Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH SUHU PENYIMPANAN TERHADAP PERUBAHAN FISIK DAN KIMIA PADA TERONG UNGU (Solanum melongena) Dahlan, Sakinah Ahyani; Kasim, Rahmiyati; Limonu, Marleni
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 02 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i02.31514

Abstract

Terong merupakan produk hasil pertanian yang mudah mengalami kerusakan terutama selama penyimpanan, sehingga suhu penyimpanan menjadi faktor penting dalam mempertahankan kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasipengaruh suhu penyimpanan terhadap perubahan fisik dan kimia pada terong (Solanum melongena). Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan suhu penyimpanan yang berbeda, yaitu 5 °C, 15 °C, dan suhu ruang (27-28 °C). Parameter uji meliputi kadar air, warna, tekstur terong, dan pengujian terhadap tingkat kerusakan terong yang penyajian data dilakukan secara deskriptif. Terong yang disimpan pada suhu 5°C menunjukkan kualitas terbaik, dengan tekstur, kadar air, dan warna yang lebih stabil dibandingkan dengan penyimpanan pada suhu 15°C dan suhu ruang (27°C). Suhu penyimpanan yang lebih tinggi mempercepat kerusakan, meningkatkan laju respirasi, dan menyebabkan perubahan warna serta kehilangan kadar air. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengaturan suhu penyimpanan untuk memperpanjang umur simpan dan menjaga kualitas terong.
PENGARUH SUMBER ETILEN TERHADAP PERUBAHAN FISIK DAN KIMIA MANGGA (Mangifera indica L.) Kasim, Rahmiyati; Dahlan, Sakinah Ahyani; Limonu, Marleni
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 02 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i02.31357

Abstract

Etilen merupakan hormon tanaman yang berperan penting dalam pematangan buah klimakterik, termasuk mangga. Hormon ini memicu berbagai perubahan fisik, seperti pelunakan daging buah serta perubahan warna kulit dari hijau menjadi kuning atau jingga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan pengaruh sumber etilen, baik kimia maupun alami, terhadap perubahan fisik dan kimia buah mangga selama proses pematangan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu jenis etilen kimia dan alami serta lama penyimpanan (0 hari dan 6 hari) dengan tiga kali ulangan untuk setiap perlakuan. Parameter yang diuji meliputi warna, tekstur, tingkat kerusakan, dan total padatan terlarut (TPT) menunjukkan hasil perubahan nilai warna berupa penurunan kecerahan (L*) dan b* serta adanya peningkatan nilai a* seiring bertambahnya waktu penyimpanan. Tekstur buah mengalami penurunan. Semakin lama penyimpanan, tingkat kerusakan buah semakin tinggi. Pengujian TPT menunjukkan peningkatan dari 4% Brix pada hari ke-0 menjadi 6–7% Brix pada hari ke-6. Hasil ini menunjukkan bahwa baik etilen kimia maupun alami berpengaruh terhadap perubahan fisik dan kimia buah mangga selama proses pematangan, dengan waktu penyimpanan sebagai faktor yang mempercepat perubahan tersebut.
Pengaruh Substitusi Tepung Beras dan Tepung Tapioka terhadap Karakteristik Kimia dan Organoleptik Keripik Bayam Dahlan, Sakinah Ahyani; Bait, Yoyanda; Supu, Nur Zenab K.; Parumpa, Nuraidah Hi.Dg.; Olomia, Yayan; Botutihe, Dhea Detasya
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 7 No 01 (2023): Jurnal of agritech science (JASc) - Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v7i01.1189

Abstract

In this study, spinach chips were made with various ratios of rice flour and tapioca flour with 3 replications for each treatment. Based on the results of the study, the chemical characteristics of spinach chips including water content, free fatty acid content and vitamin C had different values ​​for each treatment. The lowest water content value is found in spinach chips with the addition of 100% rice flour, which is 5.05%. While vitamin C levels were almost in spinach chips for all treatments. Organoleptic characteristics of spinach chips included taste, color, texture and aroma. The spinach chips with 100% rice flour competition had the highest score on the measurable criteria, taste and color. While on the aroma criteria, the spinach chips that have the most preferred texture by the panelists are in the ratio of 30% rice flour and 70% tapioca flour. Keywords: Spinach, Chips, Rice Flour and Tapioca Flour
DIVERISIFIKASI PRODUK TURUNAN AREN DI DESA DAENAA MENJADI MANISAN DAN KERUPUK KOLANG-KALING Limonu, Marleni; Dahlan, Sakinah Ahyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman aren memiliki potensi pemanfaatan seluruh bagiannya sebagaimana kelapa. Pada kegiatan ini dilakukan pemanfaatan buah aren menjadi produk manisan kolang-kaling dan kerupuk kolang-kaling yang dilaksanakan di Desa Daenaa, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini dilakukan dengan metode edukasi serta pelatihan, yakni edukasi pascapanen buah aren hingga pengolahan buah aren dan praktik pembuatan manisan kolang-kaling serta kerupuk kolang-kaling hingga diperoleh dua jenis produk sampai pada tahap pengemasan. Kegiatan ini dinilai dapat membuka peluang pemanfaatan produk turunan aren yang sebelumnya belum termanfaatkan khususnya di Desa Daenaa.
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH NANAS ( ANANAS COMOSUS ) TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM BERBAHAN GELATIN DAN DIAPLIKASIKAN PADA BUAH APEL POTONG Rajiku, Maryam k; Kasim, Rahmiyati; Dahlan, Sakinah Ahyani
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.28005

