Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementation of ICT Management to Improve Education Quality: A Case Study at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bandung City Saifi, Ani Fatimah Zahra; Susilawati, Erni; Komala, Euis; Erihadiana, Mohamad
International Journal of Science and Society Vol 5 No 5 (2023): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v5i5.985

Abstract

The growth of technology has changed the way we learn and teach. The use of ICT in education has great potential to improve the efficiency, accessibility and quality of learning. Various challenges in the education sector, such as access gaps, unequal quality, lack of resources and curricula that do not always keep up with technological developments can be resolved with appropriate ICT management strategies. Studies on the level of technology adoption in various educational institutions, be they schools, colleges or training centers can provide insight into how effective the use of ICT is in improving the quality of education. This research uses descriptive methods and data collection is carried out using an assessment of primary data sources and secondary data sources. Because the collection and analysis of qualitative research data used in this research is interactive, the researcher interacted with the data sources above by conducting observations, interviews and literature reviews. The results of this research are that ICT planning in MAN 2 Bandung City includes vision and mission, ICT strategy and financing. Organizing ICT at MAN 2 Bandung City includes the infrastructure provided by the madrasah along with the human resources who manage this infrastructure. The implementation of ICT at MAN 2 Bandung City includes the implementation of ICT in learning and educational services. ICT evaluations are carried out regularly monthly by the Head and Deputy Head of the Madrasah and annually at work meetings. The quality of education at MAN 2 Bandung City can be seen from the increasing public interest in enrolling their children in school at this madrasa and from the number of graduates who continue their studies at both state and private universities.
Konseptual Teoritis Kurikulum Pendidikan dalam Perspektif Secara Pragmatis dalam Islam Susilawati, Erni; Saifi, Ani Fatimah Zahra; Komala, Euis; Izuddin, Izuddin; Ruhendi, Ateng
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.705

Abstract

Kurikulum dalam pendidikan Islam dikenal dengan kata manhaj yang memiliki arti jalan yang terang yang dilalui oleh pendidik dan peserta didik untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, keterampilan serta sikap.  Kurikulum pendidikan dalam konsepsi Islam adalah: suatu sistem kebenaran, standar, dan nilai-nilai ilahi sekunder, dan variabel pengetahuan, pengalaman, dan pengalaman manusia. dan ketrampilan yang dibekali oleh lembaga pendidikan Islam kepada peserta didiknya, dengan tujuan membawa mereka pada tingkat kesempurnaan yang telah Allah persiapkan bagi mereka, sehingga mereka dapat menunaikan hak khilafah di muka bumi dengan memberikan kontribusi yang positif dan efektif dalam pembangunan dan pembangunannya. kemajuan kehidupan di permukaannya sesuai dengan metode Tuhan. Ciri ciri yang menjadi cirinya pemahaman kurikulum menurut Dr. Yusuf Al-Qaradawi, yaitu Metode atau kurikulum pendidikan islam sistem sumber dari gambaran islam untuk alam semesta, manusia dan kehidupan, beserta pemahaman dan ciri cirinya, dan dasar bangunan atau kontruksinya, dan pokoknya merupakan satu kesatuan yang utuh, yang setiap bagiannya dipengaruhi oleh bagian bagian yang lain, dan mempengaruhi bagian-bagian lainnya. Dan pemahaman ini untuk kurikulum pendidikan islam, dibedakan dalam serangkaian dari ciri ciri karakteristik. Ahmad Madkuri dua ribu dua Menurut Dr Yusuf Al-Qaradawi mengatakan bahwa Konsep yang pertama yaitu konsep Ketuhanan. Yang dimaksud dengan Ketuhanan di sini ada dua hal: Asal dan sumber ketuhanan, Arah dan tujuan ketuhanan. Menurut Dr Yusuf Al-Qaradawi mengatakan bahwa Konsep yang kedua yaitu konsep ketauhidan.  Ciri kurikulum pendidikan Islam yang kedua adalah ciri tauhid, Tauhid merupakan komponen pertama dari sistem Islam, karena merupakan fakta dasar atau fundafental dalam keimanan. Melalui tauhid, sistem atau pendekatan Islam menjadi unik di antara semua sistem dan pendekatan keyakinan dan filsafat lain yang berlaku di muka bumi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEMAND (PERMINTAAN) VAKSINASI COVID-19 BAGI LANSIA DIKELURAHAN BANDAR SELAMATTAHUN 2021 Susilawati, Erni; Martalena Silitonga, Evawani; Zulfendri, Zulfendri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1738

