Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS FALTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN PT TELKOM MATARAM) Didi Suwardi; Fitriah Permata Cita; Rozzy Aprirachman
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7666

Abstract

Produktivitas tenaga kerja merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas kerja karyawan PT Telkom Mataram serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan pengaruhnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 144 karyawan tetap PT Telkom Mataram, dengan sampel sebanyak 59 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 16. Variabel independen yang diteliti meliputi pendidikan, tingkat pendapatan/gaji, dan kesehatan, sedangkan variabel dependen adalah produktivitas kerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pendidikan, pendapatan, dan kesehatan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan. Namun, secara parsial hanya variabel tingkat pendapatan yang berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja dengan nilai signifikansi 0,018 (< 0,05). Sementara itu, variabel pendidikan dan kesehatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Dengan demikian, tingkat pendapatan merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan PT Telkom Mataram. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan peningkatan produktivitas tenaga kerja.
Analisis Keberlangsungan Usaha Terasi Studi Kasus Di Labuan Bontong Dwi Arsianovita; Rozzy Aprirachman
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ja4jyz76

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat pesisir, salah satunya melalui usaha pengolahan hasil perikanan seperti terasi udang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlangsungan usaha terasi di Desa Labuan Bontong, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, ditinjau dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan eksplanatori. Data diperoleh melalui penyebaran kuisioner kepada 33 responden yang terdiri dari pemilik dan karyawan usaha terasi, serta didukung oleh wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrument penelitian di uji melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ekonomi, usaha terasi di Labuan Bontong mampu memberikan konstribusi terhadap peningkatan pendapatan dan menciptakan lapangan kera bagi masyarakat setempat. Dari aspek sosial, usaha terasi berperan dalam memberdayakan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, serta memperkuat ubungan sosial dan kemandirian ekonomi keluarga pesisir. Sementara itu, dari aspek lingkungan, proses roduksi terasi relative ramah lingkungan karena masih menggunkan metode tradisional dan bahan alami, meskipun pengolahan limbah dan keberlanjutan sumber daya laut masih perlu ditingkatkan. Secara simultan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan berpengaruh terhadap keberlangsugan usaha terasi di Labuan Bontong. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku usaha dan pemerintah daerah dalam merumuskan strategi pengembangan usaha terasi yang berkelanjutan.
Strategi Prioritas Penggunaan Dana Desa Di Desa Lunyuk Rea Kecamatan Lunyuk Ika Asrinopiyaningsi; Rozzy Aprirachman
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/cshrp943

Abstract

Pembangunan desa merupakan sektor penting dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi lokal, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Lunyuk Rea sebagai salah satu penerima Dana Desa memiliki potensi besar untuk berkembang, namun implementasi program pembangunannya masih menghadapi berbagai persoalan, seperti kapasitas aparatur yang belum optimal, keterbatasan data perencanaan, rendahnya transparansi, serta partisipasi masyarakat yang belum maksimal.Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi prioritas penggunaan Dana Desa di Desa Lunyuk Rea Kecamatan Lunyuk dengan memanfaatkan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat dan pemangku kepentingan, serta analisis data menggunakan matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM.Berdasarkan hasil QSPM, diperoleh tiga strategi dengan nilai Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi, yaitu strategi SO2, SO1, dan ST1, yang menjadi prioritas utama dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan Dana Desa. Ketiga strategi tersebut dipandang paling relevan dalam memperkuat tata kelola desa, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas. Implementasi strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Lunyuk Rea secara berkelanjutan.
THE IMPACT OF RENEWABLE ENERGY, CARBON EMISSIONS AND LABOR FORCE ON ECONOMIC GROWTH OF DEVELOPING COUNTRIES IN ASIA Rozzy Aprirachman; Yuni Purnama; Ariyo Saputra
Prosiding Seminar Nasional dan Call Paper STIE Widya Wiwaha Vol 4 No 1 (2025): International Seminar Proceedings and Call for Paper STIE Widya Wiwaha
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/semnas.v4i1.1305

