Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pendidikan: Tren Keterampilan Berpikir Kritis melalui LKPD yang Terintegrasi PBL Puspitasari, Eka; Abdullah, Abdullah; Wati, Mustika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2387

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa di Indonesia menjadi permasalahan utama dalam pendidikan, yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang lebih fokus pada pengajaran berbasis guru dan kurangnya penerapan model yang dapat mengembangkan keterampilan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tren pemanfaatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis di konteks pendidikan Indonesia. Studi ini menggunakan metode analisis bibliometrik dengan aplikasi Biblioshiny, yang dieksplorasi dari tahun 2014 hingga 2024 melalui basis data OpenAlex. Proses penelitian dimulai dengan pengumpulan data dari 742 artikel yang relevan, diikuti pem-filteran untuk memastikan kecocokan dengan kriteria penelitian, yaitu tahun publikasi antara 2014-2024, artikel ilmiah terpublikasi dengan akses terbuka, menggunakan bahasa Indonesia, memiliki metadata yang lengkap, serta berlokasi di Indonesia, sehingga tersisa 232 artikel untuk analisis lebih lanjut. Metode analisis mencakup frekuensi publikasi tahunan, sitasi per artikel, identifikasi sumber teratas, serta analisis kata kunci yang sering muncul. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam publikasi terkait LKPD dan PBL sejak 2015, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan mencapai 37,87%. Meskipun demikian, terjadi penurunan jumlah publikasi pada tahun 2024, dengan rata-rata sitasi per artikel menurun menjadi 0,22. Temuan ini mencerminkan pentingnya inovasi lebih lanjut dalam penerapan PBL dan LKPD untuk mendukung peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik, terutama dalam konteks pembelajaran abad ke-21.
Validasi: LKPD Terintegrasi Model Problem Based Learning untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Materi Asam Basa Puspitasari, Eka; Abdullah, Abdullah; Wati, Mustika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2405

Abstract

Pendidikan di abad ke-21 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi validitas dari pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang terintegrasi dengan model Problem Based Learning (PBL) dalam melatih keterampilan berpikir kritis untuk materi asam basa. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Hasil validasi menunjukkan rata-rata skor validitas LKPD sebesar 96,27, yang menandakan LKPD ini sangat valid dan siap digunakan dalam pembelajaran. Meskipun hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD tidak perlu direvisi, para validator merekomendasikan beberapa saran perbaikan saran-saran dari validator tetap dipertimbangkan agar kualitas dan efektivitas LKPD dapat ditingkatkan lebih lanjut. Saran tersebut termasuk peningkatan dalam penyajian kegiatan, seperti memperbaiki tampilan dan layout LKPD agar lebih menarik bagi peserta didik. Selain itu, disarankan untuk menambahkan beberapa kalimat instruksi sebelum melaksanakan kegiatan agar peserta didik lebih memahami langkah-langkah yang harus diikuti dalam proses pembelajaran. Rekomendasi penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi yang membandingkan efektivitas LKPD ini dalam meningkatkan pemahaman konsep Asam Basa serta keterampilan berpikir kritis di berbagai tingkat pendidikan.
Risiko Kesehatan Kerja pada Kelompok Mamalam PT. Antam Tbk. UBPB Kalimantan Barat Winata, Rivaldi Andika; Trisnawati, Elly; Saleh, Ismael; Marlenywati; Puspitasari, Eka
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.4146

Abstract

Kelompok Tani Mamalam di PT. Antam Tbk. UBPB Kalimantan Barat menghadapi berbagai risiko kesehatan kerja, terutama bahaya fisik dan ergonomi, namun implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) masih minim. Hal tersebut berdampak pada penurunan produktivitas dan pendapatan keluarga apabila pekerja mengalami gangguan kesehatan. Kelompok Tani Mamalam adalah program pemberdayaan masyarakat dan reklamasi lahan pascatambang PT. Antam Tbk. UBPB Kalimantan Barat, yang berfokus pada pertanian (hidroponik, organik) dan peternakan. Pekerja dalam program ini menghadapi berbagai risiko kesehatan kerja, meliputi: (1) Risiko ergonomis berupa Musculoskeletal Disorders (MSDs) akibat gerakan repetitif saat penyiapan lahan; (2) Risiko fisik seperti tekanan panas dan kulit terbakar akibat aktivitas ladang; dan (3) Risiko biologis berupa paparan penyakit infeksi saat merawat ternak. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat keparahan masalah kesehatan serta menganalisis tingkatan risiko bahaya yang dihadapi oleh pekerja Kelompok Tani Mamalam.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 52 pekerja yang dipilih menggunakan convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen lembar observasi dan kuesioner, dan penilaian analisis risiko menggunakan matriks risiko. (100%), gerakan repetitif (100%). Bahaya biologis, yaitu Infeksi Demam Berdarah dan Malaria (0%) iritasi kulit dan gatal-gatal (38,5%) dan psikososial (beban kerja berlebih) dialami oleh 38,5% pekerja, sementara bahaya kimia tidak ditemukan (0%). Bahaya ergonomi dinilai berisiko 'Tinggi', sedangkan bahaya fisik dan biologis berisiko 'Sedang'. Ketiadaan tindakan pengendalian dan edukasi K3 menjadi akar masalah utama dari tingginya risiko kesehatan yang teridentifikasi pada pekerja, Maka, diperlukan implementasi program K3 yang mencakup edukasi dan pengendalian teknis, terutama untuk risiko ergonomi yang tinggi.
Model Intervensi Sosial-Ekologis Berbasis Komunitas dalam Penguatan Ekonomi Lokal melalui Bank Sampah: Studi Kasus KKN di Desa Danau Baru Desiana, Rosa; Puspitasari, Eka; Johadi, Johadi; Putri, Zahra Amallia; Rukmana, Juniar Hardama Yanti; Prasasti, Amanda; Agustin, Rani Tiara; Annisa, Annisa; Halius, Muhamad Fadel Umam; M.A, Imam Warmansyah
Journal of Law, Economics, and Engineering Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah di Desa Danau Baru masih menjadi tantangan bagi kualitas lingkungan dan hubungan manusia‑alam. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas bank sampah sebagai intervensi sosial-ekologis berbasis komunitas dalam memperkuat harmoni sosial‑ekologis. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi partisipatif selama 40 hari KKN, dilengkapi wawancara mendalam dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi warga meningkat secara signifikan, terutama ibu rumah tangga dan pemuda, praktik ramah lingkungan seperti memilah sampah dan mengurangi pembuangan ke sungai diadopsi secara luas, dan tekanan ekologis terhadap Sungai Lematang berkurang. Selain itu, norma sosial kolektif terbentuk, memperkuat kesadaran komunitas terhadap dampak perilaku manusia terhadap lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa bank sampah berfungsi sebagai mekanisme intervensi sosial-ekologis yang berhasil memperkuat hubungan manusia dengan alam dan membangun resilien sosial-ekologis. Keberlanjutan program dapat diperkuat melalui pendampingan aktif dan replikasi praktik terbaik ke komunitas lain.
Pemeriksaan Kadar Hemoglobin pada Penderita Pediculosis di Pondok Pesantren Raudlotul Musthofa Rejotangan Tulungagung Kusharyati, Imelda Putri; A’yunin , Qurrotu; Lathifah, Lathifah; Puspitasari, Eka; Fu’ana, Yan
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.10726

