Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi terhadap Remaja Tentang Kesiapsiagaan Ketika Terjadi Bencana di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan Elvaria Mantao; Nurhaya S. Patui; Novi Inriyanny Suwendro; Rahma Dwi Larasati; Nurbaya Nurbaya
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i2.6090

Abstract

The Pantoloan Community Health Center (Puskesmas) in Palu City was severely affected by the 2018 earthquake and tsunami. The resulting damage to many health facilities limited access to vital reproductive health services. Furthermore, significant gaps persisted in adolescents' knowledge and understanding of how to maintain their reproductive health during emergency situations.This quantitative study was designed to evaluate the effectiveness of reproductive health education in improving adolescent disaster preparedness. The research employed a quasi-experimental design using the Pretest-Posttest Group Design method. The target population consisted of all Middle Adolescents (aged 13-18 years) residing in the Pantoloan Community Health Center area, totaling approximately 561 individuals.Cluster Random Sampling was used as the sampling technique, with clusters established at each adolescent health post (Posyandu). The final sample size was 68 adolescents.Data analysis included univariate and bivariate methods. Statistical tests used were the independent sample t-test if data were normally distributed, and the Wilcoxon test if data were not normally distributed.The study results indicated a difference in the average adolescent knowledge, with an average increase of 1.93 following the provision of reproductive health education. Similarly, the average preparedness of adolescents showed a difference, with an average increase of 3.96 after the education.The statistical test results revealed that the $p$-value for both the knowledge and preparedness variables was 0.000. Based on these findings, it is concluded that reproductive health education is effective in increasing adolescent knowledge and preparedness for when disasters occur in the Pantoloan Community Health Center Working Area.
Sosialisasi Kasus dan Tatalaksana Gawat Darurat dan Patah Tulang pada Siswa SMA Negeri 1 Palu: Socialization Of Emergency Cases And Management For Bone Fractures In Sma N 1 Palu Students Muhammad Ardi Munir; Elli Yane bangkele; Sumarni; Amirah Basry; Rahma Dwi Larasati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i8.5869

Abstract

Banyaknya kecelakaan atau cedera yang terjadi di sekolah pada siswa baik pada saat mengikuti kegiatan kurikuler ataupun ekstrakurikuler, siswa perlu memahami prosedur melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan. Cedera akibat kecelakaan di lingkungan sekolah umumnya terjadi pada sistem mus c uloskeletal dan harus ditangani dengan cepat dan tepat. luka, pendarahan, kelainan bentuk tulang Keadaan atau patah tulang, kecacatan hingga kematian dapat terjadi jika penanganan awal yang dilakukan tidak cepat dan tepat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan siswa dengan memberikan edukasi kesehatan serta simulasi tentang penanganan cedera patah tulang pada siswa di SMA Negeri 1 Palu. Waktu pelaksanaan kegiatan dilakukan pada bulan Juli 2024 dengan metode berupa pretest dan posttest serta simulasi kesehatan tentang penanganan awal pada cedera patah tulang. Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah siswa di SMA Negeri 1 Palu. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik oleh siswa sebagai sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan mendapatkan ijin oleh kepala sekolah sebelum pelaksanaan kegiatan. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat diikuit sebanyak 43 siswa di SMA Negeri 1 Palu menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan berdasarkan nilai rata-rata pretest sebesar 8,21 dan nilai rata-rata posttest sebesar 11,44. Kesimpulannya yaitu terjadi peningkatan pengetahuan siswa berdasarkan nilai rata-rata pretest dan posttest setelah dilakukan intervensi pendidikan kesehatan tatalaksana gawat darurat dan patah tulang di SMA Negeri 1 Palu. Target luaran pada pengabdian ini yaitu terbitnya jurnal pengabdian yang berakreditas SINTA.