Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PELAKSANAAN BANTUAN HIDUP DASAR DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT AMPANA Jumain
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 14 No 2 (2014): Jurnal Kesmas, September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.4 KB)

Abstract

Bantuan Hidup Dasar merupakan beberapa cara sederhana yang dapat mempertahankan hidup seseorang untuk sementara. Intinya adalah bagaimana menguasai dan membebaskan jalan napas, bagaimana membantu mengalirkan darah ke tempat yang penting dalam tubuh, sehingga pasokan oksigen ke otak terjaga untuk mencegah terjadinya kematian sel otak. Dari hasil rekapitulasi selama tahun 2013 pada Instalasi Gawat Darurat RSUD Ampana dengan jumlah sebanyak 4049 pasien, dan pada tahun 2014 jumlah pasien yang masuk pada Instalasi Gawat Darurat meningkat dengan jumlah 4416 pasien. Dari hasil wawancara peneliti dengan perawat pelaksana menyatakan masih kurang pemahaman tentang pelaksanaan bantuan hidup dasar di Instalasi gawat darurat dan pelatihan penanganan penderita gawat darurat pada perawat masih jarang dilakukan Tujuan penelitian diketahuinya gambaran pengetahuan perawat dalam pelaksanaan bantuan hidup dasar di Instlasi Gawat Darurat RSUD Ampana. Jenis penelitian deskriptif, populasi dalam penelitian ini semua perawat yang bertugas di IGD sebanyak 22 orang, pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik total populasi. Penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian didapatkan gambaran pengetahuan perawat dalam pelaksanaan bantuan hidup dasar melalui airway, baik yakni 15 (68,2%) kurang yakni 7 (31,8%), melalui breathing, baik yakni 13 (59,1%), kurang 9 (40,9%) dan melalui circulation, baik yakni 15 (68,2%) kurang yakni 7 (31,8%). Kesimpulan penelitian ini ialah pengetahuan perawat di Instalasi Gawat Darurat dalam pelaksanaan bantuan hidup dasar sebagian besar baik. Saran pihak rumah sakit mengadakan pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) sehingga terwujud pelayanan yang baik dan bermutu.
STUDI PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TENTANG PERAWATAN LUKA BAKAR DI RUANGAN TERATAI RUMAH SAKIT UNDATA PALU Jumain
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Kesmas, Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.603 KB)

Abstract

Data pasien luka bakar di Rumah Sakit Undata Palu, tahun 2010sebanyak 8 orang,tahun 2012 sebanyak 11 orang,tahun 2013 sebanyak 23 orang ,tahun 2014 sebanyak 14 orang dan tahun 2015 dari bulan januari sampai mei sebanyak 28 orang, ini bertanda bahwa tahun 2015 semakin meningkat atau bertambah dari tahun sebelumnya, maka dari itu semakin meningkatnya pasien luka bakar sehingga perawat sangat dituntut untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang baik dan harus ditunjang dengan sarana yang memadai, juga dibutuhkan pengorganisasian yang sempurna dalam merawat pasien khususnya dalam perawatan pasien luka bakar pertolongan ini harus diberikan secara tepat sebab penanganan yang salah justru dapat berakibat kematian atau cacat tubuh. Tujuan penelitian diketahuinya gambaran pengetahuan dan sikap perawat di ruangan teratai RSUD Undata Palu Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di ruangan teratai sebanyak 27 . Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total populasi Penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan menggunakan distribusi ferkuensi. Hasil penelitian didapatkan gambaran pengetahuan perawat baik 16 (59,3%) dan pengetahuan perawat kurang 11 (40,7%). Dan perawat sikap baik ada 19 (70,4%) dan perawat sikap kurang 8 (29,6%). Dapat disimpulkan pengetahuan dan sikap perawat sudah baik, namun masih ada yang kurang, maka perlu perlu adanya pelatihan, pendidikan yang baik untuk meningkatkan pelayanan kesehatan
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT ASAM URAT DI DESA WAWONDULA KECAMATAN MORI UTARA KABUPATEN MOROWALI UTARA Stefanus Tanonggi; Parmi; Jumain
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 2 (2022): Jurnal Kesmas, September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.975 KB)

