Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru SMAN 7 Mataram dalam Melaksanakan Pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning Azwar, Muhamad; Hariyadi, I Putu; Azhar, Raisul; Priyanto, Dadang; Adil, Ahmat; Santoso, Heroe; Syahrir, Moch.; Augustin, Kartarina; Zulkipli, Zulkipli; Darma, I Made Yadi; Asroni, Ondi; Qulub, Mudawil; Azhar, Lalu Zazuli; Widyawati, Lilik; Anas, Andi Sofyan
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i2.852

Abstract

The capability of educators to respond to the dynamics of 21st-century education is a primary determinant in establishing a high-quality learning environment. Based on initial findings at SMAN 7 Mataram, a disparity was identified between the urgency of applying varied learning models and the reality in the field, which still relies heavily on conventional, teacher-centered approaches. This situation implies minimal active student participation and suboptimal stimulation of critical thinking skills or Higher Order Thinking Skills (HOTS). This community service program was initiated to escalate teacher capacity at SMAN 7 Mataram, specifically in designing Deep Learning-based schemes. The implementation approach adopted the Participatory Action Research (PAR) method, involving the full attention of 70 teachers through a series of phases, ranging from preparation and implementation to evaluation and mentoring. Key interventions included training on compiling Deep Learning-oriented Lesson Plans and teaching simulations. Program effectiveness was measured through questionnaires, lesson plan document reviews, and observations. Evaluation data showed a substantial positive impact, marked by an increase in conceptual understanding of Deep Learning indicators (40%), 6C principles (40%), the teacher's function as a facilitator (32%), and the application of authentic assessment (40%). In terms of implementation, the quality of lesson plans accommodating student-centered activities surged significantly from 30% in the pre-activity phase to 100% after the activity. It can be concluded that this program effectively boosts teachers' pedagogical competence comprehensively and encourages the transformation of teaching practices in the classroom to become more dynamic.
ANALISIS MALWARE DENGAN RUNTIME DAN DYNAMIC ANALYSIS UNTUK IDENTIFIKASI IOC Januarta, Eky; Azwar, Muhamad; Asroni, Ondi; Husain; Widyawati, Lilik
Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Vol. 9 No. 1 (2026): MISI Januari 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/misi.v9i1.1715

Abstract

Kemajuan teknologi digital yang pesat telah meningkatkan ancaman terhadap keamanan siber, terutama dengan penyebaran malware yang lebih canggih dan sulit dideteksi. Serangan malware ini, yang dapat merusak sistem, mencuri data sensitif, hingga mengendalikan perangkat korban, memerlukan penanganan yang efektif. Penelitian ini menggabungkan metode runtime analysis dan dynamic analysis dalam lingkungan Sandbox untuk menganalisis perilaku dan jejak digital malware. Eksperimen dilakukan dengan lima sampel malware: Trojan, ransomware, spyware, worm, dan botnet agent, dalam lingkungan virtualisasi berbasis QEMU/KVM dengan sistem operasi Windows 10 sebagai guest. CAPE Sandbox dan Volatility Framework digunakan untuk analisis malware otomatis. IOC yang diidentifikasi meliputi detail file, aktivitas jaringan, perubahan registry, file yang dimasukkan (dropped files), serta teknik penghindaran deteksi oleh malware. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan metode runtime dan dynamic analysis dalam lingkungan Sandbox memberikan hasil analisis yang komprehensif dan aman, mengidentifikasi indikator kompromi yang tidak terdeteksi dengan metode statis. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap ancaman siber, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan metode deteksi malware dan penguatan sistem keamanan informasi melalui analisis forensik digital berbasis Sandbox.
Peningkatan Kemampuan Fungsi TIK Polda NTB Melalui Pelatihan Penerapan AI di Era Digitalisasi Azwar, Muhamad; Hariyadi, I Putu; Ismarmiyati, Ismarmiyati; Anas, Andi Sofyan; Madani, Miftahul; Zulkipli, Zulkipli
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v6i1.979

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) untuk memperkuat ekosistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guna mendukung program Satu Data Polri. Namun, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam tugas administratif dan operasional harian masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis terkait penerapan AI sederhana bagi personel Bid TIK dan Satuan Operasional Polda NTB. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) melalui pelatihan interaktif dan demonstrasi praktis yang diselenggarakan dalam agenda Rapat Kerja Teknis pada tanggal 6 November 2025 di Mataram. Hasil evaluasi cepat (rapid assessment) sebelum dan sesudah kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta yang signifikan. Pemahaman konsep dasar AI generatif meningkat dari 40% menjadi 90%, kemampuan menyusun perintah (prompt) yang efektif melonjak dari 25% menjadi 85%, dan kesadaran terkait keamanan data sensitif instansi pada penggunaan AI publik naik dari 50% menjadi 95%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempraktikkan AI untuk menyusun draf dokumen dan merangkum regulasi. Kesimpulannya, pengenalan dan pelatihan AI sederhana terbukti sangat efektif dalam meningkatkan literasi digital serta kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Polda NTB. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan berlanjut untuk menciptakan efisiensi kerja yang terukur, sekaligus memperkokoh kesiapan kepolisian dalam menghadapi tantangan operasional di era modern yang terdigitalisasi.