Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perbandingan Pemahaman Moderasi Beragama Antara Siswa Madrasah dan Sekolah (Penelitian Di MA YPI Cikoneng dan SMAN 1 Ciparay Kabupaten Bandung) Susilawati, Erni; Zahra Saifi, Ani Fatimah; Komala, Euis; Kurnia Fauziah, Nadia; Sumringah Sari, Mada
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8082

Abstract

Moderasi beragama lahir sebagai respons terhadap konflik-konflik yang diilhami oleh perbedaan agama dengan tujuan untuk mempromosikan pemahaman, dialog, dan perdamaian antar agama. Moderasi beragama adalah pendekatan dalam praktik keagamaan yang menekankan pada pemahaman yang inklusif, toleransi, dan pemahaman yang lebih luas terhadap nilai-nilai agama. Pelajaran tentang moderasi beragama dapat membantu siswa memahami bahwa toleransi, penghargaan terhadap perbedaan dan inklusi adalah nilai-nilai penting dalam masyarakat yang multikultural. Kelembagaan dan kurikulum pembelajaran MA dan SMA memiliki perbedaan. Oleh karena itu, pemahaman moderasi beragama siswa MA, SMA dan perbandingannya perlu diteliti. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian yang diperoleh adalah nilai mean () tentang pemahaman penerimaan terhadap tradisi lebih tinggi dibandingkan dengan pemahaman yang lainnya yaitu 11,06, perhitungan analisis ANOVA menghasilkan F = 54,58 lebih besar dari 5,29, hal ini mengandung arti bahwa hipotesis nol ( ) ditolak dan pada dua sampel tersebut terdapat minimal adanya dua perbedaan tingkat pemahaman dari keempat pemahaman yang terdiri dari komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan penerimaan terhadap tradisi.
Implementation of ICT Management to Improve Education Quality: A Case Study at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bandung City Saifi, Ani Fatimah Zahra; Susilawati, Erni; Komala, Euis; Erihadiana, Mohamad
International Journal of Science and Society Vol 5 No 5 (2023): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v5i5.985

Abstract

The growth of technology has changed the way we learn and teach. The use of ICT in education has great potential to improve the efficiency, accessibility and quality of learning. Various challenges in the education sector, such as access gaps, unequal quality, lack of resources and curricula that do not always keep up with technological developments can be resolved with appropriate ICT management strategies. Studies on the level of technology adoption in various educational institutions, be they schools, colleges or training centers can provide insight into how effective the use of ICT is in improving the quality of education. This research uses descriptive methods and data collection is carried out using an assessment of primary data sources and secondary data sources. Because the collection and analysis of qualitative research data used in this research is interactive, the researcher interacted with the data sources above by conducting observations, interviews and literature reviews. The results of this research are that ICT planning in MAN 2 Bandung City includes vision and mission, ICT strategy and financing. Organizing ICT at MAN 2 Bandung City includes the infrastructure provided by the madrasah along with the human resources who manage this infrastructure. The implementation of ICT at MAN 2 Bandung City includes the implementation of ICT in learning and educational services. ICT evaluations are carried out regularly monthly by the Head and Deputy Head of the Madrasah and annually at work meetings. The quality of education at MAN 2 Bandung City can be seen from the increasing public interest in enrolling their children in school at this madrasa and from the number of graduates who continue their studies at both state and private universities.
Konseptual Teoritis Kurikulum Pendidikan dalam Perspektif Secara Pragmatis dalam Islam Susilawati, Erni; Saifi, Ani Fatimah Zahra; Komala, Euis; Izuddin, Izuddin; Ruhendi, Ateng
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.705

