Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

UPAYA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN SERTA PENGELOLAAN POTENSI KAMPUNG SUKASENANG MELALUI KEGIATAN PENGOLAHAN PERMEN JELLY DAN KERIPIK DARI WORTEL Masripah Masripah; Ade Holis; Nurul Fatonah
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i2.3258

Abstract

Desa Cidatar merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. Mayoritas masyarakat desanya terdapat pada sektor pertanian. Salah satu Kampung yang masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani adalah Desa Sukasenang, yaitu mayoritas petani wortel. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan perekonomian keluarga di Kampung Sukasenang, Desa Cidatar, Kabupaten Garut dengan cara memberdayakan perempuan melalui kediatan pengolahan permen jelly dan keripik yang terbuat dari wortel agar petani di sana tidak terjerat oleh Bank Emok (Rentenir) yang semakin merajalela di daerah perkampungan. Berdasarkan hasil observasi dari kegiatan pengabdian ini masyarakat atau petani di Kampung Sukasenang merasa senang dan cukup puas dengan adanya pengabdian yang dilaksanakan oleh Dosen dan Mahasiswanya. Petani di sana dirasa mendapatkan ilmu baru tentang pemanfaatan tanaman wortel. Wortel tidak hanya dijadikan sebagai makanan hewan ternak saja, namun dapat diolah menjadi makanan yang bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai peluang dalam berkegiatan wirausaha dengan mengolahnya menjadi permen jelly dan keripik wortel. Berdasarkan analisa, dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat merasa teredukasi dan memiliki peluang bisnis yang bagus untuk ke depannya. 
Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Guru Untuk Mewujudkan Prestasi Belajar Siswa (Penelitian Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut) Nenden Astriyani; Gugun Geusan Akbar; Masripah Masripah
Khazanah Akademia Vol. 8 No. 01 (2024): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v8i01.311

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis adanya pengaruh dari pelaksanaan kebijakan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi terhadap kinerja guru untuk mewujudkan pencapaian prestasi belajar siswa. Dalam penelitian ini digunakan metode deskripsi analisis dengan teknik survey didukung dengan wawancara dan juga studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini untuk menguji hipotesis adalah statistik melalui model analisis jalur (path analysis). Penelitian ini mengambil populasi sekaligus sampel responden adalah seluruh guru di Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut yang berjumlah 60 guru. Hasil dari pengujian hipotesis utama dari penelitian ini yakni “terdapat pengaruh pelaksanaan kebijakan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi terhadap kinerja guru untuk mewujudkan prestasi belajar siswa” hal ini didasarkan dari hasil perhitungan yang didapat yaitu nilai Fhitung lebih besar dari pada nilai Fhitung yaitu Fhitung = 44,9907 > Ftabel = 8,5566. Dari nilai tersebut maka kaidah keputusan statistik yang diambil adalah Ho ditolak, artinya pelaksanaan kebijakan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (X) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru (Y) untuk mewujudkan prestasi belajar siswa (Z) di Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut. Hasil pengujian pada sub-sub hipotesis menempatkan pelaksanaan kebijakan-pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi mempunyai pengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja guru, kemudian kinerja guru mempunyai pengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa dan pelaksanaan kebijakan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi memiliki pengaruh signifikan untuk perwujudan prestasi belajar siswa.
Membangun Solidaritas Sosial dalam Perspektif Al-Qur’an Prinsip Ukhuwah Islamiyah Masripah Masripah; Akbar Al Firdaus; Herdi Firmansyah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.283

