Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Di PELATIHAN E-COMMERCE DAN PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA MELALUI ONLINE SINGLE SUBMISSION UNTUK MEWUJUDKAN SMART VILLAGE MANDIRI BERWIRAUSAHA DI DESA SUKOREJO: Pembuatan E-Commerce dan NIB di OSS Citra, Devi; Mustofa, Rama Suluh; Puja, Hayu Ning; Susanti, Arik
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v9i1.19905

Abstract

E-commerce kini menjadi pusat perhatian khususnya bagi para pelaku usaha di Desa Sukorejo. DesaSukorejo merupakan salah satu desa yang memiliki Usaha Mikro Kecil dan Non-Usaha Mikro Kecil yangcukup variatif. Namun pemasaran hanya dilakukan secara door to door, sehingga jangkauan pemasaranterhadap UMKM relatif sedikit. Untuk itu, diperlukan pemahaman tentang pentingnya e-commerce danNomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bentuk legalitas kemandirian berwirausaha. Penelitian ini bertujuanuntuk melatih para pelaku usaha dalam mendaftarkan lapak di OSS dan mendapatkan NIB dengan ecommerce (Shopee). Metode penelitian ini berupa pelatihan dan pendekatan terhadap masyarakatkhususnya ibu-ibu PKK di Desa Sukorejo. Indikator keberhasilan dapat dicapai melalui, (1) PeningkatanKesejahteraan UMKM Ibu-ibu PKK Desa Sukorejo, (2) Keberhasilan pendaftaran lapak di OSS dan NIB, (3)Kepuasan ibu-ibu PKK terhadap pelatihan e-commerce. Hal tersebut diukur menggunakan pretest danposttest. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ibu-ibu PKK Desa Sukorejo berhasil mendaftarkan lapak perorangan di OSS danmendapatkan NIB. Selain itu, respon peserta terhadap pelatihan ini baik sehingga memberikan hak legaluntuk lapak perorangan oleh ibu-ibu PKK.
Improving Students’ Writing Ability in Personal Recount Text Using Google Jamboard Susanti, Arik; Agung, Elsha Lintang
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 11 No. 4 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v11i4.8520

Abstract

Writing is a vital ability for students to develop their communication skills. Nevertheless, some students believe that writing skills are challenging. Therefore, Google Jamboard can facilitate the learning of the writing process, as it provides opportunities for collaboratively enhancing learning experiences. The purpose of this study was to examine the efficacy of Google Jamboard in enhancing students’ ability to compose personal recount texts. There was no control or comparison in the pre-experimental design. A private vocational high school in Surabaya served as the location. There were 34 pupils in the tenth grade from a Surabaya private vocational high school involved. The instruments were a pre-test and post-test along with a writing rubric. The data were obtained by administering a writing test before and after the implementation of Google Jamboard. Using SPSS version 22, a paired sample T-test was utilized to analyze the data. The results demonstrate a significant gain in the mean score between the pre-test and post-test, with an increase of 19.97 points. Additionally, the two-tailed significance value (Sig) is below 0.05, specifically 0.000. This statement implies that the alternative hypothesis (Ha) has been approved. To sum up, Google Jamboard can enhance students’ personal recount writing skills. It is recommended that other researchers utilize Google Jamboard to teach additional English skills.
Improving Students' Critical Thinking Skills through Digital Storytelling on Narrative Text Wiwikananda, Sasi Kirana Sugi; Susanti, Arik
Pioneer: Journal of Language and Literature Vol 14 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Letters, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pioneer.v14i2.1685

Abstract

This study investigates whether or not students' critical thinking skills can be improved through the use of digital storytelling. It was a pre-experimental design in which one group was tested twice, once before treatment was given and once after treatment had been administered. The instrument consisted of a test that included both multiple-choice questions and an essay test in order to evaluate the students' capacity for critical thinking after they had been exposed to narrative texts. Twenty students from a language class at one of the Islamic senior high schools in Bali, Indonesia, were the ones who took part in the study. In order to evaluate the growth of the students, the data were put through a paired sample t-test for analysis. The findings demonstrated that using digital storytelling to tell a story can strengthen students' ability to think critically. It was established that the mean score on the pre-test was 63.85, and the mean score on the post-test was 84.85, which indicates that there was an increase in performance. In addition, the significance value was 0.000, which was a number that was lower than 0.05. It meant that students' analytical and deductive reasoning abilities improved. It is strongly recommended, for the purposes of future research, to carry out studies using a significantly larger number of samples.
Kolaborasi Internasional Unesa dan UiTM: Literasi Budaya Melalui Penulisan Cerita Berbasis Graphic Organizer Utami, Respati Retno; Anggun Camelia, Ika; Anggapuspa, Meirina Lani; Naser, Faradiba Liana; Susanti, Arik; Asteria, Prima Vidya; Kartika, Ajeng Dianing; Adelia, Silvy Cinthia
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.334

Abstract

Literasi budaya lintas negara menjadi keterampilan penting di era globalisasi, terutama untuk memperkuat hubungan antarbangsa melalui pemahaman dan penghargaan terhadap keberagaman budaya. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Teknologi Mara (UiTM) Malaysia bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya mahasiswa melalui penulisan cerita rakyat (folklore) menggunakan metode graphic organizer. Workshop ini dirancang untuk memperkenalkan teknik penulisan yang sistematis dan efektif, dengan tujuan untuk membantu mahasiswa memahami struktur dan alur cerita yang koheren serta menjaga esensi budaya dalam narasi. Pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang diterapkan memungkinkan mahasiswa dari kedua universitas untuk saling bertukar perspektif budaya, memperkaya pemahaman mereka tentang tradisi dan cerita rakyat masing-masing negara. Melalui kolaborasi ini juga, mahasiswa tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya yang lebih efektif. Pendekatan ini juga memperkuat toleransi dan rasa saling menghargai, serta meningkatkan kerja sama internasional antar negara sebagai langkah penting dalam membangun hubungan yang lebih harmonis. Workshop ini berkontribusi dalam pencapaian SDGs Poin 4 dan 11 dengan menciptakan pendidikan yang inklusif dan berbasis kolaborasi lintas budaya, serta dengan membentuk komunitas yang lebih terbuka, inklusif, dan saling menghargai keberagaman budaya. Program ini berhasil memperkenalkan mahasiswa pada pentingnya peran budaya dalam hubungan internasional dan masyarakat global yang berkelanjutan.