Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

EVALUATING LABORATORY WEBSITE USABILITY THROUGH THE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Ma'wa, Safarah Putri; Damayanti, Friska; Etruly, Niki
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 10, No 4 (2024): September 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v10i4.3238

Abstract

Abstract: The Manual Drawing Laboratory and Computer Laboratory of the Furniture Design Study Program are some of the infrastructures used to support learning and practicum in the Polytechnic of Furniture Industry and Wood Processing. Services at these two laboratories utilize the Laboratory website which can be accessed publicly via the address https://labdesainfurnitur.poltek-furnitur.ac.id/, in which the purpose of developing the website is to simplify the process for stakeholders to access information regarding practicum activities conducted in the laboratories. Ease of access to this information needs to be evaluated, especially related to usability on the website. The evaluation of the laboratory website's usability is performed using the System Usability Scale (SUS) method, which provides a structured approach to measuring the effectiveness and user experience of the website. It is hoped to obtain a representation of the user's experience of the function and appearance of the laboratory website as advice on what features might be developed to improve the services. According to the results of data processing from 44 respondents, the average SUS score was 59.32. Based on this score, the Acceptability Range category is still in the marginal range, meaning there are still several things that need to be corrected or improved so the website can help in the daily operational activities of the laboratory.            Keywords: laboratory; SUS; usability; user; website  Abstrak: Laboratorium Gambar dan Laboratorium Komputer Program Studi Desain Furnitur merupakan sarana penunjang praktikum di Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu. Pelayanan pada kedua laboratorium ini telah memanfaatkan website yang dapat diakses secara publik melalui alamat https://labdesainfurnitur.poltek-furnitur.ac.id/, pemanfaatan website bertujuan untuk memudahkan para pengguna dalam memperoleh informasi seputar kegiatan praktikum di laboratorium di setiap waktu. Adanya pemanfaatan teknologi informasi tersebut perlu dievaluasi untuk mengetahui kegunaan website bagi para pengguna serta sebagai masukan untuk pengelola laboratorium dalam mengembangkan website di masa mendatang. Evaluasi website laboratorium dilakukan dengan metode System Usability Scale (SUS). Melalui evaluasi kegunaan pada website laboratorium diharapkan diperoleh representasi pengalaman pengguna terhadap fungsi dan tampilan website laboratorium dan diperoleh saran fitur-fitur yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan di laboratorium. Data yang diperoleh sebanyak 44 responden menghasilkan skor SUS dengan rata-rata 59,32. Berdasarkan skor tersebut, rentang akseptabilitas website masih berada pada rentang marginal, sehingga masih ada beberapa fitur yang perlu ditingkatkan agar website dapat membantu kegiatan operasional laboratorium sehari-hari. Kata kunci: kegunaan; laboratorium; pengguna; SUS; website
PERANCANGAN NAKAS MULTIFUNGSI HIDDEN DRAWER DENGAN MIX MATERIAL Etruly, Niki; Yusuf, Ahmad
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur Vol. 12 No. 02 (2024): Vol.12, No. 02, Oktober 2024
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v12i02.1069

Abstract

In the development of minimalist and modern interior design, space limitations are a major problem, especially in creating a multifunctional bedroom design. The bedroom is not only used as a place to rest, but is used as a place for storage, work, and other activities, so it requires several functional and efficient design solutions. One of the products developed is a multifunctional nightstand that has been equipped with more storage, hidden drawers, and a table top that can be directed to the bed. This product is designed using a combination of teak wood, plywood, and veneer with natural finishing, giving a natural and aesthetic impression. Research on this product uses quantitative method research through filling out questionnaires to respondents. The process of designing this product follows by using the design thinking method which involves five stages, namely the empathize, define, ideate, prototype, and test stages. The final result is a prototype of a multifunctional nightstand that has been equipped with woven rattan to add an aesthetic impression. The data shows that this product obtained score of 91.05%, which shows that this product is very attractive and meets the needs as a creative solution to the problem of limited space.
Identifikasi Pemborosan Menggunakan Pendekatan Lean Manufakturing Pada Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Etruly, Niki; Amarta, Zain; Fariz, Nuthqy; Prastyo, Andri; Haikal, A Anas
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.11970

