Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Dengan Model Akses Siswa Untuk Mencapai Tujuan Pendidikan Di Zaman Globalisasi: Strategi Pembelajaran Dengan Model Akses Siswa Untuk Mencapai Tujuan Pendidikan Di Zaman Globalisasi Arlina; Viki Rahmadhani
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v1i4.277

Abstract

Strategi dalam suatu pembelajaran terhadap peserta didik harus tepat kita perlu adanya pendekatan terhadap peserta didik agar kita dapat mengetahui setiap karakter anak, agar kita mudah untuk menentukan suatu model pembelajaran apa yang cocok untuk peserta didik yang akan di didik. Metode ini untuk mempermudah tenaga pendidik juga untuk tidak seenak memberikan model pembelajaran tanpa adanya pendekatan dan akan berakibat pada peserta didik jika kita salah memberi strategi.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIS KELAS IX-SAINS B DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 MEDAN Malika Amilia Rahman; Sufiani; Andreo Diwa Arsenta; Arlina
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11138

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) instructional strategy in the Al-Qur’an and Hadith subject for Grade IX Science B at Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan and to identify its effects on students’ activeness, motivation, and understanding. The study adopts a qualitative approach using a phenomenological research design. Data were collected through direct classroom observations of the learning process, interviews with the Al-Qur’an and Hadith teacher and students, and document analysis. Data credibility was ensured through prolonged engagement, persistent observation, negative case analysis, and triangulation of sources and techniques. The findings indicate that the implementation of the CTL strategy has a positive impact on the learning process. Students appeared more active, enthusiastic, and engaged in discussions, question-and-answer sessions, and group presentations. Learning became more meaningful as the material on halal and thayyib food was connected to students’ real-life experiences, such as the types of food they consume in their daily lives. The CTL strategy also contributed to enhancing students’ learning motivation and critical thinking skills. Although some challenges were identified, such as a few students’ limited participation, overall the CTL strategy was successful in creating an active, collaborative, and real-life–relevant learning environment for students.
Analisis Implementasi Metode Diskusi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas VII SMP Plus Nusantara Medan Area Nur Uswatun Hasanah; Nadia Adiningrat; Arlina; Syahril Amin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3876

Abstract

Artikel penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi metode pembelajaran pada mata pelajaran akidah akhlak di kelas VII SMP Plus Nusantara yang melibatkan langkah-langkah mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI, observasi serta dokumentasi pada proses pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik untuk mengidentifikasi metode yang paling efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran aktif seperti diskusi cenderung meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap materi dibandingkan metode ceramah tradisional. Kelebihan dari metode ini adalah siswa jadi lebih aktif dan berani mengemukakan pendapatnya di depan kelas. Selain itu suasana kelas juga menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.
Penerapan Strategi Project Based Learning Dalam Mata Pelajaran Akidah Akhlak di SMP Muhammadiyah 16 Lubuk Pakam Rinda Sari; Arlina; Devi Puja Kesuma; Muhammad Ilham
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning atau PjBL) dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di SMP Muhammadiyah 16 Lubuk Pakam. Dengan menggunakan metode kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PjBL melalui proyek pembuatan tasbih berdampak positif terhadap motivasi, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa. Proses pembelajaran terdiri dari enam tahapan: pemberian pertanyaan, perencanaan proyek, penentuan jadwal, pengawasan pelaksanaan, asesmen, dan evaluasi proyek. Hasilnya, siswa merasa lebih senang, aktif, kreatif, dan percaya diri dalam pembelajaran, karena strategi ini menekankan pembelajaran kolaboratif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan PjBL sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning atau PjBL) dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di SMP Muhammadiyah 16 Lubuk Pakam. Dengan menggunakan metode kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PjBL melalui proyek pembuatan tasbih berdampak positif terhadap motivasi, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa. Proses pembelajaran terdiri dari enam tahapan: pemberian pertanyaan, perencanaan proyek, penentuan jadwal, pengawasan pelaksanaan, asesmen, dan evaluasi proyek. Hasilnya, siswa merasa lebih senang, aktif, kreatif, dan percaya diri dalam pembelajaran, karena strategi ini menekankan pembelajaran kolaboratif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan PjBL sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak.
Konstribusi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Raya Muslimin dalam Meningkatkan Sikap Religius Masyarakat Arlina; Aldi Maulana Ong; Khaidah Try Apnisyah Sitorus; Nur Ikhsan Kharisma Sitorus; Siti Ardianti
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i2.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstribusi badan kesejahteraan masjid (BKM) raya muslimin dalam rangka meningkatkan sikap reliji di masyarakat jalan pukat I, no 1 bantan timur, kec medan tembung. Fokus kajian ini yakti bagaimana konstribusi BKM dalam meningkatkan sikap reliji di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan ialan kualitatif berbasis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman: yakni reduksi data, penampilan data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa konstribusi badan kesejahteraan masjid (BKM) raya muslimin untuk meningkatkan sikap reliji di masyarakat terkhusus pada jalan pukat I, no 1 kec medan tembung sangat berdampak positif, karena banya kegiatan yang di lakukan oleh pihak BKM seperti, pengajian rutin, magrib mengaji, santunan anak yatim, peringatan hari besar islam dan lain sebagiannya. Dengan adanya kegiatan islami tersebut membuat masyarakat mengetahui pentingnya dalam meningkatkan sikap reliji.
HUBUNGAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UIN-SU MEDAN Muhammad Rahmadani; Andreo Diwa Arsenta; Muhammad Aprijal; Alfikri; Arlina
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15550

