Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Strategi Kepala TK dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan pada Masa Pandemi Covid 19 Sudrajat, Cucu Jajat; Agustin, Mubiar; Kurniawati, Leli; Karsa, Dede
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.582

Abstract

Guncangan dahsyat Covid 19, telah menginfeksi setidaknya 6 juta orang di dunia dan hampir 400.000 orang diantaranya meninggal dunia. Akibatnya kehidupan manusia di berbagai sektor terguncang hebat, termasuk sektor pendidikan. Pembelajaran daring disemua jenjang pendidikan tak terkecuali PAUD, adalah solusi terbaik saat ini. Kepala sekolah perlu melakukan langkah strategis agar proses pendidikan PAUD tetap berjalan dan kualitas tetap terjaga. Tujuan penelitian ini adalah mendeksripsikan bagaimana strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan taman kanak-kanak pada masa pandemi Covid 19 di Kota Cimahi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif survei. Subjek penelitian adalah 112 Kepala TK di Kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukan, strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan TK pada masa pandemi Covid 19 sangat baik (85,90%). Process Approach (88,24%) merupakan skor teringgi, menunjukan pendekatan proses menjadi prioritas utama dilakukan. Sedangkan tanggung jawab (81,21%) merupakan skor terendah, menunjukan belum optimalnnya pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah masa pandemi covid 19.
Analysis Skills of Early Childhood in The Implementation of Creative Dance Wedcforting Ardiyanti, Dhea; Kurniawati, Leli; Djoehaeni, Heny
Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol. 13 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijeces.v13i1.13729

Abstract

This study aims to reveal analytical skills of early childhood as an indicator of critical thinking skills in the implementation of WEDCFORTING creative dance learning. This research is based on optimizing critical thinking skills in children from an early age through fun learning activities. The method used in this research is descriptive qualitative method so that everything that happens in the field can be described in detail. The research activity was carried out by involving 13 young children at one of the kindergarten institutions in Purwakarta Regency. The results of the research show that children get the opportunity to explore ideas and ideas into a series of dance movements. This shows that analytical skills as an indicator of children's critical thinking abilities are well optimized in the implementation of WEDCFORTING creative dance learning. Thus, WEDCFORTING creative dance learning can be used as a reference in implementing dance learning in early childhood as an effort to optimize critical thinking abilities.
Strategi Kepala TK dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan pada Masa Pandemi Covid 19 Sudrajat, Cucu Jajat; Agustin, Mubiar; Kurniawati, Leli; Karsa, Dede
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.582

Abstract

Guncangan dahsyat Covid 19, telah menginfeksi setidaknya 6 juta orang di dunia dan hampir 400.000 orang diantaranya meninggal dunia. Akibatnya kehidupan manusia di berbagai sektor terguncang hebat, termasuk sektor pendidikan. Pembelajaran daring disemua jenjang pendidikan tak terkecuali PAUD, adalah solusi terbaik saat ini. Kepala sekolah perlu melakukan langkah strategis agar proses pendidikan PAUD tetap berjalan dan kualitas tetap terjaga. Tujuan penelitian ini adalah mendeksripsikan bagaimana strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan taman kanak-kanak pada masa pandemi Covid 19 di Kota Cimahi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif survei. Subjek penelitian adalah 112 Kepala TK di Kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukan, strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan TK pada masa pandemi Covid 19 sangat baik (85,90%). Process Approach (88,24%) merupakan skor teringgi, menunjukan pendekatan proses menjadi prioritas utama dilakukan. Sedangkan tanggung jawab (81,21%) merupakan skor terendah, menunjukan belum optimalnnya pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah masa pandemi covid 19.
Implementasi Pembelajaran Musik Dan Gerak Pada Guru PAUD Di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat Kurniawati, Leli; Putri, Riva Ananda; Afifah, Anindya Alya; Kamil, Siti Wardah Khofifah
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v4i1.5343

Abstract

This study aims to find out how teachers implement music and movement learning in early childhood education in Parongpong District, West Bandung Regency, West Java. With a case study methodology, a qualitative research design was applied. Then observation and literature research are utilized as data collection methods. Descriptive qualitative analysis is the method of data analysis that is employed. The study's findings demonstrate that teachers have effectively incorporated music and movement into early childhood learning through appropriate stimulus, variety, expression, tempo, and enthusiasm in line with their pedagogical, personal, social, and professional competence as teachers of early childhood education.
LANGKAH-LANGKAH STRATEGIS KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEM-BANGKAN KETERAMPILAN ABAD 21 BAGI GURU TAMAN KANAK-KANAK Fauziyah, Afina Lathifah; Rudiyanto, Rudiyanto; Kurniawati, Leli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.27945