Abstract

Perusahaan furnitur dan pengolahan kayu adalah salah satu produsen yang menyediakan furnitur dari kayu. Peningkatan produktifitas dengan cara mereduksi pemborosan (waste) menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan hasil produksi. Analisis pemborosan dilakukan sebelum dilakukannya upaya mereduksi pemborosan. Analisis pemborosan pada proses produksi Kemasan Fleksibel dilakukan dengan metode Seven Waste Assessment (SWA) dan Waste Relationship Matrix (WRM). SWA digunakan untuk identifikasi waste, sedangkan WRM digunakan untuk mengetahui tingkat keterkaitan antar waste. Dilakukan juga pembobotan setiap waste dengan metode Waste Assesment Questionnaire (WAQ). Dari hasil WRM dan WAQ didapatkan waste transportation memiliki persentase besar yang harus diperbaiki. Rekomendasi perbaikan untuk waste transportation adalah dengan merubah tata letak fasilitas produksi dengan prinsip one line flow material. Perubahan tata letak ini dilakukan untuk meminimalir terjadinya waste yang terdampak dari waste transporttion yaitu waste motion, waste waiting, waste defect. Penerapan tata letak fasilitas produksi baru yang lean dapat meningkatkan efisiensi dan produkstivitas produksi perusahaan.
Analisis Kualitas Pelayanan Laboratorium Komputer Dell Politeknik Industri Furnitur Dan Pengolahan Kayu Niki Etruly; Safarah Putri Ma’wa
Jurnal Ekonomika dan Bisnis Vol. 10 No. 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 April 2023
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium Komputer Dell yang berada di Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu adalah salah satu bentuk layanan untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam bidang menggambar digital, khususnya bagi mahasiswa program studi Desain Furnitur. Laboratorium Komputer Dell menjadi salah satu laboratorium dengan jadwal terpadat di setiap semesternya, karena selalu digunakan sebagai ruang praktikum mahasiswa prodi Desain Furnitur. Oleh sebab itu, peneliti perlu untuk melakukan analisa dan mengatahui tingkat kepuasan pelangganiterhadap kualitas pelayanan yang sudah diberikan guna memberi masukan kepada manajemen laboratorium dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan agar tingkat kepuasan pelanggan yang lebih baik di masa mendatang. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tangible, responsiveness, assurance, empathy, dan reliability. Variabeliini diolah menggunakan regresi liner berganda untuk mengetahui apakah secaraiparsial dan simultanivariabel tersebut berpengaruh secarasignifikan terhadap kepuasan pelayanan. Dari hasil pengolahan data dan pembahasan didapatkan bahwa variabel tangibel tidak memiliki hubungan dengan kepuasan pelayanan karena nilai t hitungnya bernilai negatif. Variabel responsiveness memiliki hubungan terhadap kepuasan pelayanan karena nilai t hitungnya sebesar 0,501 namun tidak signifikan karena nilai t hitung lebih kecil daripada t tabel sebesar 0,68. Variabel assurance, empathy dan reliability memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pelayanan karena memiliki nilai t hitung positif dan lebih besar dari t tabel dengan nilai masing-masing 0,985, 2,873, 1,600.
STRATEGI DIGITAL MARKETING OEMAH KARYA KALIGRAFI JOGJA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENJUALAN PRODUK: OEMAH DIGITAL MARKETING STRATEGY KARYA KALIGRAFI JOGJA IN IMPROVING PRODUCT SALES EFFECTIVENESS Fatihati Az Zahra; Niki Etruly; Juliasari Prasetya
Jurnal Ilmiah Manajemen Emor (Ekonomi Manajemen Orientasi Riset) Vol. 8 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/jim.v8i2.3419

Abstract

Kemajuan teknologi memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, terutama dalam aspek pemasaran digital. Pemasaran digital menjadi cara alternatif dalam aktivitas penjual produk kontemporer, sebab dengan menggunakan perangkat digital pencarian terhadap produk kebutuhan konsumen, penawaran produk, serta pengiriman dianggap lebih mudah untuk dilakukan jika dibandingkan pasar tradisional. Penelitian ini mengkaji tentang strategi pemasaran digital yang dilakukan oleh unit usaha Oemah Karya dan Kaligrafi Jogja. Unit usaha yang bergerak dalam jasa pembuatan kerajinan ini sangat intens dan masif dalam melakukan penjualan dan pemasaran digital melalui berbagai platform media sosial maupun toko online. Penelitian kualitatif deskriptif ini berupaya menggali data dengan metode survei, wawancara, dan dokumentasi. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital Oemah Karya dan Kaligrafi Jogja didasarkan pada pengelolaan yang konsisten dengan manajemen yang sistematis. Setidaknya beberapa prinsip digital marketing yang dilakukan oleh Oemah Karya dan Kaligrafi Jogja meliputi intensitas pembuatan konten yang cukup signifikan, visualisasi produk, deskripsi yang jelas dan detail, serta menjaga etika dalam komunikasi dalam media sosial dan responsif terhadap konsumen. Strategi pemasaran digital demikian menjadi representasi terhadap unit usaha lain dalam mengembangkan usahanya melalui digital marketing.
PELATIHAN DASAR SOFTWARE SKETCHUP UNTUK PEGAWAI PT. TRICONVILLE INDONESIA Etruly, Niki; Setiyawan, Alfanadi Agung; Amarta, Zain; Fariz, Nuthqy
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3650

