the average learning outcomes, variance and standard deviation, normality test, homogeneity test, and hypothesis testing in the form of an independent t-test. The results showed: The average pre-test learning result for the experimental class was 49.65% belonging to the less category and the control class was 31.45% belonging to the less category while the average learning result from the final test for the experimental class was 84.00% belonging to the good category and the control class is 70.03% belonging to the sufficient category. Based on the hypothesis testing obtained t_count = 7.283 and t_table = 1.671. Because t_count > t_(table) is 7.283 > 1.671, then accept Ha and reject H0. From the research results obtained, the researchers concluded that: There is an effect of using learning videos on students' mathematics learning outcomes at UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa Hia, Oidika Mawarni; Mendrofa, Ratna Natalia; Zega, Yulisman
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i2.280

Abstract

This research is motivated by the preliminary study of researchers at UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi, which is so far students are less active and tend to be passive in the learning process and students' mathematical literacy skills are still low. The purpose of this research was to determine whether the discovery learning model effect the students' ability in mathematical literacy skills. This research was conducted at UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi with the research object at 8th grade students in the 2022/2023 academic year, which is consist of 7 classes with a total of 208 students. The samples in this research were VIII-F class as the experimental class which was consist of 28 students and VIII-G class as the control class which was 27 students. This research is quantitative research using a quasi-experimental research method (quasi experiment design). The research instrument used was a mathematical literacy test of five items for the pre-test and five items for the pos-test. The results of the study obtained t-count = 1,915 and t-table = 1.674. Because t-count > t-table is 1,915 > 1.674, then reject Ho accept Ha which means "there is an effect of the discovery learning model on students' mathematical literacy skills
MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI UPTD SMP NEGERI 4 GUNUNGSITOLI UTARA Ziliwu, Erawan Darma; Zega, Yulisman; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Netti Kariani
Jurnal Suluh Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jsp.v12i1.1459

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada temuan bahwa adanya indikasi minat belajar siswa terhadap pelajaran matematika yang rendah dari hasil wawancara dengan siswa dan guru dan didukung oleh observasi yang telah dilakukan oleh peneliti di UPTD SMP Negeri 4 Gunungsitoli Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa dalam mengikuti pelajaran matematika dan juga mencari tahu faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar matematika berdasarkan indikator minat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket minat belajar matematika. Populasi dan sampel dalam penelitian adalah kelas VII berjumlah 62 orang yang diambil menggunakan sampling total dengan teknik sensus. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa minat belajar matematika di UPTD SMP Negeri 4 Gunungsitoli Utara masih tergolong rendah. Meskipun rata-rata persentase hasil angket yang telah disebarkan yaitu 58% dan berada pada kriteria ”Cukup”. Jika ditinjau dari gander siswa, siswa laki-laki memiliki tingkat minat belajar matematika yang lebih rendah dibandingkan dengan siswa perempuan hal ini dapat dilihat pada persentase hasil angket yang diperoleh dimana siswa laki-laki memiliki persentase 54,9% dengan kriteria ”Rendah” sedangkan untuk perempuan memiliki persentase 61,1% dengan kriteria ”Cukup”. Hal ini menjadi bukti bahwa minat belajar siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan minat belajar siswa laki-laki di UPTD SMP Negeri 4 Gunungsitoli Utara. Faktor yang paling berpengaruh pada tingkat minat belajar matematika siswa baik itu secara umum, maupun beredasarkan gander yaitu indikato ”Ketertarikan Siswa” disebabkan disetiap pengolahan data indikator ini selalu memiliki persentasi dibawah 55% dan termasuk pada kriteria ”Rendah”. Sehingga dapat disimpulkan bawah faktor yang mempengaruhi minat belajar matematika siswa adalah rendahnya ketertarikan siswa terhadap pembelajaran matematika.
KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENGERJAKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN METODE NEWMAN Halawa, Notarius; Telaumbanua, Yakin Niat; Zega, Yulisman; Mendrofa, Ratna Natalia
Jurnal Suluh Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jsp.v12i1.1475

Abstract

Kesalahan dalam mengerjakan soal matematika terjadi pada peserta didik Kelas VIII-A UPTD SMP Negeri 7 Gunungsitoli. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesalahan dan penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam mengerjakan soal matematika berdasarkan metode newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif.Subjek dari penelitian ini terdiri dari 23 peserta didik kelas VIII-A. Proses pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan wawancara yang dianalisis berdasarkan tahapan newman meliputi membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kesalahan membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir masing-masing 0%; 30,4%; 35,6%, 71,3% dan 80,9%. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan adalah kurang teliti, kerja sama dengan teman kelas/menyontek, tidak memahami materi dengan baik, mengabaikan menulis informasi pada soal, kecepatan peserta didik yang rendah dalam mengerjakan soal matematika, kosentrasi saat proses belajar mengajar sedang berlangsung, belum memahami konsep dasar matematika, kurang memahami cara mensubstitusikan nilai variabel pada sebuah persamaan, kurang kreatif dalam mengerjakan soal matematika, tidak mempelajari kembali materi yang telah disampaikan oleh guru dan belum memahami langkah mengerjakan soal matematika secara sistematis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MATEMATIS Halawa, Nova Martilina; Lase, Sadiana; Zega, Yulisman; Telaumbanua, Yakin Niat
Jurnal Suluh Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jsp.v12i1.1522

