p-Index From 2021 - 2026
15.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Health Sciences and Pharmacy Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin JOURNAL OF COMMUNITY MEDICINE AND PUBLIC HEALTH RESEARCH Jurnal Health Sains JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Natural Sciences Engineering and Technology Journal Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Archives of The Medicine and Case Reports Interdisciplinary Social Studies KESANS : International Journal of Health and Science COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Comprehensive Science Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK) Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Jurnal Sosial dan Sains Journal of Hospital Management Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Student Scientific Creativity Journal Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat (JUPEMAS) Jurnal Medika Nusantara Inovasi Kesehatan Global Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Siti Rufaidah JuTISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Jurnal Rekam Medic Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Komputasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Penggunaan Aplikasi E-Kohort Dengan Metode Pieces di Puskesmas Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang Damanik, Denince Octavia; Happy Putra, Daniel
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8099

Abstract

Pendahuluan: Pada era digitalisasi saat ini kemajuan teknologi informasi diharapkan dapat mendukung program pelayanan kesehatan di Indonesia. Salah satunya dalam sistem pencatatan dan pelaporan Kohort KIA yang kini menerapkan sistem digitalisasi berupa aplikasi e-Kohort. Dalam penerapannya masih perlu dilakukan evaluasi karena belum tercapainya sasaran dalam pemahaman dan penggunaan sistem digitalisasi ini di Puskesmas Kecamatan Pasar Kemis. Tujuan: Untuk mengetahui aspek Performance (Kinerja), Information (Informasi), Economics (Ekonomi), Control (Pengendalian), Efficiency (Efisiensi), dan Service (Layanan) dalam penggunaan aplikasi e-Kohort di Puskesmas Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah 5 orang, yaitu seorang kepala Puskesmas, seorang bidan koordinator, dan 3 orang bidan yang menggunakan aplikasi e-Kohort. Instrumen dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur berdasarkan pedoman wawancara yang telah disusun sesuai dengan data yang dibutuhkan dan analisis data yang menggunakan triangulasi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan, serta obeservasi berdasarkan pedoman observasi. Simpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan aplikasi e-Kohort, bidan tidak keberatan dalam menggunakan aplikasi e-Kohort dan cukup mempermudah dalam pekerjaan, dan namun masih perlu adanya evaluasi dan pembaruan secara berkala.
Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) dengan Metode HOT-Fit di Puskesmas Kecamatan Cakung Rokim, Abdul; Putra, Daniel Happy; Rumana, Nanda Aula; Indawati, Laela
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v12i1.495

Abstract

Penyelenggaran Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) yang diatur dalam Peraturan Menteri  Kesehatan Republik Indonesia No. 31 Tahun 2019 bahwa setiap puskesmas wajib menyelenggarakan Sistem Informasi Puskesmas (SIP). Puskesmas Kecamatan Cakung sudah mengimplementasikan epuskesmas pada tahun 2016 namun masih banyak kendala yang dihadapi ketersedian Standar Operasional Prosedure (SOP) tentang tata cara penggunaan SIMPUS yang tidak merata, ketersediaan SDM yang kurang, program pelatihan SIMPUS berkala yang tidak dijalankan, sering terjadi error pada aplikasi epuskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel metode HOT-Fit yaitu hubungan antara human-technology, human-organization, organization-technology. Analisis penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson, dan uji korelasi rank-spearman dengan jumlah responden 25 petugas yang menggunakan sistem epuskesmas. Hasil identifikasi hubungan antara manusia (human) dengan teknologi (technology) memiliki hubungan yang signifikan, tingkat hubungan variabel kuat, dan memiliki arah hubungan yang searah (p-value : 0,002, r/rho : 0,593). Identifikasi hubungan antara organisasi (organization) dengan teknologi (technology) memiliki hubungan yang signifikan, tingkat hubungan kuat dan memiliki arah hubungan yang searah (Sig. : 0,000, CC : 0,700). Identifikasi hubungan antara manusia (human) dengan organisasi (organization) memiliki hubungan yang tidak signifikan, tingkat hubungan cukup kuat dan arah hubungan searah (p-value : 0,083, r/rho : 0,354).
Kepuasan Pasien Terhadap Telemedicine Pada Pelayanan Klinik HIV Di Puskesmas Kecamatan Jatinegara Fathul Baari; Puteri Fannya; Lily Widjaya; Daniel Happy Putra
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v2i1.166

