Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Jimse Jaya dalam Pengembangan Produksi dan Pemasaran Serat Daun Nanas: Empowerment Program on Developing the Production and Marketing of Pineapple Leaf Fibers for the Women Farmers Group of Jimse Jaya Hayati, Ridha Nurul; Pratiwi, Bq Yulia Hasni; Ningsih, Baiq Nila Sari
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8104

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Jimse Jaya di desa Lendang Nangka Utara melalui pengembangan keterampilan pengolahan, pengemasan, dan pemasaran serat daun nanas sebagai upaya pemanfaatan limbah pertanian bernilai tambah. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan sosialisasi dan perencanaan strategi produksi serta pemasaran. Tahap pelaksanaan mencakup pelatihan teknis ekstraksi serat menggunakan mesin, pengemasan, dan pelabelan produk, serta pelatihan promosi berbasis media digital. Tahap evaluasi dilakukan melalui perbandingan prates–pascates untuk menilai peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terkait mutu serat, keterampilan ekstraksi, dan teknik pengemasan. Serat yang dihasilkan lebih panjang, bersih, dan kuat dibandingkan sebelum pelatihan. Produksi harian meningkat hampir dua kali lipat, dan pemasaran mulai memanfaatkan platform digital dengan jangkauan lebih luas. Evaluasi menunjukkan skor pengetahuan, keterampilan, dan strategi pemasaran meningkat dari rata-rata 55–60% menjadi 85–92% setelah pelatihan. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat melalui KWT Jimse Jaya efektif meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial dalam pemanfaatan serat daun nanas. Program ini tidak hanya menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan memiliki nilai tambah, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui strategi pemasaran modern yang berorientasi keberlanjutan.
Integration of Information Technology in The Strategic Management Process a Case at PT. Bangka TIN Industries Febriana, Widia; Cahyadi, Irwan; Hayati, Ridha Nurul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4421

Abstract

This study aims to examine the role of information technology (IT) integration in strengthening strategic management practices at PT. Bangka Tin Industri, a company engaged in mining and tin processing industry. As the sector faces increasing operational complexity and market uncertainty, the effective use of digital technologies becomes essential for sustaining competitiveness. This research adopts a qualitative case study approach to gain in-depth understanding of how IT supports strategic processes within the organization. Data were collected through semi-structured interviews with key managerial personnel, direct field observations, and a review of internal documents related to strategic planning and operational control. The findings reveal that the implementation of integrated information systems, particularly Enterprise Resource Planning (ERP) and Business Intelligence (BI), has contributed significantly to improving strategic formulation and execution. These systems enable real-time data access, enhance interdepartmental coordination, and provide analytical insights that support more informed and responsive decision-making. As a result, the company demonstrates greater strategic adaptability in responding to operational challenges and market dynamics. Despite these benefits, the study also identifies several obstacles that hinder optimal IT utilization. Organizational resistance to change, limited digital literacy among managerial staff, and the need for cultural adjustment emerge as key challenges during the digital transformation process. The results underscore the critical role of top management commitment, effective change management, and continuous capacity-building initiatives in ensuring successful IT integration. This study offers practical insights for mining and manufacturing firms seeking to align information technology with strategic management to navigate an increasingly dynamic business environment.