FITRIAH ARTINA, FITRIAH
Program Studi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendekatan Pedagogic dan Skema Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mempromosikan Kewarganegaraan Ekologi Fitriah Artina; Muhammad Amin
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i3.26431

Abstract

Environmental problems as a world issue require the importance of preparing citizens to have the ability to prevent environmental problems. This research aims to present a study of pedagogical approaches and citizenship education learning schemes in strengthening the integration of ecological citizenship into education as an effort to provide a foundation for citizenship education to develop ecological citizenship in schools. This research uses a comprehensive literature review research method, involving analysis and synthesis of findings from various literature to gain an understanding of the ecological citizenship education learning scheme. The research results show that the pedagogical landscape of ecological citizenship education can be packaged in learning approaches (1) place-based learning; (2) problem-based learning; (3) environmental justice pedagogy; (4) ecological citizenship education; (5) action competency learning; (6) learning to serve; (7) participatory action research; (8) socio-scientific inquiry-based learning (SSIBL). the pedagogical approach to ecological citizenship education includes six (6) stages: (1) inquiry; (2) planning action; (3) critical and active involvement; (4) community participation and networking on a scale (local, national, global), (5) maintaining environmental and social change, and (6) evaluation and reflection.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Etika dan Tanggung Jawab Digital: Studi pada Mahasiswa PPKn Universitas Mataram Artina, Fitriah; Tripayana, I Nengah Agus; Amin, Muhammad
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i3.3998

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan etika dan tanggung jawab digital mahasiswa Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Mataram (n = 135), menggunakan desain kuantitatif survei dan analisis regresi bootstrapping. Hasil menunjukkan pengaruh positif sedang antara penggunaan media sosial dengan etika digital (R² = 0,206) dan tanggung jawab digital (R² = 0,183), menandakan sekitar 18–20% variasi kedua konstruk dapat dijelaskan oleh interaksi daring. Etika digital berperan sebagai mediator kritis, sedangkan tanggung jawab digital melibatkan aspek moral, kesadaran sosial, dan refleksi pribadi, yang dimoderasi oleh karakter individu. Mahasiswa PPKn menunjukkan orientasi personally responsible, dengan potensi partisipatif yang dapat diperkuat melalui pengalaman praktik digital. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan perlu mengintegrasikan praktik digital reflektif seperti studi kasus, simulasi, dan diskusi daring untuk membangun internalisasi nilai, kesadaran etis, dan tanggung jawab digital.
Analisis Prinsip Green Constitution Pada Awig-Awig dalam Pembentukan Civic Virtue dan Ecological Citizenship Tripayana, I Nengah Agus; Artina, Fitriah; Santika, I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4434

Abstract

Penelitian ini mengkaji awig-awig sebagai bentuk green konstitusi pada masyarakat adat Sasak dalam perspektif ecological citizenship. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya krisis lingkungan global yang menuntut penguatan prinsip perlindungan lingkungan dalam kerangka konstitusional, termasuk pada sistem hukum non-negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis substansi awig-awig sebagai konstitusi hijau sebagai wujud civic virtue yang mengatur relasi manusia dan lingkungan serta perannya dalam membentuk ecological citizenship masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (Library Research) dengan teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen awig-awig, artikel jurnal dan penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan secara tematik dengan berpijak pada teori green konstitution dan ecological citizenship. Hasil penelitian menunjukkan bahwa awig-awig memuat prinsip-prinsip konstitusional ekologis, kewajiban ekologis warga adat, serta mekanisme penegakan norma lingkungan yang bersifat restoratif. Awig-awig tidak hanya berfungsi sebagai hukum adat, tetapi juga sebagai konstitusi hijau yang hidup dan efektif dalam membentuk kesadaran kewargaan ekologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa awig-awig dapat diposisikan sebagai model green konstitusi berbasis kearifan lokal yang relevan bagi pengembangan kajian PPKn dan pendidikan kewarganegaraan ekologis.