Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE CHAID Hulu, Krisnatal; Zega, Yulisman; Mendrofa, Ratna Natalia; Mendrofa, Netti Kariani
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v5i3.752

Abstract

This study aims to identify the factors influencing the academic achievement of mathematics education students at Nias University. The researcher employed the CHAID method to address this research problem. Data was collected through an online survey distributed to Mathematics Education students from the 2020 to 2023 cohorts who were in their second to eighth semesters. The analysis results indicate that both the type of residence and gender significantly influence students' academic achievement. The analysis revealed that students who chose to live in dormitories or with their parents significantly obtained higher Grade Point Averages (GPAs) compared to those who chose to live with guardians or in rented accommodations. The findings of this study can be utilized to design more effective intervention programs to enhance students' academic achievement, particularly for those who choose specific types of residence. A deeper understanding of the factors influencing academic achievement is expected to serve as a foundation for efforts to improve the quality of education at Nias University..
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi Augmented Reality Matematika SMK Zebua, Ikke Afdolitha; Zega, Yulisman; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Netti Kariani
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3858

Abstract

Gunungsitoli dan diperoleh bahwa hasil belajar siswa masih berkategori kurang dan bahan ajar yang digunakan masih terbatas. Pendidik juga jarang menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis teknologi Augmented Reality (AR) untuk materi matematika tingkat SMK. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4D, yang terdiri dari define, design, development, dan disseminate. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi dan angket respon. Berdasarkan hasil penelitian, modul pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid baik dari segi materi, bahasa, dan media. Selanjutnya, modul pembelajaran juga sangat praktis dengan persentase kepraktisan pada tahap ujicoba sebesar 91%, pada tahap penyebaran sebesar 94%, dan persentase respon guru sebesar 91,42%. Modul pembelajaran juga sangat efektif dengan persentase ketuntasan klasikal pada uji kelompok besar sebesar 83,36% dan pada tahap penyebaran sebesar 90,60%. Dengan demikian, multimedia pembelajaran interaktif berbasis teknologi AR berupa modul pembelajaran yang dikembangkan sudah memenuhi harapan atau tujuan penelitian. Kata Kunci: Multimedia, Augmented Reality (AR), Modul Pembelajaran, model 4D
Pengembangan Media Pembelajaran PowerPoint Berbasis Budaya Nias pada Tingkat SMP Zega, Silih Mentari; Telaumbanua, Yakin Niat; Zega, Yulisman; Lase, Sadiana
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.3867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran berbasis budaya Nias menggunakan PowerPoint pada materi transformasi geometri yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Latar belakang penelitian ini adalah hasil observasi di UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Utara yang menunjukkan bahwa siswa kesulitan memahami konsep pembelajaran, serta guru belum memanfaatkan media pembelajaran berbasis budaya dalam proses pengajaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D yang meliputi tahap define, design, development, dan disseminate. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tes hasil belajar, angket validasi, dan angket respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan dinilai valid dari segi materi, bahasa, dan media. Media ini juga sangat praktis, dengan tingkat kepraktisan sebesar 90,4% pada tahap ujicoba, 92,1% pada tahap penyebaran, dan mendapat respon positif dari guru sebesar 94%. Selain itu, media ini juga terbukti efektif untuk meningkatkan minat terhadap pembelajaran matematika, dengan tingkat ketuntasan klasikal sebesar 83,87% pada uji kelompok besar dan 87,09% pada tahap penyebaran. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis budaya Nias ini telah memenuhi tujuan dan harapan penelitian di tingkat SMP.Kata Kunci: Media Pembelajaran, PowerPoint, Budaya Nias
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Gunungsitoli Selatan dalam Memecahkan Masalah Matematika: Analysis of Creative Thinking Skills of Students in Class VIII SMP Negeri 4 Gunungsitoli Selatan in Solving Math Problems Lase, Trisna Wahyu Ningsi; Lase, Sadiana; Mendrofa, Ratna Natalia; Zega, Yulisman
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v7i2.9253

