Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PEMBINAAN PEMAIN DALAM MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI UNIVED BENGKULU Personi, Megi; Syaputra, Roni; Apriansyah, Dolly; Hidayat, Joni Taufik; Ilham, Al; Putra, Muarif Arhas; Isnanto, Juni; Tumaloto, Ella H.; Datau, Suriyadi; Ruslan, Ruslan; Kadir, Sulasikin Sahdi; Amri, Muhammad Lutfi Faisal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29655

Abstract

Olahraga bolavoli adalah olahraga yang dimainkan oleh dua tim dalam setiap lapangan dengan dipisahkan oleh sebuah net. Tujuan dari permainan bolavoli adalah melewatkan bola diatas net agar dapat jatuh menyentuh lantai lawan. Manajemen pembinaan merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan suatu tim bolavoli, karena berkembang tidaknya olahraga itu tergantung pada manajemen pembinaan itu sendi. Sebuah keuntungan memiliki seoranb pelatih yang berkompeten memiliki pengalaman dan wawasan yang luas dibidang olahraga bolavoli menjadikan program latihan yang dijalankan menjadi terarah dan dapat bejalan pada jalanya. tugas utama dari seorang pelatih adalah membina dan mengembangkan bakat atlet untuk direaalisasi ke mutu prestasi maksimal dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. serta seorang pelatih yang baik itu harus mempunyai kewibawaan sebagai seorang pelatih serta memounyai motivasi untuk kemajuan klub serta atlet-atletnya.
PERFORMANCE OPTIMIZATION: THE IMPACT OF WATERMELON CONSUMPTION ON FATIGUE LEVELS IN FOOTBALL ATHLETES Amri, Muhammad Faisal Lutfi; Hidayat, Joni Taufik; Isnanto, Juni; Islam, Rio Wakhid Hujjatul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32687

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak konsumsi semangka merah terhadap tingkat kelelahan dan performa atlet sepakbola. Metode: Penelitian ini menggunakan desain survei kuesioner yang disebarkan kepada 30 atlet sepakbola dari berbagai klub dan level kompetisi. Kuesioner berisi pertanyaan tentang frekuensi konsumsi semangka merah, tingkat kelelahan setelah latihan atau pertandingan, dan persepsi subjektif mengenai performa atlet. Hasil: Data menunjukkan bahwa atlet yang mengonsumsi semangka merah setiap hari cenderung melaporkan tingkat kelelahan yang lebih rendah (rata-rata 3,4 pada skala 1-10) dan performa yang lebih baik (rata-rata 8,0 pada skala 1-10) dibandingkan dengan atlet yang jarang atau tidak pernah mengonsumsi semangka merah (tingkat kelelahan rata-rata 6,5 dan performa rata-rata 5,0). Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumsi semangka merah secara teratur berkorelasi dengan penurunan tingkat kelelahan dan peningkatan performa atlet. Kesimpulan: Konsumsi semangka merah memiliki potensi untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan performa atlet sepakbola. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi hasil ini dan mengeksplorasi mekanisme yang mendasari efek positif tersebut. Implikasi: Hasil penelitian ini menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek nutrisi dalam strategi pengelolaan kinerja atlet. Semangka merah dapat menjadi tambahan yang berharga dalam diet atlet untuk membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan performa.
Pemberdayaan Pemuda Desa Tapaluluo melalui Kegiatan Permainan Bola Voli Mile, Sarjan; Datau, Suriyadi; Ruslan, Ruslan; Parengkuan, Meyke; Isnanto, Juni; Amri, Muh. Faisal Lutfi; Pratama Diuli, Muhammad Reza; Nagi, Julkifli S.U
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i1.36816