Abstract

One of the problems in learning mathematics at UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli is that students' Mathematical Problem Solving Ability is still lacking. The purpose of this study was to determine the effect of the Guided Discovery Learning Model on the Mathematical Problem Solving Ability of UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli Students. This type of research is experimental research using quantitative methods. This research was conducted at UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli, with the research population being class IX in the 2023/2024 academic year. The research sample was taken by random sampling, the class that became the research sample was class IX-A as the experimental class, and class IX-B as the control class. The instrument used in this research is a written test in the form of a description test and consists of an initial test and a final test. The results of hypothesis testing, then obtained the value of tcount = 3.056 and the value of ttable = 2.004. Because thitung> ttabel or 3,056> 2,004, then Ho is rejected and Ha is accepted which means "There is a significant influence on the average mathematical problem solving ability of students using the Guided Discovery Learning model with the average mathematical problem solving ability of students using the Guided Discovery Learning Model at UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli".
Analisis Cluster Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Nias Lawuna, Memori Putra; Zega, Yulisman; Mendrofa, Ratna Natalia
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.2940

Abstract

Data adalah informasi yang akurat dan asli yang dapat menjadi landasan penelitian atau informasi lainnya. Untuk mendapatkan informasi yang akurat, Pertama, data harus diproses. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengolah data mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Nias dengan salah satu metode clustering yakni K-Means Cluster Method. Data primer dari responden dikumpulkan secara langsung dengan menggunakan kuesioner dan digunakan dalam penelitian ini dan kemudian diolah dengan IBM SPSS Statistic 26. Hasil pengolahan dalam penerapan metode cluster analysis menghasilkan 4 cluster dengan jumlah tiap anggota cluster ialah Data mahasiswa tersedia 45 mahasiswa di cluster 1, 29 mahasiswa di cluster 2, 65 mahasiswa di cluster 3, dan 64 mahasiswa di cluster 4. Mahasiswa semester 8 Jika dibandingkan dengan mahasiswa semester sebelumnya, mereka semua berada dalam satu cluster yang sama. Hal ini disebabkan pengaruh jumlah SKS yang diambil. Mahasiswa dengan IPK yang tinggi masuk ke Cluster 2 dengan rata-rata 3.37. Mahasiswa dengan IPK yang sedang masuk ke Cluster 4 dengan rata-rata 3.27, Mahasiswa dengan IPK yang rendah masuk ke Cluster 1 dengan rata-rata 2.98, dan Mahasiswa dengan IPK Yang terendah termasuk dalam Cluster 3 dengan rata-rata 2,93. Cluster yang terbentuk dikatakan baik dimana cluster memiliki perbedaan signifikan dibuktikan dengan nilai uji ANOVA signifikan < 0.05 dan faktor-faktor yang, pada gilirannya, mempunyai dampak terbesar terhadap pembentukan klaster dilihat dari nilai F adalah Jumlah SKS, IPS, Semester, Beasiswa, IPK, Usia, Kabupaten, Tempat Tinggal, Memiliki Laptop, Memiliki Kendaraan, Pendapatan Orangtua, Rata-rata durasi belajar dan yang terakhir Asal Sekolah.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Mazo Laia, Dimaria; Lase, Sadiana; Telaumbanua, Yakin Niat; Zega, Yulisman
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.2958

Abstract

Penelitian ini dimulai karena ditemukan bahwa siswa mengalami kesulitan mengkomunikasikan ide matematika di kelas matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pembelajaran problem pose diterapkan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Negeri 1 Mazo. Siswa SMP Negeri 1 Mazo kelas VIII semester I tahun ajaran 2023–2024. Siswa dibagi menjadi dua kelompok: kelas kontrol (VIII–2, dengan 20 siswa) dan kelas eksperimen (VIII–1, dengan 20 siswa). Tes kemampuan komunikasi matematika bergaya esai digunakan sebagai instrumen penelitian. Ujian tersebut dievaluasi secara teoritis sebelum versi final diujikan di SMP Negeri 4 Mazo untuk menjamin keabsahannya. Hasil uji hipotesis dengan thitung = 3,197 dan ttabel = 1,655 menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem pose mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Karena thitung (3,197) lebih besar dari ttabel (1,655), maka hipotesis alternatif yang menyatakan penerapan model pembelajaran problem pose berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa diterima.
Perbedaan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa yang Diajar dengan Model Pembelajaran Problem Posing dan Problem Based Learning di SMA Negeri 1 Susua Buulolo, Wining Helsavania; Lase, Sadiana; Zega, Yulisman; Mendrofa, Ratna Natalia
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.2959

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan akademis, seperti kurangnya kemampuan komunikasi matematis siswa saat pembelajaran matematika dan fakta bahwa hasil belajar rata-rata siswa pada permasalahan matematika masih buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya variasi kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar di SMA Negeri 1 Susua dengan menggunakan metodologi pembelajaran issue position dan problem based learning. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Susua dengan siswa kelas XII-MIPA-1 sebagai eksperimen 1 (total 24) dan siswa kelas XII-MIPA-2 sebagai eksperimen 2. Desain penelitian yakni desain kelompok kontrol pretest-posttest. Alat penelitiannya adalah tes esai yang menilai kemampuan komunikasi matematika. Sedangkan rata-rata nilai ujian akhir matematika kelas eksperimen E1 sebesar 66,82(kategori cukup), kelas eksperimen E2 sebesar 75,69 (kategori baik). Hasil uji hipotesis, yakni thitung = -2,334 dan ttabel = -1, 680. Karena thitung dan ttabel , maka tolak Ha terima Ho yang berarti “Ada perbedaan kemampuan komunikasi matematis yang diajar dengan model pembelajaran problem posing dan problem based learning di SMA Negeri 1 Susua”.