Abstract

Health services are one of the factors that influence the community's health, and the community's recovery, treatment, and nursing are primarily determined by the health institution. With a system that prioritizes user satisfaction and focuses on five variables content, accuracy, format, convenience of use, and timeliness the goal of this study is to ascertain the degree of satisfaction of Telemedicine users utilizing the EUCS model approach to end-user satisfaction. 56 respondents were given a questionnaire to complete in order to gather data for this study. The study's findings show how pleased telemedicine users are with the following variables: 62.1% are satisfied with the content variable, 57.9% are satisfied with the accuracy variable, 61.1% are satisfied with the format variable, 70.5% are satisfied with the ease of use measure, and 64.2% are dissatisfied with the timeliness variable. The Jatinegara District Health Center, particularly with regard to Telemedicine, can benefit from the study's results, which are linked to five current variables that still require improvement. The degree of user satisfaction will influence how well the system is implemented.
Tinjauan Lama Waktu Pendistribusian Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Bhakti Asih Pratiwi, Adinda; Widjaja, Lily; Muniroh, Muniroh; Putra, Daniel Happy
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.362

Abstract

Medical record is written or recorded information regarding identity, history taking, physical determination, laboratory, diagnosis of all medical services and actions provided to patients and treatment, whether inpatient, outpatient or receiving emergency services. Distribution in the health sector, especially medical records, has the meaning of a process of distributing medical records to each polyclinic addressed by the patient according to the medical record number. Minimum Service Standards (SPM) are provisions regarding the type and quality of basic services in the speed of providing medical records, the standard time for providing medical records for outpatient services is 10 minutes. This research was conducted at Bhakti Asih Hospital located at Jalan Raden Saleh No. 10, Karang Tengah, Tangerang City, Banten 15157. The purpose of this study was to determine the length of time for the distribution of outpatient medical records at Bhakti Asih General Hospital. This type of research uses descriptive quantitative methods. Data collection techniques used are observation and interviews. In this study, the population was all outpatient medical records in the period June 2021 with a sample of 96 outpatient medical records, using the Incidental/Convenience sampling technique. The results of this study can be seen that 52 medical records (54.16%) have met the SOP 10 minutes, while 44 medical records (45.83%) have not met the SOP 10 minutes. The time of calculating the distribution of outpatient medical records with 96 samples for 10 days with a total time of 984 minutes obtained an average time of distribution of outpatient medical records of 10.25 minutes.
Tinjauan Kebutuhan Rak Penyimpanan Rekam Medis di RSUD Bangka Selatan Ferina, Ferina; Muniroh, Muniroh; Putra, Daniel Happy; Widjaja, Lily
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.373

Abstract

Medical record is a collection of facts or evidence of the patient's condition, past and current medical history and treatment written by the health professional who provides services to the patient. Medical records require sufficient storage shelves and storage space is needed to maintain confidentiality, avoid damage and make it easier for officers to retrieve and return medical records in the long term. If the medical record storage is adequate and meets the standards to support maximum patient care, it is necessary to adjust the need for medical record storage racks at the South Bangka Hospital. The purpose of this study was to determine the need for medical record storage racks for the next 5 years at RSUD South Bangka. This type of research uses a descriptive method with a quantitative approach. Data collection techniques used are observation and interviews. The results of this study are the number of medical record storage racks in the South Bangka Hospital currently amounts to 17 shelves and the South Bangka Hospital currently has a medical record storage area of 25m². It is recommended that the South Bangka Hospital need to provide 49 storage shelves for the next 5 (five) years so that the shelf needs can be met and can accommodate all medical records and it is hoped that the hospital will add an area of medical record room with an additional area of 11.96m² to adjust the addition of medical record racks.
Tinjauan Aspek Keamanan dan Kerahasiaan di Ruang Penyimpanan Rekam Medis di RSUD Kota Depok Salsabillah, Shania; Happy Putra, Daniel; Indawati, Laela; Rumana, Nanda Aula
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i10.463

