Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Studi Perbandingan Kuat Tekan Beton Dengan Campuran Limbah Marmer Sebagai Subtitusi Agregat Kasar Sudarmono, Enjellytha; Mustakim; Kasmaida
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 7 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v1i1.567

Abstract

The waste problem in Indonesia is an unresolved problem. The ever-increasing population increases the amount of waste originating from human activities, both organic and inorganic waste. Like marble waste which is difficult to destroy naturally, research is needed on the use of marble waste into environmentally friendly concrete. The aim of the research is to find out how much the compressive strength of concrete is. This research uses experimental data collection techniques or methods (testing/observation. The research was carried out with the aim that the results of replacing some of the coarse aggregate with marble fragment waste in terms of the compressive strength value of the concrete could be known. The research was designed with variations in replacing marble fragments by 50% in cylindrical concrete with dimensions of 15 cm as the diameter and 30 cm as the height, and the concrete had been aged for 7 days, 14 days and 28 days and its compressive strength would be tested. The highest compressive strength was found in the marble mixture variation of 0.5-1 cm with a concrete age of 28 days, namely 26.86.
Analisis aktivitas pasar terhadap kinerja ruas jalan ( studi kasus : pasar maroangin kec. Maiwa) Awan, Ricky; Sulfanita, Andi; ', Kasmaida
JURNAL SIPIL SAINS Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v15i1.8674

Abstract

Masalah Transportasi merupakan masalah utama pada lali lintas jalan termasuk juga di daerah Enrekang tepatnya yang terjadi di Jalan Nasional Poros-Enrekang karena adanya aktivitas kegiatan masyarakat diantaranya aktivitas pasar dan perdagangan yang menimbulkan hambatan samping sehingga mempengaruhi kinerja arus lalu lintas di Jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik arus lalu lintas dan kinerja lalu lintas akibat aktivitas pada hari biasa dan hari pasar. Menggunakan metode kuantitatif dengan perhitungan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi pada hari Minggu yaitu 1803,6 smp/jam yang diantaranya dari arah barat (Sidrap) 868 smp/jam dan arah timur (Enrekang/Tator) 935,6 smp/jam dan hambatan samping yaitu 297,8 smp/jam, yang diantaranya dari arah barat (Sidrap) 142,8 smp/jam dan arah timur (Enrekang/Tator) 155 smp/jam dengan kecepatan rata-rata 44,75 km/jam. Kinerja jalan dengan kapasitas 3758,4 smp/jam, derajat kejenuhan 0,48 dan tingkat pelayanan C. Kata kunci: Kinerja Lalu Lintas, Tingkat Pelayanan, PKJI 
Evaluasi Geometrik Jalan pada Tikungan (Lengkung Horisontal) Berdasarkan Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun 2021 : Studi Kasus: Jalan Swaka Alam Lestari Risno Risno; Muh. Nashir T; Kasmaida Kasmaida
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7648

Abstract

Jalan Swaka Alam Lestari memiliki perang penting dalam mendukung aksebilitas dan mobilitas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi geometrik jalan pada Alinyemen Horizontal, meliputi radius tikungan, kecepatan rencana, superelavasi dan jenis tikungan, berdasarkan Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) tahun 2021. Dari tujuh tikungan yang dievaluasi, empat bertipe Spiral-Spiral (S-S) dan tiga Spiral-Circle-Spiral (S-C-S). Hasil analisis kecepatan rencana 30-40 km/jam menunjukkan sebagian besar tikungan sesuai standar desain untuk medan datar (<10%). Namun, tikungan PI-3 memiliki radius eksisting 16 meter yang tidak memenuhi standar, sedangkan hasil analisis dibutuhkan radius minimun (Rmin) 28,07 meter, diperlukan perbaikan dengan radius rencana (RC) 40 meter dan tipe tikungan Spiral-Circle-Spiral (S-C-S) dengan kecepatan 30 km/jam. Panjang jalan eksisting 1325 meter juga perlu disesuaikan hasil analisis yaitu 1212 meter. Semua tikungan membutuhkan pelebaran perkerasan minimal 0,5 meter untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Pengaruh Penambahan Serat Sabut Kelapa Dan Modacon Aditif Beton Terhadap Kuat Tekan Beton Zulfikar.Z; Mustakim, Mustakim; Kasmaida, Kasmaida
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7990