Abstract

Kehidupan sosial menurut perspektif Al-Qur'an menekankan nilai-nilai penting seperti keadilan, kasih sayang, kerja sama, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman sebagai dasar untuk menciptakan harmoni dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip kehidupan sosial yang terdapat dalam Al-Qur'an serta relevansinya dalam menghadapi tantangan sosial yang ada saat ini. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Studi ini diambil dari kajian literatur yang mencakup tujuh jurnal yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2014-2024. Data dianalisis menggunakan pendekatan sintesis tematik untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip sosial dalam Al-Qur'an beserta implikasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an menyediakan panduan komprehensif mengenai kehidupan sosial, mencakup konsep keadilan sosial, kesejahteraan holistik, ukhuwah Islamiyah, musyawarah, serta resolusi konflik. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai sosial Islam dalam pendidikan, kebijakan publik, dan kehidupan sehari-hari dapat menjadi solusi bagi ketimpangan sosial dan konflik budaya di era modern. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan nilai-nilai sosial Islam sebagai langkah untuk membangun masyarakat yang harmonis, adil, dan sejahtera. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai sosial Islam dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, kebijakan publik, dan interaksi sosial, dapat berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih harmonis, adil, dan sejahtera. Prinsip-prinsip sosial dalam Al-Qur'an, seperti keadilan, toleransi, dan musyawarah, berpotensi menjadi solusi dalam mengatasi ketimpangan sosial serta konflik budaya di era modern.
Keterlibatan Orang Tua dalam Pendidikan Anak di Era Digitalisasi Menurut Perspektif Al-Qur’an Masripah Masripah; Latifah Latifah; Rani Nurani Dewi
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.284

Abstract

Era digital membawa dampak signifikan terhadap pola asuh dan pendidikan anak, baik dalam aspek positif maupun negatif. Orang tua memiliki peran utama dalam membimbing anak agar tetap berpegang pada nilai-nilai Islam di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam mendidik anak di era digital berdasarkan perspektif Al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap berbagai literatur yang relevan. Data ini diambil dari scholar dan sebanyak 10 jurnal yang dikaji. Data yang dikumpulkan dengan mengidentifikasi, memilah, mengorganisasikan data, dan menganalisis isi dari sumber tersebut.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam mengawasi, mendampingi, dan memberikan teladan kepada anak dalam penggunaan teknologi agar tidak terjerumus pada konten yang bertentangan dengan ajaran Islam. Al-Qur’an menekankan pentingnya pendidikan berbasis tauhid dan akhlak, sebagaimana tercantum dalam Q.S. At-Tahrim ayat 6, Q.S. Luqman ayat 13–19, serta Q.S. Al-Anfal ayat 28. Untuk itu, orang tua perlu menerapkan pola pengasuhan yang efektif, seperti responding (menanggapi), monitoring (mengawasi), mentoring (mendampingi), dan modelling (menjadi teladan). Dengan pemahaman yang baik terhadap prinsip-prinsip pendidikan dalam Islam, orang tua dapat mengembangkan strategi yang tepat dalam membimbing anak agar tetap berakhlak mulia dan mampu menghadapi tantangan era digital secara bijak. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua memegang peran kunci dalam membimbing anak agar terhindar dari dampak negatif teknologi, terutama yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Kemampuan Menyimak sebagai Pondasi Pengembangan Keterampilan Berbahasa Siswa Kelas Rendah pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Muhamad Irsad Ubaidillah; Masripah Masripah; Ade Holis
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.1404

