Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

The cooperative type cooperative integrated reading and composition (CIRC) model is being used to enhance reading comprehension skills. Arief Hasjaya; Sulkipli M; Irfandi Idris; Andi Maryam; Rizky Ekawaty Ahmad
Journal of Learning Improvement and Lesson Study Vol 2 No 2 (2022): JLILS (December Edition)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jlils.v2i2.27

Abstract

The Use of a Cooperative Learning Model of the CIRC Type to Improve Reading Comprehension Skills The research goal is to define cooperative learning model processes in order to improve reading comprehension skills in SD Muhammadiyah 2 Sorong City. This study makes use of classroom action research (CAR). The process of observing actions entails preparing, doing, observing, and reflecting. There are two cycles involved in accomplishing an action. With a total of 30 pupils, the topics were 4th grade in SD Muhammadiyah 2 in Sorong City. employing observation, questionnaires, interviews, and tests as methods of data collection. The study's finding indicates that using a cooperative learning model like CIRC can improve students in SD Muhammadiyah 2 Sorong City's fourth grade reading comprehension skills.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI KEGIATAN LITERASI SEKOLAH Irfandi Idris; Rizky Ekawaty Ahmad; Nurhikmah Nurhikmah; Andi Maryam; Akmal Ridwan; Abu Sofyan
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter merupakan pembawaan individu berupa sifat, kepribadian, watak serta tingkah laku yang diekspresikan dalam kehidupan sehari-hari. Tingkat sekolah dasar merupakan waktu yang tepat untuk menanamkan karakter melalui pembelajaran. Agar siswa tidak mengadopsi hal negatif lalu berdampak pada karakternya, maka perlu adanya usaha untuk mendidik anak-anak agar dapat mengambil keputusan dengan bijak dan mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga nantinya mereka dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap lingkungan. Dengan memahami karakter peserta didik mampu mengelola pikiran serta tingkah laku dalam dirinya sendiri. Namun pada kenyataannya, untuk menumbuhkan karakter peserta didik siswa sekolah dasar mengalami berbagai tantangan. Salah satunya adalah karakter siswa sekolah dasar yang lebih suka bermain daripada belajar. Karena permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penanaman karakter pada siswa sekolah dasar melalui kegiatan literasi. Melalui pendidikan karakter yang diimplementasikan dalam institusi pendidikan diharapkan degradasi karakter atau moral anak bangsa di masa yang akan datang tidak akan terjadi dan akan terlahir generasi bangsa dengan ketinggian budi pekerti dan karakter.
PENGARUH IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Sulkipli M; Arief Hasjaya; Rizky Ekawaty Ahmad
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 7, No 2: Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v7i1.40130

Abstract

Abstrak : Pengaruh Implementasi Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Lesson Study Terhadap Hasil Belajar IPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh implementasi pembelajaran kolaboratif berbasis lesson study terhadap hasil belajar IPA Siswa di kelas V SDN 45 Talaga Kecamatan Enrekang. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimen design yaitu one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SDN 45 Talaga Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang tahun pelajaran 2020/2021. Populasi tersebut berjumlah 132 siswa sedangkan sampel penelitian ini yaitu semua siswa kelas V berjumlah 20 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan setelah mengimplementasikan pembelajaran kolaboratif berbasis lesson study terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 45 Talaga Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang dengan nilai rata-rata antara kelas eksperimen pretest dan posttest memiliki perbedaan, sebelum diberi perlakuan yaitu dengan rata-rata sebesar 62,3 dan setelah diberi perlakuan yaitu dengan nilai rata-rata 84,6. Kata Kunci:  Pembelajaran Kolaboratif, Lesson Study, Hasil Belajar IPA
Pengaruh Media Gambar Terhadap Hasil Belajar PKn pada Materi Lambang Pancasila Kelas III SDN Kencana Bogor Daniyah Daniyah; Listiami Listiami; Rizky Ekawaty Ahmad; Andi Maryam; Nurhikmah Nurhikmah
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.477