Abstract

Security and confidentiality of medical records in the storage room is one of the supporting factors for the creation of confidentiality of patient medical record information, to get the expected results it is necessary to have medical records officers, medical records, storage rooms, SOP (Standard Operating Procedures) security and confidentiality in the medical record room, as well as facilities and facilities in the storage room. This research was conducted in the Medical Record Unit of the Depok City Hospital. This study aims to determine the aspects of security and confidentiality in the medical record storage room. This study uses descriptive analysis method with a qualitative approach by conducting interviews and observations. The research results obtained at the Depok City Hospital already have 2 standard operating procedures, namely regarding security and confidentiality and standard procedures for storing medical records. However, the implementation of the work has not been carried out optimally. There are medical records whose covers are damaged, not replaced with new ones, the medical record storage room still uses a manual door which in the standard procedure must use a coded key. This makes the implementation of work at the Depok City Hospital has not been carried out according to existing standard operating procedures. Supporting facilities in the storage room are also inadequate, especially for the second storage room which only has 1 air conditioner, does not have good ventilation for air exchange so that there is no air between stored medical records, does not have a temperature and humidity control device.
Tinjauan Aspek Keamanan dan Kerahasiaan Di Ruang Penyimpanan Rekam Medis Di RSUD Kota Depok Salsabillah, Shania; Happy Putra, Daniel; Indawati, Laela; Aula Rumana, Nanda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.504

Abstract

Keamanan dan kerahasiaan rekam medis di ruang penyimpanan merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya kerahasiaan informasi rekam medis pasien, untuk mendapatkan hasil yang diharapkan maka diperlukan petugas rekam medis, rekam medis, ruang penyimpanan, SPO (Standar Prosedur Operasional) keamanan dan kerahasiaan di ruang rekam medis, serta fasilitas dan sarana di ruang penyimpanan. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Rekam Medis RSUD Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek keamanan dan kerahasiaan di ruang penyimpanan rekam medis. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang didapatkan di RSUD Kota Depok ini telah memiliki 2 standar prosedur operasional yaitu mengenai keamanan dan kerahasiaan serta standar prosedur ruang penyimpanan rekam medis. Tetapi, untuk pelaksanaan pekerjaannya belum terlaksana dengan maksimal. Terdapat rekam medis yang sampulnya mengalami kerusakan, tidak diganti dengan yang baru, ruang penyimpanan rekam medis masih menggunakan pintu manual yang dimana di dalam standar Prosedur harus menggunakan kunci berkode. Hal ini menjadikan pelaksanaan pekerjaan di RSUD Kota Depok belum dijalankan sesuai standar prosedur operasional yang ada. Fasilitas pendukung yang berada di ruang penyimpanan pun kurang memadai khususnya untuk ruang penyimpanan kedua hanya memiliki 1 AC, tidak memiliki ventilasi yang baik untuk pertukaran udara sehingga tidak ada udara diantara rekam medis yang disimpan, tidak memiliki alat pengatur suhu dan kelembapan.
Tinjauan Duplikasi Nomor Rekam Medis Di Puskesmas Kelurahan Jatinegara Kaum Kecamatan Pulogadung Nindia Safitri, Elsa; Viatningsih, Wiwik; Yulia, Noor; Happy Putra, Daniel
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.545

Abstract

Berdasarkan Permenkes No. 269 Tahun 2008 dijelaskan bahwa rekam medis merupakan berkas yang terdiri dari catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Nomor rekam medis berperan penting dalam membedakan rekam medis pasien yang satu dengan lainnya dan memudahkan pencarian rekam medis, apabila pasien kemudian dateng kembali berobat disarana pelayanan kesehatan serta untuk kesinambungan informasi dan mencegah terjadinya nomor rekam medis. Duplikasi penomoran rekam medis adalah perulangan, keadaan rangkap atau nomor rekam medis ganda yang dimana satu nomor rekam medis memiliki beberapa pasien. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat adanya duplikasi dalam penomoran rekam medis. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisa kuantitatif dan kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah kepala rekam medis, Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa di bulan Desember Tahun 2021 terdapat duplikasi nomor rekam medis sebanyak 17 (1,4%) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan. Duplikasi terjadi karena oleh beberapa faktor 5M yaitu manusia (man) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan
Penerapan Metode Hot-Fit dalam Mengevaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (Literature Review) Piter Serhalawan, Roi; Aula Rumana, Nanda; Happy Putra, Daniel; Fannya , Puteri
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1106

