Claim Missing Document
Check
Articles

Factors that Influence the Income of Salt Farmers in Kupang Regency, East Kupang District (Case Study of Merdeka Village) Desriarisandi Natalia Gelu; Marthen R. Pelokila; Fransina W. Ballo
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 2 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v2i12.7260

Abstract

The aim of this research is to find out how labor and capital influence the income of salt producers in Merdeka Village, East Kupang Regency. Multiple regression analysis, quantitative research methods, questionnaires, and documentation were used in this research to handle data depending on demand. The data processing technique used is multiple regression data analysis using SPSS 25, UI hypothesis testing, validity testing, and classical hypothesis testing. The findings of this study show that the capital variable increases salt farming income significantly and partially. The findings of this study show that the capital variable increases salt farming income significantly and partially.
ANALISIS ICOR DAN STRATEGI PENINGKATAN DAYA TARIK INVESTASI DI INDONESIA TAHUN 2020-2024 Maran, Petrus K A; Ballo, Fransina W; Bolang, Rikhard T Ch
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.25146

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi investasi di Indonesia menggunakan indikator Incremental Capital Output Ratio (ICOR) serta merumuskan strategi peningkatan daya tarik investasi periode 2020–2024. Dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui analisis ICOR dan Gap Analysis, penelitian ini menggunakan data sekunder dari BPS, Kemenkeu, dan BKPM. Hasil menunjukkan nilai ICOR Indonesia berfluktuasi namun menurun dari 8,66 pada 2021 menjadi 4,00 pada 2024, menandakan efisiensi investasi yang membaik meski masih di bawah rata-rata ASEAN. Faktor perbaikan mencakup reformasi kebijakan fiskal, penerapan OSS berbasis risiko, dan peningkatan infrastruktur. Sementara itu, kendala utama terdapat pada birokrasi yang belum efisien, ketimpangan wilayah, dan rendahnya kualitas SDM. Untuk itu, strategi yang direkomendasikan meliputi percepatan hilirisasi industri, penyederhanaan regulasi, penguatan kapasitas tenaga kerja, dan pemerataan investasi agar pertumbuhan ekonomi nasional lebih inklusif dan berkelanjutan. Kata Kunci : ICOR, Efisiensi Investasi, Daya Tarik Investasi, Pertumbuhan Ekonomi
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR PANAS MENGERUDA DALAM UPAYA PENGEMBANGAN WISATA BERKELANJUTAN DI DESA PIGA KECAMATAN SOA KABUPATEN NGADA Elisabeth Patrisia Anjelika Deru; Fransina W Ballo; Maria Antonia Radji Sili
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 7 No 3 (2026): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v7i3.26232

Abstract

Pengembangan pariwisata berkelanjutan merupakan upaya strategis untuk memadukan aspek ekonomi, sosial-budaya dan lingkungan dalam pengelolaan destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan Objek Wisata Air Panas Mengeruda Di Desa Piga, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur, sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan Objek Wisata Air Panas Mengeruda di Desa Piga, Kabupaten Ngada, NTT, sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis SWOT berbasis wawancara dan observasi lapangan. Hasil menunjukkan bahwa objek wisata ini memiliki kekuatan berupa sumber air panas alami, lokasi strategis dekat Bajawa, dan keindahan alam yang masih asri. Namun, pengembangan terkendala infrastruktur yang belum memadai (toilet, kamar ganti, akses kolam), pengelolaan yang belum optimal, serta rendahnya kesadaran wisatawan terhadap kebersihan. Peluang besar terbuka melalui promosi digital, event tahunan, dan pemberdayaan masyarakat; sementara ancaman utama adalah kerusakan lingkungan dan risiko banjir. Strategi direkomendasikan dalam empat kuadran SWOT, dengan fokus utama pada perbaikan infrastruktur berbasis kearifan lokal, edukasi wisatawan, promosi digital, serta penguatan peran Pokdarwis dan UMKM. Objek wisata ini berada di Kuadran I (SO), sehingga strategi ofensif menjadi pilihan utama untuk memaksimalkan potensi dan peluang. Kata Kunci : Pariwisata Berkelanjutan, Analisis SWOT, Air Panas Mengeruda, Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Lingkungan
Dampak Digitalisasi terhadap Peningkatan Produktivitas Usaha Mikro Kecil, Menengah (UMKM) di Era Ekonomi Digital Kota Kefamenanu Aurelia Inacia Noyola N. Da Gama; Fransina W. Ballo; Maria Indriyani Hewe Tiwu
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif Vol. 4 No. 2 (2026): April: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jumek.v4i2.715