Abstract

PT. Triconville Indonesia merupakan salah satu perusahaan furnitur dan kerajinan Indonesia yang berkantor pusat di Semarang dan memiliki beberapa pabrik di Kabupaten Demak dan Kabupaten Jepara. Dalam upaya berperan dalam penguatan ekonomi masyarakat, perusahaan furnitur PT. Triconville Indonesia bekerjasama dengan Politeknik Industri Furrnitur dan Pengolahan Kayu Kendal mengadakan pelatihan dasar software SketchUp untuk furnitur kepada para pegawai PT. Triconville Indonesia guna meningkatkan skill pegawai sebagai target peserta yang mana peserta yang ikut adalah yang belum memiliki kemampuan membuat desain menggunakan SketchUp. Selain itu juga diharapkan pelatihan ini diikuti oleh vendor yang memasok barang ke PT. Triconville Indonesia. PT. Triconville Indonesia juga membuka peserta dari masyarakat sekitar PT. Triconville Indonesia sebagai upaya bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam pengembangan SDM melalui Triconville Academy sehingga mendorong terciptanya IKM yang lebih modern dan mengikuti perkembangan zaman dengan penggunaan gambar secara terkomputerisasi. Metode pelatihan yang digunakan adalah projectbased learning yang mana seluruh perserta ditugaskan untuk membuat satu desain furnitur menggunakan SketchUp. PT. Triconville Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak penyelenggara pendidikan untuk mencetak sumber daya manusia unggul dalam dunia Furnitur. Triconville Academy bersifat Learning Center.
DESAIN KABINET MULTIFUNGSI DENGAN APLIKASI SMART HOME: Kabinet; Multifungsi; Open Space Working; Smart Home Fariz, Nuthqy; Amarta, Zain; Setiyawan, Alfanadi Agung; Etruly, Niki
Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Idealog Vol 9 No 2
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Office is a building that has function to run company business. The comfort of a work environment come from various aspects, one of which is the aspect of preparing the layout of the workplace. Offices require the best layout of the workplace and office equipment so that employees can feel comfortable in carrying out their work so that they can produce maximum performance. One type of workspace is open space working. One of the supporting elements in offices that implement open space working is the cabinet which functions as a place to store work documents. A cabinet is not only as a storage, but also has the function of adding to the aesthetic value of a room. Currently, there are many different forms of cabinets. However, functionally it only functions as a storage area. That is why The cabinet designed is also movable so it is easy to move to another area that is needed. The designed cabinet is also integrated with a smart home which functions as a timepiece, and a place for placing a monitor which can be used as a medium for meetings. In this research, researchers used the design thinking design method: Empthize, Define, Ideate, Prototype and Test. Testing by distributing questionnaires regarding the functions of the cabinet. The results stated that 85% of all functions in the cabinet functioned well so that it could be categorized as a cabinet design integrated with a smart home that was appropriate and met the needs of open workspace.
Design of IoT-Based Temperature and Humidity Monitoring System to Support Work Environment Safety in Furniture Workshop Arini, Nuskha Ilma; Etruly, Niki; Prasetya, Juliasari
Jurnal Inovatif : Inovasi Teknologi Informasi dan Informatika Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The furniture industry is one of the sectors with high risks to the health and safety of workers. Permenaker No. 5 of 2018 establishes comfortable working temperature standards between 18°C - 28°C, with humidity levels between 40% - 60%. Uncontrolled temperature and humidity conditions in furniture workshop environments can lead to various health and safety issues, including dehydration, fatigue, decreased concentration, and increased risk of workplace accidents. The furniture workshop is a learning facility at Polifurneka, equipped with various machines for furniture production processes. To ensure a safe working environment in the Polifurneka furniture workshop, a system is needed to measure working conditions in real time. This allows workshop managers to identify high-risk areas and take appropriate preventive actions. One preventive measure that can be implemented is the development of an Internet of Things (IoT)-based temperature and humidity monitoring system. This study develops an IoT-based temperature and humidity monitoring system to monitor working conditions in the furniture workshop using two types of sensors: DHT 11 and DHT 22 sensors. From the test results of these two sensors, DHT 22 sensor demonstrates a higher accuracy level, both for temperature and humidity readings compared to the DHT 11 sensor.
Validity test e-module Proses Produksi Furnitur to optimize interactive learning student Damastuti, Prasiska; Etruly, Niki
JURNAL PENDIDIKAN Vol 32 No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v32i1.3584

