p-Index From 2021 - 2026
5.283
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penerapan Digital Branding Melalui Pendekatan Penyuluhan, Pelatihan, dan Pendampingan Bagi Pelaku UMKM Kelurahan Medokan Semampir Erni Dwi Zulfarida Solihiyah; Ika Sari Tondang
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v1i3.266

Abstract

Development in the current era of globalization is highly dependent on the economic sector. The role of communities in economic development lies in the advancement of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). MSMEs can also absorb labor, thereby improving the welfare of the community. Medokan Semampir Subdistrict has an active MSMEs activity.but MSMEs in Medokan Semampir Subdistrict also face challenges in managing their businesses, especially regarding technological mastery and the lack of product branding implementation. In response to these issues, an intervention was implemented through educational sessions, training programs, and mentoring sessions focused on Digital Branding, specifically encompassing copywriting and product photography
SOSIALISASI BUDIDAYA LELE ORGANIK PADA KOLAM TERPAL GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA TAMBAKREJO KECAMATAN GURAH KABUPATEN KEDIRI Dona Wahyuning Laily; Ida Syamsu Roidah; Ika Sari Tondang
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i1.1931

Abstract

Budidaya ikan lele organik pada Kelompok Tani "Tani Manunggal" Desa Tambakrejo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri dilakukan oleh masyarakat secara mandiri. Permasalahan yang sering dihadapi masyarakat adalah kurangnya lahan dan tumbuhnya ikan lele di kolam tanah. Oleh karena itu, cara beternak ikan lele organik yang mudah adalah dengan menggunakan kolam terpal. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat mengusulkan upaya pemberdayaan petani kelompok dengan tujuan memperoleh budidaya ikan lele organik di kolam terpal. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode deskriptif kualitatif melalui diskusi, penyuluhan, pelatihan dan evaluasi langsung dengan para peternak ikan lele organik. Hasil sosialisasi mengenai pemanfaatan kolam tertutup telah diterima dengan baik oleh masyarakat Desa Tambakrejo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, tanpa kendala dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, dimana respon dan antusiasme para petani kelompok “Tani Manunggal” mereka sangat positif. Budidaya lele organik dengan sistem terpal merupakan suatu sistem pemanfaatan lahan yang terbatas untuk menghasilkan pendapatan tambahan di samping pekerjaan utama sebagai pembantu, petani, dan lain sebagainya
Bauran Pemasaran Sayur Organik Dengan Pendekatan 9P Di PT Orgo Organik Farm Indonesia Valerina Anindira; Ika Sari Tondang
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v3i1.41

Abstract

Artikel ini membahas penerapan strategi bauran pemasaran 9P pada komoditas sayur organik di PT Orgo Organic Farm Indonesia, Kota Malang. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat mendorong pelaku agribisnis untuk lebih adaptif dalam memasarkan produk organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menganalisis penerapan bauran pemasaran 9P yang meliputi product, price, place, promotion, people, process, physical evidence, packaging, dan payment, serta mengevaluasi kendala dan solusi yang diterapkan perusahaan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan operasional perusahaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa PT Orgo Organic Farm Indonesia telah menerapkan seluruh elemen 9P secara terintegrasi melalui peningkatan kualitas produk, harga kompetitif, distribusi langsung, promosi digital, pelayanan konsumen, pengemasan produk, serta sistem pembayaran yang fleksibel. Kendala operasional seperti keterbatasan distribusi dan promosi berhasil diatasi melalui standarisasi proses kerja dan kerja sama strategis. Penerapan strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan citra merek, efisiensi operasional, perluasan jangkauan pasar, dan loyalitas konsumen.
Employee Engagement sebagai Mediasi Disiplin dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pabrik Gula Venosa Putri Mirayudha; Hamidah Hendrarini; Ika Sari Tondang
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.9024