Abstract

This study aims to analyze the impact of digital technology implementation on increasing the productivity of MSMEs in Kefamenanu City in the digital economy era. Digitalization is examined through the adoption of digital marketing, the use of e-commerce platforms, and the application of electronic payment systems or e-payments. Meanwhile, MSME productivity is assessed based on operational efficiency, market reach, and increased sales volume. This study uses a qualitative descriptive method, with data collected through observation, interviews, and documentation involving MSME actors who have applied digital technology in their business activities. The results indicate that digitalization has a positive impact on MSME productivity in Kefamenanu City by helping business owners promote products more widely, simplify transactions, improve service speed, and expand consumer access. Nevertheless, the implementation of digital technology still faces several challenges, including limited digital network infrastructure in certain areas and low digital literacy among some micro-business owners. Therefore, training and infrastructure support are needed to strengthen MSME competitiveness in the digital economy era and support sustainable local economic growth.
Co-Authors Adinugrah S. Ully Weo Aldarine Molidya Alisia Maria Mendes Alius Almung Anastasia Bernaria Klau Aurelia Inacia Noyola N. Da Gama Baharudin, Govinda Abdul Gangga Banamtuan, Alexander Kiik Bernadinus Yohanes Loda Cicilia A. Tungga Daniel Naramesakh Desembry C. Nope Desriarisandi Natalia Gelu Devin Irvandy Djadi, Ekalia I A Elisabeth Patrisia Anjelika Deru Erwindus H Nurak Fudikoa, Bensor Paulus Handu, Variani Setia Hawe Tiwu, Maria Indriyani Hawu, Lordna Wintari Hilario Taka Keor Imelda Bengan Wua Jeanet Putri Shintya Nubatonis Katharina Martha Apriliani Wenggol Kharina Lidia Priskalina Oil Lestari, Farida Ayu Lordna Wintari Hawu Maran, Petrus K A Mardiana Muslimin Maria Antonia Radji Sili Maria I. H Tiwu Maria I. H. Tiwu Maria I. H.Tiwu Maria I. Hewe Tiwu Maria Indriani Hewe Tiwu Maria Indriyani H. Tiwu Maria Indriyani Hewe Tiwu Maria Indriyani Hewe Tiwu Maria Indryani Hewe Tiwu Maria Lidwina Meo Maria P. L. Muga Marianus Adi Nahak Marselina Ratu Marthen R. Pelokila Molidya, Aldarine Muhammad Liwaulhamdi Novi Theresia Kiak Obaria, Yoakim Helio Dorus Oktovianus Emanuel Bisik Olivia L. E. Tomasowa Patrikcs Lazarus Dedo Ngara Paulina Digta Isu Ratu, Marselina Redempta Sewai B. K. Sulaona Reya Lelangona, Maria Salvi Rikhard T. Ch. Bolang Riski Sofyani, Moetia Sallau, Sally Santos, Delvi Dos Sarlin P. Nawa Pau Sasi, Maria Ketty Selviana Ena siwan edi amanta Perangin angin Taksian, Risma Rosina Tameno, Nikson Tiwu, Maria I H Tiwu, Maria Indriyani Hewe Tomasowa, Olivia L.E Tungga, Cicilia A Uskono, Frederina Jubika Virginio Y. L Ndjurumbaha Windy Tamara Yerisonsianus Peron Yomestrin Kause Yulianto Dato Alin Yunita Novita Mamo Yustina Irmiyanti Mamir Tanar