Abstract

Jurnal ini menyelidiki inisiatif strategis yang dilakukan oleh kepala taman kanak-kanak untuk menumbuhkan kemampuan guru dalam mencapai tujuan yang digariskan dalam Kurikulum Merdeka dan dalam membina keterampilan abad 21 di kalangan siswanya. Menyadari semakin pentingnya keterampilan abad ke-21 dalam pendidikan anak usia dini, penelitian ini menggali peran penting kepala sekolah dalam membimbing guru menuju penerapan kurikulum yang efektif. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif seperti wawancara dan analisis dokumen, penelitian ini mengungkap spektrum strategi yang diterapkan oleh kepala sekolah. Hal ini mencakup sesi pengembangan profesional terstruktur, program pendampingan yang dipersonalisasi, upaya perencanaan kolaboratif, dan pembentukan lingkungan sekolah yang mendukung. Melalui inisiatif-inisiatif ini, kepercayaan diri dan kemahiran guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka diperkuat, sehingga mereka dapat dengan mahir mengembangkan keterampilan penting abad ke-21 pada generasi muda mereka. Implikasi dari temuan ini sangat luas, memberikan wawasan tentang praktik kepemimpinan taman kanak-kanak yang efektif. Selain itu, penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi para praktisi yang ingin meningkatkan implementasi kurikulum dan memajukan pengembangan keterampilan abad ke-21 dalam pendidikan anak usia dini. Dengan mengungkap manuver strategis kepala taman kanak-kanak, penelitian ini memberikan peta jalan bagi para pendidik yang bertujuan untuk mengoptimalkan pendekatan pedagogi mereka dan mendorong perkembangan holistik pada siswanya.
EDUKASI BERBASIS RESILIENSI KEPADA PENDAMPING DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KASUS KEKERASAN Malihah, Elly; Yulindrasari, Hani; Kurniawati, Leli; Utami, Lingga; Handayani, Hany; Munggaran, Rengga Akbar; Harlisa, Nalya Puspa; Al-Munadi, Fadhil Kholid
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing rates of violence against women and children in the city of Bandung make it necessary for support roles in the prevention and handling of violence cases to provide services optimally and professionally. The issue of the high rate of violence is not in line with the technical competence and psychosocial support of the caregivers. Institutionally, this impacts the delay in case resolution and the quality of professional services for the prevention and handling of violence cases not meeting standards. For the individual caregivers themselves, the impact of work pressure and exposure to violence cases presents its own challenges. The goal of this community service is to provide resilience training to companions, focusing on enhancing technical competencies and psychosocial support for companions in the prevention and handling of violence cases against women and children. This community service activity is conducted using the Logical Framework Approach (LFA) method. The social setting was carried out at the Regional Technical Implementation Unit for the Protection of Women and Children in Bandung City, with the intervention object being the strengthening of professional caregivers for the prevention and handling of violence cases against women and children, which includes legal companions, psychologists, and social workers. The implementation of this community service was carried out with resilience training focused on case management and coping strategies. From both trainings, there was a positive impact not only on the institutional process but also on the individuals providing support. Although case management has not yet been implemented directly, the existence of case management provides a standard reference for institutional services in preventing and handling cases of violence. Meanwhile, coping strategies become a strategy that brings positive changes to the companions; with the use of music, they can adaptively develop a resilient attitude and avoid exposure to cases of violence. Community service recommendations can focus on providing regular mental health support services to caregivers.Meningkatnya angka kekerasan pada perempuan dan anak di Kota Bandung menjadikan peran pendamping dalam rangka pencegahan dan penanganan kasus kekerasan perlu memberikan layanan secara optimal dan profesional. Permasalahan tingginya angka kekerasan tidak sejalan dengan kompetensi teknis dan dukungan psikososial para pendamping. Secara kelembagaan ini berdampak pada terminasi kasus yang terhambat dan kualitas layanan profesional pencegahan dan penanganan kasus kekerasan yang belum sesuai standar. Bagi individu pendamping sendiri, dampak tekanan beban kerja hingga paparan kasus kekerasan menjadi tantangan tersendiri. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan resiliensi kepada pendamping yang fokus pada peningkatan kompetensi teknis dan dukungan aspek psikososial pada pendamping dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode Logical Framework Approach (LFA). Setting sosial dilakukan di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Bandung, dengan objek intervensi penguatan dilakukan kepada pendamping profesional pencegahan dan penanganan kasus kekerasan pada perempuan dan anak terdiri dari pendamping hukum, psikolog, dan pekerja sosial. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pelatihan resiliensi berfokus pada manajemen kasus dan strategi coping. Dari kedua pelatihan tersebut memberikan dampak perubahan positif tidak hanya untuk proses kelembagaan tapi bagi individu pendamping itu sendiri. Meskipun manajemen kasus belum dapat diimplementasikan secara langsung, tetapi adanya manajemen kasus memberikan acuan standar layanan lembaga dalam melakukan pencegahan dan penanganan kasus kekerasan. Sedangkan strategi coping menjadi strategi yang memberikan perubahan positif pada pendamping dengan adanya pendekatan musik mereka dapat secara adaptif memiliki sikap resilien dan terhindar dari paparan kasus kekerasan. Rekomendasi pengabdian kepada masyarakat dapat fokus pada dukungan layanan kesehatan mental berkala pada pendamping.