Abstract

This study aims to examine the long-term relationship and direction of causality between renewable energy, carbon emissions, and labor force on economic growth in 17 developing countries in Asia, with analysis years from 1990 to 2021. The main problem in this study is to identify the main factors, especially those related to environmental aspects such as renewable energy and carbon emissions, and classical economic factors, namely labor, which are thought to have a long-term impact on economic growth in developing countries in Asia. The purpose of this study is to examine the long-term relationship between variables and to see the direction of causality they have. The research method used is the Panel Fully Modified Ordinary Least Squares (FMOLS) and Dynamic Ordinary Least Squares (DOLS). The results show that only carbon emission and labor force variables have a positive impact in the long run. Meanwhile, renewable energy has no long-term impact on economic growth. Then the direction of causality shows that carbon emission and labor force variables have a two-way causality on economic growth, while renewable energy only has one direction of causality. This study is expected to provide empirical evidence regarding the relationship between energy, the environment, and the economy in developing countries in Asia. The government hopes to accelerate the transition to renewable energy, thereby reducing carbon emissions in developing countries for sustainable economic development.
BBRI STOCK PRICE FORECASTING USING THE HOLT-WINTERS DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING METHOD Nur Ayya Maulida; Diah Anggeraini Hasri; Rozzy Aprirachman; Yuni Purnama
Prosiding Seminar Nasional dan Call Paper STIE Widya Wiwaha Vol 4 No 1 (2025): International Seminar Proceedings and Call for Paper STIE Widya Wiwaha
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/semnas.v4i1.1319

Abstract

The Holt-Winters Double Exponential Smoothing  method is a forecasting method that has two parameters, namely α and β. This method is used when the data shows a trend and seasonal pattern. This study applies this method to forecast BBRI's share price as part of a time series analysis. The dataset used is the adjusted close price  of BBRI shares. The results showed that the optimal forecasting model used α (alpha) of 0.4 and β (beta) of 0.1 with an estimated α smoothing parameter of 89.3348466 and β of -0.3743472. The model evaluation was assessed based on the measures of forecasting errors in the form of SMAPE and MAPE as the main error evaluation measurements and SSE, MSE, and RMSE as supporting error evaluation measurements.
POST-PANDEMIC ECONOMIC RECOVERY IN INDONESIA: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ON KEY DRIVERS, CHALLENGES, AND POLICY IMPLICATIONS Sulis Yunita Ulani; Rozzy Aprirachman
ECOBISMA (JURNAL EKONOMI, BISNIS DAN MANAJEMEN) Vol 12, No 2 (2025): ECOBISMA
Publisher : Published by the Faculty of Economics and Business, University of Labuhanbatu, North Sumat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ecobi.v12i2.7148

Abstract

PURPOSE - The COVID-19 pandemic has profoundly disrupted Indonesia’s economy, exacerbating structural vulnerabilities and necessitating targeted recovery strategies. This study conducts a systematic literature review (SLR) to synthesize empirical and theoretical insights on the key drivers, challenges, and policy implications of Indonesia’s post-pandemic economic recovery.METHODOLOGY - By analyzing 45 peer-reviewed articles, government reports, and international organization publications (2020–2023), this research identifies critical drivers such as digital transformation, government stimulus programs, resilience of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), and increased foreign investment. However, persistent challenges—including labor market imbalances, regional disparities, inflationary pressures, and global economic uncertainty—hinder equitable recovery.FINDING - The findings underscore the need for adaptive, inclusive policies that balance immediate economic stabilization with forward-looking reforms. This study contributes a comprehensive framework for policymakers to navigate post-pandemic recovery complexities, emphasizing integrated strategies to strengthen Indonesia’s economic foundation against future crises.
Pengembangan Model Hubungan Septa Pesona, Keberlanjutan Dan Kepuasan Berwisata Di Palau Bungin Nuranisa Fitri; Rozzy Aprirachman
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rakxrn37

