Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Rancang Bangun Modul Simulasi ELCB Fasa Satu Sebagai Pelindung Bagi Manusia Aris Suryadi; Agus Sofwan
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 26 No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.893 KB) | DOI: 10.37277/stch.v26i1.67

Abstract

Abstrak---Tegangan yang terjadi selama mengalirnya arus gangguan tanah menimbulkan tegangan sentuh. Nilai tegangan diatas 50 v dan nilai arus bocor diatas 30 mA sangat berbahaya bagi manusia. Aplikasi Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) pada suatu sistem instalasi listrik fasa satu merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk melindungi manusia dari bahaya yang diakibatkan arus bocor. Prinsip kerja ELCB adalah dengan mendeteksi adanya arus bocor, dimana arus yang masuk ke sistem dibandingkan dengan arus yang keluar sistem, apabila ada perbedaan pada suatu nilai yang telah ditetapkan maka ELCB akan memutuskan aliran listrik ke sistem. Dari pengujian didapatkan rata-rata waktu pemutusan ELCB sebesar 1,048 ms dengan rata-rata arus 21 mA.
RANCANGAN INSTALASI PENANGKAL PETIR SEBAGAI TRAINER PEMELAJARAN SISTEM PROTEKSI Aris suryadi
JURNAL RAMATEKNO Vol 2 No 1 (2022): Ramatekno
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.474 KB) | DOI: 10.61713/jrt.v2i1.40

Abstract

Petir terjadi dikarenakan fenomena tegangan dan arus tinggi dalam waktu singkat, diawali dari ionisasi hingga loncatan muatan dari awan ke tanah atau sebaliknya. Guna melindungi dan mengurangi dampak kerusakan akibat sambaran petir maka dipasanglah sistem pengaman pada Gedung dengan sistem penangkal petir beserta pentanahannya. Pemasangan sistem tersebut didasari oleh perhitungan resiko kerusakan akibat sambaran petir. Perhitungan resiko inilah digunakan sebagai standar untuk mengetahui kebutuhan pemasangan sistem penangkal petir pada bangunan. Tujuan penelitian ini guna memperoleh informasi tentang tingkat perkiraan bahaya atas sambaran petir terhadap gedung-gedung di Politeknik Enjinering Indorama yang terdapat alat-alat listrik dan alat-alat elektronika, informasi luas daerah yang menarik sambaran petir, tingkat kebutuhan pengamanan gedung, radius proteksi penangkal petir eksternal yang cocok digunakan, merencanakan instalasi penangkal petir serta tak kalah pentingnya sebagai materi pemelajaran Sistem Proteksi untuk Mahasiswa Teknologi Listrik.
Digital Kalkulator Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil Aris Suryadi; Yuli Wahyuni; Nyanyu Siti Aminah Lily Alfrieda; Ari Puspita; Antonius Ariyo Nugroho
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 17 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v17n1.2215

Abstract

Pengukuran status gizi mudah dan praktis menggunakan alat ukur yaitu pita pengukur lingkar lengan atas. Di Indonesia, perhitungan lingkar lengan atas menggunakan cara yang masih manual dan bisa saja terjadi salah hitung, ini merupakan indikator risiko kekurangan energi kronis. Kekurangan energi kronis dapat dialami wanita usia subur umur 1545 tahun sejak remaja kemudian berlanjut pada masa kehamilan dan menyusui akibat cadangan energi dan zat gizi yang rendah. Dampak jangka panjang gizi makro pada wanita usia subur dan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis adalah melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Dari permasalahan tersebut dibuat alat kalkulator Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil digital portabel berbasis mikrokontoler. Perhitungan dilakukan secara digital dimana datadata dimasukan di proses melalui mikrokontoler yang akan ditampilkan dilayar LCD berupa hasil akhir sehingga dapat memperkiran nilai gizi ibu hamil dan juga dapat memperkirakan bayi mengalami resiko kurang energi kronis dan bayi dengan berat badan lahir rendah. Hasil yang didapat dari Dari 20 data yang telah di proses oleh kalkulator lingkar lengan atas ibu hamil rata-rata ibu hamil memiliki lingkar lengan 26 sampai 28 cm dengan hasi persentase 91,23 persen-98,25persen yang termasuk kategori normal. Kata kunci lingkar lengan atas, ibu hamil, gizi, mikrokontroler, digital.
STUDI STABILITAS PERALIHAN SISTEM TENAGA LISTRIK DENGAN METODA EKSPANSI DERET TAYLOR MENGGUNAKAN PERHITUNGAN PROGRAM FORTRAN Aris Suryadi
TEMATIK Vol 2 No 2 (2015): TEMATIK : Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi - Desember 2015
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v2i2.78