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Gunungsitoli Selatan dalam memecahkan masalah matematika dan faktor-faktor penyebab kemampuan berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu kelas VIII dengan jumlah 26 orang siswa Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Gunungsitoli Selatan dalam memecahkan masalah matematika cukup kreatif dimana rata-rata nilai 51,3 dan jumlah siswa 26 orang. Faktor- faktor penyebab kemampuan berpikir kreatif siswa Kemampuan berpikir kreatif berkategori kurang disebabkan karena Siswa tidak memiliki minat, kesungguhan dan rasa ingin tahu dalam belajar matematika sehingga mengalami kebingungan dalam menentukan rumus yang akan digunakan, Siswa tidak paham pelajaran ketika guru menjelaskan dan Siswa tidak berani bertanya kepada guru. Kemampuan berpikir kreatif berkategori cukup disebabkan karena Siswa tidak terbiasa berlatih mengerjakan dan menjawab soal-soal dan Siswa cenderung masih menghafalkan atau meniru apa yang diberikan oleh guru, sehingga hal tersebut membuat siswa belum tampak berpikir orisinil dalam menyelesaikan suatu masalah. Kemampuan berpikir kreatif berkategori kreatif disebabkan karena adanya usaha siswa dalam memecahkan suatu masalah, Siswa berlatih mengerjakan soal-soal matematika dan adanya rasa kepercayaan diri siswa. Kemampuan berpikir kreatif berkategori sangat kreatif disebabkan karena siswa memiliki minat dalam belajar, Siswa sering berlatih mengerjakan soal-soal khususnya matematika dan Siswa berani bertanya kepada guru tentang soal yang tidak jelas. Penelitian ini menyarankan agar penelitian selanjutnya meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui latihan soal-soal sehingga siswa terbiasa menjawab soal- soal. Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif, Memecahkan Masalah Abstract This study aims to determine the creative thinking ability of 8th grade students of SMP Negeri 4 Gunungsitoli Selatan in solving math problems and the factors that cause students' creative thinking ability. This type of research is descriptive qualitative research. The subjects in this study were class VIII with a total of 26 students. Based on the results of the study, it shows that the creative thinking ability of students in class VIII of SMP Negeri 4 Gunungsitoli Selatan in solving math problems is quite creative where the average score is 51.3 and the number of students is 26 people. The factors that cause students' creative thinking abilities The ability to think creatively is categorized as less because students do not have interest, seriousness and curiosity in learning mathematics so that they experience confusion in determining the formula to be used, students do not understand the lesson when the teacher explains and students do not dare to ask the teacher. The ability to think creatively in the sufficient category is because students are not accustomed to practicing working and answering problems and students tend to memorize or imitate what is given by the teacher, so that this makes students not appear to think original in solving a problem. Creative thinking ability in the creative category is due to students' efforts in solving a problem, students practicing working on math problems and students' self-confidence. Creative thinking ability in the very creative category is due to students having an interest in learning, students often practice working on problems, especially mathematics and students dare to ask the teacher about problems that are not clear. This study suggests that further research should improve students' creative thinking skills through practicing problems so that students are accustomed to answering questions. Keywords: Students' Creative Thinking Ability, Solving Problems
Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa: The Effect of Treffinger Learning Model on Students' Numeracy Literacy Skills Zebua, Diani Astuti; Harefa, Amin Otoni; Lase, Sadiana; Zega, Yulisman
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v7i2.9254

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Penelitian ini dilakukan di UPTD SMP Negeri 2 Gununugsitoli Tahun Pelajaran 2023/2024, dengan populasi seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 3 kelas. Sampel penelitian yang digunakan terdiri dari 2 kelas yang diambil secara simple random sampling, yaitu siswa kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan pretest-posttest control group design. Instrumen penelitian berbentuk essay test untuk mengukur kemampuan literasi numerasi siswa. Analisis data yang digunakan adalah uji hipotesis dengan uji t independent. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji hipotesis satu pihak, diperoleh nilai thitung = 4,379 dan nilai ttabel = 1,685. Karena thitung > ttabel atau 4,379 > 1,685 maka tolak H0 terima Ha, yang berarti “Ada pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan literasi numerasi siswa”. Kata kunci: Treffinger, Kemampuan Literasi Numerasi Abstract This study aims to determine whether there is an effect of Treffinger learning model on students' numeracy literacy skills. This research was conducted at UPTD SMP Negeri 2 Gununugsitoli in the 2023/2024 academic year, with a population of all seventh grade students consisting of 3 classes. The research sample used consisted of 2 classes taken by simple random sampling, namely class VII-A students as the experimental class and class VII-B as the control class. This research used a quasi experimental method with pretest-posttest control group design. The research instrument was an essay test to measure students' numeracy literacy skills. The data analysis used was hypothesis testing with independent t test. Based on the research results with one-party hypothesis testing, the tcount value = 4.379 and the ttable value = 1.685 were obtained. Because tcount> ttable or 4.379> 1.685 then reject H0 accept Ha, which means “There is an effect of Treffinger learning model on students' numeracy literacy skills”. Keywords: Treffinger, Numeracy Literacy Skills  
Analisis Hasil Belajar Matematika Siswa di SMK Negeri 1 Umbunasi Novetrianus Tafonao; Yulisman Zega
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.361

Abstract

The problem in learning mathematics is the assumption that most students perceive mathematics as a boring subject, so that many students do not like mathematics. The method used in this research was descriptive qualitative which was carried out at SMK Negeri 1 Umbunasi class X, Department of Office Management Automation, with a total of 31 students as subjects. The instruments used were 5 test questions and unstructured interview questions. Based on the results obtained, the percentage of students with very high scores was 3.22%, the percentage of students in the high category was 25.81%, the percentage of students in the medium category was 54.84% and the percentage of students in the low category was 16.13%.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Juni Yanto Zebua; Yulisman Zega; Yakin Niat Telaumbanua
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1212