Abstract

Kurikulum dalam pendidikan Islam dikenal dengan kata manhaj yang memiliki arti jalan yang terang yang dilalui oleh pendidik dan peserta didik untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, keterampilan serta sikap.  Kurikulum pendidikan dalam konsepsi Islam adalah: suatu sistem kebenaran, standar, dan nilai-nilai ilahi sekunder, dan variabel pengetahuan, pengalaman, dan pengalaman manusia. dan ketrampilan yang dibekali oleh lembaga pendidikan Islam kepada peserta didiknya, dengan tujuan membawa mereka pada tingkat kesempurnaan yang telah Allah persiapkan bagi mereka, sehingga mereka dapat menunaikan hak khilafah di muka bumi dengan memberikan kontribusi yang positif dan efektif dalam pembangunan dan pembangunannya. kemajuan kehidupan di permukaannya sesuai dengan metode Tuhan. Ciri ciri yang menjadi cirinya pemahaman kurikulum menurut Dr. Yusuf Al-Qaradawi, yaitu Metode atau kurikulum pendidikan islam sistem sumber dari gambaran islam untuk alam semesta, manusia dan kehidupan, beserta pemahaman dan ciri cirinya, dan dasar bangunan atau kontruksinya, dan pokoknya merupakan satu kesatuan yang utuh, yang setiap bagiannya dipengaruhi oleh bagian bagian yang lain, dan mempengaruhi bagian-bagian lainnya. Dan pemahaman ini untuk kurikulum pendidikan islam, dibedakan dalam serangkaian dari ciri ciri karakteristik. Ahmad Madkuri dua ribu dua Menurut Dr Yusuf Al-Qaradawi mengatakan bahwa Konsep yang pertama yaitu konsep Ketuhanan. Yang dimaksud dengan Ketuhanan di sini ada dua hal: Asal dan sumber ketuhanan, Arah dan tujuan ketuhanan. Menurut Dr Yusuf Al-Qaradawi mengatakan bahwa Konsep yang kedua yaitu konsep ketauhidan.  Ciri kurikulum pendidikan Islam yang kedua adalah ciri tauhid, Tauhid merupakan komponen pertama dari sistem Islam, karena merupakan fakta dasar atau fundafental dalam keimanan. Melalui tauhid, sistem atau pendekatan Islam menjadi unik di antara semua sistem dan pendekatan keyakinan dan filsafat lain yang berlaku di muka bumi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEMAND (PERMINTAAN) VAKSINASI COVID-19 BAGI LANSIA DIKELURAHAN BANDAR SELAMATTAHUN 2021 Susilawati, Erni; Martalena Silitonga, Evawani; Zulfendri, Zulfendri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1738

Abstract

COVID-19 membuat dunia menjadi resah, termasuk di Indonesia. COVID-19 merupakan jenis virus yang baru sehingga banyak pihak yang tidak tahu dan tidak mengerti cara penanggulangan virus tersebut. Pemerintah dituntut untuk sesegera mungkin  menangani  ancaman  nyata  COVID-19. Berdasarkan permasalahan tersebut maka pemerintah mengeluarkan kebijakan baru yaitu dengan mendatangkan vaksin. Pemerintah Indonesia berharap dengan adanya vaksinasi maka angka kejadian penyakit virus corona-19 dapat berkurang dan terselesaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi Demand (Permintaan) Vaksinasi COVID-19 Bagi Lansia, jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study, penelitian dilakuakn di Kelurahan Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung, dengan populasi adalah lansia di lingkungan I, II, III Kelurahan Bandar Selamat Kecamatan Medan, teknik pengambialn sampel secara total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita hoax, pengetahuan, sikap dan persepsi mempunyai hubungan yang signifikan dengan demand vaksin covid19, akan tetapi Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) tidak mempunyai hubungan dengan demand vaksin covid19 pada lansia.Kata Kunci : Demand, COVID-19, Lansia
Beyond Ritual Practice: Moral Value Internalization through Dawn Halaqah in Islamic Boarding Schools Noor, Hasni; Murdan, Murdan; Muhdi, Muhdi; Susilawati, Erni; Kartika MR, Galuh Nashrulloh; Suraijiah, Suraijiah
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v9i1.262

