Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sosialisasi Pemasaran Produk Hortikultura Berbasis Komunitas: Membangun Loyalitas Pelanggan Jandu, Inosensius Harmin; Santu, Lorensius; Ngoni, Maria Salestina; Bana, Maryance Vivi Murni; Keraru, Ester Nurani
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1146

Abstract

Sektor hortikultura di Indonesia menghadapi tantangan signifikan akibat ketergantungan petani kepada tengkulak dan minimnya pemahaman pemasaran modern. Petani seringkali menerima harga rendah karena rantai distribusi yang tidak efisien, serta kurangnya pengetahuan digital dan branding yang menyebabkan produk mereka tidak memiliki identitas jelas dan kesulitan membangun loyalitas pelanggan. Potensi Kelompok Tani “Nai Ca Anggit Anggit” dalam pertanian organik, meskipun besar, terhambat oleh kurangnya pemahaman digital, sehingga strategi branding dan pemasaran melalui media sosial, informasi produk lengkap, dan sistem pre-order (PO), serta pendampingan profesional, sangat dibutuhkan untuk memperkuat daya saing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meletakkan dasar bagi praktik pemasaran yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan, mengurangi ketergantungan kepada tengkulak, dan mengoptimalkan nilai jual produk petani.
Potensi Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur:Tinjauan Berdasarkan Kondisi Geografis Dan Produksi Harmin Jandu, Inosensius; Donesius Budiman, Nikolaus; Santu, Lorensius
Agriculture Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, didukung oleh kondisi geografisyang beragam dan sumber daya alam yang melimpah. Namun, sektor ini juga menghadapi sejumlah tantanganyang menghambat pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pertanian diNTT dari sudut pandang geografis dan produksi, serta mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis data sekunder dari berbagai sumber,seperti literatur, jurnal, dan data statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan secaradeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NTT memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, namunmenghadapi kendala seperti kondisi geografis yang ekstrim, keterbatasan infrastruktur, dan perubahan iklim.Untuk memaksimalkan potensi tersebut, diperlukan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan.Kata Kunci: Geografis, Potensi, Sektor Pertanian, Produksi
PELATIHAN PEMBUATAN KOPI BUBUK KEMASAN PADA KELOMPOK WANITA TANI DESA COMPANG DALO Jandu, Inosensius Harmin; Santu, Lorensius; Sudirman, Paulus Every
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26450

Abstract

Abstrak: Pengolahan kopi menjadi bubuk dapat menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kopi dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani kopi. Desa Compang memiliki potensi sumber daya kopi, namun masih belum diolah secara optimal. Dengan diberikan pelatihan ini diharapkan membantu masyarakat setempat memanfaatkan potensi tersebut. Kegiatan ini mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kelompok wanita, dengan menciptakan peluang usaha Tujuan kegiatan ini adalah melalui pelatihan, peserta akan dapat meningkatkan mereka dalam pengolahan kopi bubuk. Kegiatan ini laksanakan di Desa Compang Dalo yang terlibat dala kegiatan ini 20 anggota kelompok. Hasilnya dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta ditunjukkan oleh peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan di buktikan dengan kemampuan setelah mengikuti pelatihan10% Rendah, 60% Sedang, 30% Tinggi. Dapat disimpulkan bahwa meningkatkan kapasitas kelompok wanita tani dalam memproduksi kopi bubuk secara mandiri, sehingga dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan ekonomi di tingkat lokal.Abstract: Coffee processing into powder can be an effective way to increase the added value of coffee commodities and provide economic benefits to coffee farmers. Compang Village has the potential of coffee resources, but it has not been optimally processed. With this training, it is expected to help the local community utilize this potential. This activity promotes the economic independence of the community, especially women's groups, by creating business opportunities. The purpose of this activity is that through training, participants will be able to improve their skills in processing coffee powder. This activity was carried out in Compang Dalo Village involving 20 group members. The results show that the participants' knowledge and skills have increased significantly, as evidenced by the increase in the level of participants' knowledge after the training: 10% Low, 60% Medium, 30% High. It can be concluded that increasing the capacity of women farmers' groups in producing coffee powder independently can have an impact on economic welfare at the local level.