Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Preferensi Konsumen Dan Strategi Bersaing Rumah Makan Ayam Geprek Borobudur di Kota Kendari Pratiwi Putri Aditia, Rekha; Fausayana, Ine; Zani, Munirwan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui preferensi konsumen terhadap produk Ayam Geprek Borobudur, (2) Mengetahui strategi bersaing yang dapat diterapkan oleh Rumah Makan Ayam Geprek Borobudur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif menggunakan Chi Square dan analisis SWOT. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen rumah makan ayam geprek Borobudur. Metode penentuan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Atribut rumah makan ayam geprek Borobudur yang menjadi preferensi atau kesukaan konsumen adalah ayam geprek Borobudur yang memiliki cita rasa yang gurih, harga yang sangat terjangkau yaitu Rp 13.000/porsi dengan tekstur ayam yang garing dan kualitas pelayanan yang baik dan ramah. (2) Strategi bersaing yang dapat diterapkan rumah makan ayam geprek Borobudur berdasarkan hasil analisis SWOT dan matriks IE yang berarti menerapkan strategi stabilitas berupa penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk yaitu dengan memanfatkan teknologi informasi dengan melakukan promosi, selalu berusaha memberikan pelayanan yang baik terhadap konsumen dan memanfaatkan lokasi yang strategis dengan meningkatkan kualitas produk rumah makan ayam geprek Borobudur.  
Analisis Perbedaan Pendapatan Nelayan Tangkap Jaring dan Nelayan Tangkap Pancing Di Desa Tatombuli Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara Nurfita, Nurfita; Fausayana, Ine; Nadiryati, Fahria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendapatan nelayan tangkap jaring dan nelayan tangkap pancing di Desa Tatombuli, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menilai besaran pendapatan yang diperoleh oleh nelayan tangkap jaring dan nelayan tangkap pancing, serta untuk menganalisis perbedaan signifikan dalam pendapatan antara kedua kelompok nelayan tersebut di wilayah yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan bulanan nelayan tangkap jaring mencapai Rp6.761.645, sedangkan nelayan tangkap pancing rata-rata memperoleh pendapatan sebesar Rp5.222.108. Analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam pendapatan antara kedua kelompok nelayan ini, dengan nelayan tangkap jaring cenderung memiliki pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan nelayan tangkap pancing di Desa Tatombuli, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara.  
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Terong Bulat Di Desa Lombuea Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Sumardiman, Sumardiman; Fausayana, Ine; Abdi, Abdi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10614

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pendapatan petani usahatani terong di Desa Lombuea, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani terong di Desa Lombuea, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilakukan di Desa Lombuea, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan yang dilaksanakan pada bulan September - Oktober 2022. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang. Variabel penelitian berupa variabel independen yaitu luas lahan, tenaga kerja, pupuk, dan pestisida serta variabel dependen yaitu pendapatan usahatani terong. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang diperoleh dalam usahatani terong adalah Rp8.619.000 dengan total biaya sebesar Rp3.833.745. dengan rata-rata pendapatan usahatani diperoleh sebesar Rp4.785.255. Hasil analisis untuk uji parsial diperoleh variabel tenaga kerja dan biaya pupuk memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani terong. Sedangkan variabel luas lahan dan biaya pestisida dinyatakan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani terong.
Analisis Pendapatan dan Pemasaran Jambu Kristal (Psidium Guajava L.) Di Desa Alebo Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Suhal Aslam, Muhammad; Fausayana, Ine; Yusran, Yusran
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10624

