Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Evaluasi Efektivitas Intervensi Sosialisasi Bahaya serta Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pekerja UMKM Logam di Mejobo, Kudus Charisha Mahda Kumala; Muhammad Navis Mirza; Novi Styaningsih; Siti Rohmatun Nafisah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1450

Abstract

Metal MSMEs (micro, small, and medium enterprises) play a significant role in the local economy, but often face unresolved occupational safety issues. This study aims to identify potential occupational risks and evaluate the effectiveness of interventions in the form of hazard socialization and distribution of PPE to metal MSMEs workers in Mejobo, Kudus. The methods used include HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control), interviews, direct observation, noise measurement with a sound level meter, and distribution of the Nordic Body Map questionnaire. The results showed that the noise exceeded the NAB (87.2 dBA), accompanied by high complaints of muscle pain in the back. Socialization and distribution of earplugs were considered effective in increasing worker awareness and comfort. This study emphasizes the importance of collaborative and sustainable K3 education.
Penerapan HIRADC dan Analisis FFA dalam Edukasi K3: Intervensi Bahaya Kebisingan dengan Penggunaan APD di UMKM Gula Merah Kajar, Kudus Charisha Mahda Kumala; Muhammad Navis Mirza; Effine Lourrinx; Arina Nuraliza Romas; Nabila Hikmatul Azka
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1480

Abstract

Pekerja sektor informal seperti di UMKM Gula Merah Desa Kajar, Kudus, memiliki risiko tinggi terhadap paparan kebisingan dari mesin diesel yang digunakan dalam proses produksi. Paparan ini berpotensi menimbulkan gangguan pendengaran apabila melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko kebisingan serta menilai efektivitas intervensi edukasi penggunaan alat pelindung diri (APD) berupa earplug. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) dan Force Field Analysis (FFA). Pengukuran kebisingan dilakukan menggunakan Sound Level Meter, dan hasilnya dianalisis menggunakan perhitungan Leq. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kebisingan di sekitar mesin mencapai 102,82 dB dan di area pekerja sebesar 90,56 dB, melebihi NAB sebesar 85 dB. Edukasi dilakukan melalui ceramah, demonstrasi penggunaan earplug, serta observasi perilaku pekerja. Evaluasi FFA menunjukkan bahwa intervensi edukatif lebih mudah diterapkan dan mendapat dukungan tinggi dibandingkan dengan kebijakan formal. Intervensi ini terbukti meningkatkan pemahaman dan kesadaran pekerja mengenai bahaya kebisingan dan pentingnya penggunaan APD. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif dan promotif dalam keselamatan dan kesehatan kerja (K3) efektif diterapkan di sektor informal, serta dapat menjadi strategi awal untuk membangun budaya kerja yang aman dan sehat di lingkungan UMKM.