Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Strategi Peningkatan Pemasaran dengan Perbaikan Informasi Nilai Gizi pada Labeling Kemasan Produk Yogurt Drink di UKM Yogurt Sehati Banyumas : Strategi Peningkatan Pemasaran dengan Perbaikan Informasi Nilai Gizi pada Labeling Kemasan Produk Yogurt Drink di UKM Yogurt Sehati Banyumas Latifasari, Nurul; Kurniawati, Ajeng Dyah; Arini, Ratih Windu; Naufalin, Rifda
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i3.1847

Abstract

Yogurt merupakan salah satu minuman fungsional yang mulai banyak digemari oleh semua kalangan umur. UKM yogurt sehati Banyumas merupakan salah satu UKM yang memproduksi produk yogurt dan beberapa produk turunannya. Permasalahan yang dihadapi mitra, yaitu kurangnya pemahaman mengenai pentingnya informasi nilai gizi pada label kemasan di produknya. Keterbatasan pengetahuan dalam membuat label tersebut merupakan kendala yang dihadapi mitra. Oleh karena itu, tujuan yang dilakukan tim adalah melakukan pendampingan dalam pembuatan label informasi nilai gizi pada produk yogurt drink varian rasa original dan stroberi. Metode yang dilakukan dengan cara melakukan observasi, pendampingan dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan tim telah membantu melakukan pengujian analisis proksimat yang nantinya dijadikan acuan dalam pembuatan informasi nilai gizi. Informasi nilai gizi dari produk yogurt drink varian rasa original dan stroberi selanjutnya dituangkan dalam bentuk design labeling kemasan. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan jangkauan pemasaran produk UKM yogurt sehati yang tidak hanya terbatas di pasar lokal.
Optimalisasi Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Kelompok Petani Hutan Prawita Desa Damakradenan Ajibarang Hidayat, Chusnul Maulidina; Arini, Ratih Windu; Munang, Aswan; Pambudi, Muhammad Rizki; Pasaribu, Yulia Rahman
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/egddtk11

Abstract

Pemasaran digital adalah hal yang penting untuk dilakukan untuk pemilik usaha untuk dapat bersaing dimasyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada petani madu Kelompok Tani Hutan (KTH) Prawita Ajibarang dalam bentuk pelatihan digital marketing cara menggunakan marketplace yang bertujuan untuk mengoptimalkan pemasaran produk madu yang mereka hasilkan. Tahapan yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu observasi, analisis kondisi mitra, pelaksanaan,pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 12 peserta dari pengelola madu prawita Ajibarang. Hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan KTH Prawita mengenai digita marketing, adanya akun marketplace Prawita beserta penggunaannya. Selain itu hasil survey kepuasan juga menunjukkan bahwa kegiatan memuaskan serta hasil yang didapat selama kegiatan pelatihan memiliki dampak positif.
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (STUDI KASUS: KOPI API COFFEE ROASTERS) Indra, Sarira; Arini, Ratih Windu; Hidayatuloh, Syarif
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 13, No 1 (2025): PROFISIENSI JUNI 2025
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v13i1.7749

Abstract

Industri Coffee Roasters mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia, didorong oleh peningkatan konsumsi kopi yang telah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi banyak masyarakat. Penelitian ini mengkaji permasalahan dalam manajemen rantai pasokan (Supply chain Management) pada Coffee Roasters, khususnya terkait pemilihan supplier yang sering menyebabkan ketidaksesuaian rencana produksi, rendahnya ROI, inventarisasi yang tidak tepat, dan pengiriman produk yang tidak tepat waktu. Penelitian ini menggunakan model Supply chain Operations Reference (SCOR) 12.0 dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengevaluasi dan mengukur kinerja rantai pasokan Coffee Roasters. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada periode November 2023 hingga April 2024, kinerja rantai pasokan berada pada kategori cukup, dengan indikator utama menunjukkan nilai antara 60 hingga 80. Proses plan memperoleh bobot tertinggi dengan nilai 0,47, diikuti oleh proses source dengan bobot 0,26, proses make dengan bobot 0,21, dan proses deliver dengan bobot 0,07. Pembobotan atribut menunjukkan bahwa reliability memiliki bobot lebih tinggi (0,87) dibandingkan responsiveness (0,13). Indikator kinerja perfect order fulfillment pada proses plan memperoleh bobot tertinggi sebesar 0,444, sedangkan pada proses source, indikator delivery quantity by supplier mendapatkan bobot tertinggi sebesar 0,412. Indikator kinerja product defect from production pada proses make memiliki bobot tertinggi sebesar 0,75, dan pada proses deliver, indikator order delivered faultless by the company memperoleh bobot tertinggi sebesar 0,615. Usulan perbaikan difokuskan pada indikator (nilai di bawah 60), yang memerlukan tindakan segera, dan pemantauan ketat pada indikator (nilai antara 60 hingga 80). Penelitian ini menyarankan bahwa pengukuran kinerja yang tepat dapat membantu perusahaan dalam evaluasi dan pengambilan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan kinerja rantai pasokan. Edukasi dan koordinasi yang lebih baik terkait pentingnya SCM diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional di Coffee Roasters.
ANALISIS SISTEM ANTRIAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN : STUDI KASUS PUSKESMAS MARGADADI Arini, Ratih Windu; Nanih, Suhartini
JURAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1874.73 KB) | DOI: 10.55606/jurritek.v1i1.104