Abstract

Abstrak : Kestabilan suatu sistem tenaga listrik merupakan masalah yang sangat penting dalam upaya memelihara pengadaan energi listrik yang andal. Analisa sistem tenaga listrik bertujuan untuk melihat kondisi sistem apakah berada pada keadaan stabil atau tidak, setelah mengalami gangguan yang berasal dari dalam sistem maupun dari luar sistem. Penelitian ini menerapkan Metoda Ekspansi Deret Taylor dengan bantuan dalam perhitungan menggunakan Bahasa Program Fortran, dimana dalam penentuan batas kestabilan sistem tenaga pada ayunan pertama melalui penyelidikan puncak sudut rotor generator-generator yang mengalami gangguan-gangguan. Nilai puncak sudut rotor diselidiki dengan pengamatan akar-akar dari turunan pertama sudut rotor terhadap waktu dari generator-generator dengan menggunakan Ekspansi Deret Taylor. Batas kestabilan yang berkaitan dengan waktu pemutusan kritis merupakan nilai maksimum dari lamanya suatu gangguan, bila paling sedikit terdapat satu akar real positif dari turunan sudut yang bersangkutan.
APLIKASI HUMAN MACHINE INTERFACE PADA PENGATURAN SPEED MOTOR INDUKSI 3 FASA Tsany, Restu Fadiel; Hadisantoso, Feri Siswoyo; Suryadi, Aris
JURNAL RAMATEKNO Vol 3 No 2 (2023): Ramatekno
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v3i2.103

Abstract

Motor induksi merupakan motor yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan dalam proses produksi pada suatu industry Motor induksi tiga phasa mempunyai kelemahan sulitnya mengendalikan kecepatan, karena motor induksi tiga phasa berputar pada kecepatan konstan. Untuk mengatur kecepatan motor induksi tiga phasa yaitu salah satunya dengan cara mengubah frekuensi, Untuk mengatur frekuensi yang masuk pada motor induksi tiga phasa tersebut dapat menggunakan kendali VSD yang dihubungkan langsung dengan motor induksi tiga phasa. Metode yang dilakukan meliputi perancangan, pengambilan data, dan Analisa perancangannya itu desain maupun alat hasil jadi untuk melakukan pengujian. Proses selanjutnya adalah proses pengambilan data yaitu pengujian dengan beberapa variasi dan variable yang digunakan untuk mendapatkan data yang tepat dalam penelitian pengaruh frekuensi pada VSD melalui HMI untuk mendapatkan output kecepatan yang diinginkan. Hasil dari alat trainer ini dapat disimpulkan nilai kecepatan tertinggi didapat pada frekuensi 50Hz dengan kecepatan 2993 rpm, sedangkan kecepatan terendah ada pada frekuensi 5Hz dengan kecepatan 277,5 rpm. Pada frekuensi 50 Hz tegangan yang diberikan ke VSD adalah 10V, sedangkan pada frekuensi 5 Hz tegangan yang diberikan ke VSD adalah 0,96 V
Design and Simulation Converter with Buck-boost Converter as The Voltage Stabilizer Suryadi, Aris; Tulus Asmoro, Purwandito; Sofwan, Agus
International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering Vol. 3 No. 3 (2020): International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering (IJEEP
Publisher : Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ijeepse.3.3.77-81