Abstract

COVID-19 membuat dunia menjadi resah, termasuk di Indonesia. COVID-19 merupakan jenis virus yang baru sehingga banyak pihak yang tidak tahu dan tidak mengerti cara penanggulangan virus tersebut. Pemerintah dituntut untuk sesegera mungkin  menangani  ancaman  nyata  COVID-19. Berdasarkan permasalahan tersebut maka pemerintah mengeluarkan kebijakan baru yaitu dengan mendatangkan vaksin. Pemerintah Indonesia berharap dengan adanya vaksinasi maka angka kejadian penyakit virus corona-19 dapat berkurang dan terselesaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi Demand (Permintaan) Vaksinasi COVID-19 Bagi Lansia, jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study, penelitian dilakuakn di Kelurahan Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung, dengan populasi adalah lansia di lingkungan I, II, III Kelurahan Bandar Selamat Kecamatan Medan, teknik pengambialn sampel secara total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita hoax, pengetahuan, sikap dan persepsi mempunyai hubungan yang signifikan dengan demand vaksin covid19, akan tetapi Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) tidak mempunyai hubungan dengan demand vaksin covid19 pada lansia.Kata Kunci : Demand, COVID-19, Lansia
Interferensi Bahasa Banjar Terhadap Bahasa Indonesia pada Pembelajaran di Kelas IV SDN Benua Anyar 4 Banjarmasin Meliyati, Meliyati; Humaidi, Akhmad; Susilawati, Erni
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3241

Abstract

Bahasa berperan penting dalam proses pembelajaran karena menjadi alat komunikasi utama antara guru dan siswa. Di daerah yang memiliki bahasa daerah kuat seperti Kalimantan Selatan, fenomena interferensi bahasa kerap muncul dalam praktik pembelajaran, khususnya pada penggunaan bahasa Indonesia di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan faktor-faktor interferensi bahasa Banjar terhadap bahasa Indonesia pada pembelajaran di kelas IV SDN Benua Anyar 4 Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru, kepala sekolah, dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan teknik rekam, serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi terjadi pada dua aspek utama, yaitu fonologis dan morfologis. Interferensi fonologis meliputi penggantian, pengurangan, pemendekan, dan penambahan fonem, sedangkan interferensi morfologis mencakup perubahan prefiks, sufiks, dan konfiks sesuai pola bahasa Banjar. Faktor penyebabnya terdiri dari faktor internal (kebiasaan guru dan siswa menggunakan bahasa Banjar) dan faktor eksternal (lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat).
Nilai-Nilai Religius dalam Sastra Tradisional Diang Ingsun dan Raden Pengantin Winda, Novia; Susilawati, Erni
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3257

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai religius dalam sastra tradisional Diang Ingsun dan Raden Pengantin. Cerita yang populer sebagai legenda anak durhaka ini dipilih karena sarat dengan pesan moral dan religius yang relevan bagi pembentukan karakter anak. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Ricoeur dan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menafsirkan simbol, peristiwa, dan dialog dalam teks untuk mengungkap nilai religius yang terkandung. Data dikumpulkan melalui teknik pustaka, simak, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kategori utama nilai religius dalam cerita tersebut, yaitu: (1) hubungan manusia dengan Allah yang tercermin melalui sikap berdoa dan keyakinan terhadap kekuasaan Tuhan; (2) hubungan manusia dengan diri sendiri yang ditunjukkan melalui sikap sabar dan ikhlas dalam menghadapi cobaan hidup; serta (3) hubungan manusia dengan sesama manusia yang tampak melalui sikap tanggung jawab dan tolong-menolong. Temuan ini menegaskan bahwa cerita Diang Ingsun dan Raden Pengantin tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang penting, khususnya dalam pengembangan nilai religius pada sastra anak di Kalimantan Selatan.
Comparative Analysis of Maqashid Syariah Index Achievement at BPRS Muamalah Cilegon and BPRS Cilegon Mandiri After Covid-19 (2021–2023) Rizka Khoirunnisa; Susilawati, Erni; Aisya Latifadinar
TSARWAH Vol. 10 No. 1 (2025): June
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v10i1.12475

Abstract

This study aims to compare the achievement of Maqashid Syariah Index (MSI) in two Sharia People's Financing Banks (BPRS) in Cilegon City, namely BPRS Cilegon Mandiri and BPRS Muamalah Cilegon, after the Covid-19 pandemic in the 2021-2023 period. The research method used is a comparative descriptive quantitative approach with secondary data analysis in the form of annual financial statements of the two BPRS and structured interviews with management. MSI measurement is carried out based on three main indicators, namely individual education, justice enforcement, and welfare improvement, which are adapted from the Abu Zahrah model and the Simple Additive Weighting (SAW) method. The results showed that BPRS Muamalah Cilegon consistently obtained a higher MSI score than BPRS Cilegon Mandiri, with an average MSI score of 0,62828 in the study period. This finding indicates that BPRS Muamalah Cilegon is more optimal in implementing maqashid sharia objectives, although both BPRS still have challenges in improving achievement in certain aspects. This study recommends the need to strengthen maqashid sharia-based strategies and program innovations for both BPRS in order to contribute more to the recovery and empowerment of the post-pandemic community economy.