p-Index From 2021 - 2026
15.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Health Sciences and Pharmacy Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin JOURNAL OF COMMUNITY MEDICINE AND PUBLIC HEALTH RESEARCH Jurnal Health Sains JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Natural Sciences Engineering and Technology Journal Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Archives of The Medicine and Case Reports Interdisciplinary Social Studies KESANS : International Journal of Health and Science COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Comprehensive Science Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK) Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Jurnal Sosial dan Sains Journal of Hospital Management Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Student Scientific Creativity Journal Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat (JUPEMAS) Jurnal Medika Nusantara Inovasi Kesehatan Global Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Siti Rufaidah JuTISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Jurnal Rekam Medic Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Komputasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Perceptions of Patients and Officers towards the Use of Online and Offline Registration Systems at the Surgical Polyclinic of Gatot Soebroto Army Central Hospital Darmawan, Rifqi Helmi; Adi Widodo; Daniel Happy Putra; Noor Yulia
Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Vol. 2 No. 4 (2022): Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/oaijmr.v2i4.214

Abstract

In this era of digital technology, development makes it easier for humans to do things such as seek treatment easily and practically. Registration application online still has drawbacks, namely bugs in the application, the queue paper printing machine does not work, and error system barcode. Online and offline registration. Descriptive method using quantitative analysis. This research was conducted at Gatot Soebroto Army Central Hospital with a sample of 45 offline and 45 online, and 7 registration officers. SOP only covers offline, for SOP online still does not exist. Most of the patients in offline and online registration stated that the quality of service, knowledge, experience, and satisfaction was good. Officers feel that there has been a change since the online registration because it has become a new thing in the surgical polyclinic because the officer at registration at the surgical polyclinic assumes that it is necessary to socialize with patients on the online application because the majority of patients do not register online because they do not know how to register online, especially patients Elderly officers are of the opinion that online registration makes it easier at the registration section.
Efektivitas Penggunaan RME Terhadap Pelayanan Poli Kesehatan Ibu Hamil Puskesmas Pancoran Jakarta Ahmad Rizky; Dina Sonia; Puteri Fannya; Daniel Happy Putra
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v8i2.7234

Abstract

Perkembangan teknologi dan sistem informasi saat ini berkembang pesat, salah satunya di bidang kesehatan dengan penerapan Reakma Medis Elektronik (RME) untuk mendukung transformasi layanan kesehatan menjadi lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penggunaan RME terhadap pelayanan Poli KI Hamil di Puskesmas Pancoran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap tenaga kesehatan. Analisis data dilakukan berdasarkan lima konstruk utama dalam teori UTAUT, yaitu ekspektansi kinerja, ekspektansi usaha, pengaruh sosial, kondisi fasilitas, dan nilai keperilakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem RME seperti EPus dan Wehopes terbukti meningkatkan efisiensi pelayanan melalui percepatan proses pencatatan dan pencarian data medis. Dari sisi ekspektansi usaha, tenaga kesehatan menganggap sistem ini mudah digunakan, tidak memerlukan keahlian teknis khusus, dan didukung oleh pelatihan serta pendampingan teknis. Pengaruh sosial, seperti dukungan pimpinan, rekan kerja, serta kebijakan pemerintah dalam digitalisasi pelayanan kesehatan, turut memperkuat penerimaan dan penggunaan RME. Kondisi fasilitas yang cukup memadai, meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis ringan, telah menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi penerapan sistem ini. Terakhir, tenaga kesehatan menunjukkan intensi dan komitmen yang tinggi untuk terus menggunakan RME, serta menolak kembali ke sistem manual yang dinilai kurang efisien.
Desain Tracer Berbasis Elektronik di Bagian Filing RSUD Bakti Pajajaran Hambali, Naira Fazilanisa; Satrya, Bangga Agung; Putra, Daniel Happy; Iqbal, Muhammad Fuad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3341

