Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Proceeding Biology Education Conference

Perhitungan Tingkat Kekerabatan Ordo Lepidoptera (Kupu Kupu) di Tahura Bromo Karanganyar Menggunakan Indeks Kesamaan Sorensen dan Dendogram Dwi Setyo Astuti
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik untuk mengetahui tingkat kekerabatan spesies dalam suatu tingkatan takson dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya melalui pohon filogeni, kladogram, kladistik, dan dendogram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kekerabatan antar spesies ordo Lepidoptera (kupu-kupu) di Tahura Bromo Karanganyar Indonesia dengan cara dendogram. Besarnya tingkat kekerabatan ditentukan dengan menggunakan rumus Indeks Kesamaan Sorensen, yakni dengan membandingkan ciri morfologi setiap spesies untuk memperoleh urutan indeks terbesar hingga terkecil. Metode penelitian menggunakan analisis kuantitatif, sampel kupu-kupu diperoleh melalui sampling di beberapa etape di Tahura Bromo Karanganyar Jawa Tengah. Hasil tangkapan diidentifikasi karakter spesifik morfologi yang dimiliki untuk selanjutnya dihitung prosentase kemiripan dan kesamaannya. Berdasarkan nilai yang diperoleh dibuat diagram dendogram untuk menggambarkan tingkat kedekatan kekerabatan antar spesies ordo Lepidoptera. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil 1) Kekerabatan terdekat dimiliki oleh spesies Papilio memnon  dan Papilio demolion dengan prosentase kekerabatan sebesar 85,7%, 2) Spesies dengan tingkat kekerabatan terjauh adalah antara spesies Jamides alecto dengan Papilio memnon dengan prosentase kekerabatan sebesar 40,3%.Key Word         : Kupu-kupu, Identifikasi Morfologi, Indeks Kesamaan Sorensen, Diagram Dendogram
Kadar Protein Urin Menggunakan Uji Asam Asetat pada Mahasiswa Pendidikan Biologi Semester VI FKIP UMS 2017 Dwi Setyo Astuti
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 14, No 1 (2017): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urin merupakan produk sisa metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh dan bersifat toksin. Oleh karena itu semua komponen yang masih berguna bagi tubuh tidak ikut terbuang bersama dengan urin, salah satunya adalah protein. Kondisi dimana terdapat protein dalam urin disebut sebagai proteinuria. Penelitian ini bertujan untuk : 1) mengetahui keberadaan protein urin secara kualitatif pada mahasiswa Pendidikan Biologi semester 6 FKIP UMS, 2) mengetahui kadar prosentase protein urin secara kualitatif pada mahasiswa Pendidikan Biologi semester 6 FKIP UMS menggunakan uji asam asetat. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Populasi adalah semua mahasiswa semester 6 prodi Biologi FKIP UMS sebanyak 186 mahasiswa, sedangkan sampel adalah 50% dari jumlah total atau sebanyak 93 mahasiswa. Dari uji yang telah dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut : 1) 46,2% atau 43 mahasiswa Biologi semester 6 prodi Biologi FKIP UMS positif terdapat ptotein dalam urinnya 2) 53,7% mahasiswa Biologi semester 6 prodi Biologi FKIP UMS tidak terdapat ptotein dalam urinnya, 3) 83,7% atau 36 mahasiswa Biologi semester 6 prodi Biologi FKIP UMS yang positif terdapat protein dalam urin adalah +1, sedangkan 16,2% atau 7 mahasiswa Biologi semester 6 prodi Biologi FKIP UMS yang positif terdapat protein dalam urin adalah +2