Abstract

This community service activity aims to empower rural youth through volleyball activities as a means of increasing sports participation, character development, and strengthening social cohesion. Volleyball was selected because it is easy to implement, widely favored by the community, and possesses educational as well as recreational value. The implementation methods include program socialization, training on basic volleyball techniques, mentoring of regular practice activities, and evaluation of the program outcomes. The results indicate an increase in rural youths’ enthusiasm for sports participation, improvement in basic volleyball skills, and the development of values such as teamwork, discipline, and sportsmanship. This activity is expected to serve as a sustainable model for rural youth empowerment through sports.
MENINGKATKAN TEKNIK SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI METODE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) Rasid, Rendi; Pomatahu, Aisah R.; Isnanto, Juni
Jambura Arena of Physical Education and Sports Vol 4, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/japes.v4i2.24827

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut : Apakah dengan menerapkan metode team games Tournament (TGT) dapat meningkatkan teknik shooting dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara?. Tujuan dari penelitian adalah untuk meningkatkan teknik shooting dalam permainan sepak bola melalui metode team games Tournament (TGT) pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara. Hipotesis penelitian ini adalah jika metode team games Tournament (TGT) diterapkan, maka teknik shooting dalam permainan sepak bola melalui metode team games Tournament (TGT) pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara akan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara dari data observasi awal, terlihat penelitian tindakan kelas (PTK) belum mencapai indikator yang sudah di tetapkan yaitu sebesar 80%. Hal ini bisa di buktikan dengan hasil perolehan nilai, yang diperoleh pada data observasi awal mencapai 54,95. Karena melihat rendahnya presentase yang diperoleh siswa kelas V SDN 96 Kota Utara pada data observasi awal, maka diberikan tindakan 4 kali tindakan pertemuan pada siklus I. Pada siklus I meningkat menjadi 72,36 namun masi belum mencapai kriteria indikator kinerja yang tetapkan. Maka penelitian dilaksanakan ke siklus II, dan memperoleh hasil dengan nilai rata-rata mencapai 80,10. Perolehan nilai tersebut telah mencapai kriteria pada indikator kinerja yang di tetapkan yakni 80% dari keseluruhan siswa mencapai KKM. Dengan demikian hipotesis penelitian tindakan kelas ini yang ternyata: “jika metode team games Tournament (TGT) diterapkan, maka teknik shooting dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SDN 96 Kota Utara akan meningkat”. Kata Kunci: teknik shooting , permainan sepak bola, team games turnamen (TGT)The problem in this research is as follows: Can implementing the Team Games Tournament (TGT) method enhance shooting techniques in football games among grade V students of SDN (State Elementary School) 96 Kota Utara? The research aimed to enhance shooting techniques in football games through the Team Games Tournament (TGT) method among grade V students of SDN 96 Kota Utara. The research hypothesis is that if the Team Games Tournament (TGT) method is applied, shooting techniques in football games among grade V students of SDN 96 Kota Utara will be enhanced.Based on the research results of grade V students at SDN 96 Kota Utara from initial observation data, it was evident that the Classroom Action Research (CAR) did not reach the established indicator of 80%. This was proven by the results of the score obtained from the initial observation data, reaching 54,95. Due to the low percentage obtained by grade V students of SDN 96 Kota Utara in the initial observation data, actions were taken four times in cycle I. In cycle I, it raised to 72,36 but still did not meet the criteria of the established performance indicator. Therefore, the research continued to cycle II and obtained results with an average score of 80,10. The score obtained met the criteria for the established performance indicator, which is 80% of all students achieving the Minimum Completeness Criteria (KKM).Keywords: measurement; physical fitness; students; primary school
Comparison of Hand Muscle Strength, Arm Muscle Strength, Back Muscle Strength, Abdominal Muscle Strength, and Flexibility among Calisthenics Communities in Yogyakarta Isnanto, Juni
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v9i1.9252