Abstract

Studi ini berfokus pada pengembangan model yang menguji hubungan timbal balik antara implementasi Sapta Pesona, adopsi prinsip pariwisata berkelanjutan, dan tingkat kepuasan pengunjung di destinasi unik Pulau Bungin. Melalui pengumpulan data dari survei wisatawan, wawancara pemangku kepentingan, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis dengan model struktural, ditemukan bahwa Sapta Pesona memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan persepsi wisatawan terhadap aspek keberlanjutan (lingkungan, sosial, dan ekonomi). Lebih lanjut, persepsi positif terhadap keberlanjutan terbukti menjadi variabel mediasi krusial yang memperkuat pengaruh Sapta Pesona terhadap peningkatan kepuasan berwisata. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa kunci pengembangan pariwisata yang berhasil di Pulau Bungin terletak pada konsistensi penerapan nilai-nilai Sapta Pesona dan integrasi prinsip keberlanjutan, menawarkan panduan strategis bagi pengelola dan pemerintah daerah dalam merancang program pariwisata berbasis budaya yang berorientasi pada pengalaman berkualitas.
Analisis Keberlangsungan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Car Free Night Kabupaten Sumbawa Nur Ala Nurun; Rozzy Aprirachman
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fzg8gq18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Car Free Night Kabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang melibatkan 71 responden pelaku UMKM. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberlangsungan usaha dari aspek ekonomi tergolong sedang, dengan nilai rata-rata indeks sebesar 0,577. Meskipun ada usaha dalam memperluas skala dan meningkatkan pendapatan, akses ke lembaga keuangan masih menjadi tantangan. Dari sisi sosial, keberlangsungan UMKM mendukung interaksi komunitas dan meningkatkan kesejahteraan anggota, dengan nilai indeks sebesar 0,604. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai perlunya dukungan tambahan dari pemerintah dalam hal akses permodalan dan pelatihan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
Pengaruh Pengangguran dan Pengeluaran Perkapita Terhadap Indeks Kedalaman Kemiskinan Provinsi NTB 2022-2024 Rozzy Aprirachman; Yuni Purnama; Oryza Safitri
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 2 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i2.1362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tingkat pengangguran dan pengeluaran per kapita terhadap Indeks Kedalaman Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode 2022 hingga 2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan menerapkan metode regresi linier berganda pada data panel yang mencakup sepuluh kabupaten/kota di wilayah NTB. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengangguran memberikan dampak positif dan signifikan terhadap Indeks Kedalaman Kemiskinan, dengan nilai koefisien 0,0119599. Sebaliknya, pengeluaran per kapita juga menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan, dengan koefisien sebesar 0,0029001. Secara keseluruhan, kedua variabel ini hanya mampu menjelaskan 26,9 persen dari variasi Indeks Kedalaman Kemiskinan, sehingga dapat diindikasikan bahwa masih terdapat faktor lain di luar model yang lebih berpengaruh terhadap tingkat kedalaman kemiskinan di daerah tersebut.
Pengaruh Penggunaan BYond by BSI terhadap Kepuasan Nasabah di Kabupaten Sumbawa Siti Rahmawati; Rozzy Aprirachman
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 7 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i7.7096

Abstract

This study analyzes the influence of the use of the BYond by BSI application on customer satisfaction in Sumbawa Regency, with features, accessibility, and ease of use as exogenous variables and intensity of use as an intervening variable. The research employs a quantitative associative approach with a sample of 100 customers using BYond by BSI, determined through purposive sampling after the minimum sample size was calculated using the Lemeshow formula. Data were collected via a Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The evaluation of the measurement model indicates that all indicators are valid and reliable. The model explains 68.5% of the variance in intensity of use and 83.0% of the variance in customer satisfaction. Hypothesis testing results reveal that features do not have a significant effect on either intensity of use or customer satisfaction. Conversely, accessibility and ease of use exert a positive and significant influence on both intensity of use and customer satisfaction, while intensity of use has a positive and significant effect on satisfaction. These findings affirm that the success of digital banking services in Sumbawa Regency is more contingent upon stable access, a simplified user experience, and the routine utilization of the application, rather than merely on the completeness of features.