Abstract

Tracer merupakan sistem pelacakan dan pencatatan pergerakan berkas rekam medis pasien selama masa rawat inap untuk memastikan dokumen dapat ditemukan dengan cepat dan akurat. Di RSUD Bakti Pajajaran, tracer awalnya dilakukan secara manual menggunakan dokumen fisik, yang sering menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pelacakan, dan rendahnya efisiensi kerja. Untuk mengatasi hal tersebut, rumah sakit mulai mengimplementasikan tracer elektronik berbasis spreadsheet. Namun, karena desain sistemnya belum terstruktur, muncul berbagai kendala dalam pengelolaan dan integrasi data. Penelitian ini bertujuan menyempurnakan tracer elektronik agar lebih fungsional, efisien, serta selaras dengan alur kerja petugas filing. Penelitian dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Universitas Esa Unggul dengan melibatkan petugas filing, kepala rekam medis, dan petugas IT RSUD Bakti Pajajaran selama Desember 2024 hingga Juli 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) model prototyping, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan prototipe, serta evaluasi pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tracer elektronik yang dikembangkan telah dilengkapi fitur pencatatan peminjaman dan pengembalian rekam medis dengan validasi data dan dropdown status, serta dashboard visual untuk memantau status dokumen secara real-time. Berdasarkan hasil evaluasi, sistem baru ini mampu meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat proses pencarian dokumen, dan secara signifikan mendukung transformasi digital dalam pengelolaan rekam medis di RSUD Bakti Pajajaran.
GAMBARAN PENYEBAB TIDAK DITEMUKAN REKAM MEDIS RAWAT JALAN DIBAGIAN PENYIMPANAN RSUD BUDHI ASIH Azidah, Mega Puspita; Muniroh, Muniroh; Putra, Daniel Happy; Widjaja, Lily
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v4i2.1853

Abstract

Rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis harus disimpan karena berguna untuk perawatan pasien selanjutnya dan berpengaruh dalam kelancaran dan kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan.  Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penyebab tidak ditemukannya rekam medis untuk mengetahui penyebab tidak ditemukannya rekam medis rawat jalan di bagian penyimpanan RSUD Budhi Asih dengan 5 unsur manajemen yaitu man, money, method, material, machine. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kejadian misfiled yang terjadi sebanyak 0,34%. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi rekam medis salah tempat dan tidak ditemukan (misfiled). Dari hasil penelitian penyebab tidak ditemukannya rekam medis dari faktor manusia, terdapat petugas bukan dari D3 RMIK dan tidak mengikuti pelatihan. Faktor uang, anggaran pelatihan yang belum tentu waktunya. Faktor metode sudah memiliki SOP. Faktor bahan, penggunaan map yang tebal namun jika sedikit sobek hanya diperbaiki. kurangnya rak karena keterbatasan ruang, petugas ada yang tidak mengisi buku ekspedisi, Faktor mesin/alat tracer/outguides petugas terkadang lupa/salah penempatannya, masih terdapat map rekam medis lama tidak menggunakan kode warna.
TINJAUAN KEBUTUHAN KODER BERDASARKAN BEBAN KERJA UNIT REKAM MEDIS DI RS IMANUEL BANDAR LAMPUNG Bangun, Gabriella Eviana; Muniroh, Muniroh; Putra, Daniel Happy; Widjaja, Lily
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v4i2.1854

Abstract

RS Imanuel merupakan salah satu rumah sakit tipe B di kota Bandar Lampung. Rata-rata kunjungan pasien rawat jalan dan rawat inap di RS Imanuel setiap harinya adalah 217 dan 28 pasien. Dalam penyelenggaraan kegiatan koding di RS Imanuel diketahui jumlah koder yang ada adalah 1 (satu) orang. Seiring bertambahnya jumlah pasien setiap tahunnya maka beban kerja pada setiap bagian juga akan terus meningkat yang menyebabkan perlunya penyesuaian antara jumlah tenaga dengan beban kerja yang ada khususnya pada bagian koding di RS Imanuel supaya pelayanan lainnya tidak terhambat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jumlah kebutuhan tenaga bagian koding berdasarkan beban kerja di RS Imanuel. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode perhitungan Analisis Beban Kerja Kesehatan(ABK-Kes). Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara kepada Kepala Instalasi Rekam Medis dan tenaga rekam medis yang melakukan kegiatan koding. Dari hasil penelitian diketahui waktu kerja tersedia (WKT) koder adalah 1.400 jam/tahun atau 84.000 menit/tahun. Rata-rata lama waktu kegiatan koding rawat jalan dan rawat inap adalah 0,84 menit dan 4,69 menit. Standar beban kerja (SBK) koder untuk rawat jalan dan rawat inap adalah 100.000 dan 17.910 rekam medis/tahun. Jumlah kebutuhan koder sebesar 2 (dua) orang sedangkan jumlah yang ada saat ini adalah 1 (satu) orang, maka perlu ditambah 1 (satu) orang.
Tinjauan Ketepatan Pengkodean Penyakit pada Rekam Medis Pasien Rawat Inap Peserta BPJS di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Hassan Toto Bogor Tahun 2021 Simorangkir, Lasmaria; Fannya, Puteri; Indawati, Laela; Putra, Daniel Happy
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v5i1.2098