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya keluhan siswa terhadap pembelajaran yang selama ini dirasa sangat membosankan khususnya pada mata pelajaran PKn. Guru lebih menekankan pada hafalan dan pembelajaran rutin dengan mengandalkan buku paket, siswa kurang dididik untuk berpikir berdasarkan apa yang telah ia dapatkan dalam pembelajaran. Hal ini sangat mempengaruhi hasil belajar siswa terhadap materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media gambar pada pembelajaran PKn untuk siswa kelas 3 (tiga)  di SDN Kencana Kota Bogor. Penelitian ini populasinya adalah siswa kelas 3 (tiga) berjumlah 27 siswa. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal essay. Teknik analisis data menggunakan Uji Paired Sample T-test. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test dapat diketahui bahwa signifikasi yang diperoleh adalah 0,000<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa  Ha adanya  pengaruh  dari perlakuan dan  Ho  ditolak  atau  tidak  adanya  pengaruh dari pemberian perlakuan maka terdapat pengaruh yang signifikansi terdapat hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn materi simbol dan makna lambang pancasila kelas 3 di SDN Kencana Kota Bogor. Materi simbol dan makna lambang pancasila dengan menggunakan soal pre-test siswa yaitu dengan nilai 70,60 dan setelah diberikan perlakuan hasil Poss-test 91,97.
Pengenalan Literasi Bahasa Inggris Siswa Tingkat Awal melalui Pembuatan Prakarya Heriyanti Tahang; Risda Irianti; Elsiani Pokko; Filzah Maharani Salsabila; Rizky Ekawaty Ahmad
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 5 No. 2 (2023): Juli
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English is a new thing for early-grade students at SD Negeri 29 Kota Sorong, even though the introduction of English can be done in various exciting ways, one of which is making crafts appropriate to the age of early-grade students. In this activity, the introduction to English is carried out by making crafts using attractive shapes and colors and by forming objects by sticking origami paper to shape houses or caterpillars using simple English. Partners participating in this activity were 30 students from grade 1 and 16 from grade 2 at SD Negeri 29 Kota Sorong. The results of this activity showed that the early grades were very enthusiastic about getting to know colors and shapes in English. They are very responsive, passionate, and active in demonstrating the work made.
Sosialiasi Pengunaan Media Gambar pada Mata Pelajaran PKn Siswa SD Negeri 68 Kota Sorong Rizky Ekawaty Ahmad; Irfandi Idris; Sulkipli M; Arief Hasjaya; Andi Maryam; Nurhikmah; Wahyudin Halik; Abu Sofyan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.1071

Abstract

Keluhan siswa terhadap pembelajaran yang selama ini dirasa sangat membosankan khususnya pada mata pelajaran PKn. Guru lebih menekankan pada hafalan dan pembelajaran rutin dengan mengandalkan buku paket, siswa kurang dididik untuk berpikir berdasarkan apa yang telah ia dapatkan dalam pembelajaran. Hal ini sangat mempengaruhi hasil belajar siswa terhadap materi yang diajarkan. Karena itu perlu adanya inovasi dan kreatifitas yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran. Media gambar merupakan metode yang dapat membantu para siswa untuk lebih mudah memahami pelajaran khususnya pembelajaran PKn. Sasaran dari pegabdian ini adalah peserta didik kelas 3 Sekolah Dasar Negeri 68 Kota Sorong, Papua Barat Daya. Kegiatan ini dapat berjalan dengan dukungan pihak Sekolah, kegiatan belajar kami lakukan di Kelas. Antusias dari anak-anak tinggi dan mereka tertarik dan sangat menikmati proses belajar dengan menggunakan Media gambar dengan cara cepat. Kata Kunci : Media Gambar, Hasil Belajar PKn, Siswa
Pengaruh Literasi Membaca terhadap Pembelajaran IPS pada Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Sorong: Pengaruh Literasi Membaca terhadap Pembelajaran IPS pada Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Sorong Irfandi Idris; Rizky Ekawaty Ahmad; Ramin Ode; Umar; Nisya Dian Anggraini
Jurnal PGSD Vol 16 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pgsd.16.2.107–112

Abstract

This study aims to assess the reading literacy skills of PGSD students at Muhammadiyah University of Sorong. Low reading proficiency adversely impacts learning outcomes, particularly in the field of social studies education. The students' low reading proficiency leads to a lack of comprehension of the reading material. Therefore, to improve the development of students' competencies and interest in reading culture The research methodology employed is quantitative, with a sample of 100 PGSD students at Muhammadiyah University of Sorong. Data analysis was carried out using simple linear regression. This is evident from the results of the simple linear regression test, which yielded a significant value of 0.00, less than the set significance level of α = 0.05. The findings of this study indicate that reading literacy significantly influences the reading interest of PGSD students. The research results reveal the following: (1) 67.53% of students exhibit adequate reading literacy skills, (2) 81% of students achieve very good learning outcomes, and (3) there is a noteworthy 5.4% correlation between reading literacy skills and student learning achievement.
Optimalisasi Kebun Percontohan sebagai Media Pembelajaran Kontekstual IPA bagi Siswa SD di Kampung Saonek Andi Maryam; Rizky Ekawaty Ahmad; Irfandi Idris; Rahmatullah Bin Arsyad; Rinda Hardianti; Jenro P Sijabat; Abu Bakar
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 2 (2026): Juli (On Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i2.5954