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung pencapaian target produksi perusahaan, khususnya pada industri gula yang memiliki karakteristik proses produksi yang kompleks dan padat karya. Fluktuasi produksi serta belum tercapainya target produksi di PG. Krembung Sidoarjo menunjukkan perlunya memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan Employee Engagement sebagai variabel mediasi pada karyawan PG. Krembung Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 93 responden yang merupakan karyawan tetap PG. Krembung. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,194 dan p-value 0,026. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,404 dan p-value <0,001. Employee engagement terbukti memediasi secara parsial pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dengan nilai VAF sebesar 48,3%. Selain itu, Employee Engagement juga memediasi secara parsial pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan nilai VAF sebesar 28,7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan disiplin kerja dan motivasi kerja yang didukung oleh Employee Engagement yang tinggi dapat meningkatkan kinerja karyawan PG. Krembung Sidoarjo. Temuan ini memberikan kesan praktis bahwa peningkatan disiplin kerja dan motivasi kerja yang didukung oleh keterikatan karyawan dapat menjadi strategi efektif bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan dan mendukung tercapainya tujuan perusahaan. Kata kunci : Disiplin Kerja, Employee Engagement , Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan
Pengembangan Konten Edukasi Hidroponik Kit sebagai Media Literasi Urban Farming pada Platform Media Sosial Instagram Wina Larasati Putri Ariyanto; Nabila Khairunnisha; Silvi Desianti; Sadiya Mirza Wiyoga; Ika Sari Tondang
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.296

Abstract

Perkembangan urbanisasi yang pesat menyebabkan berkurangnya lahan pertanian di wilayah perkotaan sehingga diperlukan alternatif pemanfaatan lahan yang lebih efisien, salah satunya melalui urban farming berbasis hidroponik. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai teknik budidaya hidroponik menjadi tantangan dalam pengembangan urban farming. Media sosial Instagram memiliki potensi sebagai sarana edukasi yang mampu menyebarkan informasi secara luas dan mudah dipahami. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan konten edukasi Hidroponik Kit sebagai media literasi urban farming pada platform Instagram @infarm.id. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Instagram Insights akun @infarm.id yang meliputi jumlah tayangan, jangkauan akun, likes, komentar, shares, saves, dan engagement rate. Kegiatan dilaksanakan di CV Wira Jaya Nusantara (Infarm) pada periode Februari–Juni 2026 melalui tahapan penyusunan ide konten, scripting dan approval, pengambilan video, editing, publikasi, serta evaluasi engagement. Hasil menunjukkan bahwa konten edukasi Hidroponik Kit mampu menjangkau audiens yang luas dan memperoleh respon positif dari pengguna Instagram. Konten dengan performa terbaik terdapat pada bulan Maret dengan jumlah tayangan 33.498, jangkauan 22.346 akun, serta engagement rate sebesar 5,27%. Tingginya interaksi menunjukkan bahwa audiens lebih tertarik pada konten yang menyajikan informasi praktis, spesifik, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Instagram efektif digunakan sebagai media literasi urban farming dan dapat mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai hidroponik serta pemanfaatan lahan terbatas
Analisis Pengendalian Kualitas Green Beans Kopi Menggunakan Metode Statistical Process Control (SPC) di Kopi Bontugu Trawas Kevlin Adelia; Sri Tjondro Winarno; Ika Sari Tondang
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 4, September 2026 (Accepted)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i4.512

Abstract

The quality of coffee green beans is one of the important factors that determine the quality of coffee products. However, in the production process, various types of defects are still found that can reduce the quality and selling value of the product. This study aims to analyze the quality control of Arabica coffee green beans at Kopi Bontugu Trawas, Mojokerto Regency using the Statistical Process Control (SPC) method. The study was conducted using a quantitative descriptive approach with primary data. Data analysis was carried out using check sheets, Pareto diagrams, control charts (p-chart), and fishbone diagrams. The results showed that out of a total production of 319,500 grams, 33,489 grams were defective, consisting of broken beans, beans with holes, black beans, wrinkled beans, and moldy beans. The Pareto diagram shows that broken bean defects are the dominant issue, contributing 51.5%, followed by hole defects at 38.7%, so these two types of defects make up 90.2% of total defects. The control chart results show that the production process is not yet statistically controlled because there are six points outside the control limits. The fishbone analysis indicates that broken bean defects are influenced by material, machine, and method factors. Improvement efforts that can be done include harvesting ripe coffee cherries, regular maintenance and adjustment of the huller machine, and controlling the drying process and moisture content of the coffee beans. This study shows that applying SPC can help identify the sources of defects and serve as a basis for improving green bean coffee quality.
Price Transmission and Marketing Efficiency of Mustard Greens in Grinting Village, Tulangan District Amirah Afifah; Sri Widayanti; Ika Sari Tondang
JURNAL AGRICA Vol. 19 No. 1 (2026): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v19i1.17186

