Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi Program Pelatihan Kader Taruna Melati (PKTM) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dalam Menanamkan Pendidikan Akhlak (Studi Kasus PC IPM Bangun Purba) Tito, Dinda Puspita; Azhar, Ihsan Satrya
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.422

Abstract

Taruna Melati Cadre Training (PKTM) is a work program of the Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) aimed at strengthening moral education among students. This research aims to analyze the implementation of IPM's PKTM program in the Bangun Purba Branch in instilling moral education to IPM cadres through the Taruna Melati Cadre Training (PKTM). The research method used is qualitative research with a case study approach. Data was collected through participatory observation, interviews, and analysis of documents related to the Taruna Melati Cadre Training (PKTM) of the Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). In this research, the researcher found a significant contribution in the activities of the Taruna Melati Cadre Training (PKTM) Program of the Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) in instilling moral education to the participants. This is because the program is designed to strengthen participants' understanding of moral values and Islamic character. Some of the activities conducted in the Taruna Melati Cadre Training (PKTM) Program of the Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) include group prayers, lectures, discussions, learning about the Al-Quran and Hadith, skill development, and various other materials provided.
Upaya Guru dalam Penyelesaian Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 2 Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Gultom, Nurul Fadilla; Azhar, Ihsan Satrya
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 7 No 2 (2023): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v7i2.7645

Abstract

Education is a process of changing human attitudes and behavior to mature them through teaching and training efforts. That’s why the teachers’ role in the education world as a learning resource has become important. This study aims to reveal the learning problems of Islamic Religious Education (PAI) in class X students of SMA Negeri 2 Perbaungan, Deli Serdang Regency, and to describe the teacher's efforts in solving the problems that occurred. This case study used a qualitative research approach. Data collection techniques were observation, interviews, and documentation which were then presented in the form of a qualitative descriptive analysis to describe the conditions occurring at the research location. The researchers revealed that there were many problems experienced by teachers and students during the teaching and learning process of students at SMA Negeri 2 Perbaungan, such as students' lack of interest in reading, lack of fulfillment of learning media, lack of student concentration because there were too many students in the class. The teachers' efforts to solve these problems are making quizzes to increase students' interest in reading, dividing students into several groups to concentrate more, and creating innovative learning media to facilitate student practice activities.
Pembentukan Life Skill Siswa Melalui Ekstrakurikuler Keagamaan di SMP Negeri 23 Medan Khoiriyah, Fadhalliah; Nahar, Syamsu; Azhar, Ihsan Satrya
NUSANTARA: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2025): Nusantara: jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia, Jl. Adi Sucipto Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, RT 001, RW 002, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya jam pelajaran PAI di SMP Negeri 23 Medan, maka diperlukan tambahan belajar atau disebut dengan ekstrakurikuler. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan faktor pendukung dan penghambat pembentukan life skill siswa melalui ekstrakurikuler keagamaan di SMP Negeri 23 Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian empiris, dan bersifat penelitian lapangan (field research) dengan model analisis penelitian deskriptif kualitatif, bentuk naskah, wawancara, dokumen lapangan, dan lain-lain. Hasil penelitian ini adalah perencanaan ekstrakurikuler keagamaan memiliki target atau tujuan mencapai persiapan yang matang, adanya program-program seperti nasyid, tilawah, pidato dan bimbingan agama, pelatihan secara berkelanjutan, mengidentifikasi life skill meliputi isi atau materi, metode penyampaian materi, sarana prasarana, dan mengembangkan silabusnya tentang Iman, Islam dan Ihsan. Pelaksanaan ekstrakurikuler keagamaan berjalan efektif dilakukan setiap Jum’at jam 14.00 setelah pulang sekolah di musholla dan ruang keagamaan SMP Negeri 23 Medan. Bimbingan Agama dilakukan hari Rabu dan Jum’at selama 30 menit sebelum masuk kelas di lapangan utama sekolah. Mengikuti kegiatan dalam pelatihan rutin yang telah dijadwalkan pada perencanaan dan merepresentasikan life skill pada kehidupan nyata. Faktor pendukung adanya kerjasama antar guru, kepala sekolah dan siswa, tersedianya sarana dan prasarana yang memadai dan adanya antusias dan minat pada diri siswa. Faktor penghambat kurang motivasi dari orang tua dan beberapa siswa yang tidak hadir.