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit atau yang biasa disebut sebagai SIMRS merupakan bentuk penerapan teknologi informasi yang berfungsi untuk meningkatkan upaya pelayanan kesehatan di rumah sakit, dengan mengelola dan mengatur informasi terkait data pasien dan pelaporan kegiatan rumah sakit, sehingga dapat membantu tenaga kesehatan untuk bekerja dengan lebih efektif dan efisien. Sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja SIMRS, evaluasi perlu dilakukan terhadap sistem yang telah berjalan untuk mengetahui aspek positif yang mendorong penggunaan sistem dan mengidentifikasi faktor yang menimbulkan hambatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode Hot-Fit dalam mengevaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan menempatkan komponen manusia (human), organisasi (organization), teknologi (technology) dan net benefit dengan metode yang digunakan adalah metode Literature review dengan teknik pengumpulan data melalui google scholer. Hasil penelitian ini dilihat pada komponen manusia; kurangnya motivasi pengguna dalam penerapan SIMRS, serta pengguna masih kurang paham cara mengoperasikan SIMRS. Komponen organisasi; dukungan pihak manajemen memiliki peran penting dalam keberhasilan penerapan SIMRS akan tetapi belum adanya evaluasi yang dilakukan secara rutin untuk mengetahui kendala teknis maupun non teknis dalam penerapan SIMRS. Komponen teknologi; sering terjadi eror pada sistem dan terkendala jaringan yang sering bermasalah pada jam pelayanan, hal ini menyebabkan jam kerja pengguna sistem bertambah. Komponen net benefit; SIMRS memiliki manfaat dalam pelayanan di rumah sakit dalam meningkatkan efisiensi pekerjaan dan membantu tugas pengguna sehari-hari.
Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Penyakit Tuberkulosis Paru Pasien Rawat Inap Di RSIJ Cempaka Putih Gita, Elsa Chandra; Widjaja, Lily; Putra, Daniel Happy; Sonia, Dina
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11070313