Abstract

Edible film merupakan bahan lapisan tipis yang terbuat dari biopolymer dan bahan tambahan pangan sebagai pengemas yang akan dikonsumsi serta ramah lingkungan. Kelebihan edible film sebagai pengemas produk pangan antara lain dapat melindungi produk dari pengaruh lingkungan serta kontaminan dan aman dikonsumsi Penyusun lapisan edible film yang baik dan bisa mencegah oksidasi masuk pada produk dan agar memperpanjang umur simpan pada produk yaitu gelatin. Penambahan ekstrak buah nanas (Ananas comosus) pada pembuatan edible film ini akan menambah pencegahan brownig dan menghambat oksigen masuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak buah nanas terhadap karakteristik fisik dan kimia edible film. Penelitian ini menggunaan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Penambahan ekstrak buah nanas berpengaruh terhadap karakteristik kimia edible film yang menunjukan nilai paling bagus yang salah satunya ditunjukan  nilai aktivitas antioksidan berkisar antara199.68 – 117.08 ppm. Pada penambahan ekstrak buah nanas berpengaruh terhadap karakteristik fisik edible film pada penurunan mutu buah apel potong seperti pada susut bobot nilai tertinggi pada perlakuan edible pada hari ke-6 yaitu 16,43%, sedangkan nilai terendah ada pada perlakuan Edibel + Sterofoam memiliki nilai susut bobot 9,35%.
KARAKTERISTIK MUTU BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) DULAMAYO DENGAN BERBAGAI METODE PENGOLAHAN (Basah, Semi Basah, dan Kering) Majid, Abdul; Limonu, Marleni; Dahlan, Sakinah Ahyani
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.27482

Abstract

ABSTRAKJenis kopi yang dikultivasi oleh masyarakat Desa Dulamayo, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo adalah Kopi Robusta. Pengolahan kopi yang diterapkan oleh petani masih sederhana dan kualitas biji kopi yang dihasilkan rendah khususnya pengolahan kering. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui efektivitas berbagai metode pengolahan terhadap karakteristik fisik biji kopi robusta Dulamayo terhadap kadar air; susut bobot; kadar kotoran dan cacat biji (trase) dan kemudian diklasifikasikan berdasarkan tingkatan mutu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil penelitian dan Standar Nasional Indonesia (SNI) dari 3 perlakuan metode pengolahan yaitu pengolahan basah; pengolahan semi basah; dan pengolahan kering. Hasil analisis kadar air, susut bobot, cacat biji dan nilai cacat secara berturut-turut yaitu 11,2%-11,6% (sesuai SNI), 65,2%-66,3%, 61-112 biji cacat, dan 39,3-66,4. Kadar kotoran tidak ditemukan pada ketiga metode pengolahan. Bii kopi yang dihasilkan melalui metode pengolahan basah merupakan biji kopi terbaik dengan hasil pengujian susut bobot terendah (65,2 %), cacat biji terendah (61 g), dan nilai cacat terendah (39,3) atau setara mutu 3.
Providing Guidance on Promoting Balanced and Nutritious Diet of Student of TKIT Al-Islah Gorontalo Bait, Yoyanda; Dahlan, Sakinah Ahyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this initiative is to impart knowledge about nutritious food to children between the ages of 4 and 6 who attend TKIT Al-Islah Gorontalo. The study employs a descriptive research approach, employing qualitative data collection methods such as interviews and documentation. The outreach efforts revealed that the young participants, totaling 100 kindergarten children aged 4 to 6, displayed eagerness in engaging with the educational content, as evidenced by positive feedback. The educational content covers topics such as introducing what should be included on a plate during meals, promoting healthy snacks, incorporating songs about nutritious food, and concluding with interactive games centered around healthy eating. Keynote: healthy food; healthy snacks
PEMANFAATAN LIMBAH BATANG PISANG MENJADI PRODUK BERNILAI JUAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA REKSONEGORO KABUPATEN GORONTALO Une, Suryani; Dahlan, Sakinah Ahyani; Saman, Widya Rahmawaty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Reksonegoro merupakan salah satu desa di Kecamatan Tibawa yang memiliki letak strategis karena berbatasan langsung dengan jalan trans Sulawesi dan Bandar udara Provinsi Gorontalo Jalaludin Tantu. Masyarakat desa Reksonegoro secara umum bermata pencaharian sebagai petani dan pedagang kuliner khas daerah. Tanaman pisang yang tersebar luas di desa Reksonegoro belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai produk olahan pangan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Reksonegoro melalui pelatihan pembuatan berbagai olahan batang pisang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian penyuluhan dan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga Desa Reksonegoro akan manfaat, potensi dan nilai ekonomi batang pisang sebagai produk olahan. Selanjutnya peserta pelatihan diminta untuk mengisi kuisioner penilaian mengenai tingkat penerimaan peserta terhadap materi yang diberikan oleh narasumber dan keinginan peserta untuk membuat kembali produk olahan batang pisang sebagai sumber mata pencaharian baru. Berdasarkan hasil kuisioner terlihat bahwa peserta memberikan penilaian 3 (cukup mudah) sampai 5 (sangat mudah) untuk materi yang diberikan dan aplikasi materi dalam prakteknya. Selain itu, lebih dari 70% peserta memberikan penilaian sangat mudah untuk ketiga produk yang diberikan dan keinginan peserta untuk membuat kembali produk sebagai mata pencaharian baru mencapai 90%. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Reksonegoro untuk mengembangkan produk olahan dari batang pisang dan menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga.
PENYULUHAN MPASI SEHAT HOMEMADE 4 BINTANG BERBAHAN PANGAN LOKAL UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA MOUTONG KECAMATAN TILONGKABILA Liputo, Siti Aisa; Dahlan, Sakinah Ahyani; Adam, Budiyanto; Ladjiku, Ibrahim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.56 KB)

