Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Penelitian Tentang Stres Pada Atlet: Analisis Metode Dan Pengukuran Berdasarkan Data Garuda Pratama, Aditiandira; Yulisatria, Guntur; Bhakti, Yopi Hutomo
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 13 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v13i2.3880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan metode penelitian dan instrumen pengukuran yang digunakan dalam studi tentang stres pada atlet di Indonesia berdasarkan data dari portal Garuda. Kajian ini penting untuk memahami arah pengembangan keilmuan di bidang psikologi olahraga serta mengidentifikasi ruang kosong penelitian yang masih perlu dieksplorasi. Studi ini menggunakan pendekatan literature review dengan sumber data berasal dari artikel-artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Proses pencarian dilakukan melalui situs Garba Rujukan Digital (Garuda) menggunakan kata kunci “stres” dan “atlet” pada bagian abstrak. Data dianalisis menggunakan Microsoft Excel untuk mengelompokkan informasi terkait metode penelitian, jenis pendekatan, dan instrumen pengukuran yang digunakan. Metadata tambahan diperoleh melalui software Mendeley Desktop. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode kuantitatif, terutama pendekatan deskriptif dan korelasional, mendominasi penelitian tentang stres pada atlet. Instrumen yang paling sering digunakan adalah Perceived Stress Scale (PSS) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Penelitian dengan pendekatan kualitatif dan pengukuran fisiologis masih sangat terbatas. Selain itu, ditemukan bahwa beberapa artikel tidak secara eksplisit mencantumkan instrumen yang digunakan, yang berdampak pada rendahnya transparansi metodologis. Kesimpulan dari studi ini menegaskan pentingnya diversifikasi pendekatan penelitian, khususnya dengan mendorong penggunaan metode kualitatif dan desain eksperimental yang lebih kuat. Penelitian masa depan juga perlu mengedepankan transparansi dalam pelaporan metodologi dan mengembangkan instrumen yang sesuai dengan konteks budaya lokal guna meningkatkan relevansi dan efektivitas intervensi dalam manajemen stres pada atlet.
Peran Kecerdasan Emosi dalam Mengoptimalkan Pembelajaran Motorik Siswa melalui Aktivitas Olahraga Pratama, Denny; Suhariyanti, Mela; Yulisatria, Guntur; Bhakti, Yopi Hutomo; Malasari, Citra Azhariat
Jurnal Keolahragaan Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v11i2.19992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosi terhadap ketercapaian pembelajaran motorik siswa melalui aktivitas olahraga di SMP Negeri 1 Kotabumi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan melibatkan 60 siswa kelas VII dan VIII sebagai sampel yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan meliputi angket kecerdasan emosi berdasarkan lima aspek teori Goleman (kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial) serta tes keterampilan motorik dasar yang mencakup kelincahan, koordinasi, keseimbangan, dan ketepatan gerak. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosi dan pembelajaran motorik siswa (r = 0,582; p < 0,01), dengan kontribusi sebesar 33,9% terhadap variasi hasil motorik. Aspek motivasi dan pengendalian diri menjadi faktor dominan yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam menguasai keterampilan motorik. Temuan ini menegaskan bahwa kecerdasan emosi memainkan peran penting dalam pembelajaran jasmani yang efektif dan holistik. Oleh karena itu, integrasi pembinaan emosional dalam kegiatan olahraga di sekolah perlu diperkuat guna meningkatkan keterampilan motorik dan partisipasi aktif siswa.
Hubungan Antara Tingkat Kepercayaan Diri Dengan Performa Bertanding Pemain Futsal Universitas Muhammadiyah Kotabumi Sanjaya, Robi Sanjaya; Guntur Yulisatria; Rinaldi Aditya
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 13 No 3 (2025): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v13i3.4694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepercayaan diri dengan performa bertanding pada pemain futsal Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Kepercayaan diri merupakan faktor psikologis penting yang memengaruhi kemampuan atlet dalam menunjukkan performa optimal, terutama dalam konteks pertandingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 12 pemain futsal aktif yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen yang digunakan meliputi Skala Kepercayaan Diri dan lembar observasi performa bertanding yang mencakup aspek-aspek teknis permainan. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kepercayaan diri dan performa bertanding, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,621 dan p = 0,031 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan diri pemain, maka semakin baik pula performa yang ditampilkan saat bertanding. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan aspek psikologis, khususnya kepercayaan diri, dalam proses pelatihan dan pembinaan atlet muda agar dapat mencapai performa maksimal
Training and Assistance for Clean Living Patterns by Utilizing School Facilities at SMA Negeri 1 Liwa Rahmanda, Rani; Laksono , Riri Zaniah; Yulisatria, Guntur; Erawati, Reni
Jurnal Abdimas Nusantara Vol 1 No 02 (2024): JANU Edisi Juli
Publisher : PT Ruang Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/qsy19v08