Abstract

This study aims to determine whether there is a significant relationship between the effectiveness of using Artificial Intelligence (AI) and the self-regulated learning of Islamic Education (PAI) students, academic year 2023 at UIN Sumatera Utara. This research employs a quantitative correlational approach. Data collection was conducted through a questionnaire instrument distributed to a sample of 77 respondents. The data analysis technique used was the Pearson Product-Moment correlation test, applied after ensuring the data met the prerequisites of normality and linearity tests. The descriptive analysis results indicate that both the effectiveness of AI usage and the students' self-regulated learning are in the moderate category. Based on the hypothesis testing, a pearson correlation of 0.021 with a significance value of 0.854 was obtained. Because the significance value is greater than 0.05 (0.854 > 0.05), H0 is accepted and H1 is rejected. This confirms that there is no significant relationship between the effectiveness of using Artificial Intelligence (AI) and students' self-regulated learning. The conclusion of this study indicates that Artificial Intelligence (AI) technology purely serves as an external assistive tool and is incapable of automatically shaping self-regulated learning. Self-regulated learning is proven to be an aspect driven by internal factors, specifically the awareness and motivation from within the learners themselves.
PENGUKUHAN SOFT SKILL MAHASISWA CALON GURU PAI GENERASI GEN Z JURUSAN PENDIDIKAN DAN KEGURUAN UIN SUMATERA UTARA Nur Aini Lubis; Nurul Fadillah; Arlina
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16247

Abstract

Developments in information and communication technology have significantly influenced the characteristics of Generation Z students, including prospective Islamic Religious Education (PAI) teacher students. This generation is known to possess strong technological skills and access various information sources, but still faces various obstacles in mastering non-academic skills, or soft skills, which are highly needed in the world of education. This study aims to examine the urgency of strengthening soft skills for prospective Generation Z Islamic Religious Education (PAI) teacher students in the Islamic Religious Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University of North Sumatra, Medan. This study aims to identify the various challenges they face, and analyze strategies that can be implemented to develop them. The study used a qualitative approach with descriptive methods through observation, interviews, documentation, and literature review. The results indicate that communication, leadership, teamwork, time management, interpersonal skills, and problem-solving are soft skills that require special attention. The challenges faced by Generation Z students include high levels of digital technology use, reduced direct social interaction, minimal involvement in organizations, and the suboptimal implementation of soft skills development in the learning process. Efforts to strengthen soft skills can be implemented through integration into the curriculum, implementation of project-based learning, involvement in student organizations, training and seminars, mentoring programs, and improving digital literacy competencies. With continuous soft skills strengthening, prospective Islamic Religious Education (PAI) teachers are expected to become professional, character-driven, adaptive educators, and prepared to face the various challenges of education in the 21st century.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN DI MTS AL WASHLIYAH 16 PERBAUNGAN Arlina; Adinda Dwi Alriska; Anisa Rahmayani; Nabila Syahpitri; Tia Nazriah Harahap
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.17010

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki peserta didik di madrasah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas VII di MTs Alwashliyah 16 Perbaungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaksanaan program pembelajaran Al-Qur’an di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekolah menerapkan pemetaan kemampuan membaca Al-Qur’an bagi siswa baru yang dikelompokkan ke dalam beberapa tingkatan, mulai dari siswa yang belum mampu membaca Al-Qur’an hingga siswa yang telah mampu membaca dengan lagu dan tilawah. Berdasarkan pemetaan tersebut, sebagian besar siswa berada pada tingkat membaca yang cukup lancar, sedangkan siswa yang masih mengalami kesulitan mendapatkan pembinaan melalui program Klinik Al-Qur’an yang berfokus pada perbaikan tajwid, makharijul huruf, dan kelancaran membaca. Selain itu, sekolah menyelenggarakan mata pelajaran Tahsin bagi seluruh siswa kelas VII hingga IX sebagai upaya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an secara berkelanjutan. Evaluasi kemampuan membaca dilakukan secara berkala untuk memantau perkembangan siswa. Dengan demikian, peran guru melalui pemetaan kemampuan, pembinaan dalam program Klinik Al-Qur’an , dan pembelajaran Tahsin berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di MTs 16 Perbaungan.
Upaya Program Studi Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Mahasiswa Angkatan 2021 di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Rizky Indira Nasution; Arlina
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 Desember (2023): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v5i2.429

Abstract

The academic achievement is a benchmark for human resources. Graduates with quality demonstrate that they are actively engaged in learning; sometimes, there are students who graduate with satisfactory results. Academic achievement is essential to facilitate job searching and apply the acquired knowledge in the workplace. This research was conducted at the State Islamic University of North Sumatra (UINSU) in the Islamic Education Program and involved several students. The method employed was through interviews. The backgrounds of the students varied, including those who work, those who are actively involved in organizations, and those who neither work nor participate in any organizations. The academic achievements of several interviewed students were outstanding with a Cumulative Grade Point Average (CGPA) of 'Cum Laude.' It is hoped that the field of education will be of high quality.