Abstract

Buck-boost Converter is the device with the function to convert DC Voltage input to the setpoint DC Voltage output. Buck-boost converter can be used for regulating unstable voltage became a stable voltage by the user’s needs. Using a Buck-boost Converter in the research is about how to apply a Buck-boost Converter of the AC to AC Converter device, AC to AC Converter is the device to convert AC voltage to AC Voltage where the voltage can be modified. In the research, the input Voltage of AC to AC Converter is unstable, so that the output Voltage is unstable too in the range of 190 V to 250 V. To solve this problem, that the Buck-boost can be installed to AC to AC Converter, it is useful to keep output Voltage stable even though the input Voltage is unstable. The AC to AC Converter device in this research consist of Rectifier, Buck-boost Converter, and Inverter. The experiment result of this research show that unstable AC input Voltage, 190 V to 250 V from the source after passing a Rectifier, became an unstable DC input Voltage, then be regulated by Buck-boost Converter became a stable DC Voltage, and then after passing the Inverter, a stable DC Voltage is converted became a stable AC Voltage, corresponding with the set point. For further development, AC to AC Converter combined with Buck-boost Converter can be applied to maintain a standard of Voltage 220 V AC from the sources to keep it stable.
Penetration of DWT & ANFIS to Power Transmission Disturbances Ahmad, Sandy; Azhari Zakri, Azriyenni; Oktaviandri, Muchamad; Sunanda, Wahri; Suryadi, Aris
International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering Vol. 6 No. 1 (2023): The International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering (I
Publisher : Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ijeepse.6.1.105-110

Abstract

This study proposes a hybrid method to classify and estimate the location of short circuit disturbance on power transmission lines. The hybrid method uses Discrete Wavelet Transform (DWT) and Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS). The transmission system is implemented in a real system, in which the electric power transmission system on the KP bus to the GS bus is with a length of 64 Km. The DWT is used to process information from each phase voltage and current transient signal as well as the zero-sequence current for one cycle after the disturbance has started. The ANFIS classification is designed to detect disturbance on each phase and ground in determining the type of short circuit disturbance. ANFIS estimation is used to measure the location of disturbance that occur on the transmission line. The training and testing data are generated by simulating the types of short circuit disturbance using software with variations in disturbance location and fault resistance. The result is that the disturbance classification is with 100% accuracy and the estimated disturbance location is with the lowest error of 0.0006% and the highest error is 0.03%.
Rancang Bangun Mesin Pemberi Pakan Ikan Otomatis Berbasis Internet of Think dan Sel Surya Suryadi, Aris
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 15 No. 3 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v15n3.2213