Abstract

Morals are the primary foundation for students' character in Islamic boarding schools, but modern challenges, such as globalization and the development of information technology, may weaken the internalization of moral values. In this case, the dawn halaqah activity at the Darul Ilmi Banjarbaru Islamic Boarding School is a vital strategy to instill moral values through direct experience, material appreciation, and the example of the supervisors. This research aims to examine the process of internalizing moral values through dawn halaqah as a medium for students' character development. The approach used is a phenomenological qualitative approach, with data collected through in-depth interviews with ustaz, pesantren administrators, and students, as well as participatory observation and documentation. Data analysis is carried out inductively through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that dawn halaqah plays a significant role in shaping the attitudes and behaviors of students, including honesty, tawadhu’, responsibility, patience, discipline, tolerance, and emotional control, thereby creating a harmonious and conducive pesantren environment. The internalization process occurs through regular habituation, spiritual reflection, and the example of the supervisor, strengthening spirituality and building students' emotional and social maturity. These findings confirm the effectiveness of routine religious activities as a medium for character development and show that a hands-on and exemplary approach can strengthen the internalization of moral values. The implications of this research can serve as a basis for developing character education strategies in other Islamic boarding schools and religious education institutions, as well as guide teachers in designing activities that are more contextual, systematic, and oriented towards the formation of a complete character. The uniqueness of this study lies in the discovery that the intensity of student involvement in the dawn halaqah is a key factor that directly accelerates the internalization of moral values. This finding has not been widely reported in previous research.
Interferensi Bahasa Banjar Terhadap Bahasa Indonesia pada Pembelajaran di Kelas IV SDN Benua Anyar 4 Banjarmasin Meliyati, Meliyati; Humaidi, Akhmad; Susilawati, Erni
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3241

Abstract

Bahasa berperan penting dalam proses pembelajaran karena menjadi alat komunikasi utama antara guru dan siswa. Di daerah yang memiliki bahasa daerah kuat seperti Kalimantan Selatan, fenomena interferensi bahasa kerap muncul dalam praktik pembelajaran, khususnya pada penggunaan bahasa Indonesia di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan faktor-faktor interferensi bahasa Banjar terhadap bahasa Indonesia pada pembelajaran di kelas IV SDN Benua Anyar 4 Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru, kepala sekolah, dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan teknik rekam, serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi terjadi pada dua aspek utama, yaitu fonologis dan morfologis. Interferensi fonologis meliputi penggantian, pengurangan, pemendekan, dan penambahan fonem, sedangkan interferensi morfologis mencakup perubahan prefiks, sufiks, dan konfiks sesuai pola bahasa Banjar. Faktor penyebabnya terdiri dari faktor internal (kebiasaan guru dan siswa menggunakan bahasa Banjar) dan faktor eksternal (lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat).
Nilai-Nilai Religius dalam Sastra Tradisional Diang Ingsun dan Raden Pengantin Winda, Novia; Susilawati, Erni
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3257

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai religius dalam sastra tradisional Diang Ingsun dan Raden Pengantin. Cerita yang populer sebagai legenda anak durhaka ini dipilih karena sarat dengan pesan moral dan religius yang relevan bagi pembentukan karakter anak. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Ricoeur dan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menafsirkan simbol, peristiwa, dan dialog dalam teks untuk mengungkap nilai religius yang terkandung. Data dikumpulkan melalui teknik pustaka, simak, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kategori utama nilai religius dalam cerita tersebut, yaitu: (1) hubungan manusia dengan Allah yang tercermin melalui sikap berdoa dan keyakinan terhadap kekuasaan Tuhan; (2) hubungan manusia dengan diri sendiri yang ditunjukkan melalui sikap sabar dan ikhlas dalam menghadapi cobaan hidup; serta (3) hubungan manusia dengan sesama manusia yang tampak melalui sikap tanggung jawab dan tolong-menolong. Temuan ini menegaskan bahwa cerita Diang Ingsun dan Raden Pengantin tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang penting, khususnya dalam pengembangan nilai religius pada sastra anak di Kalimantan Selatan.