Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Solidaritas Sosial Antar Anggota Rukun Duka Pinaesaan di Desa Silian Barat Kecamatan Silian Raya Kabupaten Minahasa Tenggara Meffi A. Mangangantung; Veronika E. T. Salem; Hamsah Hamsah
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 2 No. 6 (2025): (SEPTEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/3zvgqe54

Abstract

Penelitian ini adalah tentang bagaimana bentuk solidaritas sosial anggota rukun duka pinaesaan di Desa Silian Barat, yang dimana di dalamnya ada bentuk rasa solidaritas antar masyarakat rukun pinaesaan, yaitu terdapat nilai tolong menolong antar masyarakat dan hubungan sosial yang merupakan nilai luhur yang terdapat pada Organisasi Rukun Duka Pinaesaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu perilaku solidaritas antar masyarakat tercermin dalam bentuk kerukunan dan kebersamaan dalam memberikan bantuan, seperti uang dan beras, dengan tujuan membantu acara pemakaman pada keluarga yang berduka dan meringankan pembiayaan. Bantuan ini dianggap sebagai sikap empati dan solidaritas antar sesama masyarakat, terutama di desa Silian Barat. Dari solidaritas antar Masyarakat berdampak positif yaitu meringankan beban keluarga yang berduka, dan memperkuat persatuan kerukunan dalam masyarakat.
Persepsi Mahasiswa Nias Terhadap Remaja Hamil Diluar Nikah (Studi Kasus Tataaran II Kec. Tondano Selatan) Noniati Halawa; Veronika E. T. Salem; Hamsah Hamsah
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 2 No. 6 (2025): (SEPTEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/0g0apj98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa Nias terhadap remaja yang hamil di luar nikah dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya kehamilan di luar nikah pada remaja di Kelurahan Tataaran Patar. Fenomena kehamilan di luar nikah pada remaja telah menjadi masalah sosial yang mengalami peningkatan setiap tahunnya dan berdampak pada tingginya angka pernikahan dini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan naturalistik untuk memperoleh gambaran akurat tentang objek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik snowball sampling untuk menentukan informan. Enam mahasiswa Nias yang berdomisili di Kelurahan Tataaran dipilih sebagai informan kunci. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data dengan pengabsahan data melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Nias memandang kehamilan di luar nikah sebagai tindakan negatif yang berdampak buruk bagi individu, keluarga, dan masyarakat. Faktor-faktor penyebab kehamilan di luar nikah teridentifikasi sebagai: kurangnya pengawasan orangtua, pengaruh pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, rendahnya tingkat pendidikan, faktor ekonomi, tindakan afektif (dipengaruhi emosi), dan tindakan tradisional (kebiasaan tanpa refleksi sadar). Kondisi ini diperburuk dengan ketidakpahaman remaja tentang makna pernikahan yang sebenarnya. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pengawasan orangtua terhadap pergaulan remaja, penguatan pendidikan seksual dan reproduksi, serta edukasi tentang dampak pernikahan dini. Perlu adanya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung remaja menyelesaikan pendidikan daripada terlibat dalam pernikahan dini akibat kehamilan di luar nikah.
Penggunaan Gadget dalam Kehidupan Remaja di Desa Kema 3 Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara Risal Risal; Hamsah Hamsah; Nismawati Nismawati
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 1 (2025): (NOVEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/9st6qh09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan gadget dalam kehidupan remaja di Desa Kema 3, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap beberapa remaja sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gadget kini menjadi sarana utama bagi remaja dalam berkomunikasi, mencari hiburan, serta memperoleh informasi. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat mengakibatkan ketergantungan serta mengurangi interaksi sosial secara langsung antara remaja dengan lingkungan sekitar. Selain manfaat, ditemukan pula dampak negatif penggunaan gadget, khususnya dalam aspek kehidupan sosial. Remaja cenderung menghabiskan lebih banyak waktu berkomunikasi melalui media sosial dibandingkan bertatap muka langsung. Hal ini menyebabkan pola interaksi sosial menjadi lebih terbatas dan pada akhirnya memengaruhi kemampuan remaja untuk bersosialisasi secara langsung di kehidupan nyata. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pergeseran pola interaksi sosial remaja akibat penggunaan teknologi di era digital.