Abstract

Clean living patterns are an important aspect in creating a healthy and comfortable school environment. SMA Negeri 1 Liwa plays an active role in forming a clean and healthy young generation. This clean living pattern training and mentoring is intended to increase awareness of clean living behavior through the use of school facilities among SMA Negeri 1 Liwa students by collaborating between SMA Negeri 1 Liwa teachers and Muhammadiyah Kotabumi University Teaching Assistance students. Students act as facilitators and mentors in school cleanliness activities, such as waste management, optimization of school facilities, and education about the importance of clean living patterns guided by SMA Negeri 1 Liwa teachers starting from the data collection stage until the implementation process is complete, using qualitative descriptive methods. Optimal utilization of school facilities such as trash cans, sinks, and school cleanliness areas can increase students' awareness of the importance of maintaining environmental cleanliness. In addition, the ongoing cleanliness education program also has a positive impact on students' behavior in implementing clean living patterns. The findings show that student involvement in utilizing school facilities makes a significant contribution to the creation of a healthy school environment and supports the teaching and learning process.
Integration of Character Values in Physical Education Learning: An Analysis Databased on GARUDA (Gerba Rujukan Digital) Yusuf, Fahri; Azhariat, Citra; Bhakti, Yopi Hutomo; Yulisatria, Guntur; Suhariyanti, Mela; Anwar, Khamdan
Jurnal Master Penjas & Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Master Penjas & Olahraga (JMPO)
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jmpo.v6i2.174

Abstract

This study examines scientific evidence on the integration of character values in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning in Indonesia. Using a Systematic Literature Review approach guided by PRISMA, data were collected from the Garba Rujukan Digital (Garuda) database covering publications from 2010 to 2025. Inclusion criteria focused on Indonesian-language journal articles that explicitly discussed character value integration in PJOK at various educational levels. Fifteen eligible articles were analyzed. Findings show a notable rise in publications between 2021 and 2025, indicating increasing academic attention to character education through PJOK. Dominant values integrated include discipline, responsibility, cooperation, honesty, and sportsmanship, while social care, peaceful attitudes, and religiosity are less represented. Successful implementation is influenced by teacher role modeling, consistent positive habits, and reflective learning strategies. Overall, PJOK functions as a strategic medium for holistic character development that combines physical, social, emotional, and moral dimensions to cultivate healthy and resilient students.
The effect of push-up and pull-up exercises on shooting performance of extracurricular handball players Firmannudin, Firmannudin; Bhakti, Yopi Hutomo; Yulisatria, Guntur
Citius : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): CITIUS : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Publisher : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/citius.v5i2.5858

