Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK MINDFULNESS DALAM MENGURANGI BURNOUT AKADEMIK PADA MAHASANTRI SEMESTER AKHIR DI PONDOK PESANTREN AL-QUR’AN IBNU KATSIR 1 JEMBER Madhani, Miftah Ismatullah; Nasruliyah Hikmatul Maghfiroh; Imaratul Ulwiyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41607

Abstract

This study aimed to examine the effect of group counseling using mindfulness techniques in reducing academic burnout among final-year students at Pondok Pesantren Al-Qur’an Ibnu Katsir 1 Jember. Purposive sampling was used to select the research sample. This study employed a quantitative method with a pre-experimental design using One Group Pre-Test Post-Test. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test with SPSS version 25.0. The Wilcoxon test results showed a Z value of -1.826 with a two-tailed Asymp. Sig of 0.068. Since the Asymp. Sig (2-tailed) > 0.05, it can be concluded that Ha is accepted, indicating that group counseling with mindfulness techniques effectively reduces academic burnout among final-year students at Pondok Pesantren Al-Qur’an Ibnu Katsir 1 Jember.
Implementasi Teknik Cognitive Behavior Therapy (CBT) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Pada Siswa Kelas VIII SMP IT Grafika Pesanggaran Pingki Dwi Setyawan; Imaratul Ulwiyah; Ade Irma Noviyanti
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14674

Abstract

Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya minat belajar siswa akibat tekanan sosial dan ekonomi, yang ditunjukkan melalui perilaku membolos serta munculnya pikiran irasional mengenai rendahnya pentingnya pendidikan. Tujuan umum penelitian ini adalah meningkatkan minat belajar siswa melalui pendekatan psikologis yang terstruktur. Tujuan khusus penelitian meliputi mengidentifikasi pikiran negatif siswa terhadap belajar, menerapkan teknik CBT dalam konseling individu, serta mengetahui perubahan minat belajar siswa setelah diberikan intervensi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII SMP IT Grafika Pesanggaran yang cenderung membolos sekolah karena bekerja melalui implementasi teknik Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam layanan bimbingan individu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Single Subject Research tipe A-B. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VIII yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket minat belajar (pretest dan posttest), serta wawancara sebagai data pendukung. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan membandingkan skor minat belajar pada kondisi baseline dan intervensi, yang diolah dengan bantuan program SPSS. Hasil utama menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor minat belajar di ketiga mata pelajaran, dari kategori rendah (skor 69, 81, dan 80) selama pra-uji ke kategori tinggi (skor 125, 129, dan 126) setelah intervensi CBT. Implikasi praktis dari temuan ini adalah bahwa guru bimbingan dan konseling dapat mengadopsi teknik CBT sebagai intervensi terstruktur dan berbasis bukti untuk membantu siswa mengganti keyakinan irasional tentang pendidikan dengan pemikiran yang lebih adaptif, sehingga mengurangi ketidakhadiran di sekolah dan menumbuhkan minat belajar yang berkelanjutan.
Pengembangan Modul Layanan Konseling Teknik Shaping untuk Mereduksi Perilaku Ghasab di Pondok PesantrenIbnu Katsir 2 Jember Ilma Asy Syahidah; Imaratul Ulwiyah; Wahid Suharmawan
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/qn8azb26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah modul layanan konseling berbasis teknik shaping guna mereduksi perilaku ghasab di Pondok Pesantren Ibnu Katsir 2 Jember. Perilaku ghasab, yaitu mengambil barang milik orang lain tanpa izin, sering kali terjadi di lingkungan pesantren, yang dapat memengaruhi hubungan sosial antar santri dan menciptakan ketidaknyamanan di komunitas. Teknik shaping dipilih karena metode ini dapat membentuk perilaku positif melalui penguatan bertahap atas setiap langkah kecil menuju perilaku yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) dalam pembuatan modul. Tahap analisis dilakukan dengan wawancara kepada mahasantri dan asatidz untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan pembelajaran. Tahap desain melibatkan perancangan modul yang mencakup langkah-langkah penerapan teknik shaping. Pada tahap pengembangan, modul divalidasi oleh ahli materi dan bahasa, serta diuji cobakan pada kelompok kecil mahasantri. Hasil uji coba menunjukkan bahwa modul ini efektif dalam meningkatkan kesadaran mahasantri tentang pentingnya izin sebelum meminjam barang dan mengurangi perilaku ghasab. Penilaian dari guru BK juga menunjukkan bahwa modul ini mudah dipahami dan aplikatif. Evaluasi lebih lanjut menunjukkan bahwa konsistensi dalam penerapan teknik shaping dan dukungan berkelanjutan sangat penting untuk memastikan perubahan perilaku yang langgeng. Modul ini diharapkan dapat diterapkan lebih luas untuk mereduksi masalah perilaku serupa di pesantren lainnya dan memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter santri.
PENGEMBANGAN NILAI-NILAI TRADISI MEUGANG DENGAN TEKNIK SELF INSTRUCTION UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN PADA MAHASANTRI PONDOK PESANTREN AL-QUR’AN IBNU KATSIR 1 Alhadi, Rizki; Nasruliyah Hikmatul Maghfiroh; Imaratul Ulwiyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50607

Abstract

his research is driven by the phenomenon of learning burnout experienced by students at Ibnu Katsir 1, resulting from heavy academic workloads and monotonous routines. To address this issue, an innovative intervention is required that combines local wisdom with cognitive psychological techniques. This study aims to develop a model or guidebook that integrates the values of the Meugang tradition—such as togetherness, gratitude, joy, and a sense of kinship—through a self-instruction approach to reduce student learning burnout. The research method employed is Research and Development (R&D). The research procedures include the needs analysis phase, the development of products/materials based on Meugang values, expert validation, and limited field testing on research subjects. Data collection instruments consist of learning burnout scales, observations, and interviews. The results of this study are expected to demonstrate that the internalization of Meugang traditional values, combined with self-instruction techniques, is effective in helping students manage academic stress.