Peran Guru dalam Membina Karakter Siswa di SMA Negeri 2 Tondano Miranty Priscila Jacobus; Veronika E. T. Salem; Hamsah Hamsah
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 1 (2025): (NOVEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/e4z14753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam membina karakter siswa di SMA Negeri 2 Tondano serta faktor-faktor yang memengaruhi karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi non partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam mencakup fungsi sebagai teladan perilaku, pembimbing moral, pendorong motivasi, fasilitator nilai, penggerak ketertiban sosial serta pengawas disiplin siswa. Guru menanamkan nilai-nilai karakter seprti toleransi, kerjasama, disiplin, tanggungjawab, cinta tanah, kejujuran dan kasih sayang melalui pendekatan yang konsisten dan integratif dalam pembelajaran maupun kegiatan sekolah. Faktor yang mempengaruhi karakter siswa meliputi lingkungan keluarga, teman sebaya, sekolah, media sosial dan lingkungan sosial yang lebih luas. Tantangan utama dalam pembinaan karakter antara lain kurangnya perhatian orang tua, pengaruh negatif media sosial dan motivasi internal siswa yang rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan karakter siswa di SMA Negeri 2 Tondano, memerlukan peran aktif guru di dukung oleh kolaborasi dengan orang tua dan lingkungan sekolah yang kondusif. Sekolah dan guru perlu meningkatkan program pendidikan karakter secara terstruktur agar tercipta generasi muda yang tidak hanya cerdas akademik tetapi juga bermoral bertanggung jawab secara sosial.
Analisis Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Etika Remaja di Desa Buku Tengah Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara Angelia Yudiastrid Supit; Hamsah Hamsah; Sangputri Sidik
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 1 (2025): (NOVEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/6rhp9m12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap komunikasi, penggunaan bahasa, dan sikap sopan santun di kalangan remaja di Desa Buku Tengah, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan remaja, orang tua dan tokoh masyarakat. Teknik observasi non-partisipan dan partisipatif digunakan untuk memperkuat data wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja cenderung lebih berani berbicara dan berekspresi di media sosial dibandingkan secara langsung. Namun, hal ini juga menyebabkan sikap sopan santun yang lebih santai dan penggunaan bahasa yang tidak formal, seperti singkatan dan bahasa gaul yang sering terbawa dalam percakapan sehari-hari. Para orang tua menyadari adanya perubahan perilaku pada anak mereka, termasuk kecenderungan untuk lebih tertutup dan kurang berinteraksi secara langsung. Mereka juga mengamati bahwa media sosial memengaruhi cara berbicara yang menjadi lebih kasual dan terkadang kurang sopan. Sementara itu, tokoh masyarakat mengungkapkan kekhawatiran terhadap menurunnya nilai-nilai kesopanan akibat penggunaan media sosial yang kurang bijak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan berekspresi bagi remaja, namun di sisi lain juga memengaruhi etika komunikasi dan sikap sopan santun. Diperlukan edukasi yang lebih intensif mengenai etika dalam berkomunikasi di media sosial, baik melalui peran keluarga, sekolah, maupun masyarakat, untuk menjaga nilai-nilai kesopanan dalam kehidupan sehari-hari.
Adaptasi Sosial Mahasiswa Papua Pegunungan pada Masyarakat Lokal Kelurahan Maesa Unima Deni Tabuni; Sangputri Sidik; Hamsah Hamsah
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 2 (2026): (JANUARY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/vr4ek123