Abstract

ABSTRACTThe accuracy of disease coding is very important for hospitals because it facilitates the presentation of information data and as a determinant of treatment costs. Disease coding was performed by a coder with the ICD-10 and ICD-9-CM manuals. The purpose of this study was to determine the percentage accuracy of coding for inpatients BPJS participants at the Air Force Hospital dr. M. Hassan Toto Bogor Tahun 2021. This study used a descriptive method with a quantitative analysis approach, with 90 samples taken using a simple random sampling technique. From the 90 samples, it was found that the accuracy of coding for the disease of inpatients BPJS participants at the Air Force Hospital dr. M. Hassan Toto Bogor Tahun 2021 as many as 65 (72.2%) and 25 (27.8%) are incorrect. In identifying obstacles in the implementation of coding, the researchers used the 5M element. The inaccuracy of coding disease based on the Man element is due to the lack of officer resources and the coder officers who are less thorough. From the Material element, the doctor's writing was not legible and the medical record file was late in returning from the treatment room. And from the Method element because the SPO regarding the use of the 5th character does not yet exist and the coding officer tends to use rote.  Keyword                              : the accuracy of disease coding, BPJS, element 5MABSTRAKKetepatan pengkodean penyakit sangat penting bagi rumah sakit karena memudahkan dalam penyajian data informasi dan sebagai penentu biaya perawatan. Pengkodean penyakit dilakukan oleh koder dengan buku pedoman ICD-10 dan ICD-9-CM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase ketepatan pengkodean penyakit pasien rawat inap peserta BPJS di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Hassan Toto Bogor Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisa kuantitatif, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 90 sampel. Dari 90 sampel tersebut didapatkan hasil bahwa ketepatan pengkodean penyakit pasien rawat inap peserta BPJS di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Hassan Toto Bogor Tahun 2021 sebanyak 65 (72,2%) dan 25 (27,8%) tidak tepat. Dalam mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan pengkodean, peneliti menggunakan unsur 5M. Ketidaktepatan pengkodean penyakit berdasarkan unsur Man karena kurangnya SDM PMIK dan petugas koder yang kurang teliti. Dari unsur Material karena tulisan dokter yang tidak terbaca dan terlambatnya pengembalian berkas rekam medis dari ruang perawatan. Dan dari unsur Method karena SPO tentang penggunaan karakter ke-5 belum ada dan petugas koding yang cenderung menggunakan hafalan.  Kata Kunci                         : Ketepatan pengkodean penyakit, BPJS, unsur 5M
ANALISIS KETEPATAN KODE CEDERA DAN KODE EXTERNAL CAUSE PASIEN KECELAKAAN LALU LINTAS DI RUMAH SAKIT PUSAT ANGKATAN DARAT GATOT SOEBROTO TAHUN 2020 Manalu, Debbie Friscilla Carolina; Putra, Daniel Happy; Fannya, Puteri; Indawati, Laela
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v5i1.2113

Abstract

Rekam medis merupakan bagian penting dari seluruh pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien, oleh sebab itu kualitas rekam medis harus baik dan bermutu. Mutu pelayanan rekam medis membutuhkan seorang perekam medis yang memenuhi standar kompetensi perekam medis, salah satu diantaranya adalah klasifikasi klinis dan kodefikasi penyakit. Pengodean diagnosis penyakit harus dilakukan secara tepat akurat dan lengkap. Kecelakaan lalu lintas merupakan kasus yang sering terjadi di Indonesia. Dalam pengodean kasus kecelakaan lalu lintas harus memuat kode cedera dan kode external cause cedera. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketepatan kode pasien cedera dan kode external cause pasien kecelakaan lalu lintas di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Tahun 2020. Metode penelitian menggunakan metodologi penelitian deskriptif dengan pendekatan analisis kuantitatif. Hasil analisis ketepatan kode cedera dan external cause dari 60 rekam medis didapatkan 66% persentase ketepatan kode cedera dan 13% persentase ketepatan kode external cause. Faktor-faktor yang menghambat ketepatan kode adalah dikarenakan beban kerja petugas koding yang tinggi, kurangnya petugas koding, ketidaktelitian petugas dalam pengodean, dokter tidak menuliskan secara lengkap informasi penyebab luar cedera, pengodean mengacu pada sistem BPJS yang tidak menggunakan digit ke-4 dan ke-5 dalam pengodean, ketidaklengkapan pengisian rekam medis, dan SPO yang digunakan masih SPO secara umum.
Gambaran Sistem Penyimpanan Rekam Medis Di Indonesia (Literature Review) Putri, Listania Aisyah; Fannya, Puteri; Indawati, Laela; Putra, Daniel Happy
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v5i1.2121