Abstract

WHO sejak enam tahun lalu memperkirakan bahwa beberapa ratus juta orang telah menderita karena penyakit sendi dan tulang (reumatik dan asam urat) dan angka tersebut diperkirakan akan meningkat tajam pada tahun 2020.Berdasarkan data Puskesmas Mayumba bahwa jumlah pasien asam urat tahun 2017 sebanyak 114 pasien, tahun 2018 meningkat menjadi 129 pasien, sementara pada bulan Januari-Juni 2019sebanyak 81 pasien.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara pengetahuan dan sikap lansia dengan upaya pencegahan penyakit asam urat di Desa Wawondula Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara. Berdasarkan latar belakang, maka rumusan masalah dalam penelitian ini: apakah ada hubungan antara pengetahuan lansiadengan upaya pencegahan penyakit asam urat di Desa Wawondula Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara; Apakah ada hubungan antara sikap lansiadengan upaya pencegahan penyakit asam urat di Desa Wawondula Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara. Hasil analisis menunjukkan, terdapat hubungan antara pengetahuan lansia dengan upaya pencegahan penyakit asam urat di Desa Wawondula Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara (p-value = 0,006) dan terdapat hubungan antara sikap lansia dengan upaya pencegahan penyakit asam urat di Desa Wawondula Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara (p-value = 0,015). Kesimpulan yaitu ada hubungan antara pengetahuan dan sikap lansia dengan upaya pencegahan penyakit asam urat di Desa Wawondula Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara. Saran yaitu diharapkan pihak Puskesmas Mayumba dapat memberi sosialisasi terkait asam urat pada lansia sehingga lansia dapa memahami cara pencegahan asam urat.
PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENYAKIT GASTROENTERITIS DI PUSKESMAS LINDU Jumain
Pustaka Katulistiwa : Karya Tulis Ilmiah Keperawatan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Katulistiwa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1324.207 KB)

Abstract

Penyakit gastroenteritis dikarenakan kurangnya sosialisasi, kurangnya pendidikan kesehatan dan pemberian informasi kesehatan terkait yang dialami oleh anaknya dan orang tua mengatakan tidak memahami tindakan apa yang harus dilakukan jika anaknya mengalami pengeluaran tinja lebih dari 3 kali perhari dengan frekuensi yang tidak normal, cair dan kadang-kadang disertai dengan atau tanpa muntah dan lendir darah maupun disaat terjadi diare di rumah. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan orang tua tentang gastroenteritis di Pukesmas Lindu Kecamatan Lindu Kabupaten Sig. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan orang tua tentang gastroentritis. Penelitian ini dilaksanakan di Puskemas Lindu Ke. Lindu Kabupaten Sigi. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisa data dengan menggunakan analisa univariat. Sampel dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang anaknya gastroenteritis di Puskemas Lindu Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan orang tua baik yaitu 14 orang (53,8%) tentang gastroentritis dan sebagian pengetahuan kurang baik yaitu 12 orang (46,2%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pengetahuan orang tua tentang penyakit gastroenteritis di Puskesmas Lindu Kecamatan Lindu Kabupaten Sigi sudah baik namun perlu ditingkatkan. Diharapkan bagi pihak Pukesmas perlu adaya penyuluhan kesehatan atau pendidikan kesehatan kepada orang tua terkait upaya pencegahan dan penangan penyakit gastroenteritis pada anak
PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA TENTANG UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA SUMBER AGUNG KECAMATAN MEPANGA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Wahyu; Jumain
Pustaka Katulistiwa : Karya Tulis Ilmiah Keperawatan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Katulistiwa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1479.297 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil survei awal yang peneliti lakukan pada tanggal 16 Mei 2020 di Desa Sumber Agung Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong didapatkan jumlah Kepala keluarga yaitu sebanyak 869 KepalaKeluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 2933 jiwa dan berdasarkan data yang didapatkan dari Puskesmas Sumber Agung pada tahun 2018 terdapat 149 kasus DBD dan tahun 2019 terdapat 162 kasus DBD di wilayah kerjaPuskesmas Sumber Agung. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan sikap kepala keluarga terhadap upaya pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di Desa Sumber Agung Kec Mepanga Kab Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap. Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jenis data adalah data primer dan sekunder. Menggunakan analisis univariat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 869 orang. Sampel penelitian berjumlah 90 orang dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan yang baik tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yaitu 11 orang (12,2%), cukup baik berjumlah 40 orang (44,4%) dan kurang baik berjumlah 39 orang (43,3%). Serta sikap baik berjumlah 10 orang (11,1%), cukup baik berjumlah 38 orang (42,2%) dan sikap kurang baik berjumlah 42 orang (46,7%). Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar pengetahuan kepala keluarga Didesa Sumber Agung Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong tentang upaya pencegahan demam berdarah dengue (DBD) berpengetahuan cukup baik dan sebagian besar memiliki sikap kurang baik. Diharapkan kepala desa dapat bekerja sama dengan Puskesmas melakukan penyuluhan memberantas jentik nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD)
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN MASA NIFAS DI DESA BOLAPAPU KEC. KULAWI KAB. SIGI Jumain; Diah Fitri Purwaningsih; Frendly Osvaldo Sambeta
Pustaka Katulistiwa : Karya Tulis Ilmiah Keperawatan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pustaka Katulistiwa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1556.949 KB)