Abstract

Kemampuan menyimak merupakan keterampilan dasar yang bertindak sebagai pengembangan keterampilan berbahasa siswa. Namun, observasi di MI Arrohmaniah menunjukkan bahwa siswa kelas rendah memiliki kemampuan menyimak yang rendah, yang berdampak pada keterampilan berbahasa mereka secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1. Menganalisis karakteristik serta faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan menyimak siswa. 2. Mengkaji hubungan antara keterampilan menyimak dan keterampilan berbahasa siswa. 3. Mengidentifikasi strategi yang efektif untuk mengembangkan keterampilan menyimak siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data dilakukan reduksi data untuk menyaring informasi yang relevan, penyajian data dalam bentuk narasi serta penarikan kesimpulan Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya keterampilan menyimak disebabkan oleh kurangnya variasi metode pembelajaran, minimnya penggunaan media interaktif, serta kurangnya kebiasaan membaca dan mendengarkan cerita di lingkungan rumah. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan penggunaan media berbasis audio-visual, penerapan metode pembelajaran interaktif, peningkatan peran guru sebagai fasilitator, serta kolaborasi dengan orang tua dalam membangun kebiasaan menyimak di rumah. Dengan penerapan strategi ini, diharapkan keterampilan menyimak siswa dapat meningkat secara signifikan, sehingga mendukung perkembangan keterampilan berbahasa mereka secara keseluruhan.
Character Building of Students Through Adiwiyata Program at SD GIS Prima Insani Viewed from an Islamic Perspective Puji Fauziah; Masripah Masripah; Lilis Rostina
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v5i2.140

Abstract

As an educational institution, schools play an important role in shaping students' character, one of which is the character of caring for the environment. The Adiwiyata School Program is a government initiative to build awareness and a culture of caring for the environment in schools. This study aims to describe the implementation of the Adiwiyata School Program at SD Garut Islamic School Prima Insani as an excellent and high-achieving educational institution that produces an environmentally aware Islamic generation. The research method used is descriptive qualitative. The results show that the Adiwiyata Program at SD Garut Islamic School Prima Insani can be implemented by referring to the principles of the Adiwiyata school. There are implementation challenges, namely consistency in implementing an attitude of caring for the environment by all school residents, parents and the community. Therefore, more intensive collaborative efforts are needed between school residents, parents, and the community to strengthen the success of this program.
Evaluasi Pembelajaran PAI Menggunakan Model Context, Input, Process, dan Product (CIPP) di Kelas XI SMA Negeri 1 Garut Meydita Dwi Putri; Masripah Masripah; Iman Saifullah
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i2.7262

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of Islamic Religious Education (PAI) learning in Grade XI at SMA Negeri 1 Garut using the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product). The background of this research is based on the importance of evaluating PAI learning not only in terms of cognitive achievement but also in affective and religious behavioral aspects of students. This study employs a qualitative approach with data collection techniques including interviews, observations, and documentation, which are analyzed descriptively according to the four components of the CIPP model. The results show that in the context aspect, PAI learning has been aligned with the Merdeka Curriculum, the school’s vision, and is supported by a conducive religious culture. In the input aspect, teacher readiness, learning tools, and facilities are considered adequate. In the process aspect, learning activities are generally effective with varied teaching methods and active student participation. In the product aspect, students demonstrate good academic achievement as well as improvements in religious attitudes and positive behavioral changes, although the internalization of religious values is not evenly distributed among all students. Overall, PAI learning has been implemented well, but it still requires strengthened innovation and continuous guidance.
Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Educaplay untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SKI Syifa Nur Fauziah; Masripah Masripah; Asep Tutun Usman
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i2.7273

Abstract

This study aims to analyze the effect of implementing learning media based on Educaplay in improving students' learning outcomes in the subject of Islamic Cultural History (SKI). This research applies a quantitative approach with a quasi-experimental method using a nonequivalent control group design. The study involved an experimental class with 17 students and a control class with 17 students. Data were collected through observation sheets on the implementation of learning as well as pre-test and post-test consisting of 16 questions. Data analysis included descriptive tests, normality tests, homogeneity tests, hypothesis tests, and N-Gain tests. Research findings show that the observation of the implementation of Educaplay media falls into the good/feasible category, with an observation score of 83 for teachers and 79 for students. Furthermore, the average score of the experimental class increased from 40.47 to 86.53, outperforming the control class which only increased from 47.94 to 60.24. The results of the independent sample t-test obtained a significance value of 0.001 < 0.05, which confirms the rejection of H0 and acceptance of Ha. In addition, the N-Gain of the experimental class reached 0.78 with a high category compared to the control class which was only 0.23 with a low category. It can be concluded that Educaplay media significantly influences the improvement of student learning outcomes in the Islamic Cultural History subject
Sejarah Kepemimpinan Ali Bin Abi Thalib: Analisis Peranannya dalam Perkembangan Peradaban Islam Mela Mulyani; Sri Wahyuni; Afni Raisya Lestari; M. Tajudin Zuhri; Nenden Munawaroh; Masripah Masripah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.345