Abstract

Penyimpanan rekam medis merupakan tempat dimana terdapat berkas-berkas yang berisikan catatan yang didalamnya terdapat identitas pasien, pencatatan diagnosa, pengobatan pasien dan tindakan yang dilakukan oleh pelayanan kesehatan yang bersifat rahasia. Agar formulir rekam medis tetap aman dan terhindar dari debu dan cairan, maka setiap lembar kertas harus dimasukkan ke dalam map atau folder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penyimpanan rekam medis dan masalah pada sistem penyimpanan rekam medis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan sumber jurnal Google Scholar dan Garuda Ristekbrin. Hasil penelitian berdasarkan tinjauan literature review terhadap 24 jurnal mengenai sistem penyimpanan rekam medis dapat disimpulkan bahwa terdapat Terdapat 10 jurnal menggunakan sistem sentralisasi, 13 jurnal menggunakan sistem desentralisasi dan 1 jurnal menggunakan wilayah. Terdapat 13 jurnal menggunakan sistem penjajaran Straight Numerical Filing, 9 jurnal menggunakan sistem penjajaran Terminal digit filing dan 1 jurnal Middle Digit Filing. Masalah dalam sistem penyimpanan yaitu petugas yang tidak memakai tracer saat pengambilan rekam medis, data rekam medis yang menjadi tidak berkesinambungan antara rekam medis rawat jalan dan rawat inap, filing yang dilakukan oleh semua petugas, penumpukkan rekam medis, tidak adanya alat pengangkut berkas (trolly), tangga dan tracer. Disarankan kepada kepala rekam medis untuk menambah sarana dan prasarana yang dibutuhkan di unit rekam medis.
Analysis Of Electronic Medical Records Implementation Using The Pieces Method At Balaraja Regional Hospital Melani Aulia Mufida; Puteri Fannya; Dina Sonia; Daniel Happy Putra
Interdisciplinary Social Studies Vol. 4 No. 4 (2025): Regular Issue: July-September 2025
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v4i4.914

Abstract

The advancement of information technology in the healthcare sector encourages hospitals to adopt Electronic Medical Records (EMR) systems to improve efficiency, accuracy, and service quality. This study aims to analyze the implementation of EMR at Balaraja Regional Public Hospital (RSUD Balaraja) using the PIECES framework (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service). A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observations and indepth interviews involving seven informants from the medical records unit. The results show that in terms of performance, the EMR system is responsive and supports staff tasks, although integration between systems remains a challenge. From the information aspect, the system is considered accurate and accessible, yet lacks automated data validation. Economically, the EMR system has improved resource efficiency and reduced long-term operational costs. In terms of control, data security is well managed through personal user accounts and system backups. The efficiency aspect reflects faster workflows and reduced manual processes. From the service perspective, the system enhances user satisfaction and convenience, though occasional technical issues still occur. This study recommends improving system integration and conducting continuous training to optimize EMR implementation at RSUD Balaraja.
Analisis kesiapan peralihan rekam medis elektronik di RSUD Tebet Afra, Rara; Putra, Daniel Happy; Widjaja, Lily; Fannya, Puteri
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i3.1305