Abstract

Masa nifas atau post partum merupakan masa setelah bayi lahir sampai pulihnya organ kandungan seperti keadaan sebelum hamil sampai 6 minggu. Masa nifas merupakan masa untuk beradaptasi dengan fisik, psikologis, dan menumbuhkan peran ibu dalam merawat bayinya sehari-hari yang baru lahir. Edukasi yang diberikan oleh Puskemas belum maksimal atau belum berjalan dengan baik, dikarenakan banyaknya informasi terkait perawatan post partum yang belum diketahui oleh ibu hamil. Tujuan penelitian diketahuinya pengetahuan ibu hamil tentang perawatan masa nifas di Pukesmas Kulawi Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan ibu hamil tentang perawatan masa nifas. Penelitian ini dilaksanakan di Puskemas Kulawi Kec. Kulawi Kabupaten Sigi. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisa data dengan menggunakan analisa univariat. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang datang berkunjung ke Puskesmas Kulawi berjumlah 43 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan ibu hamil kurang yaitu 23 orang (53,5%), baik 14 orang (32,5%) dan cukup sebanyak 6 orang (14,0%) tentang perawatan masa nifas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang perawatan masa nifas di Puskesmas Kulawi Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi sebagian besar masih kurang maka perlu ditingkatkan. Diharapkan bagi pihak Pukesmas perlu adaya penyuluhan kesehatan atau pendidikan kesehatan ibu hamil tentang pentingnya perawatan masa nifas.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MOKOYURLI KABUPATEN BUOL Jumain; Ni Ketut Elmiyanti
Pustaka Katulistiwa : Karya Tulis Ilmiah Keperawatan Vol 3 No 2 (2022): Pustaka Katulistiwa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1726.587 KB)

Abstract

A person can sleep or not be influenced by several factors, one of which is feelings of anxiety. Anxiety is an individual's response to an unpleasant situation, which describes a state of worry, erratic anxiety. Based on the results of observations and interviews, the results obtained from 4 patients who were treated, 3 of them experienced anxiety and sleep disorders. The purpose of this study was to find out "The Correlation of Anxiety Levels with Patient Sleep Quality in the Inpatient Room of Mokoyurli Hospital, Buol Regency". The research design was analytic design with cross sectional type. The total population is all patients encountered during the study with a sample of 41 respondents. Sampling in this study is by using the proportion estimation formula, the sampling technique used in this study is non-probability sampling by means of Accidental Sampling. The results of the univariate study showed that poor sleep quality was greater in the number of 28 people (68.3%) compared to those who experienced good sleep quality, which was less, amounting to 13 people (31.7%). Moderate anxiety was 23 people (56.1%), while mild anxiety was 18 people (43.9%). Bivariate analysis with Chi Square statistical test with a significant level of (0.05). The results of statistical tests obtained p value = 0.010 which means that p <α (0.05) there is a relationship between anxiety levels and sleep quality of patients in the inpatient ward of the Mokoyurli General Hospital, Buol Regency. The conclusion in this study is that there is a relationship between the level of anxiety and the quality of sleep of patients in the Inpatient Room of the Mokoyurli Regional General Hospital, Buol Regency. It is recommended that the inpatient room environment be further improved in terms of patient comfort
KECEMASAN TENAGA KESEHATAN DIMASA PANDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT RAJA TOMBOLOTUTU TINOMBO Jumain
Pustaka Katulistiwa : Karya Tulis Ilmiah Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Pustaka Katulistiwa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona Virus Disease (Covid-19) is a group of viruses that can cause disease, both in humans and in animals, in humans it can cause respiratory tract infections ranging from the common cold to serious illness. Health workers feel anxious, worried and afraid every time they serve patients and even interact with the pa-tient's family. Due to the large amount of information available about Covid-19, which can be accessed in vari-ous media sources, the information that appears in the community has the potential to be biased and confusing. The aim of the research is to know the anxiety of health workers during the Covid-19 pandemic at Raja Sim-bolotutu Tinombo Hospital. The type of research used is descriptive research. The variable in this study is the anxiety of health workers during the Covid-19 pandemic. This research was carried out at Raja Simbolotutu Tinombo Hospital. The data used are primary data and secondary data. Data analysis using univariate analy-sis. The sampling technique used purposive sampling technique in this study were all health workers on duty at the hospital as many as 67 people. The results showed that of the 67 respondents in this study, the majority of health workers had moderate anxiety, 36 people (53.7%) and a small number of health workers had severe anxiety, namely 4 people (6.0%). Based on the results of the study, it can be concluded that the anxiety of health workers during the Covid-19 pandemic at Buttonotutu Tinombo Hospital was mostly moderate anxiety. It is expected that the hospital needs to provide assistance and health insurance facilities for both the health workers on duty.
ANALISIS FAKTOR RISIKO MEROKOK TERHADAP PENYAKIT JANTUNG Jeri Bura; Jumain
Pustaka Katulistiwa : Karya Tulis Ilmiah Keperawatan Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.512 KB)

