Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Tourism Edupreneur: Pembinaan Wirausaha Seni untuk Wisata Pendidikan Juju Masunah; Ayo Sunaryo; Trianti Nugraheni; Putri Lilis Dyani; Leli Kurniawati
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 27, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v27i2.65274

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tahun 2020 telah menghasilkan kelompok-kelompok wirausaha mahasiswa yang memiliki produk karya seni tari dan permainan anak-anak. Namun demikian, pengelolaan produk tersebut belum optimal dalam penyajian untuk segmen pasar anak-anak. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membina kembali mahasiswa dalam mengelola usaha di bidang seni pertunjukan, dan pembelajaran seni untuk anak-anak dalam rangka mendukung program pengembangan wisata pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Metode yang digunakan adalah project-based approach atau pendekatan berbasis proyek. Partisipan adalah tujuh mahasiswa S1 dan seorang alumni Program Studi Pendidikan Seni Tari, UPI dan dua orang mahasiswa program studi Pendidikan Seni jenjang Master. Langkah kegiatan diawali dengan mendiagnosis partisipan, mendesain proyek, mengimplementasikan proyek, dan mengevaluasi. Data kegiatan dikumpulkan melalui partisipasi observasi, studi dokumentasi, dan kajian pustaka. Kemudian, data tersebut dianalisis secara triangulasi. Hasil pengabdian ini adalah terbangunnya kelompok wirausaha baru mahasiswa bernama Projek Seni Anak company atau Prosean Co. yang menjalankan model bisnis canvas. Prosean Co. mengelola produk dan jasa seni pertunjukan, dan pembelajaran seni untuk anak-anak, serta memasarkannya melalui sosial media dan pertunjukan Virtual yang disebut Virevale melalui TV UPI digital. Prosean Co. sebagai kelompok wirausaha baru berhasil mengelola produk karya seni tari dan permainan anak dalam alur cerita dan desain visual yang dapat diapresiasi oleh anak-anak.Kata Kunci: pendidikan seni; tari anak; wisata pendidikan; wirausaha seni
Pembelajaran Daring di PAUD Menggunakan Media Loose parts Nurniawati Nurniawati; Heny Djoehaeni; Leli Kurniawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3585

Abstract

Loose parts merupakan salah satu jenis media pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman nyata dengan bermain pada anak secara langsung. Namun pandemi Covid-19 membuat pembelajaran di sekolah beralih dari luring ke daring. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan media loose parts. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus pada tiga orang guru PAUD yang bekerja di sekolah dengan latar belakang berbeda. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara serta dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring di PAUD menggunakan media loose parts dilakukan dengan cara menggunakan platform zoom meeting, membagikan modul kepada orang tua siswa dan melaksanakan PTM terbatas. Sedangkan permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaannya adalah kurangnya motivasi anak, pendampingan guru serta orang tua dan media loose parts. Dengan begitu guru mencari solusi untuk mengatasi masalahnya yaitu menambah waktu zoom meeting atau PTM, mengadakan pertemuan orang tua dan program guru kunjung.
Analisis Nilai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dalam Cerita “Sepatu Baru Hana” Euis Pupu; Mubiar Agustin; Leli Kurniawati
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 20, No 1 (2023)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edukids.v20i1.56005

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran peneliti dalam penyajian cerita anak dengan narasi yang bisa mengajarkan anak untuk berbohong, menang dengan cara licik, menginginkan sesuatu tanpa bekerja keras, berusaha dan berdo’a. Agar tidak menjadi karakter anak yang kurang baik dimasa dewasa kelak. Guru dan orang tua perlu selektif dalam memilih cerita dalam menanamkan nilai karakter pada anak sejak dini. Dari permasalahan ini menjadi perhatian peneliti untuk menganalisis sebuah cerita anak berjudul “Sepatu Baru Hana” dalam upaya menanamkan projek penguatan profil pelajar pancasila sebagai pondasi karakter anak dalam mengimplementasiakan kurikulum merdeka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai projek penguatan profil pelajar pancasila yang terdapat dalam cerita “Sepatu Baru Hana”. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan memakai metode pendekatan kualitatif.  Analisis dilakukan dengan menganalisis hasil cerita dari kalimat per kalimat dalam buku cerita bergambar “Sepatu Baru Hana” untuk memperoleh informasi nilai karakter projek penguatan profil pelajar pancasila. Dalam analisis data yang terakhir dicoba adalah mentransipkan data yang berupa cerita menjadi tulisan, menginventariskan, mengklasifikasikan nilai-nilai karakter projek penguatan profil pelajar pancasila pada buku cerita bergambar “Sepatu Baru Hana” dan yang terakhir menyimpulkan. Hasil penelitian memperoleh deskripsi tentang nilai-nilai projek penguatan profil pelajar pancasila yaitu beriman dan bertakwa pada Tuhan Yang Esa dan berakhlak mulia, kreatif, gotong royong, berkebhinekaan global, bernalar kritis, dan mandiri. Para pendidik sangat disarankan untuk menyampaikan cerita ini sebagai salah satu media pembelajaran dalam upaya menanamkan nilai karakter projek penguatan profil pelajar pancasila.
Studi Kasus: Pentingnya Sosialisasi Bahaya Bank Emok Kepada Masyarakat Desa Cibeureum Kulon Nibras Aquila; Leli Kurniawati
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 21, No 2 (2023): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v21i2.63389

