Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENDAMPINGAN PELATIHAN TOTEBAG ECOPRINT UNTUK PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK DI DUSUN JATI PASIR, DESA KALIBARU WETAN, KABUPATEN BANYUWANGI Ziad, Muhammad Thoriq; Nurul Jannah; Muhamad Indra Nurzaman; I Gusti Ngurah Agung Surya Aditya; Andi Tri Lestari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.10112

Abstract

Dusun Jati Pasir di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, memiliki permasalahan lingkungan berupa tingginya penggunaan plastik sekali pakai yang berkontribusi pada penumpukan sampah plastik. Sebagai bagian dari program KKN MBKM Universitas Mataram, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengurangan sampah plastik melalui pengenalan dan pelatihan pembuatan totebag ecoprint. Ecoprint adalah teknik ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan alami seperti dedaunan dan bunga untuk mencetak pola pada kain. Kegiatan ini melibatkan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat Dusun Jati Pasir, khususnya anggota LMDH Bakti Rimba. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan sampah plastik dan keterampilan dalam membuat totebag ecoprint yang dapat dijadikan peluang usaha. Dengan demikian, program ini memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan ekonomi masyarakat.
Penguatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan dalam Pengelolaan Hama Kakao dan Kopi Secara Ramah Lingkungan di Kawasan Hutan Rarung Pande Komang Suparyana; Ruth Stella Petrunella Thei; Nurul Chaerani; Andi Tri Lestari
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i1.203

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola hama tanaman kakao dan kopi secara ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari 2025 di Desa Pemepek, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Tengah, dengan melibatkan tiga kelompok sasaran, yaitu Kelompok Tani Hutan Mitra Tani, Patuh Angen, dan Kelompok Wanita Tani Mekar Harum. Materi penyuluhan mencakup prinsip Pengelolaan Hama Terpadu (PHT), identifikasi jenis hama utama pada kakao dan kopi, serta penerapan teknik pengendalian hayati, mekanis, dan kultur teknis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan peserta. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta tergolong belum paham dalam pengelolaan hama ramah lingkungan. Setelah kegiatan, sebanyak 100% peserta mencapai kategori paham. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif yang diterapkan dalam penyuluhan berhasil mentransfer pengetahuan dan membangun kesadaran ekologis. Diharapkan kegiatan ini menjadi awal dari transformasi praktik budidaya yang lebih berkelanjutan, serta mendorong penerapan pertanian organik di kawasan hutan rakyat. Rekomendasi tindak lanjut mencakup pelatihan lapangan, pendampingan teknis, dan penguatan kelembagaan kelompok tani untuk memastikan keberlanjutan program di tingkat lokal.
Tingkat Ketergantungan Masyarakat terhadap Hutan Kemasyarakatan Lembah Sempager Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Andriani, Susi; Budhy Setiawan; Andi Tri Lestari
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i3.409

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ketergantungan masyarakat terhadap hutan Kemasyarakatan (HKm) Lembah Sempager serta faktor dominan yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi di lapangan serta wawancara dengan bantuan kuesioner terhadap 38 responden yang dilakukan pada bulan April 2024. Teknik pengambilan responden menggunakan Simple Random Sampling dengan penentuan jumlah responden menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat ketergantungan masyarakat terhadap HKm Lembah Sempager termasuk kedalam kategori sangat tinggi yakni sebesar 79,93%. Faktor dominan yang mempengaruhi tingkat ketergantungan petani adalah pemanfaatan hasil hutan.
Sosialisasi Anti Narkoba Dan Pencegahan Pernikahan Dini Sebagai Upaya Edukatif Dalam Mengurangi Permasalahan Sosial di Desa Salut, Lombok Utara Shofa, Gevira Zahira; Rizieq Muhammad; Gita Nova Arisanti; Supiati; Andi Tri Lestari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12597

Abstract

Permasalahan penyalahgunaan narkoba dan pernikahan dini masih terjadi di Desa Salut, Lombok Utara dan memerlukan penanganan melalui edukasi kepada remaja. Tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba dan pencegahan pernikahan dini kepada siswa MTs dan MA Yayasan Nurul Ihsan NWDI. Metode pelaksanaan dilakukan dengan sosialisasi kolaborasi Mahasiswa KKN UNRAM PMD, Polsek Kayangan, pemerintah desa, dan pihak yayasan. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu pra-kegiatan berupa koordinasi teknis dan tahap pelaksanaan yang diawali pembukaan, pemaparan materi, serta sesi diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta antusias mengikuti sosialisasi dan aktif bertanya terkait bahaya narkoba serta dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, ketergantungan, serta sanksi hukum sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pada materi pencegahan pernikahan dini, peserta memahami risiko kesehatan, mental, serta dampak ekonomi yang dapat terjadi, serta pentingnya menjaga pendidikan dan cita-cita sebelum menikah, sesuai dengan ketentuan UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan, UU Perlindungan Anak, dan UU Kesehatan. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif, terlihat dari peningkatan pemahaman peserta serta kesadaran untuk menghindari narkoba dan menunda pernikahan dini demi masa depan. Rekomendasi kegiatan ini adalah perlunya kegiatan sosialisasi rutin serta pendampingan remaja agar dapat fokus pada pendidikan dan terhindar dari pengaruh negatif lingkungan.
Zonation of Nipah Beach Ecosystem in North Lombok District to Support Sea Turtle Conservation Efforts Maiser Syaputra; Endah Wahyuningsih; Kornelia Webliana; Irwan Mahakam Lesmono Aji; Pande Komang Suparyana; Andi Tri Lestari
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 3 No. 5 (2023): May, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v3i5.4094

Abstract

Nipah Beach is facing challenges of development, economic growth, and high community demand for land, which may negatively impact the sustainability of sea turtles. To mitigate this issue, the ecosystem of Nipah Beach must be appropriately zoned. The goal of beach ecosystem zonation is to allocate areas around the coast to the community and stakeholders based on the sensitivity of sea turtle habitats. This research aims to 1. Analyze the suitability of Nipah Beach in North Lombok Regency as a sea turtle habitat. 2. Design the zonation of the sea turtle conservation area in Nipah Beach, North Lombok Regency. The study uses an observation method, namely collecting data through direct inspection or careful inspection in the field or research location by dividing Nipah Beach into several observation stations. The results are analyzed using scoring techniques and spatial modeling, resulting in a map. Research results show that the suitability level of Nipah Beach as a sea turtle habitat ranges from 15-46 points, with station two having the highest score and station six having the lowest. Stations two and three, and part of station five are prioritized as protection zone areas, station four and part of station five and one as a captive zone area, and the rest as limited-use zones
Usaha Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kakao Rakyat di Desa Salut Kecamatan Bayan Lombok Utara NTB I Ketut Ngawit; Ni Wayan Srisuliartini; Hery Haryanto; Andi Tri Lestari
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.213

Abstract

Solusi untuk mengatasi rendahnya produktivitas tanaman kakao di Desa Salut, Bayan, Lombok Utara, adalah perawatan kebun secara intensif, saninasi kebun, rutin melakukan pemangkasan tanaman, pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu, aplikasi pupuk organik dan peremajaan tanaman yang sudah tua. Namun ada masalah yang harus diatasi, yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan petani mengelola perkebunan kakao secara intensif. Selain itu kemampuan kewirausahaan dan wawasan agribisnis petani juga masih kurang. Karena masalah tersebut, maka dilaksanakan program penyuluhan dan pendampingan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengelola tanaman kakao secara intensif. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. Pengetahuan dan keterampilan petani untuk mengelola tanaman kakao secara intensif meningkat, terbukti dari tingkat partisipasi dan antusiasme petani yang semula rendah setelah mengikuti penyuluhan dapat ditingkatkan menjadi tinggi. Pengelolaan perkebunan kakao dengan aplikasi tindak agronomi secara intensif seperti sanitasi kebun, pemangkasan, pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu, aplikasi seresah in-situ tanaman dan pupuk organik 25 ton ha-1 memberikan total jumlah gelondong 25,27 buah pohon-1 bulan-1 dan total bobot biji kering coklat 2,77 kg pohon-1 bulan-1, signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan perkebunan kakao yang dirawat seadanya dan yang tidak dirawat sama sekali, dengan hasil bobot biji kering coklat 0,44 - 0,70 kg pohon-1 bulan-1.