Abstract

Pembelajaran kontekstual menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pengalaman belajar siswa melalui pemanfaatan lingkungan sebagai media pembelajaran. Kampung Saonek memiliki kebun percontohan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, namun belum dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran siswa sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan kebun percontohan sebagai media pembelajaran kontekstual bagi siswa SDN 01 Saonek, Kabupaten Raja Ampat. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari pada September 2025 dengan melibatkan 20 siswa. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi, observasi lapangan, dan praktik langsung. Hari pertama diisi dengan penyampaian materi mengenai budidaya tanaman di Balai Kampung, kemudian peserta mengunjungi kebun percontohan untuk mengamati berbagai teknik budidaya. Hari kedua dilaksanakan praktik penanaman menggunakan media tanah dan sistem hidroponik dengan pendampingan tim pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami tahapan budidaya tanaman, mengenali perbedaan teknik penanaman pada media tanah dan hidroponik, serta berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Optimalisasi kebun percontohan sebagai media pembelajaran kontekstual memberikan pengalaman belajar yang konkret dan bermakna serta berpotensi meningkatkan pengetahuan dan kepedulian siswa terhadap pertanian dan lingkungan sejak usia dini.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share terhadap Kemampuan Berkomunikasi Siswa Sekolah Dasar Rizky Ekawaty Ahmad; Andi Maryam; Irfandi Idris; Abdul Mu’thy
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8310

Abstract

Agar siswa sekolah dasar berhasil secara akademis, mereka harus memiliki keterampilan komunikasi yang kuat, yang sangat penting untuk pembelajaran yang efisien. Namun, banyak siswa kesulitan dengan hal-hal seperti ekspresi verbal dan tertulis dari ide, serta berinteraksi secara efektif dengan orang lain. Karena masalah ini, perlu dikembangkan cara pengajaran baru agar kemampuan komunikasi siswa dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana siswa kelas empat di SDN Anasappu di Kabupaten Gowa menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif Think Pair Share dan untuk menilai apakah pendekatan tersebut berpengaruh baik terhadap kemampuan komunikasi mereka. Penelitian ini menggunakan desain pre- dan post-test satu kelompok, yang umum dalam penelitian pra-eksperimen. Kemampuan siswa untuk berkomunikasi adalah variabel dependen, sedangkan penggunaan paradigma pembelajaran kooperatif seperti Think Pair Share adalah variabel independen. Siswa dari SDN Anasappu di Kabupaten Gowa merupakan keseluruhan populasi, sedangkan 25 siswa dari kelas IV merupakan sampel. Kami menggunakan strategi pengambilan sampel purposive untuk mendapatkan data kami. Peneliti menggunakan alat survei dan lembar observasi untuk mengumpulkan data. Hasil dari tes pra dan pasca menunjukkan bahwa siswa kelas empat di SDN Anasappu Kabupaten Gowa meningkatkan kemampuan komunikasi mereka melalui penggunaan paradigma pembelajaran kooperatif Think-Pair-Share. Kemampuan komunikasi siswa kelas empat secara signifikan dan positif dipengaruhi oleh penerapan model pembelajaran kooperatif Think-Pair-Share di SDN Anasappu, Kabupaten Gowa.
Eksplorasi Potensi dan Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Raja Ampat di Sekolah Dasar Andi Maryam; Irfandi Idris; Ainun Mardiah; Abdul Mu’thy; Rizky Ekawaty Ahmad
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8359

Abstract

Urgensi ini didasari oleh belum optimalnya pemanfaatan potensi lingkungan pesisir sebagai sumber belajar, padahal kearifan lokal memiliki relevansi tinggi dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan menegaskan urgensi pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal di SDN 01 Saonek, Raja Ampat.. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan triangulasi data melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru, dan analisis dokumen pembelajaran. Data dianalisis menggunakan reduksi tematik dan penyajian naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh guru mengakui potensi kearifan lokal seperti cangkang kerang, rumput laut, dan tradisi nelayan sebagai sumber belajar kontekstual. Namun, implementasinya masih bersifat insidental dan belum terintegrasi dalam perencanaan pembelajaran. Observasi menunjukkan peningkatan antusiasme siswa ketika pembelajaran dikaitkan dengan konteks pesisir, tetapi tidak didukung oleh media pembelajaran yang sistematis. Selain itu, tidak ditemukan integrasi kearifan lokal dalam dokumen rencana pembelajaran. Temuan ini menegaskan adanya kesenjangan antara potensi dan praktik, sehingga diperlukan pengembangan panduan praktis dan prototipe media pembelajaran berbasis kearifan lokal. Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang lebih relevan, kontekstual, dan berkelanjutan di sekolah dasar wilayah pesisir.