Abstract

This research aims to find scientifically accurate answers about whether there are differences in the level of hand muscle strength, arm muscle strength, back muscle strength, abdominal muscle strength, and flexibility among the calistheninics communities such as Aldebaran YSW and Sambilegi Fit.This reserch was a comparative study using a survey method. The research subjects were 9 members of the Aldebaran YSW calisthenics community and 11 members of the Sambilegi Fit Yogyakarta Calisthenics Community who were active in calisthenics. The data collection used 5 test items, for the hand muscle strength test with handgrip dynamometer, arm muscle strength test with 30 second push-ups test, back muscle strength test with back dynamometer test, abdominal strength test with 30 second sit-ups test, flexibility test with sit and reach test. The data analysis used t-test analysis through the prerequisite test for normality and homogeneity tests. The result of this study indicate that: there is a significant difference in hand muscle strength with an average difference of 7.19% for the right hand and 8.18% for the left hand, the arm muscle strength with a difference from the average of 12.61%, back muscle strength with an average difference of 16% between the Aldebaran YSW and Sambilegi Fit calisthenics community. It is indicated by the value of t-count > t-table and sig value < 0.05. There is no significant difference in abdominal muscle strength and flexibility between Aldebaran YSW and Sambilegi Fit calisthenics community with an average difference of 1.98% in abdominal muscle strength and 6.64% in flexibility. .
Latihan Plyometric Depth Jump Terhadap Kemampuan Lay Up Shoot Dalam Permainan Bola Basket Al Wanda Alhabib; Aisah R Pomatahu; Juni Isnanto
Jambura Arena Sport Vol 1, No 2 (2024): July 2024. Pengembangan Keterampilan Olahraga Siswa
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i2.23760

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric depth jump terhadap kemampuan lay up shoot pada permainan bola basket pada siswa kelas XI SMK Negeri 4 Kota Gorontalo. Hipotesis penelitian sebagai berikut: “Ada pengaruh latihan plyometric depth jump terhadap kemampuan lay up shoot dalam permainan bola basket pada siswa kelas XI SMK Negeri 4 Kota Gorontalo”. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Berdasarkan hasil dari eksperimen yang telah dilakukan oleh penulis yang dilakukan dengan menentukan kemampuan menggunakan metode tes awal dan tes akhir, hasilnya menunjukan adanya pengaruh pada kemampuan dari latihan yang telah dilakukan. Sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penulis berbunyi, “terdapat pengaruh latihan plyometric depth jump terhadap kemampuan lay up shoot pada permainan bola basket pada siswa kelas XI SMK Negeri 4 Kota Gorontalo” sehingga dapat diterima. Hasil pengujian tes awal dan tes akhir dengan menggunakan uji t menunjukan hasil Thitung sebesar 10.105 sedangkan nilai Ttabel sebesar 1,729. Ternyata nilai Thitung lebih besar dari nilai Ttabel, sehingga Thitung telah berada di luar daerah penerimaan Ho. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan plyometric depth jump terhadap kemampuan lay up shoot pada permainan bola basket pada siswa kelas XI SMK Negeri 4 Kota Gorontalo. 
Meningkatkan Hasil Belajar Sepak Sila Permainan Sepak Takraw Melalui Model Latihan Berpasangan Moh Fajri Hasim; Ahmad Lamusu; Ruslan Ruslan; Juni Isnanto
Jambura Arena Sport Vol 1, No 1 (2024): Maret 2024. Peningkatan Keterampilan Olahraga Siswa
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i1.23997

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan siswa kelas VIII Smp Negeri 1 Telaga dalam meningkatkan sepaksila melalui penerapan latihan berpasangan sepaktakraw. Apabila model latihan berpasangan diterapkan maka hasil belajar sepaksila dalam permainan sepaktakraw di Kelas VIII Smp Negeri 1 Telaga, dapat ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Pembelajaran melalui model latihan berpasangan dapat meningkatkan hasil belajar sepak sila dalam permainan sepak takraw pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari observasi awal, siklus I dan siklus II. Hasil belajar sepak sila dalam permainan sepak takraw pada observasi awal dengan rata-rata 50,5 meningkat menjadi 68,4 pada siklus I dengan jumlah siswa yang tuntas mencapai 5 orang. Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 80.
Kontribusi Kekuatan Otot Kaki, Keseimbangan terhadap hasil passing sepak bola SSB Banteng Muda Duminanga Akmal Nuhia; Juni Isnanto; Mohamad Reza Pratama Diuli
Jambura Arena Sport Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026. Pengembangan Olahraga Pendidikan
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v3i1.37776