Abstract

Matematika sebagai suatu disiplin ilmu yang lebih mengutamakan proses berpikir, dan di dalamnya terkandung aspek-aspek substansial yang menuntun siswa untuk berpikir logis menurut pola dan aturan yang telah tersusun baku. Kemampuan berpikir kritis adalah proses dalam kognitif murid untuk menganalisa permasalahan yang ditemui, mengidentifikasi serta menelaah informasi untuk menyusun strategi dari permasalahan itu sendiri. Permasalahan utama yang diperoleh bahwa siswa tidak senang belajar matematika, apalagi mengerjakan soal-soal yang jauh berbeda dengan materi yang dipelajari. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen tes kemampuan berpikir kritis ini berupa tiga soal uraian dan wawancara terpisah kepada siswa. Berdasarkan hasil analisis terhadap hasil tes yang diberikan kepada responden sebanyak 28 siswa diperoleh fakta bahwa kemampuan berpikir kritis siswa rata-rata tergolong rendah dengan rata-rata sebesar 42.95. berdasarkan wawancara siswa mengaku jawaban yang diberikan hanya berupa perkiraan saja tanpa diikuti alasan yang kuat pada jawaban yang telah ditulis/dipilih.
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Self-Efficacy Siswa Gulo, Devi Ratna Sari; Mendrofa, Netti Kariani; Zega, Yulisman; Lase, Sadiana
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2003

Abstract

Studi awal menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran didalam kelas kurang bervariasi, (2) kurangnya kemampuan berpikir Kritis siswa dan (3) Kurangnya keyakinan diri siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan (1) mengetahui pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic Education terhadap kemampuan berpikir kritis dan (2) mengetahui pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic Education terhadap self-efficacy siswa. Kami menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Mandrehe dengan mengambil dua sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu VIII-C sebagai kelas eksperimen dan VIII-D sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes dan angket. Analisis data dilakukan dengan cara menghitung nilai akhir siswa, menghitung rata-rata nilai, dan menghitung simpangan baku. Setelah data dianalisis, untuk hasil tes dilakukan uji normalitas (Uji Liliefors), uji homogenitas (Uji Fisher) dan pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji t. Sedangkan untuk hasil angket, pengujian hipotesis menggunakan uji Z dua sampel. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa (1) Ada pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic Education terhadap kemampuan berpikir kritis, (2) Ada pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic Education terhadap self-efficacy siswa. Model pembelajaran Realistik Mathematic Education dapat diimplikasikan bagi guru matematika untuk melaksanakan proses pembelajaran, sehingga siswa dapat lebih aktif dan mampu memahami materi dengan tepat serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan self-efficacy siswa menjadi lebih baik
Pengaruh Kurikulum Merdeka terhadap Minat Belajar Siswa pada Pelajaran Matematika Ndraha, Mei Tri Murni; Zega, Yulisman; Mendrofa, Ratna Natalia; Telaumbanua, Yakin Niat
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2015

Abstract

Kurikulum merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intelektual yang bermacam dimana tujuannya lebih optimal agar siswa memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Pembelajaran kurikulum merdeka sangat berkontribusi dalam pengembangan minat dan kreativitas siswa melalui berbagai metode, pola interaksi, dan pengalaman selama belajar mengajar. Minat merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan suatu proses pendidikan. Berdasarkan masalah tersebut, peneliti bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh Kurikulum Merdeka Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika di SMA Negeri 1 Gido. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Dalam penelitian ini mengunakan angket untuk menggumpulkan data, dengan terknis analisis data: Karegorisasi, uji normalitas, uji linearitas dn uji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Pada kategori kurikulum merdeka pada kategori rendah dengan kurikulum merdeka berpengaruh terhadap minat belajar siswa pada pelajaran matematika di SMA Negeri 1 Gido. Hal ini dapat diartikan bahwa rendah tingginya minat belajar siswa dipengaruhi oleh kurikulum yang diterapkan. Kurikulum merdeka memberikan kontribusi sebesar 61,5% pada minat belajar siswa dan 38,5% dipengaruhi oleh faktor lain.
Analisis Efektifitas Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Minat Belajar Matematis Siswa SMA Negeri 1 Tuhemberua Telaumbanua, Nobuala; Harefa, Amin Otoni; Zega, Yulisman; Lase, Sadiana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1035

Abstract

Dalam pelaksanaan penelitian ini dilatarbelakangi karena minat belajar matematis siswa masih tergolong rendah, kurangnya keterlibatan siswa selama proses pembelajaran, kurangnya keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa, dan model pembelajaran yang digunakan guru masih konvensional. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan efektifitas model pembelajaran Project Based Learning terhadap minat belajar matematis siswa SMA Negeri 1 Tuhemberua. Subjek penelitian adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tuhemberua dengan jumlah siswa sebanya 107 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: (1) Angket minat belajar, dan (2) Lembar observasi efektifitas model pembelajaran Project Based Learning. Topik materi pelajaran yaitu Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel. Hasil penelitian: Efektifitas model pembelajaran Project Based Learning dalam proses pembelajaran diperoleh rata-rata persentasenya sebesar 83,18% dengan kriteria baik. Selanjutnya minat belajar matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning di SMA Negeri 1 Tuhemberua mengalami peningkatan, hasil angket minat belajar siswa sebelum ada tindakan sebesar 53,39% dengan kriteria rendah, dan hasil angket minat belajar siswa setelah ada tindakan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning sebesar 86,74% dengan kriteria tinggi.