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk adaptasi sosial mahasiswa Papua Pegunungan dalam berinteraksi dengan masyarakat lokal serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses adaptasi tersebut. Mahasiswa Papua Pegunungan yang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Manado (UNIMA) merupakan bagian dari masyarakat multikultural yang perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial berbeda dari daerah asal mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari mahasiswa Papua Pegunungan yang tinggal di Kelurahan Maesa UNIMA serta masyarakat lokal yang berinteraksi langsung dengan mereka. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa Papua Pegunungan melakukan berbagai bentuk adaptasi sosial seperti penyesuaian bahasa, perilaku, dan pola hidup sehari-hari. Faktor pendukung adaptasi meliputi sikap keterbukaan, toleransi, dan dukungan masyarakat lokal. Namun, hambatan seperti perbedaan budaya, stereotip sosial, dan kurangnya komunikasi efektif juga ditemukan. Kesimpulannya, adaptasi sosial mahasiswa Papua Pegunungan di Kelurahan Maesa UNIMA berlangsung bertahap dan dipengaruhi interaksi sosial antara mahasiswa dan masyarakat lokal. Adaptasi optimal tercapai bila kedua pihak saling menghargai dan membuka ruang dialog budaya.
Toki Pintu: Upacara Adat Pernikahan pada Masyarakat Tombulu di Desa Kembes Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa Martina Kares; Ferdinand Kerebungu; Hamsah Hamsah
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 2 (2025): (November) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/54qfzc27

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi tradisi upacara pernikahan adat Toki Pintu yang dipraktikkan oleh masyarakat Tombulu di Desa Kembes, Kabupaten Minahasa, dengan penekanan pada aspek pelaksanaan, proses, dan nilai-nilai budaya yang diwariskan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif tahapan upacara Toki Pintu, mengungkap makna simbolis dan signifikansi budaya dalam konteks pernikahan adat masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap praktik dan makna dari upacara tradisional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upacara Toki Pintu tetap dijaga keberlangsungannya dan memiliki peran yang strategis dalam meningkatkan kesatuan sosial serta melestarikan identitas budaya masyarakat Tombulu di tengah era modernisasi. Rekomendasi penelitian melibatkan aspek penting seperti dokumenasi yang berkelanjutan, sosialisasi, dan keterlibatan generasi muda dalam upaya melestarikan tradisi upacara pernikahan adat. Tindakan ini merupakan suatu keharusan guna menjaga warisan budaya lokal dan menjamin kelangsungan praktik kultural yang penting bagi masyarakat Tombulu.
Mogama: Nilai-Nilai Adat Perkawinan Masyarakat Bolaang Mongondow di Desa Pusian Barat Kecamatan Dumoga Vidya Bagit; Ferdinand Kerebungu; Hamsah Hamsah
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 2 (2025): (November) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/p5ecc128

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan Nilai-Nilai Budaya Perkawinan Adat Mogama Di Desa Pusian Barat Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow. Terwujudnya suatu perkawinan tidak terlepas dari berbagai proses yang harus dilewati. Dalam pelaksanaannya, sepanjang proses menuju suatu perkawinan turut dipengaruhi oleh kebudayaan tertentu. Hal ini timbul karena kebudayaan juga menentukan sistem kemasyarakatan termasuk mempengaruhi sistem perkawinan. Sehingga, pelaksanaan upacara perkawinan di beberapa daerah, khususnya di Indonesia selalu berbeda-beda. Pada masyarakat Desa Pusian Barat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode etnografi dengan pendekatan kualitatif, dimana dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian di Desa Pusian Barat, dengan subjek penelitian yaitu Pemerintah dan Tokoh Adat/Tokoh Agama di Desa Pusian Barat Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya perkawinan adat mogama di desa pusian barat kecamatan dumoga kabupaten bolaang mongondow, mogama merupakan salah satu tahapan pernikahan adat dimana keluarga mempelai laki-laki mengambil mempelai wanita sebagai anak. Ini menjadi pertanda bahwa keluarga laki-laki menerima dengan sepenuh hati kehairan mempelai wanita ditengah-tengah keluarga.