Abstract

Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi prioritas nasional di Indonesia seiring dengan kewajiban bagi seluruh fasilitas kesehatan untuk beralih dari rekam medis manual ke sistem digital. Kesiapan yang tidak memadai dalam proses ini dapat mengganggu alur kerja klinis, menurunkan akurasi data, serta berdampak negatif pada mutu pelayanan, sehingga menjadikan kesiapan organisasi sebagai isu yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan menilai tingkat kesiapan RSUD Tebet, Jakarta Selatan, dalam mengimplementasikan sistem RME serta mengidentifikasi potensi kendala yang dapat menghambat proses transformasi digital. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan kerangka DOQ-IT. Pengumpulan data dilakukan pada Desember 2023-Mei 2024 melalui kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap 112 petugas dari berbagai unit klinis dan administratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan rumah sakit pada dua domain utama penyelarasan organisasi dan kapasitas organisasi berada pada kategori “cukup siap”. Dimensi yang dinilai meliputi manajemen informasi, sumber daya manusia, pelatihan, alur kerja, akuntabilitas, pembiayaan, keterlibatan pasien, serta dukungan manajemen dan infrastruktur TI. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun RSUD Tebet telah memiliki fondasi awal untuk mendukung implementasi RME, penguatan strategi dan peningkatan terarah tetap diperlukan untuk mencegah hambatan operasional. Kesiapan yang optimal sangat penting guna memastikan transisi digital yang aman, efektif, dan berkelanjutan.
Co-Authors Abdul Rokim Abdurrasyid Adham, Yunan Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adinda Mentari Nursya’bani Adinda Pratiwi Afra, Rara Agustin, Rosalia Ahmad Rizky Aliyani Aliyani Alvina Amalia Anas Fajry Rhomadon Angela Marsiana Siki Anggi Alpiyani Athirah Iwani Rahman Avianta, Nur Azizah Syaputri Azidah, Mega Puspita Bagas Saputra Bangga Agung Satrya Bangun, Gabriella Eviana Betji Nadiana Bissilisin Brigita Natalia Br Surbakti Cindi Trisa Olivia Cindy Adelia Damanik, Denince Octavia Darmawan, Rifqi Helmi Debbie Friscilla Carolina Manalu Dede Lisda Nurjanah Dede Lisda Nurjanah Dewi, Deasy Rosmala Dila Yuliandini Dina Munadiatu Dina Sonia Dinda Fidia Ardiani Diva Angelita Dyah Melisa Setianingrum Edi Kurnianto Elsa Nindia Safitri Endah Wardani Faiha, Hana Fannya, Puteri Fannya, Putery Farid Alvito Fathul Baari Fatkhurohman, Mohammad Fajri Febriyani, Madinah Ferina Ferina Ferina, Ferina Fingky Rizki Wulandari Gabriella Eviana Bangun Galuh Patricia Arda Tama Gilang Dasa Dwi Mahendra Gita Sugiarti Gita, Elsa Chandra Haifa Pandhita Ayu Hairun Nisa Hambali, Naira Fazilanisa Hana Faiha Hardi Arissaputra Iman Harapan Jaya Zalukhu Indawati, Laela Indrawati, Laela Iqbal, Muhammad Fuad Ivonia Kenahin Bahi Kesit Ivanali Kevin Handynata Lasmaria Simorangkir Lily Widjaya Listania Aisyah Putri Maharami, Iradah Manalu, Debbie Friscilla Carolina Manullang, Febe Cristiani Mega Puspita Azidah Mei Nur Khasanah Melani Aulia Mufida Menna, Yasinta Rosalia Muhamad Endra Suriatno Muhammad Caisar Ramadhan Muniroh Muniroh Muniroh, Muniroh Muthiah Munawarah Mutia Motik Nabila Zahara Ramadan Nanda Aula Rumana Navry Nanda Aprilian Nazira Nur Amalia Nerissa Adha Andrania Nicki Nugrahaningtyas Nindia Safitri, Elsa Nindia Septa Tiana Novia Nurhikmah Sari Noviandi Noviandi Noviandi Noviandi, Noviandi Nuraini Diah Noviati Nurasiyah Nurmayantih Pangesti, Wulan Aprilia Paryati Paryati Piter Serhalawan, Roi Pratiwi, Adinda Puteri Fanya Putri Fannya Putri Nurindahsari Putri, Listania Aisyah Rabnah Rabnah Rahelia Putri Rahmat Hidayat Rahmawati, Rena Maulina Regina Yulianti T. S Rizky Alfiansyah Roi Piter Serhalawan ROKIM, ABDUL Rosa Patricia Rosita, Annida Ulfiar Salsabila Putri Cahyani Salsabillah Zahrah Hayati Salsabillah, Shania Sansy Dua Lestari Seastama, Komang Cyntia Noviari Setiawan Irwansyah Sevilla, Flavia Shania Salsabillah Shania Salsabillah Silfa Haniasti Simorangkir, Lasmaria Siti Rahmawati Handayani Sonaria Tambunan Sri Mulya Syarif, Hilwa Syifa Erintan Tantri Wilananda Tarisa Maharani Tryandi Rohmadoni Universitas Esa Unggul Usman, Nadia Salim Bin Viatningsih, Wiwik Widjaja, Lily Windiana Mega Sukmawati Wini Wini Wiranata, Tyansa Eka Sampoerna Wiwik Viatningsih Yasinta Rosalia Menna Yoga Septian Bayu Ariyanto Yulia, Noor Zalipa Wittri Zharifah, Naurah