Abstract

Dampak dari ketidakakuratan kode diagnosis adalah menurunnya kualitas pelayanan rumah sakit, pembayaran klaim tarif INA-CBG’s yang akan menghambat pembayaran, ketidakakuratan angka kesakitan, kematian, dan laporan statistik rumah sakit. Penelitian dilakukan di RSIJ Cempaka Putih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi SPO penyakit dan kode tindakan, menganalisis keakuratan kode diagnosis penyakit tuberkulosis paru pada pasien rawat inap, dan mengidentifikasi penyebab ketidakakuratan kode diagnosis penyakit tuberkulosis paru pada pasien rawat inap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi berjumlah 658 rekam medis dengan sampel sebanyak 96 rekam medis. Sampel ditentukan dengan menggunakan rumus slovin. SPO untuk diagnosis dan pengkodean tindakan secara umum telah berjalan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 46 rekam medis (48%) dengan kode diagnosa benar, 25 rekam medis (26%) salah digit ke 3, 20 rekam medis (21%) salah digit ke 4, 5 rekam medis (5%) dengan digit ke-3 dan ke-4 yang salah. Faktor penyebab tidak akuratnya kode diagnosis terdapat pada faktor manusia, dalam hal ini pembuat kode tidak memperhatikan keakuratan catatan yang merinci keakuratan pengkodean pada ICD-10. Faktor materi, belum tersedianya alat coding seperti kamus kedokteran dan buku ICD-10. Faktor metode, SPO belum menjelaskan secara spesifik langkah-langkah cara coding.
Co-Authors Abdul Rokim Abdurrasyid Adham, Yunan Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adinda Mentari Nursya’bani Adinda Pratiwi Afra, Rara Agustin, Rosalia Ahmad Rizky Aliyani Aliyani Alvina Amalia Anas Fajry Rhomadon Angela Marsiana Siki Anggi Alpiyani Athirah Iwani Rahman Avianta, Nur Azizah Syaputri Azidah, Mega Puspita Bagas Saputra Bangga Agung Satrya Bangun, Gabriella Eviana Betji Nadiana Bissilisin Brigita Natalia Br Surbakti Cindi Trisa Olivia Cindy Adelia Damanik, Denince Octavia Darmawan, Rifqi Helmi Debbie Friscilla Carolina Manalu Dede Lisda Nurjanah Dede Lisda Nurjanah Dewi, Deasy Rosmala Dila Yuliandini Dina Munadiatu Dina Sonia Dinda Fidia Ardiani Diva Angelita Dyah Melisa Setianingrum Edi Kurnianto Elsa Nindia Safitri Endah Wardani Faiha, Hana Fannya, Puteri Fannya, Putery Farid Alvito Fathul Baari Fatkhurohman, Mohammad Fajri Febriyani, Madinah Ferina Ferina Ferina, Ferina Fingky Rizki Wulandari Gabriella Eviana Bangun Galuh Patricia Arda Tama Gilang Dasa Dwi Mahendra Gita Sugiarti Gita, Elsa Chandra Haifa Pandhita Ayu Hairun Nisa Hambali, Naira Fazilanisa Hana Faiha Hardi Arissaputra Iman Harapan Jaya Zalukhu Indawati, Laela Indrawati, Laela Iqbal, Muhammad Fuad Ivonia Kenahin Bahi Kesit Ivanali Kevin Handynata Lasmaria Simorangkir Lily Widjaya Listania Aisyah Putri Maharami, Iradah Manalu, Debbie Friscilla Carolina Manullang, Febe Cristiani Mega Puspita Azidah Mei Nur Khasanah Melani Aulia Mufida Menna, Yasinta Rosalia Muhamad Endra Suriatno Muhammad Caisar Ramadhan Muniroh Muniroh Muniroh, Muniroh Muthiah Munawarah Mutia Motik Nabila Zahara Ramadan Nanda Aula Rumana Navry Nanda Aprilian Nazira Nur Amalia Nerissa Adha Andrania Nicki Nugrahaningtyas Nindia Safitri, Elsa Nindia Septa Tiana Novia Nurhikmah Sari Noviandi Noviandi Noviandi Noviandi, Noviandi Nuraini Diah Noviati Nurasiyah Nurmayantih Pangesti, Wulan Aprilia Paryati Paryati Piter Serhalawan, Roi Pratiwi, Adinda Puteri Fanya Putri Fannya Putri Nurindahsari Putri, Listania Aisyah Rabnah Rabnah Rahelia Putri Rahmat Hidayat Rahmawati, Rena Maulina Regina Yulianti T. S Rizky Alfiansyah Roi Piter Serhalawan ROKIM, ABDUL Rosa Patricia Rosita, Annida Ulfiar Salsabila Putri Cahyani Salsabillah Zahrah Hayati Salsabillah, Shania Sansy Dua Lestari Seastama, Komang Cyntia Noviari Setiawan Irwansyah Sevilla, Flavia Shania Salsabillah Shania Salsabillah Silfa Haniasti Simorangkir, Lasmaria Siti Rahmawati Handayani Sonaria Tambunan Sri Mulya Syarif, Hilwa Syifa Erintan Tantri Wilananda Tarisa Maharani Tryandi Rohmadoni Universitas Esa Unggul Usman, Nadia Salim Bin Viatningsih, Wiwik Widjaja, Lily Windiana Mega Sukmawati Wini Wini Wiranata, Tyansa Eka Sampoerna Wiwik Viatningsih Yasinta Rosalia Menna Yoga Septian Bayu Ariyanto Yulia, Noor Zalipa Wittri Zharifah, Naurah