Abstract

Pediculosis kapitis merupakan infestasi ektoparasit yang banyak ditemukan di lingkungan padat seperti pondok pesantren. Infestasi berat dapat menimbulkan gatal, gangguan tidur, dan kehilangan darah kronis yang berpotensi menyebabkan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada santriwati penderita pediculosis di Pondok Pesantren Raudlotul Musthofa Rejotangan Tulungagung. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 santriwati penderita pediculosis. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) dengan alat Easy Touch dari darah kapiler. Hasil pemeriksaan menunjukkan 25 responden (62,5%) memiliki kadar hemoglobin normal, 7 responden (17,5%) rendah (anemia), dan 8 responden (20%) tinggi. Infeksi pediculosis dapat memengaruhi kadar hemoglobin pada santriwati. Meskipun sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin normal, masih terdapat 17,5% yang mengalami anemia. Pemeriksaan hemoglobin rutin, edukasi gizi, suplementasi zat besi, serta upaya pencegahan pediculosis penting dilakukan di pesantren untuk menjaga kesehatan santriwati.
Regular Teacher Professionalism in The Implementation of Elementary School Inclusion Education in Kebumen Mentari, Agustina Puspa; Sabri, Ahsina; Diah, Ariana; Prasasti, Dania; Puspitasari, Eka; Chamdani, Muhamad; Fatimah, Siti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.637 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis tingkat profesionalisme guru dalam pelaksanaan pendidikan inklusi sekolah dasar di Kebumen dan (2) Menjadi bahan evaluasi pihak terkait dalam upaya perbaikan pendidikan inklusi sekolah dasar di Kebumen. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan subjek penelitian SD N Tunjungseto, SD N Pecarikan, dan SD N Podourip yang merupakan sekolah inklusi di Kabupaten Kebumen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan juga wawancara. Sedangkan untuk teknik analisis data, kami menganalisis dengan menggunakan analisis interaktif menurut Miles and Huberman yang terdiri atas empat komponen proses analisis, yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
ANALISIS HAMBATAN GURU DALAM PEMANFAATAN INTERACTIVE FLAT PANEL (IFP) PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SDN CIRACAS 14 JAKARTA TIMUR Hasbullah; Timorwoko, Agus; Dewi Insyirah, Annisa; Puspitasari, Eka; Novita, Ira; Haikal Hafizo Akbari, Muhammad; Nurlaeli; Magfirah, Nurul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53360

Abstract

This study aims to analyze the obstacles faced by teachers in utilizing Interactive Flat Panel (IFP) in mathematics learning at SDN Ciracas 14 East Jakarta and to identify recommendations for optimizing its use. The research employed a qualitative descriptive approach involving classroom teachers as the main subjects. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that IFP has a positive impact on mathematics learning by increasing students’ motivation, engagement, and participation through interactive visual, audio, and multimedia features. However, its utilization has not yet reached its optimal function as an interactive learning medium. Most teachers still use IFP primarily for presentations and video displays rather than maximizing advanced interactive features. The main technical obstacles include unstable internet connections, unresponsive touchscreens, connectivity issues, and limited availability of IFP units. Meanwhile, non-technical obstacles include the lack of comprehensive training, limited teacher competence in advanced IFP features, restricted access to interactive mathematics applications, and dependence on external learning resources. The study concludes that the successful implementation of IFP depends not only on the availability of technology but also on teacher readiness, continuous professional development, adequate infrastructure, and institutional support for educational digitalization.