Abstract

Price differences of mustard greens between the farm level and the final consumer indicate problems in price transmission and marketing efficiency. This study aims to analyze the elasticity of price transmission and the level of marketing efficiency of mustard greens in Grinting Village. The research was conducted using a survey method involving farmers and marketing institutions, with data analysis covering the identification of marketing channels, marketing margins, farmer’s share, price transmission elasticity, and the Marketing Efficiency Index (MEI). The results show that there are four marketing channels for mustard greens with different characteristics and levels of efficiency. The price transmission elasticity indicates that price changes at the consumer level are not fully transmitted to the farm level. Longer marketing channels tend to generate higher marketing margins and lower farmer’s share. In contrast, the shortest marketing channel, in which farmers sell directly to consumers, is the most efficient channel as it provides a higher price proportion to farmers. These findings highlight the importance of developing shorter marketing channels to improve the welfare of mustard green farmers.
INOVASI PENGOLAHAN SUSU MENJADI CAMILAN SUSU GORENG MENGGUNAKAN MEDIA PEMASARAN WHATSAPP BISNIS DI DESA KEMIRI, KECAMATAN PUSPO, KABUPATEN PASURUAN: PKM Olga Octyela Ayu Putri; Ika Sari Tondang; Daniel Ivandha Putra Wibowo
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3963

Abstract

Susu sapi perah merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki kandungan gizi lengkap dan penting bagi kesehatan manusia. Masyarakat Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, mayoritas bergantung pada peternakan sapi perah sebagai mata pencaharian utama. Namun, sebagian besar susu yang diproduksi masih dijual dengan harga rendah kepada tengkulak dan dikirim ke Koperasi Unit Desa (KUD), tanpa mengolahnya menjadi produk bernilai tambah. Untuk meningkatkan pendapatan peternak, dilakukan pelatihan pengolahan susu sapi menjadi produk inovatif, yaitu susu goreng, yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan, pelatihan, dan praktik yang melibatkan 20 peserta, terdiri dari ibu-ibu PKK dan pemuda di Desa Kemiri. Selain itu, diberikan juga sosialisasi mengenai digital marketing menggunakan platform WhatsApp Bisnis untuk memasarkan produk susu goreng. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dan tertarik dengan inovasi produk serta pemasaran digital, yang diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan ekonomi desa. Pelatihan ini berhasil memberikan pemahaman tentang pengolahan susu sapi perah menjadi produk olahan yang bernilai tambah dan cara efektif memasarkan produk melalui media sosial
PENDAMPINGAN PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) UNTUK KELEGALITASAN UMKM KELURAHAN NGINDEN JANGKUNGAN Nadya Ardhania; Roziana Febrianita; Ika Sari Tondang
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v1i3.598

Abstract

Pelaku UMKM Kelurahan Nginden Jangkungan mengalami perkembangan setiap tahunnya, dalam mengembangkan usahanya diperlukan izin usaha untuk mendapatkan legalitas dan perlindungan hukum dari pemerintah. Namun, sebagian kecil para pelaku usaha di Kelurahan Nginden Jangkungan minim dalam pengetahuan dan mekanisme pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui web yang disiapkan pemerintah Online Single Submission (OSS). Kegiatan memiliki tujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Memiliki tujuan untuk memberikan wawasan secara meluas dan mendalam, serta meningkatkan pengetahuan dan mendampingi para pelaku usaha UMKM dalam pembuatan NIB menggunakan web OSS.  Metode yanag digunakan ada 2 tahapam, yaitu survey door to door  dan Pendampingan dengan mengadakan Posko NIB dan Qris . Pelaksanaan kegiatan meliputi menyampaikan teori, pembuatan izin usaha, dan penyerahan surat legalitas usaha. Hasil dari pendampingan kegiatan ini para pelaku usaha meningkatnya mengetahui dan memahami tentang manfaat NIB dan prosedur pembuatan NIB menggunakan web OSS. Demikian pelaku UMKM mendapatkan perlindungan berusaha, kemudahan akses permodalan,pemberdayaan dari pemerintah, dan pendampingan untuk pengembangan usahanya.