Abstract

Pemberian pakan ikan merupakan salah satu hal penting untuk usaha budidaya ikan. Saat ini pemberian pakan umumnya masih tergantung pada sumber daya manusia yang bersifat manual. Oleh karena itu dirancang alat untuk memberi pakan ikan yang dapat berkerja secara otomatis berdasarkan waktu atau jadwal pemberian pakan dan pengoprasian secara Internet of Things. Pemberian pakan ikan otomatis ini menggunakan hardware berupa Wimose D1 Mini yang merupakan pengongtrol utama, motor servo Mg995 berfungsi untuk mengatur keluar nya pakan ikan dari tong penyimpanan pakan, sensor ultrasonik berfungsi untuk mendeteksi jumlah pakan yang tersedia di dalam wadah penyimpanan pakan yang di tampilkan secara IoT pada android. Motor DC berfungsi sebagai pelontar pakan pada saat pemberian makan ikan. Mesin pemberi pakan ikan berbasis IoT ini dapat dioperasikan secara Internet of Things, manual dan otomatis. yang di jalankan oleh smartphone android/aplikasi yang dapat dibuktikan dengan pengujian yang dilakukan dengan jarak 18 Km dengan waktu respon kerja alat selama 1,48 detik, serta mampu menampilkan sisa pakan yang tersedia pada tong penyimpanan pakan berupa pemberitahuan ketika tampungan dalam keadaan kosong atau habis.
Sistem Monitoring Tanaman Sawi Di Lingkungan Greenhouse Menggunakan Catu Daya Surya Panel Sunardi; Riskiana; Jamal A. Rachman Saprin; Toto Raharjo; Aris Suryadi
OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Vol 3 No 12 (2024): OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer Dan Sains
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cultivation of mustard plants (Brassica rapa var. parachinensis L.) in open land has many obstacles such as pest attacks, wind, floods, environmental temperature, to watering problems that do not meet the requirements of plant growth, the impact is the disruption of plant growth. Cultivation of plants in the greenhouse is a good alternative to control these constraints. However, the need for electricity for both industry, offices, and the general public and individuals is greatly increased. However, this increase in electricity needs is not accompanied by the addition of electricity supply. Based on these problems, solar energy is chosen as an alternative energy to produce electrical energy. The tool used in this study is solar panels with a capacity of 50 Watt Peak. In order for solar energy to be used at night, during the day the electricity generated is stored first to the battery with a capacity of 20 Ampere Hour. Mustard plant monitoring system in greenhouse environment has been designed using Arduino Uno microcontroller. Control is developed using two sensors namely DHT11 sensor and soil moisture sensor. Using two actuators namely fan actuator and water pump actuator as environmental temperature and humidity control. The design is placed inside a plant house connected to the LCD as a data viewer during the cultivation period
Analisis Sistem Reduksi Sambaran Petir Konvensional Dan Elektrostatis Menggunakan Metode Bola Bergulir Saifuddin, As'ad; Notosudjono, Didik; Machdi, Agustini Rodiah; Suryadi, Aris
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 7, No 1 (2025): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v7i1.23935

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan hari guruh tertinggi di dunia yaitu 180 – 260 hari guruh/tahun. Dengan kerapatan sambaran petir mencapai 30 sambaran per tahun. Akibat dari sambaran petir langsung dapat menyebabkan kerusakan langsung pada bangunan yang dapat memakan korban jiwa. Pada bangunan tinggi sangat penting untuk pemasangan sistem reduksi petir sehingga resiko sambaran petir yang mengenai srutuktur bangunan kecil. Salah satu bangunan sistem reduksi petir yang sudah terpasang adalah Masjid Al-Kautsar Univesitas Pakuan, masjid ini sendiri sudah terpasang sistem reduksi petir konvensional, penelitian ini bermaksud untuk  menganalisis sistem reduksi petir yang sudah terpasang pada masjid dengan membandingkan sistem reduksi petir elektrostatis. Hasil analisis pembumian pada Masjid didapat hasil   pada area masjid dan  pada area lift masjid. Nilai indeks R pada standar PUIPP didapat nilai R=14 sedangkan untuk nilai indeks R pada standar NFPA 780 didapat nilai R=20. Area sudut perlindungan dan radius menggunakan konvensional dengan jumlah 6 buah splitzen yang dipasang pada 4 menara dan 2 kubah menunjukkan area radius yang tereduksi pada masjid sebesar pada menara dan pada kubah. Dengan menggunakan reduksi sambaran petir elektrostatis KURN 85 menunjukan hasil dimana area cakupan sudut reduksi didapat , untuk area radius setelah di hitung didapat 96,42 m pada sisi menara dan 95,45 m, pada sisi kubah panjang tiang penyangga yang dipasang pada kubah setinggi 2,45 m. Dari hasil analisis menunjukan jika pemasagan perangkat petir konvensional yang terpasang pada masjid, sudah cukup untuk memproteksi area masjid.