Abstract

Sabut kelapa memiliki serat yang sangat baik. Untuk memanfaatkannya dalam dunia konstruksi dapat dimanfaatkan untuk penambahan campuran di dalam pembuatan beton. Beton memiliki kelemahan, seperti berat dan kekuatan tarik yang rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan serat sabut kelapa 0,5%, 1,5% dan 2,5% dari volume beton serta penambahan modacon aditif beton sebanyak 2% dari berat semen pada umur 28 hari terhadap kuat tekan beton dan mengetahui perbandingan berat beton normal dengan beton yang menguunakan bahan tambah serat sabut kelapa 0,5%, 1,5% dan 2,5% dari volume beton serta penambahan modacon aditif beton sebanyak 2% dari berat semen pada umur 28 hari. Jenis penelitian yang digunakan adalah laboratory Research (penelitian laboratorium), dimana menggunakan metode kuantitatif yang merupakan metode penelitian yang banyak menuntut penggunaan angka. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammadiyah Parepare menggunakan sampel sebanyak 12 buah silinder dengan kuat tekan rencana yang digunakan adalah 25 Mpa. Dari hasil pengujian kuat tekan beton untuk rata rata kuat tekan beton normal pada umur 28 hari adalah 26,04 Mpa. Rata rata kuat tekan beton pada umur 28 hari dengan penambahan sabut kelapa 0,5% adalah 16,42 Mpa, dengan penambahan sabut kelapa 1,5% adalah 14,74 Mpa dan pada penambahan sabut kelapa 2,5% adalah 11,89 Mpa)
Pemberdayaan UMKM Takoyaki: Pemanfaatan Augmented Reality (AR) Untuk Katalog Produk Interaktif Dan Pemasaran Digital Basri, Muhammad; Kasmaida, Kasmaida; wahyuddin, wahyuddin
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v6i2.6441

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak yang menghadapi kendala dalam pemasaran digital dan promosi produk. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya strategi pemasaran inovatif yang dapat meningkatkan daya tarik dan keterlibatan pelanggan. UMKM Takoyaki sebagai salah satu usaha kuliner khas Jepang di Indonesia mengalami kesulitan dalam menjangkau pasar yang lebih luas akibat terbatasnya penggunaan teknologi digital dalam promosi. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM Takoyaki melalui pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dalam bentuk katalog produk interaktif yang memungkinkan pelanggan melihat tampilan virtual produk sebelum melakukan pembelian. Dengan implementasi AR, pelanggan dapat mengakses informasi produk secara lebih menarik dan interaktif melalui pemindaian QR code. Selain itu, program ini juga mencakup pelatihan pemasaran digital bagi pelaku UMKM untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial dan strategi promosi berbasis teknologi. Metode pelaksanaan program ini mencakup sosialisasi, pengembangan aplikasi AR, uji coba katalog interaktif, serta evaluasi dan pendampingan. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya pemahaman pelaku UMKM tentang pemasaran digital, meningkatnya engagement pelanggan terhadap produk, serta peningkatan volume penjualan berkat pengalaman belanja yang lebih interaktif. Dengan penerapan teknologi AR, UMKM Takoyaki dapat lebih kompetitif di era digital dan memperluas jangkauan pasarnya.
Analisis aktivitas pasar terhadap kinerja ruas jalan ( studi kasus : pasar maroangin kec. Maiwa) Awan, Ricky; Sulfanita, Andi; ', Kasmaida
JURNAL SIPIL SAINS Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v15i1.8674

Abstract

Masalah Transportasi merupakan masalah utama pada lali lintas jalan termasuk juga di daerah Enrekang tepatnya yang terjadi di Jalan Nasional Poros-Enrekang karena adanya aktivitas kegiatan masyarakat diantaranya aktivitas pasar dan perdagangan yang menimbulkan hambatan samping sehingga mempengaruhi kinerja arus lalu lintas di Jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik arus lalu lintas dan kinerja lalu lintas akibat aktivitas pada hari biasa dan hari pasar. Menggunakan metode kuantitatif dengan perhitungan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi pada hari Minggu yaitu 1803,6 smp/jam yang diantaranya dari arah barat (Sidrap) 868 smp/jam dan arah timur (Enrekang/Tator) 935,6 smp/jam dan hambatan samping yaitu 297,8 smp/jam, yang diantaranya dari arah barat (Sidrap) 142,8 smp/jam dan arah timur (Enrekang/Tator) 155 smp/jam dengan kecepatan rata-rata 44,75 km/jam. Kinerja jalan dengan kapasitas 3758,4 smp/jam, derajat kejenuhan 0,48 dan tingkat pelayanan C. Kata kunci: Kinerja Lalu Lintas, Tingkat Pelayanan, PKJI 
Karakteristik Beton dengan Penambahan Limbah Kain Sebagai Serat terhadap Kuat Tekan dan Lentur Beton Sari, Nadjwa Latifha; Mustakim, Mustakim; Kasmaida, Kasmaida
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 27 No 1 (2023)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.052023.02