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin modern secara tidak langsung mempengaruhi pergeseran pola hidup di masyarakat sehingga semakin konsumtif. Kebutuhan masyarakat yang terus meningkat tidak diimbangi dengan daya beli masyarakat. Sehingga kebutuhan Masyarakat akan Lembaga peminjaman uang seperti bank emok melesat tinggi. Dengan demikian, Mahasiswa KKN dan pendamping PKH Desa Cibeureum Kulon melaksanakan pemberian materi pada KPM PKH dan KPM BPNT dalam kegiatan P2K2 pada modul ekonomi dalam sesi cara menabung dan meminjam yang baik untuk meminimalisir hal tersebut. Dengan diadakannya pematerian bank emok dan tips meminjam dan mengelola uang dengan baik dari Mahasiswa KKN, dan peluang bisnis tanpa modal oleh Laksana Community diharapkan dapat menurunkan angka tingkat kemiskinan di Desa Cibeureum Kulon
Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini dalam Pelaksanaan Pembelajara Tari Dhea Ardiyanti; Leli Kurniawati; Heny Djoehaeni
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya dalam mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis anak yang dapat dilakukan dengan pembelajaran tari. Penelitia ini berlandaskan pada fenomena yang banyak terjadi di lapangan terkait dengan pelaksanaan pembelajaran tari yang masih bersifat konvensional. Hal ini justru bertolak belakang dengan upaya pengoptimalan kemampuan berpikir kritis anak. Sejatinya, pengembangan kemampuan berpikir kritis pada anak sejak dini sangat diperlukan melalui kegiatan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan. Salah satunya yaitu dengan pembelajaran tari kreatif WEDCFORTING. Fenomena yang terjadi di lapangan, diungkap peneliti dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data-data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, dokumentasi dan studi literatur. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif dengan tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian terungkap bahwasanya pembelajaran tari kreatif WEDCFORTING yang meliputi tahapan warming up, exploration, developing skills, creating, form, dan presenting memberikan kesempatan pada anak untuk dapat mengembangkan keterampilan menganalisis, keterampilan mensintesis, keterampilan dalam mengidentifikasi masalah, keterampilan menyimpulkan, dan keterampilan mengevaluasi serta menilai. Dengan ini maka pembelajaran tari kreatif WEDCFORTING dapat dijadikan rujukan dalam melaksanakan pembelajaran
Analisis Water Safari Games sebagai Game Edukatif dalam Pengenalan Hewan dan Tumbuhan Berbahasa Inggris untuk Anak Usia Dini Fadillah, Nida Nur; Musthafa, Bachrudin; Kurniawati, Leli
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan kosakata Bahasa Inggris pada anak usia dini merupakan aspek yang penting, karena Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang digunakan di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Anak yang memiliki bekal kemampuan Bahasa Inggris akan mampu bersaing secara global di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan “Water Safari Games” sebagai game edukatif dalam memperkenalkan kosakata Bahasa Inggris terkait hewan dan tumbuhan kepada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain analisis konten. Objek penelitian adalah Water Safari Games yang memiliki 12 misi permainan, yang difokuskan pada dua misi pertama setiap tema. Teknik pengumpulan data meliputi studi dokumentasi dan observasi terhadap audio, teks, visual yang ada dalam permainan. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas pengumpulan, pemilahan, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Water Safari Games dalam memperkaya kosakata Bahasa Inggris anak memiliki instruksi yang jelas dan lingkungan permainan yang menarik. Namun, penting adanya pengawasan dari orang tua atau pendidik untuk memastikan penggunaan yang aman. Kesimpulannya, Water Safari Games berpotensi menjadi game edukatif yang bermanfaat dalam pembelajaran Bahasa  Inggris bagi anak usia dini, khususnya untuk anak usia lima tahun ke atas. Introducing English vocabulary to children in early childhood is crucial, as English is an international language used in various sectors, including education. Children with a foundation in English skills will be able to compete globally. This study aims to analyze the effectiveness of "Water Safari Games" as an educational game in introducing English vocabulary related to animals and plants to children in early childhood. The research method used is qualitative, with a content analysis design. The object of the study is Water Safari Games, which has 12 game missions focused on the first two missions of each theme. Data collection techniques include documentation studies and observations of the audio, text, and visuals in the game. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which consists of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that Water Safari Games enriches children's English vocabulary through clear instructions and an engaging game environment. However, parents or educators need to supervise to ensure safe use. In conclusion, Water Safari Games has the potential to be a beneficial educational game in English learning for children in early childhood, especially those aged five and above
Kaleidoscope of Inclusion: Mapping Music Learning Methods through the Lens of Contemporary Early Childhood Education Literature Anggraeni, Santi Nisfi; Kurniawati, Leli
Indonesian Journal of Educational Research and Review Vol. 7 No. 1: April 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijerr.v7i1.72158

