Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan kompetensi pengembangan media promosi kesehatan reproduksi melalui workshop bagi mahasiswa dan alumni kesehatan masyarakat Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Tika Dwi Tama; Rany Ekawati; Indana Tri Rahmawati; Chabibah Ilmiyah; Nadyalis Ta’mara Masajida
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan media Kesehatan reproduksi dan seksual menjadi tantangan dan membuka peluang kesempatan di saat yang bersamaan. Lulusan tenaga Kesehatan Masyarakat perlu dilengkapi dengan kemampuan tersebut. Kegiatan workshop ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pengembangan media promosi kesehatan reproduksi. Sebanyak 20 peserta telah mengikuti serangkaian kegiatan workshop, mulai dari pretest, pemberian materi hingga posttest. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor pengetahuan peserta pada post-test mengalami peningkatan pengetahuan dibandingkan dengan rata-rata skor pada pre-test, yaitu dari 78.50 menjadi 86.50. Rata-rata peningkatan pengetahuan yang berhasil dicapai oleh peserta workshop adalah 21.75%, artinya terjadi peningkatan skor peserta, tetapi peningkatannya masih berada pada kategori rendah berdasarkan hasil analisis N-Gain. Kegiatan selanjutnya memerlukan variasi kegiatan yang memungkinkan adanya pendampingan untuk setiap peserta agar dapat memahami materi yang diberikan.
Penguatan Keterampilan Guru Dalam Upaya Implementasi Pencegahan Bullying Dan Kekerasan Seksual Di Sekolah Dasar Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Helga Graciani Hidajat; Alfian Fawaidil Wafa; Alifia Meida Indrayati; Shanica Yohana Veronica; Randy Gustawan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.957

Abstract

Anggapan bahwa pemberian edukasi kesehatan reproduksi seksual dan bullying pada anak perlu ditunda hingga usia dewasa sesungguhnya sudah tidak relevan. Mencuatnya kasus kekerasan seksual dan bullying di lingkungan sekolah, seolah menjadi penanda bahwa kasus tersebut telah menjadi urgensi yang harus menemukan solusi. Oleh karena itu, kegiatan ini berfokus pada guru sebagai pendidik yang berperan penting dalam proses edukasi kesehatan reproduksi seksual dan bullying. Sejumlah 10 guru telah melaksanakan kegiatan workshop yang di dalamnya memuat proses Focus Group Discussion. Kegiatan ini dilaksanakan bulan Juli 2025. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih mengalami hambatan saat menyampaikan edukasi, khususnya dalam pemilihan istilah yang terkait dengan are kemaluan. Perasaan canggung dan tabu masih kerap kali dirasakan dan terkadang menjadi tantangan tersendiri. Adapun, pelatihan dan media belajar mengenai kesehatan reproduksi seksual dan bullying sungguh diharapkan tersedia sebagai bentuk dukungan bagi guru.
IMPLEMENTASI ROLE PLAY PETUALANGAN SUPERHERO UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK PRA-SEKOLAH: IMPLEMENTATION OF SUPERHERO ADVENTURE ROLE PLAY FOR IMPROVING SOCIAL SKILLS IN PRESCHOOL CHILDREN Nurnaningsih Herya Ulfah; Lucky Radita Alma; Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Aiskha Hasna Badriya; Elen Auliya; Fiqri Imamul Mujahidin; Nursalsabila Nursalsabila
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini (0–6 tahun) berada pada masa golden age yang sangat menentukan perkembangan fisik, kognitif, bahasa, serta sosial-emosional, namun meningkatnya penggunaan gadget berdampak pada berkurangnya interaksi sosial, munculnya perilaku individualis, kesulitan mengendalikan emosi, serta rendahnya kemampuan bekerja sama dan berempati sehingga diperlukan intervensi edukatif yang menyenangkan dan sesuai tahap perkembangan; oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan sosial-emosional anak prasekolah melalui metode role play berbasis permainan “SuperHero” sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap perangkat elektronik. Kegiatan dilaksanakan di TK RA Muslimat NU 27 Kota Malang dengan melibatkan 24 anak usia 4–5 tahun melalui tahapan persiapan (observasi, penyusunan storyboard, serta penyediaan alat dan kostum), pelaksanaan (pembukaan, bermain peran selama 25 menit, dan refleksi), serta evaluasi menggunakan pre- dan post-test untuk mengukur perubahan keterampilan sosial-emosional. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator sosial-emosional, ditandai dengan meningkatnya kemampuan kerja sama, empati, meminta maaf, berbagi, dan mengekspresikan emosi secara positif; kemampuan mengikuti aturan kelompok meningkat sebesar 32%, penyelesaian konflik kecil meningkat 28%, serta penurunan ketergantungan terhadap perangkat sebesar 28%. Dengan demikian, permainan peran berbasis SuperHero terbukti efektif sebagai pendekatan edukatif yang menyeluruh, menyenangkan, dan relevan dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak pada masa golden age.
Design and Development of an Interactive Sex Education Book for Kindergarten Children Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Nadyalis Ta'mara Masajida; Chabibah Ilmiyah; Suci Puspita Ratih; Windi Chusniah Rachmawati
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Vol 20 No 2: April 2025
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpki.20.2.116-124

Abstract

Background: Kindergarten is an ideal stage to introduce comprehensive sex education, as preschool children can learn holistically. However, reproductive health materials for kindergarten students remain limited and lack comprehensiveness. This study aims to develop educational media based on the International Technical Guidance on Sexuality Education to facilitate comprehensive sexuality education at the Laboratory Kindergarten, Universitas Negeri MalangMethod: The study utilized the Borg and Gall research model. Participants included four kindergarten teachers and 63 students, divided into two grades: grade A (ages 3–4) and grade B (ages 5–6) at the Laboratory Kindergarten, Universitas Negeri Malang.Result: The results show that the majority of teachers agree that the use of sentences in the book is in accordance with Indonesian language rules, pictures, and the purpose of the book. Furthermore, the feasibility test by 4 kindergarten teachers showed that the book is very feasible (percentage of feasibility > 82.25%). The lowest eligibility score was 83.3%, while the highest score was 100%. Based on the results of the calculation of the feasibility assessment, the book is very feasible to use as a health promotion media for early childhood.
Designing Weekly Food Plan: A Complementary Food Planning Tool for Families at Risk of Stunting Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Sindi Fatmawati; Aliefia; Indana Tri Rahmawati; Alifia Meida Indrayati
Journal of Public Health Sciences Vol. 5 No. 03 (2026): In Press - Journal of Public Health Sciences
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jphs.002404

Abstract

The complementary food plan for families at risk of stunting is a pressing issue in contemporary society. Addressing this issue, encompassing not only the dissemination of education on the subject of stunting but also the consideration of the accessibility of educational media. This research employed the ADDIE model to develop media. The target population for this study comprised 24 mothers with toddlers at risk of stunting residing in Giripurno village. The development of the weekly food plan media involves analysis, design, development, implementation, and evaluation. Media validation tests were conducted by experts. The results show that the weekly food plan is in the category of feasible use. It has the potential to serve as an educational medium for meal planning in families at risk of stunting and use during  Integrated Health Service Posts (Pos Pelayanan Terpadu / Posyandu). Further, it needs to assess the effectiveness of the media and the incorporation of stunting-related content accessible via barcode.