Abstract

Kristal guava unik karena tekstur renyah buahnya dan ukurannya yang lebih besar dibandingkan dengan guava lainnya, sehingga memiliki nilai jual yang cukup tinggi dan potensi besar. Salah satu lokasi budidaya kristal guava berada di desa Alebo. Banyak petani di Desa Alebo telah mulai menanam kristal guava sehingga para peneliti tertarik untuk mengetahui pendapatan dan saluran pemasaran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pendapatan pertanian, saluran, margin, keuntungan pemasaran, dan efisiensi saluran pemasaran untuk kristal guava di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilakukan dari September 2022 hingga Maret 2023. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk saluran pemasaran dan analisis kuantitatif untuk pendapatan pertanian, margin, dan efisiensi pemasaran. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 24 responden dan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pertanian kristal guava adalah Rp 4.170.543/bulan dan R/C Ratio adalah 4,0. Saluran pemasaran untuk kristal guava terdiri dari 2 saluran, margin pada saluran pemasaran 1 adalah Rp 10.000/kg, sedangkan margin pada saluran pemasaran 2 adalah Rp 7.000/kg dan Rp 8.000/kg masing-masing. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua saluran pemasaran untuk kristal guava efisien dengan rata-rata bagian petani dalam pemasaran kristal guava di saluran pemasaran I adalah 60% dan saluran pemasaran II adalah 68% dan 74%. Diharapkan hasil ini menjadi pertimbangan bagi petani untuk melakukan pemetikan sendiri dan mengelompokkannya sebelum dijual untuk menjaga kualitas dan meningkatkan pendapatan .
Analisis Risiko Budidaya Tambak Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Di Desa Panggoosi Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan Afandi, Arwan; Fausayana, Ine; Gusmiarty Abdullah, Weka; Dahlan, Jon
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis tingkat risiko produksi dan risiko pendapatan budidaya udang vaname dan (2) Upaya apa yang dapat dilakukan petambak untuk mengelola risiko produksi dan risiko pendapatan pada budidaya tambak udang vaname. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Panggoosi Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja atau (purposive sampling), dengan pertimbangan bahwa daerah ini merupakan daerah penghasil udang vaname terbesar ke empat di Privinsi Sulawesi Tenggara. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua petambak udang vaname yang ada di Desa Panggoosi Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukakan didapatkan bahwa jumlah petambak udang vaname dilokasi penelitian sebanyak 220 petambak. Pengambilan sampel berdasarkan rumus Slovin dengan marginof error 15%. Jadi, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 orang. Hasil Penelitian ini yaitu : (1)tingkat risiko produksi dan pendapatan berada pada kategori risiko tinggi dengan nilai koefesien variasi masing-masing yaitu 0,06 dan 0,07 yang berarti bahwa risiko yang ditanggung petambak memiliki risiko yang tinggi. (2) Upaya yang perlu dilakukan petambak dalam upaya pengelolaan risiko produksi dalam budidaya udang vaname yaitu petambak segera mempersiapkan pestisida yang sesuai untuk mengatasi hama dan penyakit sedangkan upaya yang perlu dilakukan risiko pendapatan dalam budidaya.Udang vaname yaitu petambak lebih memperhatikan jadwal pemanenan ,ukuran udang agar harga jual tinggi, dan berkoordinasi dengan intansi yang terkait agar tidak terjadinya kelangkaan.  
Analisis Perbandingan Biaya dan Pendapatan Pada Usahatani Padi Sawah yang Berasal dari Benih Label dan Benih Hasil Roguing di Desa Tobimeita Kecamatan Wonggeduku Barat Kabupaten Konawe Astriani, Mita; Fausayana, Ine; Rosmawaty, Rosmawaty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biaya dan pendapatan pada usahatani padi sawah yang menggunakan benih label dan benih hasil roguing di Desa Tobimeita Kecamatan Wonggeduku Barat Kabupaten Konawe. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive atas pertimbangan petani padi sawah di Desa Tobimeita menggunakan 2 jenis benih yaitu benih label dan benih hasil roguing. Responden terdiri dari 17 petani menggunakan benih label dan 28 petani menggunakan benih hasil roguing. Analisis data menggunakan analisis biaya, peneriman, pendapatan, dan uji beda (independent sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya rata-rata untuk benih label adalah Rp10.279.642/Ha/Mt sedangkan benih hasil roguing adalah Rp9.316.720/Ha/Mt. Pendapatan rata-rata untuk benih label adalah Rp23.564.965/Ha/Mt dan untuk benih hasil roguing adalah Rp21.561.780/Ha/Mt. Pada uji beda rata-rata biaya t hitung 3,190 > t tabel 1,68107 dan nilai Sig. (2-tailed) 0.003 < 0.05. Sedangkan hasil uji beda rata-rata pendapatan t hitung 2,516 > t tabel 1,68107 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,016 < 0.05. Artinya terdapat perbandingan biaya dan pendapatan yang signifikan pada usahatani padi sawah baik yang menggunakan benih label maupun benih hasil roguing.  
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN RUMAH DAN LIMBAH RUMAH TANGGA DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI KELURAHAN MATAIWOI KOTA KENDARI L, Mariani; Fausayana, Ine; Sidu, Dasmin; Sarinah, Sarinah; Elvira, Ilian
HIRONO : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): 2023 Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Hein Namotemo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55984/hirono.v3i2.157

Abstract

Until now, food security remains a significant issue in Indonesia. In terms of meeting household food needs, the utilization of backyard land can be the best solution in building food security for the community's families. Another issue that needs significant attention is plastic waste, which is a type of non-biodegradable waste that can pollute the environment. This problem is challenging for the general public to address due to a lack of human resources and the necessary information to optimize the system. Therefore, to address the aforementioned issues, the purpose of this community service is to provide training and assistance to community groups in the Mataiwoi Village, Kendari City, as an effort to optimize the use of household backyard and household waste to support Indonesia's waste-free initiative. The implementation of this community service is carried out through lectures, discussions, and demonstrations. The results of this activity include an increase in community knowledge about the utilization of backyard land and household waste, which can be applied in each household's backyard to support food security and improve the well-being of the community as a solution to the problem.