Abstract

Desa Moutong merupakan salah satu Desa di lingkungan Kecamatan Tilongkabila yang merupakan salah satu daerah rawan stunting. Sehingga perlu diadakan upaya pencegahan Salah satu upaya pencegahan stunting pada anak yaitu dengan pemberian MPASI pada bayi berusia di atas 6 bulan dengan jumlah dan kualitas yang cukup baik . Rekomendasi WHO/UNICEF menekankan, secara sosial budaya MP-ASI hendaknya dibuat dari bahan pangan yang murah dan mudah diperoleh di daerah setempat (indigenous food). Pemberian MP-ASI Berbasis Rumah memiliki beberapa dampak positif, antara lain; ibu lebih memahami dan lebih terampil dalam membuat MP-ASI dari bahan pangan lokal sesuai dengan kebiasaan dan sosial budaya setempat, sehingga ibu dapat melanjutkan. MPASI. Untuk meningkatkan minat dan informasi mengenai MPASI Sehat maka dilakukan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan ini dilaksankan tanggal 17 September 2022 di Aula Kantor desa Moutong dengan menghadiri ibu-ibu menyusui, kader posyandu dan masyarakat setempat. pemberian MP-ASI Berbasis Rumah secara mandiri; meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat serta memperkuat kelembagaan seperti PKK dan Posyandu; memiliki potensi meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penjualan hasil pertanian; dan sebagai sarana dalam pendidikan atau penyuluhan gizi. Pemberian MP-ASI Berbasis Rumah diharapkan meningkatkan kegiatan kader dan partisipasi masyarakat untuk datang ke Posyandu.
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok UMKM Ibu-Ibu Nelayan di Desa Mamungaa Kabupaten Bone Bolango melalui Peningkatan Keterampilan Produk Olahan Hasil Perikanan Ahmad, Lisna; Dahlan, Sakinah Ahyani; Saman, Widya Rahmawaty; Antuli, Zainudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini dilakukan di Desa Mamungaa, Kabupaten Bone Bolango-Gorontalo, dimana hasil perikanan, khususnya ikan tuna sangat melimpah namun belum termanfaatkan sepenuhnya. Sehingga dilakukan kegiatan pengabdian untuk memaksimalkan potensi mengubah produk perikanan menjadi makanan olahan seperti bakso ikan dan kerupuk cumi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir. Proyek ini, dilaksanakan pada September 2023, melibatkan masyarakat Mamungaa mengguanakan metode sosialisasi dan praktek langsung pembuatan produk olahan. Tujuannya adalah memberdayakan penduduk, khususnya perempuan (ibu-ibu) yang terlibat dalam Usaha Kecil dan Menengah (UMKM), dengan pengetahuan tentang pemanfaatan perikanan lokal untuk makanan olahan sederhana. Hasil kegiatan ini mengungkapkan bahwa meskipun bakso ikan dan kerupuk cumi sudah dikenal, pemahaman tentang nilai dan potensi risikonya masih terbatas. Kegiatan ini menekankan kepatuhan terhadap standar pengolahan (Standar Nasional Indonesia - SNI) untuk kualitas dan keamanan, dengan tujuan meningkatkan prospek ekonomi Mamungaa melalui penggunaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan