Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Efektivitas Model Direct Instruction Terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X Sman 5 Lubuklinggau Cekman*, Cekman; Jamaludin, Jamaludin
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.27067

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of direct instruction learning model toward the students ability in writing poetry in class X of SMAN 5 Lubuklinggau and to determine students' responses toward the ability of writing poetry. The research method in this study used a quasi-experimental method. Data collection techniques used was tests and questionnaires. Data analysis techniques for test results used determining the average score and standard deviation, normality test, and t- test. The results of the t-test calculation was obtained the t-count is 6.24 when compared to t-table at a significance level of 5%, namely: 6.24 2.05. The results of the research showed that the direct instruction learning model was effective toward the ability in writing poetry.
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping terhadap Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Siswa Kelas XI SMAN Karang Jaya Cekman; Leo Charli; Neni Erisa
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran mind mapping terhadap kemampuan menulis karya tulis ilmiah siswa kelas XI SMAN Karang Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN Karang Jaya dengan sampel kelas XI.IPA.1 dan kelas XI.IPA.2. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Data tes yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t di peroleh hasil thitung = 6,23. Selanjutnya thitung dikonsultasikan dengan nilai ttabel pada daftar distribusi t dengan taraf signifikansi 1% dan 5% pada derajat kebebasan db/df = n1 + n2 – 2 = 40 + 39 – 2 = 77. Dengan demikian thitung (6,23) > ttabel (1,99) untuk taraf signifikansi 1%, thitung (6,23) > ttabel (2,64) untuk taraf signifikan 5%, hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga disimpulkan bahwa metode pembelajaran mind mapping berpengaruh terhadap kemampuan menulis karya tulis ilmiah siswa kelas XI SMAN Karang Jaya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PJBL (PROJECT BASED LEARNING) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUSUN PROPOSAL DI SISWA KELAS Xl SMA NEGERI 5 LUBUKLINGGAU Jamaludin; Cekman
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2024): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljlel.v4i1.687

Abstract

This school action research aims to improve the ability to prepare proposals based on Project Based Learning in Class XI Students of SMA N 5 Lubuklinggau through the Project Based Learning model. The research subjects numbered 35 people consisting of 15 males and 20 females. The method used was the Classroom Action Research (CAR) method by establishing the Project Based Learning (PJBL) learning model. The research was conducted in two cycles. Each cycle was carried out in two meetings consisting of four stages of planning, implementation, observation, reflection. Data collection was carried out using test and non-test techniques. The results of the study showed a significant increase in students' ability to Write Proposals after the implementation of the PBL model. In cycle I, the test results showed an average increase in value of 15%, while in cycle II it increased to 25%. Students also showed an increase in learning motivation and independence in the learning process. Thus, the PBL model has proven effective in improving the ability to Write Proposals.
Kajian Bahasa Perempuan Pada Novel Mariposa 2 Part 1 Karya Luluk HF Setia Lulita, Yesi; Inda Puspita Sari; Cekman
Kajian Sastra Nusantara Linggau ( KASTRAL) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Kastral
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguraikan kajian bahasa perempuan pada novel Mariposa 2 part 1 karya Luluk HF. Penelitian ini menggunakan metode dan prosedur data yang digunakan yakni analisis deskripsi kualitatif, dengan tujuan pengkajian dan pendeskripsian permasalahan yang diteliti dalam nove Mariposa 2 part 1 karya Luluk HF sebagai sumber datanya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pembacaan mendalam terhadap novel Mariposa 2 part 1, mengklasifikasikan karya sastra berdasarkan kajian bahasa perempuan, menganalisis novel Mariposa 2 part 1 yang telah dibaca, menyimpulkan hasil dari analisis novel yang telah dibaca pada novel Mariposa 2 part 1 karya Luluk HF dengan diteliti secara keseluruhan dan berulang kali. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa kajian bahasa perempuan berupa kosakata, gramatika, dan struktur kalimat.
PENERAPAN MODEL MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BIOGRAFI DI SISWA KELAS X SMA NEGERI 5 LUBUK LINGGAU Anggraini, Maya; Nugroho, Agung; Cekman
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 5 No. 2 (2025): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketuntasan secara signifikan apakah model pembelajaran mind mapping terhadap kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasinya adalah siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau Tahun Ajaran 2025/2026 dengan sampel kelas XE1. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes berupa tes tertulis menulis teks biografi. Data tes yang terkumpul dianalisisi menggunakan uji-t, dimana diperoleh thitung = 2,330 selanjutnya thitung dikonsultasikan dengan nilai ttabel pada daftar distribusi t dengan Derajat kebebasan dk = n-1 = 30-1 =29, α = 0,05 diperoleh ttabel =2,028 Dengan demikian thitung (2,330) > ttabel (2,028), hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran Mind Mapping secara signifikan tuntas.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR TEKS BERITA DI SISWA KELAS VII SMP YPBI 11 LUBUKLINGGAU Depita; Ramadan Lazuardi, Dian; Cekman
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 5 No. 2 (2025): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menuntaskan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks berita Siswa kelas VII SMP YPBI 11 Lubuklinggau. Rumusan masalah penelitian ini, apakah kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks berita siswa kelas VII SMP YPBI 11 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning secara signifikan tuntas? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks berita siswa kelas VII SMP YPBI 11 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning secara signifikan tuntas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasinya adalah siswa kelas VII SMP YPBI 11 Lubuklinggau Tahun ajaran 2025/2026 dengan sampel kelas VII.3. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes berupa tes tertulis mengidentifikasi unsur-unsur teks berita. dapat menuntaskan hasil belajar siswa dalam materi mengidentifikasi unsur-unsur teks berita pada siswa kelas VII.3 SMP YPBI 11 Lubuklinggau hal ini berdasarkan nilai rata-rata pretest sebesar 48,666% dan nilai postest sebesar 71, 333%. Data tes yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji –t, hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks berita siswa kelas VII SMP YPBI 11 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning secara signifikan dapat menuntaskan kemampuan siswa.
PENERAPAN METODE COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SURULANGUN widia, Irma; Puspita Sari, Inda; Cekman
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 5 No. 2 (2025): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar materi mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMP Negeri Surulangun. kemampuan melaui metode pembelajaran cooperative script. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasinya adalah siswa kelas VIII SMP Negeri Surulangun Tahun Ajaran 2025/2026 dengan sampel kelas VIII.B. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik tes dan non tes. Data tes yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t, diperoleh thitung =11.499. Selanjutnya thitung dikonsultasikan dengan nilai ttabel pada daftar distribusi t dengan derajat kebebasan dk = n-1 = 28-1 = 27, α = 0,05 diperoleh ttabel = 2,048. Dengan demikian thitung (11.499) > ttabel (2,048). hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengidentifikasi teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMP Negeri Surulangun setelah penerapan metode pembelajaran cooperative script secara signifikan tuntas.
Traces of Local Language in Lembak Ethnic Folktales: Inventory and Documentation as a Medium of Cultural Literacy Agung Nugroho; Inda Puspita Sari; Cekman; Houtman
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 01 (2026)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v7i01.14511

Abstract

Folklore is an important medium for preserving regional languages and transmitting cultural values to the community. However, most Lembak ethnic folklore has not been systematically documented, thus facing the potential for extinction as the number of speakers of the local language decreases. This study aims to identify the uniqueness of the language, document the folklore, and uncover the cultural values contained in Lembak ethnic folklore as a medium for local cultural literacy. This study uses a qualitative approach with vocabulary and linguistic element inventory methods, story documentation through transcription and transliteration processes, and content analysis to examine the cultural values contained in the story texts. The results show that the Lembak language has distinctive phonological, morphological, and syntactic characteristics, which are reflected in vocabulary, traditional expressions, and sentence patterns that represent the community's oral traditions. The documentation of the folklore also successfully captures local history, community cosmology, heroic values, and traditional beliefs as part of Lembak cultural identity. The content analysis reveals the existence of moral, social, religious values, and local wisdom that are relevant to strengthening character education. Thus, Lembak ethnic folklore has the potential to become an effective local cultural literacy medium to support the preservation of regional languages, strengthen cultural identity, and become a source of contextual learning in educational environments.   Cerita rakyat merupakan salah satu media penting dalam pelestarian bahasa daerah dan transmisi nilai budaya kepada masyarakat. Namun, sebagian besar cerita rakyat etnik Lembak belum terdokumentasi secara sistematis sehingga berpotensi mengalami kepunahan seiring berkurangnya penutur bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekhasan bahasa, mendokumentasikan cerita rakyat, serta mengungkap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat etnik Lembak sebagai media literasi budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode inventarisasi kosakata dan unsur linguistik, dokumentasi cerita melalui proses transkripsi dan transliterasi, serta analisis isi untuk mengkaji nilai budaya yang terdapat dalam teks cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Lembak memiliki karakteristik fonologis, morfologis, dan sintaktis yang khas, yang tercermin dalam kosakata, ungkapan tradisional, dan pola kalimat yang merepresentasikan tradisi tutur masyarakat. Dokumentasi cerita rakyat juga berhasil merekam sejarah lokal, kosmologi masyarakat, nilai kepahlawanan, serta kepercayaan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya Lembak. Analisis isi mengungkap adanya nilai moral, sosial, religius, dan kearifan lokal yang relevan dengan penguatan pendidikan karakter. Dengan demikian, cerita rakyat etnik Lembak berpotensi menjadi media literasi budaya lokal yang efektif untuk mendukung pelestarian bahasa daerah, memperkuat identitas budaya, serta menjadi sumber pembelajaran kontekstual di lingkungan pendidikan.
PENDAMPINGAN PENULISAN BAHAN AJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI MERDEKA BELAJAR GURU SMA NEGERI KARANG JAYA Cekman Cekman; Agung Nugroho; Virry Grinitha; Inda Puspita Sari; Donni Pestalozi
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i1.2594

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pendampingan penulisan bahan ajar dan media pembelajaran inovatif sebagai upay peningkatan kompetensi merdeka belajar bagi guru SMA Negeri Karangjaya. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi dan praktik. PKM ini adalah kegiatan pelatihan yang menekankan pada pendampingan penulisan bahan ajar dan media pembelajaran inovatif dilaksanakan dosen UNPARI berkerjasama dengan SMA Negeri Karang Jaya. Hal ini menjadi dasar kegiatan PKM ini adalah kurangnya pemahaman guru matapelajaran dalam mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran secara mandiri, sehingga guru dan siswa lepas dari ketergantungan pada buku teks. Faktor lain yang mempengaruhi kurangnya pemahaman menulis bahan ajar adalah kurangnya sosialisasi, pelatihan dan seminar berkenaan dengan penulisan dan pembuatan bahan ajar yang kreatif dan inovatif. Hasil PKM meliputi: 1) Terlaksananya koordinasi tim PKM Universitas PGRI Silampari dengan guru matapelajaran di SMA Negeri Karangjaya, sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar, 2) Terlaksananya sosialisasi pelatihan penulisan bahan ajar dan pembuatan media pembelajaran inovatif pada SMA Negeri Karangjaya dan direspon dengan baik oleh pihak sekolah, 3) Guru matapelajaran di SMA Negeri Karangjaya antusias mendukung kegiatan pelatihan penulisan bahan ajar dan pembuatan media pembelajaran inovatif, 4) Kendala yang dihadapi berkaitan dengan sulitnya sinyal internet, dan 5) Pihak SMA Negeri Karangjaya meminta kegiatan pelatihan, tidak hanya sebatas penulisan bahan ajar dan pembuatan media pembelajaran inovatif akan tetapi pendampingan pengurusan ISBN dan HAKI.
Pendampingan Kiat Lolos Validasi Aksi Nyata Pada Platform Merdeka Mengajar di SMAN Karang Jaya Cekman Cekman; Virry Grinitha; Tendya Yunus; Nella Dahti Pawati; Siti Aulia
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2854

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk lolos validasi aksi nyata pada platform merdeka mengajar bagi guru SMAN Karang Jaya. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini yaitu wawancara, ceramah, dan simulasi. Pada tahapan persiapan, dilakukan dengan cara menyiapkan materi yang akan disampaikan, menyiapkan instrumen wawancara, dan menyiapkan contoh aksi nyata yang telah lolos validasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Tahapan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan yaitu memberikan pemahaman kepada guru tentang langkah-langkah yang harus dilakukan dalam membuat aksi nyata dan apa saja yang harus dilengkapi pada kegiatan aksi nyata, serta melakukan simulasi dalam membuat aksi nyata tersebut. Tahapan evaluasi yaitu melakukan refleksi tentang kegiatan yang telah dilakukan lalu menyusun rencana tindak lanjut kegiatan dalam platform merdeka mengajar dan mendampingi sekolah dalam membuat komunitas belajar. Hasil dan pembahasan setelah dilakukan pendampingan dan praktik dalam membuat aksi nyata semua guru telah mengakses platform merdeka mengajar. Selain itu banyaknya guru yang sudah melakukan aksi nyata pada platform merdeka mengajar.