Abstract

The study aims to analyze the contribution of leg muscle power and balance to soccer passing ability in players of SSB Banteng Muda Duminanga. A quantitative approach with a correlational design was used. The independent variables were leg muscle power (X1) and balance (X2), while the dependent variable was soccer passing performance (Y). The population consisted of 42 players, with a sample of 30 selected through purposive sampling based on training participation. Instruments included the standing broad jump test for leg muscle power, the stork stand test for balance, and the passing and stopping test for passing ability. The results showed that: (1) leg muscle power correlated with passing performance (r = 0.62) with a contribution of 39.32%; (2) balance correlated with passing performance (r = 0.75) contributing 56.79%; and (3) combined, leg muscle power and balance had a very strong relationship with passing performance (r = 0.99) with a contribution of 99.83%. These findings indicate that leg muscle power and balance are crucial physical condition factors for enhancing soccer passing ability. Coaches and trainers should prioritize developing both attributes in training programs to optimize players’ passing performance
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN RUNNING SPEED UNTUK PEMBELAJARAN ATLETIK LARI JARAK PENDEK DI SD NEGERI 16 TELAGA BIRU Mohamad Syawal; Aishah R Pomatahu; Juni Isnanto
Jambura Arena Sport Vol 2, No 3 (2025): November 2025 Inovasi Pendidikan Jasmani
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v2i3.37042

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian (RD) yang dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE dari 5 tahapan yaitu : 1). Analysis 2). Design 3). Development 4). Implementation 5). Evaluation. Penelitian ini dapat menumbuhkan minat belajar anak pada olahraga lari jarak pendek dengan melalui pengembangan model permainan running speed untuk pembelajran atletik. Berdasarkan validasi ahli pembelajaran dan ahli permainan menunjukkan bahwa produk berada pada kategori “layak hingga sangat layak,” baik dari aspek kelayakan materi, kesesuaian aktivitas gerak, keamanan, maupun kejelasan instruksi. Implementasi permainan di lapangan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam tiga domain pembelajaran.
Meningkatkan Hasil Belajar Teknik Dasar Sepak Sila Melalui Modifikasi Media Pembelajaran Pada SMA Muhammadiyah Batudaa Mohamad Ilham Uday; Ruslan Ruslan; Juni Isnanto
Jambura Arena Sport Vol 1, No 3 (2024): November 2024. Peningkatan Hasil Belajar Olahraga
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i3.25021

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana meningkatkan hasil belajar teknik dasar sepak sila melalui modifikasi media pembelajaran pada siswa SMA Muhammadiyah Batudaa. Tujuannya untuk mengetahui kemampuan siswa kelas XI D SMA Muhammadiyah Batudaa dalam melakukan teknik sepak sila. Berdasarkan data yang telah diperoleh pada penelitian tindakan kelas ini dengan penerapan modifikasi media pembelajaran sebagai kunci utama dalam pembelajaran teknik sepak sila yang telah dilaksanakan  dengan dua siklus, tampak terlihat terjadi peningkatan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan pada observasi awal hasil belajar teknik dasar sepak sila oleh siswa kelas XI D SMA Muhammadiyah Batudaa yakni 51,79. Meningkat setelah diberi tindakan siklus I menjadi 70.40 dan pada akhir siklus II menjadi 80.32. Dengan demikian ini membuktikan bahwa Memodifikasi Media Pembelajaran dalam pembelajran penjaskesrek mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar teknik dasar sepak sila.