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kelayakan e-modul Proses Produksi Furnitur sebagai sarana pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan four-D dalam penyusunan e-modul. Sedangkan metode yang digunakan untuk menguji kelayakan e-modul adalah dengan analisis deskriptif dengan subjek penelitian 1 orang ahli konten/materi, 2 orang parktisi/dosen pengampu, serta 25 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuosioner skala penilaian produk. Jenis data terdiri dari data kuantitas berupa angka–angka skala likert dari kuosioner dan data kualitatif berupa kritik dan saran pada lembar kuosioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis reflektif. Penilaian oleh ahli konten/materi menunjukkan bahwa e-modul yang telah disusun dinyakatan sangat valid dan dapat digunakan tanpa revisi dengan rata–rata persentase sebesar 94,23 %.  Penilaian oleh praktisi/dosen pengampu dinyatakan sangat valid dengan rata–rata persentase sebesar 95,6 %, dan uji coba pada mahasiswa yang berjumlah 25 mahasiswa dinyatakan sangat valid dengan rata–rata persentase sebesar 94,38 %. Berdasarkan penilaian dari beberapa validator, yaitu 1 ahli konten/materi, 2 praktisi, dan 25 mahasiswa secara umum kesimpulan yang diperoleh yaitu produk  e-modul dinyatakan valid dengan rata persentase sebesar 94,75 %. 
EVALUATING LABORATORY WEBSITE USABILITY THROUGH THE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Ma'wa, Safarah Putri; Damayanti, Friska; Etruly, Niki
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 10 No. 4 (2024): September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v10i4.3238

Abstract

Abstract: The Manual Drawing Laboratory and Computer Laboratory of the Furniture Design Study Program are some of the infrastructures used to support learning and practicum in the Polytechnic of Furniture Industry and Wood Processing. Services at these two laboratories utilize the Laboratory website which can be accessed publicly via the address https://labdesainfurnitur.poltek-furnitur.ac.id/, in which the purpose of developing the website is to simplify the process for stakeholders to access information regarding practicum activities conducted in the laboratories. Ease of access to this information needs to be evaluated, especially related to usability on the website. The evaluation of the laboratory website's usability is performed using the System Usability Scale (SUS) method, which provides a structured approach to measuring the effectiveness and user experience of the website. It is hoped to obtain a representation of the user's experience of the function and appearance of the laboratory website as advice on what features might be developed to improve the services. According to the results of data processing from 44 respondents, the average SUS score was 59.32. Based on this score, the Acceptability Range category is still in the marginal range, meaning there are still several things that need to be corrected or improved so the website can help in the daily operational activities of the laboratory.            Keywords: laboratory; SUS; usability; user; website  Abstrak: Laboratorium Gambar dan Laboratorium Komputer Program Studi Desain Furnitur merupakan sarana penunjang praktikum di Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu. Pelayanan pada kedua laboratorium ini telah memanfaatkan website yang dapat diakses secara publik melalui alamat https://labdesainfurnitur.poltek-furnitur.ac.id/, pemanfaatan website bertujuan untuk memudahkan para pengguna dalam memperoleh informasi seputar kegiatan praktikum di laboratorium di setiap waktu. Adanya pemanfaatan teknologi informasi tersebut perlu dievaluasi untuk mengetahui kegunaan website bagi para pengguna serta sebagai masukan untuk pengelola laboratorium dalam mengembangkan website di masa mendatang. Evaluasi website laboratorium dilakukan dengan metode System Usability Scale (SUS). Melalui evaluasi kegunaan pada website laboratorium diharapkan diperoleh representasi pengalaman pengguna terhadap fungsi dan tampilan website laboratorium dan diperoleh saran fitur-fitur yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan di laboratorium. Data yang diperoleh sebanyak 44 responden menghasilkan skor SUS dengan rata-rata 59,32. Berdasarkan skor tersebut, rentang akseptabilitas website masih berada pada rentang marginal, sehingga masih ada beberapa fitur yang perlu ditingkatkan agar website dapat membantu kegiatan operasional laboratorium sehari-hari. Kata kunci: kegunaan; laboratorium; pengguna; SUS; website