Abstract

Handball is a sport that requires a combination of physical, technical, tactical and mental skills. One of the fundamental techniques that determines success in handball is shooting ability. This study aimed to analyse the effect of combining push-up and pull-up exercises on the shooting ability of extracurricular handball players. An experimental method with a pre-test–post-test control group design was employed. The participants consisted of 12 extracurricular handball players from SMA Negeri 3 Kotabumi, selected through purposive sampling and randomly assigned into two groups: an experimental group that received push-up and pull-up training and a control group that followed regular training. The intervention was conducted over six weeks with three training sessions per week. Shooting performance was evaluated using indicators of throwing distance and shooting accuracy. The results of paired sample t-tests indicated significant improvements in both throwing distance (t = 16.52) and shooting accuracy (t = 14.77) in the experimental group (p < 0.05), accompanied by large effect sizes (Cohen’s d > 0.80). Furthermore, independent sample t-tests revealed significant differences between the experimental and control groups (p < 0.05). These findings demonstrate that the combined push-up and pull-up training program is effective in enhancing shooting performance among extracurricular handball players.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Siswa Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal Di SMA Negeri 4 Kotabumi Erdy Arista Desti; Guntur Yulisatria
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 4 Kotabumi serta mengkaji besarnya kontribusi masing-masing faktor tersebut secara deskriptif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik statistik deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa yang aktif mengikuti ekstrakurikuler futsal sebanyak 40 siswa, yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert empat tingkat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal berada pada kategori tinggi, dengan indikator perhatian memperoleh persentase tertinggi sebesar 79 persen, diikuti indikator kondisi fisik, perasaan senang, dan motivasi yang seluruhnya berada pada kategori tinggi. Faktor eksternal secara umum juga berada pada kategori tinggi, terutama pada indikator sarana dan prasarana dengan persentase sebesar 77 persen serta dukungan keluarga sebesar 72 persen, sementara indikator pelatih dan program latihan serta lingkungan masyarakat dan teman sebaya berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler futsal dipengaruhi secara dominan oleh faktor internal yang didukung oleh faktor eksternal, khususnya fasilitas dan dukungan keluarga. Dengan demikian, tujuan penelitian telah tercapai dengan menunjukkan bahwa kombinasi faktor internal dan eksternal berperan penting dalam membentuk dan mempertahankan minat siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler futsal.
Analisis Program Latihan Fisik Untuk Atlet Sepakbola Excavator Fc Dalam Persiapan Kompetisi Naiya Aditia Putri; Yopi Hutomo Bhakti; Mela Suhariyanti; Guntur Yulisatria; Pedomanta Keliat
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.3932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program latihan fisik yang diterapkan pada atlet sepakbola Excavator FC dalam rangka persiapan kompetisi. Program latihan yang diterapkan mencakup latihan kardiorespirasi, kekuatan, kelincahan, dan ketahanan, yang disusun untuk meningkatkan kondisi fisik secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pengukuran kondisi fisik atlet sebelum dan setelah periode latihan selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada beberapa aspek fisik, termasuk kecepatan (8% peningkatan pada tes lari 20 meter), daya tahan kardiovaskular (15% peningkatan pada tes beep test), kekuatan otot (10% peningkatan pada tes vertical jump), dan kelincahan (6% pengurangan waktu pada tes shuttle run). Meskipun program latihan terbukti efektif, tantangan dalam implementasinya termasuk kebutuhan untuk menyeimbangkan antara intensitas latihan fisik dan aspek taktis-tekis permainan sepakbola. Penelitian ini menyarankan agar program latihan lebih terintegrasi, dengan penyesuaian intensitas berdasarkan kondisi atlet, serta peningkatan variasi latihan untuk mencegah kejenuhan dan memaksimalkan hasil. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan program latihan fisik yang lebih efektif dalam persiapan kompetisi sepakbola.
Pengaruh Persepsi Kemudahan Dan Kepercayaan Terhadap Penerimaan Atlet Terhadap Sistem Digital Scoring Pada Kejuaran Pencak Silat Adam Ardiansyah; Guntur Yulisatria; Yopi Hutomo Bhakti; Eki Aldapit
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.5726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Persepsi Kemudahan dan Kepercayaan terhadap Penerimaan Atlet terhadap Sistem Digital Scoring Kejuaraan Pencak silat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan regresi linier berganda. Sampel terdiri dari 112 atlet pencak silat yang telah mengikuti kejuaraan dengan sistem digital scoring. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengadaptasi konstruk PEOU (Davis, 1989), Trust in System (McKnight et al., 2002), dan Behavioral Intention (UTAUT, Venkatesh et al., 2003), serta telah melalui validasi konstruk dan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan (β = 0,29; p = 0,002) dan Kepercayaan (β = 0,41; p = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan atlet. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 56% variasi penerimaan atlet (R² = 0,56). Temuan ini menegaskan bahwa penerimaan teknologi dalam olahraga pencak silat bersifat multidimensional, melibatkan aspek teknis dan psikologis. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa penyelenggara kejuaraan dan pengembang sistem digital scoring perlu memastikan kemudahan penggunaan, transparansi, dan keandalan sistem untuk meningkatkan penerimaan atlet. Penelitian lanjutan disarankan menambahkan variabel lain, menggunakan metode kualitatif, dan mengevaluasi efektivitas sistem secara objektif.
Hubungan Antara Regulasi Emosi, Kontrol Diri, Dan Agresivitas Pada Atlet Muaythai Femil Arjun Rinaldi; Guntur Yulisatria; Mela Suharyanti; Nur Hikmah
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.5727

Abstract

Agresivitas pada olahraga bela diri sering dianggap sebagai bagian dari karakter pertandingan, padahal pada atlet remaja perilaku tersebut banyak dipengaruhi oleh kemampuan psikologis dalam mengelola emosi dan mengendalikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara regulasi emosi dan kontrol diri dengan agresivitas pada atlet Muaythai remaja di wilayah Lampung Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 91 atlet berusia 13–17 tahun yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria aktif berlatih minimal enam bulan dan pernah mengikuti kejuaraan. Data dikumpulkan menggunakan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ), Brief Self-Control Scale, dan adaptasi Buss–Perry Aggression Questionnaire (BPAQ), kemudian dianalisis melalui korelasi Pearson dan regresi berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi berhubungan negatif signifikan dengan agresivitas (p < 0,05), kontrol diri juga berhubungan negatif signifikan dengan agresivitas (p < 0,05), dan keduanya secara simultan memberikan kontribusi sebesar 37% terhadap variasi agresivitas atlet. Kontrol diri memiliki pengaruh relatif lebih dominan dibanding regulasi emosi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agresivitas atlet Muaythai remaja lebih dipengaruhi oleh kapasitas regulatif psikologis dibanding tuntutan teknis olahraga, sehingga penguatan latihan regulasi emosi dan kontrol diri perlu diintegrasikan dalam program pembinaan klub untuk mengarahkan agresivitas menjadi perilaku bertanding yang adaptif dan sportif.