Abstract

Limbah kain adalah jenis limbah anorganik yang sulit diolah karena tidak mudah terurai dan tidak dapat dikompos. Terutama jika kain tersebut terbuat dari serat sintetis, bukan serat alami, limbah kain perca akan terus menumpuk dan berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan yang serius. sehingga untuk memanfaatkan limbah kain sebagai bahan campuran beton. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui nilai kuat tekan dan lentur beton pada penambahan serat limbah kain dan untuk mengetahui nilai persentase optimum penambahan limbah kain sebagai serat untuk campuran beton metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilaksanakan di laboratorium bahan struktur Universitas Muhammadiyah Parepare pada bulan Februari- Maret 2024. Hasil penelitin ini menunjukkan pada umur 28 hari campuran dengan 5% kain drill meningkatkan kekuatan tekan beton sebesar 9,91 MPa, sementara variasi 10% menurunkannya sebesar 0,66 MPa. Sebaliknya, penambahan kain katun pada proporsi yang sama meningkatkan kekuatan lentur lebih dari kain drill. Hasilnya menunjukkan bahwa penambahan limbah kain, baik drill maupun katun, pada persentase yang lebih tinggi meningkatkan kekuatan lentur beton secara signifikan, dengan 5% kain drill sebagai variasi paling optimal.Penambahan 10% serat kain katun pada beton terbukti paling efektif, meningkatkan kekuatan tekan hingga 2,23 MPa dan kekuatan lentur menjadi 3,822 MPa Hasil optimal diperoleh pada campuran dengan 5% kain drill untuk kekuatan tekan dan 10% kain katun untuk kekuatan lentur, menunjukkan potensi limbah kain sebagai bahan campuran beton yang efektif.
Karakteristik Beton dengan Penambahan Limbah Kain Sebagai Serat terhadap Kuat Tekan dan Lentur Beton Sari, Nadjwa Latifha; Mustakim, Mustakim; Kasmaida, Kasmaida
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 27 No 1 (2023)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.052023.02

Abstract

Limbah kain adalah jenis limbah anorganik yang sulit diolah karena tidak mudah terurai dan tidak dapat dikompos. Terutama jika kain tersebut terbuat dari serat sintetis, bukan serat alami, limbah kain perca akan terus menumpuk dan berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan yang serius. sehingga untuk memanfaatkan limbah kain sebagai bahan campuran beton. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui nilai kuat tekan dan lentur beton pada penambahan serat limbah kain dan untuk mengetahui nilai persentase optimum penambahan limbah kain sebagai serat untuk campuran beton metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilaksanakan di laboratorium bahan struktur Universitas Muhammadiyah Parepare pada bulan Februari- Maret 2024. Hasil penelitin ini menunjukkan pada umur 28 hari campuran dengan 5% kain drill meningkatkan kekuatan tekan beton sebesar 9,91 MPa, sementara variasi 10% menurunkannya sebesar 0,66 MPa. Sebaliknya, penambahan kain katun pada proporsi yang sama meningkatkan kekuatan lentur lebih dari kain drill. Hasilnya menunjukkan bahwa penambahan limbah kain, baik drill maupun katun, pada persentase yang lebih tinggi meningkatkan kekuatan lentur beton secara signifikan, dengan 5% kain drill sebagai variasi paling optimal.Penambahan 10% serat kain katun pada beton terbukti paling efektif, meningkatkan kekuatan tekan hingga 2,23 MPa dan kekuatan lentur menjadi 3,822 MPa Hasil optimal diperoleh pada campuran dengan 5% kain drill untuk kekuatan tekan dan 10% kain katun untuk kekuatan lentur, menunjukkan potensi limbah kain sebagai bahan campuran beton yang efektif.
Analisis Kuat Tekan Beton dengan Subtitusi Parsial Semen menggunakan Titanium Dioksida (Tio2) Muhammad Taufiq; Mustakim, Mustakim; Kasmaida, Kasmaida
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10815

Abstract

Semen merupakan komponen utama dalam beton, namun proses produksinya menghasilkan emisi CO₂ dalam jumlah besar yang berdampak pada lingkungan. Titanium dioksida (TiO₂) berpotensi menjadi bahan substitusi parsial semen yang lebih ramah lingkungan serta dapat memengaruhi kuat tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbandingan kuat tekan antara beton normal dengan beton yang disubstitusi sebagian semennya menggunakan TiO₂. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan variasi campuran beton normal, beton dengan penambahan TiO₂ sebesar 1%, dan 3%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan TiO₂ berpengaruh terhadap kuat tekan beton. Pada campuran 1% TiO₂, kuat tekan mencapai  20,035 MPa sesuai rencana, pada campuran 3% terjadi penurunan menjadi 19,659 MPa. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kadar TiO₂ tidak selalu meningkatkan kuat tekan beton. Secara umum, beton dengan substitusi TiO₂ memiliki kuat tekan yang lebih rendah dibandingkan beton normal.
Pengaruh Subtitusi Limbah Marmer Terhadap Kuat Tekan dan Daya Serap Air pada Beton Porous Nadir, Nadya Adillah; Mustakim, Mustakim; Kasmaida, Kasmaida
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.11370

Abstract

Marble waste from the stone-cutting industry is often underutilized and has the potential to pollute the environment. One alternative use is as a substitute in porous concrete, which generally has low compressive strength and high water absorption. The addition of marble waste is expected to fill excess voids, thereby increasing compressive strength and reducing water absorption. This study aims to analyze the effect of marble waste substitution on compressive strength and water absorption in porous concrete using an experimental research method conducted in the Structures and Materials Laboratory of Muhammadiyah University of Parepare. The results showed that 5% marble waste substitution in porous concrete increased compressive strength at 14 and 28 days, from 16.085 MPa to 16.743 MPa and from 21.390 MPa to 21.728 MPa, respectively. Water absorption tended to decrease, from 0.835% to 0.437% at 14 days, although it increased slightly at 28 days, from 0.172% to 0.281%. This indicates that marble waste can be used as an environmentally friendly additive without compromising the quality of the concrete.