Abstract

Umur mulai merokok merupakan faktor risiko penyakit jantung dan pasien yang umur mulai merokok risiko tinggi berisiko 1,690 kali lebih besar mengalami penyakit jantung dibandingkan pasien yang umur mulai mero- kok risiko rendah. Lama merokok merupakan faktor risiko penyakit jantung; dan pasien yang lama merokok risiko tinggi berisiko 2,865 kali lebih besar mengalami penyakit jantung dibandingkan pasien yang lama mero- kok risiko rendah. Jumlah Batang Rokok Yang Diisap Setiap Hari merupakan faktor risiko penyakit jantung dan pasien yang mengisap rokok jumlah risiko tinggi berisiko 7,200 kali lebih besar mengalami penyakit jantung dibandingkan pasien yang mengisap rokok jumlah risiko rendah. Cara Mengisap Rokok merupakan faktor risiko penyakit jantung dan pasien yang cara mengisap rokok risiko tinggi berisiko 2,619 kali lebih besar mengalami penyakit jantung dibandingkan pasien yang cara mengisap rokok risiko rendah. Penelitian ini bertujuan diketahuinya besar risiko kebiasaan merokok dengan penyakit jantung di RSUD Undata Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional, pendekatan Case Control Study. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April - Mei 2017. Populasi pada penelitian ini adalah semua penderita penyakit jantung dan bukan penyakit jantung di RSUD, sebanyak 136 pasien. Sampel maksimal untuk setiap kasus dan kontrol sebanyak 68 sehingga total sampel sebanyak 136. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Dari 68 kasus penyakit jantung terdapat pasien umur mulai merokok risiko tinggi sebanyak 77,9%, lama merokok risiko tinggi sebanyak 70,6%, jumlah batang rokok yang diisap setiap hari risiko tinggi sebanyak 70,6%, dan cara mengisap rokok risiko tinggi sebanyak 58,8%. Kesimpulan, Ada hubungan yang signifikan (bermakna) jumlah mengisap rokok setiap hari terhadap penyakit jantung. Faktor yang paling erat hubungannya faktor risiko penyakit jantung adalah Jumlah Batang Rokok Yang Diisap Setiap Hari.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM MENSTIMULASI TUMBUH KEMBANG BALITA DI PUSKESMAS SULEWANA KECAMATAN PAMONA UTARA KOTA POSO Agustinus Talindong; Jumain
Pustaka Katulistiwa : Karya Tulis Ilmiah Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Pustaka Katulistiwa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Growth is related to the problem of changes in the size, number, size or dimensions of the cell, organ or individual level. Sulewana Health Center, North Pamona District, Poso City, the number of mothers who have toddlers is 1029, most of the mothers do not understand about the ability of mothers to practice in stimulating the growth and development of toddlers. The purpose of this study was to find out the effect of health education on mother's knowledge in stimulating toddler growth and development at the Sulewana Health Center, North Pamona District, Poso City. The type of research used in this research is quantitative, quasi-experimental pre and post test design. The knowledge dependent variable and the independent variable Toddler Growth and Development Data collection uses a questionnaire. The population in this study were mothers under five who were recorded at the Sulewana Health Center, North Pamona District, Poso City totaling 1029 toddlers, with a total sample of 20 people. The sampling technique used the Accidental Sampling method. The results of the univariate analysis showed that the results of the Wilcoxon test above showed a p value of 0.000, <(α0.05) so it can be concluded that there is an influence between mother's knowledge in stimulating the growth and development of toddlers in Health Education. The conclusion is that there is an effect of health education on mother's knowledge in stimulating the growth and development of toddlers in Health Education. Suggestions for other researchers can develop this research by taking themes such as forms of support in providing health education, with quantitative, qualitative or combined quantitative-qualitative research methods.