Abstract

Antre merupakan kegiatan yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dan timbulnya antrian yang panjang akan mengakibatkan hilangnya pelanggan/ nasabah. Salah satu antrian yang dialami adalah antrian berobat dengan menggunakan asuransi BPJS Kesehatan di Puskesmas Margadadi Kabupaten Indramayu yang memiliki administrasi yang berbelit-belit. Pemodelan dan simulasi sistem digunakan untuk menganalisis antrian dalam sistem sehingga dapat diketahui alternatif perbaikan yang dilakukan. Berdasarkan output model sistem yang telah dibuat menggunakan software Promodel 7.5 dengan input sesuai dengan data pengamatan yang dikumpulkan dan beberapa hasil validasi data, maka dapat diketahui jumlah entitas yang masuk dan keluar tidaklah sama, yaitu 48 orang masuk dan 20 orang keluar. Ini menunjukkan terdapat antrian dalam sistem. Secara keseluruhan, sistem antrian BPJS Kesehatan pada penelitian ini cukup efektif karena aktivitas entitas lebih banyak dihasbiskan dal proses operasi. Namun, berdasarkan beban kerja yang dialami petugas administrasi dan dokter diperlukan penambahan jumlah petugas dan dokter.
Perbaikan Tata Letak Penempatan Barang Raw Material Komoditi Tube dan Tape Menggunakan Metode ABC Analysis Arini, Ratih Windu
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2024): Juni: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v7i1.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki sistem penyimpanan dan penempatan bahan baku komoditi tube dan tape di gudang PT Maximos Global Logistik Semarang. Saat ini, penempatan produk di gudang dilakukan secara tidak teratur, menyebabkan waktu pencarian yang lama. Penelitian ini melibatkan perumusan masalah, tujuan penelitian, studi literatur, observasi, dan wawancara dengan staf terkait, serta pengumpulan data inventori dan pemesanan. Dengan menggunakan metode ABC dan analisis FSN, material di gudang diklasifikasikan menjadi tiga kelas berdasarkan pergerakannya: A, B, dan C. Implementasi metode ini mendukung prinsip 5S, khususnya Seiton dan Seiketsu, untuk mempermudah penempatan dan identifikasi material. Barang ringan ditempatkan di Level 4, barang berat di Level 2, dan material yang tidak bergerak di Level 6, memudahkan identifikasi oleh admin dan karyawan lapangan.
Edukasi Standarisasi Mutu melalui Penyuluhan CPPOB dan SOP di Mitra Paguyuban Dawet Ayu Banjarnegara Nurul Latifasari; Ratih Windu Arini; Yulian Zetta Maulana; Salimatul Qolbiyah; Hanun Khoirunisa
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2815

Abstract

The Banjarnegara Dawet Ayu Association, an icon of traditional regional beverages, still faces various obstacles in business development, such as limited knowledge regarding the implementation of food safety through Good Manufacturing Practices (GMP) and Standard Operating Procedures (SOPs). This community service activity aims to improve product quality and competitiveness through outreach on the implementation of Good Manufacturing Practices (GMP) and Standard Operating Procedures (SOPs). The methods used include delivering material on food safety, GMP, and SOPs, followed by assistance in preparing SOP documents, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results of the activity showed a 27.9% increase in participant knowledge, from 57.3% to 85.2%, indicating that participants were able to absorb the information well. Significant improvements were seen in understanding aspects of food safety and the purpose of implementing SOPs, as well as the importance of GMP in maintaining product quality and safety. This success proves that strengthening partner capacity through education and direct practice can improve understanding and skills in production and business strategy. Thus, this dedication is expected to encourage the Banjarnegara Dawet Ayu Association to produce higher quality, safer, and more competitive products, as well as being able to develop marketing strategies systematically and sustainably.
Penentuan Strategi Peramalan Volume Barang Kiriman outgoing PT Pos Indonesia (Persero) KCU Purwokerto Sari, Cindy Dwi Novita; Arini, Ratih Windu; Uscha, Cindy Malinda
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1213