Abstract

Latar belakang permasalahan yang muncul yaitu adanya kebutuhan untuk memahami model kepemimpinan yang ideal dalam konteks pemerintahan Islam, khususnya di tengah tantangan sosial-politik yang dihadapi umat Islam pada masa Khalifah Ali bin Abi Thalib. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dinamika kepemimpinan Ali bin Abi Thalib serta kontribusinya terhadap pembentukan fondasi peradaban Islam dalam bidang hukum, keilmuan, dan etika kepemimpinan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menggali sumber-sumber klasik dan kontemporer tentang kepemimpinan Ali. Sumber data penelitian ini diambil dari literatur klasik seperti Nahjul Balaghah, kitab-kitab sejarah, serta referensi kontemporer yang relevan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa dokumentasi terhadap karya-karya ilmiah dan teks sejarah, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi untuk menginterpretasikan nilai-nilai kepemimpinan yang terkandung dalam sumber-sumber tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Ali bin Abi Thalib berlandaskan pada prinsip keadilan, kesederhanaan, keberanian moral, dan komitmen terhadap ilmu serta hukum Islam. Kontribusi dari hasil penelitian adalah memberikan perspektif historis dan normatif yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam membangun kepemimpinan Islam yang adil dan berintegritas di era kontemporer.
Sejarah Kepemimpinan Utsman Bin Affan: Analisis Peranannya dalam Perkembangan Peradaban Islam Sri Wahyuni; Afni Raisya Lestari; Mela Mulyani; M Tazudin Zuhri; Nenden Munawaroh; Masripah Masripah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.346

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami kepemimpinan Utsman bin Affan sebagai fase krusial dalam sejarah Islam yang mencakup pencapaian besar serta konflik internal yang kompleks. Masa pemerintahannya mencatat ekspansi wilayah yang luas, kodifikasi Al-Qur'an menjadi mushaf standar, serta peletakan dasar administrasi pemerintahan yang lebih terstruktur. Namun, periode ini juga ditandai oleh ketegangan sosial dan politik yang memuncak pada tragedi pembunuhannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara historis-analitis peran dan kontribusi Utsman bin Affan terhadap perkembangan peradaban Islam, dengan menyoroti capaian-capaian, tantangan internal yang dihadapi, serta warisan kepemimpinannya yang berdampak jangka panjang dalam bidang intelektual, geopolitik, administratif, dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis-analitis. Data diperoleh dari sumber primer berupa kitab-kitab sejarah klasik Islam dan hadis, serta sumber sekunder seperti buku, artikel jurnal ilmiah, dan karya akademik lain yang membahas periode Khulafaur Rasyidin, khususnya kepemimpinan Utsman bin Affan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, dengan analisis isi terhadap narasi sejarah dari berbagai sumber, serta interpretasi kontekstual terhadap dinamika sosial-politik masa kepemimpinannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kepemimpinan Utsman bin Affan diwarnai konflik dan tantangan internal, ia menghasilkan warisan penting bagi perkembangan Islam, termasuk kodifikasi mushaf Al-Qur'an, administrasi pemerintahan, dan ekspansi wilayah. Konflik yang terjadi mencerminkan dilema antara idealisme moral dan realitas politik yang masih relevan hingga masa kini. Kontribusi penelitian ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai kompleksitas kepemimpinan dalam Islam, serta pelajaran historis yang bernilai dalam membentuk wawasan kepemimpinan yang adil, bijaksana, dan adaptif dalam menghadapi dinamika sosial-politik umat dan negara.