Abstract

The use of music learning methods in inclusive schools is considered as an innovative way to create an inclusive environment that stimulates children's holistic development. Even so, not many are aware of the urgency of music as a tool to achieve this inclusion, so a more in-depth study is needed. This study aims to analyze the role of music learning methods in inclusive early childhood education (ECE) in the contemporary era. Using a Systematic Literature Review (SLR)  approach, this research aims to collect, review and analyze literature related to the use of music learning methods in inclusive ECE. Data collection techniques involve conducting a structured and comprehensive search on trusted databases. The data analysis process involved selecting literature based on inclusion and exclusion criteria, considering the relevance of articles and the necessary information. The results of the literature analysis found that music learning methods play an important role in creating an inclusive environment that stimulates early childhood participation and development. Music can open doors of communication, increase social interaction, and stimulate the creativity of inclusive children.
Implementasi Pembelajaran Musik Dan Gerak Pada Guru PAUD Di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat Kurniawati, Leli; Putri, Riva Ananda; Afifah, Anindya Alya; Kamil, Siti Wardah Khofifah
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v4i1.5343

Abstract

This study aims to find out how teachers implement music and movement learning in early childhood education in Parongpong District, West Bandung Regency, West Java. With a case study methodology, a qualitative research design was applied. Then observation and literature research are utilized as data collection methods. Descriptive qualitative analysis is the method of data analysis that is employed. The study's findings demonstrate that teachers have effectively incorporated music and movement into early childhood learning through appropriate stimulus, variety, expression, tempo, and enthusiasm in line with their pedagogical, personal, social, and professional competence as teachers of early childhood education.
A Literature Review of Teacher Strategies to Support Children with Selective Mutism in the Classroom Hartati, Kurnia; Kurniati, Euis; Kurniawati, Leli
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.734

Abstract

Selective mutism (SM) presents unique challenges in the classroom, characterized by an inability to speak in specific social situations despite normal verbal abilities in other settings. This literature review aims to identify effective strategies for supporting children with SM. The objectives include understanding SM, educating the school community, and implementing individualized support strategies. The review employs a synthesis of current research to outline key approaches, emphasizing the importance of comprehensive awareness to avoid misconceptions and foster a supportive environment. Findings highlight the need for early identification, tailored interventions, and accommodating both verbal and non-verbal communication. Effective collaboration among teachers, parents, and therapists is essential for consistent support and progress. The review concludes that a holistic, empathetic approach combined with targeted strategies and community-wide education is critical for creating an inclusive classroom environment that supports the academic and social development of children with SM.
Upaya Guru dan Kepala Sekolah Raudhatul Athfal dalam Mendukung Kebijakan Transisi PAUD ke SD Rahmawati, Gina Maliha; Rudiyanto, Rudiyanto; Kurniawati, Leli
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.752

Abstract

Kebijakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan agar tidak adanya miskonsepsi mengenai membaca, menulis dan berhitung (calistung) bagi anak usia dini. Dalam artikel ini, peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk melihat sejauh mana upaya yang dilakukan guru dan kepala sekolah Raudhatul Athfal (RA) dalam mendukung kebijakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu RA yang berada di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa upaya yang dilakukan guru dan kepala sekolah RA dalam mendukung kebijakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan adalah: (1) memberikan stimulasi 6 fase pondasi melalui pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan anak, (2) mengadakan seminar yang berisikan sosialisasi terhadap orangtua mengenai apa saja yang harus dipersiapkan pada masa transisi PAUD ke SD.