Abstract

Pengelolaan kiriman outgoing merupakan aspek penting dalam menjaga kelancaran proses distribusi di PT Pos Indonesia (Persero) KCU Purwokerto (POS KCU Purwokerto). Berdasarkan data internal, rata-rata keterlambatan (overtime) pengiriman mencapai 3.56% dari total volume kiriman dari September 2024 hingga September 2025. Oleh karena itu dibutuhkan sistem perencanaan berbasis analisis data melalui peramalan volume kiriman outgoing agar perusahaan dapat mengantisipasi lonjakan permintaan dan mengoptimalkan kapasitas armada serta tenaga kerja. Peramalan menggunakan pendekatan time series dengan metode Naïve, Moving Average, Single Exponential Smoothing, dan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Hasil pengujian menunjukkan bahwa model ARIMA (2,1,1) merupakan model terbaik dengan tingkat kesalahan terkecil, yaitu Mean Absolute Deviation (MAD) sebesar 1867.87, Mean Squared Error (MSE) sebesar 7846634.40, dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 7.001% dan sesuai dengan pola data permintaan historis. Hasil peramalan ini memberikan acuan yang akurat bagi manajemen dalam pengaturan kapasitas armada, penjadwalan distribusi, dan alokasi tenaga kerja sehingga dapat meminimalkan keterlambatan pengiriman akibat ketidakseimbangan antara kapasitas dan beban kerja serta meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional perusahaan di masa mendatang.   Outgoing shipment management is a crucial aspect in maintaining the smooth distribution process at POS Purwokerto Branch. Based on internal data, the average delay (overtime) in shipments reached 3.56% of the total shipment volume from September 2024 to September 2025. Therefore, a data analysis-based planning system is needed through forecasting the volume of outgoing shipments so that the company can anticipate spikes in demand and optimize fleet and workforce capacity. Forecasting uses a time series approach with the Naïve, Moving Average, Single Exponential Smoothing, and Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) methods. The test results show that the ARIMA (2,1,1) model is the best model with the smallest error rate, namely a Mean Absolute Deviation (MAD) of 1867.87, a Mean Squared Error (MSE) of 7846634.40, and a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 7.001% and is in accordance with historical demand data patterns. The forecast results provide an accurate reference for management in managing fleet capacity, distribution scheduling, and workforce allocation so as to minimize delivery delays due to imbalances between capacity and workload and increase the efficiency and sustainability of the company's operations in the future.  
Scenario Analysis of Indonesian Ferronickel Supply Chain Resilience with System Dynamics Tul Munikhah, I Anna; Ramdhani, Ade Yanyan; Pratama, Aiza Yudha; Arini, Ratih Windu
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 24 No. 2 (2022): Dec 2022
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jti.24.2.129-140

Abstract

This study aims to determine the impact of Indonesian government policies on the supply chain resilience of the ferronickel industry in Indonesia. The existing problem is that the law prohibits nickel ore exports, and the policy of industrial downstream causes delays in the process of nickel processing. The problems happen because Indonesia's nickel industry is still incapable of downstream. As a result, the nickel supply chain faces dynamic and complex events that can disrupt operational activities. At the same time, supply chains need to withstand and recover from disruptions quickly. Therefore, Supply Chain Resilience, which is the ability to survive, adapt, and recover from disruptions to meet customer needs, is needed. This study uses system dynamics to analyze complex and dynamic systems to provide more practical policy advice. The system dynamics model starts by building a conceptual model through a system diagram. Inside the model is a causal loop diagram, then proceeds with developing a quantitative stock flow diagram (SFD) model. Finally, this SFD model operated with several scenarios used as policy suggestions for the Indonesian government.
A Causal Loop Diagram of Banyumas Tourism Projection with Transportation System Improvement Arini, Ratih Windu; Hidayatuloh, Syarif; Ikasari, Diniary; Herdianto, Bachtiar; Putra, Firmansyah Isrofil; Sari, Sarah Karenina
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 26 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jti.26.1.49-60

Abstract

Banyumas is one of the famous tourist destinations in Central Java with its natural attractions. Tourism growth in Banyumas requires capable and sustainable transportation infrastructure. However, current policies and investments in Banyumas are inappropriate for developing transportation and tourism infrastructure that creates non-significant impact. Therefore, the development of tourism projection should consider environmental, social, economics, and technology interrelated in developing transportation and tourism infrastructure issues. The tourism supply chain has a unique structure that is different from typical supply chains with high complexity because many stakeholders are involved. This research aims to project Banyumas tourism development with the impact of transportation system improvement. This conceptual model was developed from literature reviews and other necessary sources, and then validated by experts. The conceptual model examines the relationship between variables involved in the tourism supply chain and transportation system in Banyumas that can be developed into a quantitative model using Causal Loop Diagram, an initial stage of system dynamics. This model used to analyze the behavior of visitor projection of the Banyumas tourism supply chain system in Indonesia.