Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Instansi Daerah: Studi Kasus Disdukcapil Kabupaten Donggala Syafaat, Fizar; Azhar, Ryfial; Aminah, Siti; Zakiyabarsih, Furqan
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v4i1.142

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi tingkat kematangan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Donggala berdasarkan Perpres No. 132 Tahun 2022 dan Permenpan-RB No. 59 Tahun 2020. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui kuesioner yang disebarkan kepada staf pengelola SPBE, khususnya pengguna Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Evaluasi dilakukan pada enam domain utama SPBE. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai indeks SPBE instansi adalah 3,602 dan berada pada kategori “Sangat Baik”. Domain layanan mencatat skor tertinggi, sedangkan domain aplikasi menjadi yang terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi layanan sudah berjalan dengan baik, namun masih terdapat tantangan dalam audit dan integrasi aplikasi. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan kualitas aplikasi, penguatan infrastruktur, serta pengembangan kompetensi SDM.
PENERAPAN CONVOLUTION NEURAL NETWORK (CNN) UNTUK DETEKSI MEGALITIKUM DI SULAWESI TENGAH BERBASIS MOBILE Fahmi, Moh.; Laila, Rahma; Pusadan, Mohammad Yazdi; Syahrullah, Syahrullah; Azhar, Ryfial; Sani, Ilham Abdillah; Magfirah, Magfirah
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6458

Abstract

Taman Nasional Lore Lindu di Sulawesi Tengah, Indonesia, memiliki berbagai objek megalitikum, termasuk arca, kalamba, lumpang, dan batu dulang. Kawasan ini memiliki potensi untuk secara resmi diakui sebagai Situs Warisan Dunia, namun pengguna masih menghadapi tantangan dalam mengidentifikasi dan memahami artefak megalitikum ini. Sebagai tanggapan atas masalah ini, penelitian ini telah menciptakan sistem atau aplikasi yang menggunakan algoritma CNN (Convolutional Neural Network) dengan platform Teachable Machine untuk meningkatkan kemampuan pengguna dalam mengidentifikasi objek megalitikum. Program ini akan menawarkan informasi yang lebih luas untuk setiap objek megalitikum, termasuk penggunaan yang dimaksudkan dan konteks sejarahnya. Temuan uji menunjukkan bahwa program ini memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi objek megalitikum dengan tingkat akurasi hingga 98%. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah mengakses informasi yang lebih komprehensif tentang artefak-artefak ini. Program ini memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengidentifikasi dan memahami objek megalitikum, sambil juga memberikan mereka informasi yang lebih mendalam tentang artefak-artefak tersebut.
KLASIFIKASI JENIS KAYU BERDASARKAN CITRA SERAT KAYU MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK Dwimanhendra, Muhammad Rifaldi; Syahrullah, Syahrullah; Joefrie, Yuri Yudhaswana; Angreni, Dwi Shinta; Azhar, Ryfial; Nugraha, Deny Wiria; rezandy Lapatta, Nouval; Najar, Abdul Mahatir
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i1.5726

Abstract

Kayu merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi industri mebel atau furnitur. Pemilihan jenis kayu yang tepat sangat krusial dalam industri mebel untuk menentukan kualitas hasil produksi. Pemilihan kayu secara manual memiliki risiko kesalahan yang dapat berdampak negatif pada kualitas akhir produk mebel. Oleh karena itu, diperlukan penerapan teknologi untuk meminimalkan kesalahan pemilihan jenis kayu dan meningkatkan efisiensi proses produksi. Penelitian ini bertujuan membangun model klasifikasi jenis kayu (nantu, palapi, dan uru) berbasis Convolutional Neural Network (CNN) menggunakan citra serat kayu. Dataset terdiri dari 1.584 citra yang dibagi menjadi 80% data pelatihan dan 20% data pengujian. Arsitektur model CNN terdiri dari 4 lapisan konvolusi, 4 lapisan pooling, dan 2 lapisan fully-connected. Hasil pelatihan mencapai akurasi 97,06%, sedangkan hasil pengujian dan evaluasi menggunakan matriks konfusi mencapai akurasi 95,56%. Penelitian ini membuktikan bahwa CNN dapat digunakan secara efektif untuk klasifikasi jenis kayu dengan tingkat akurasi yang tinggi, sehingga dapat membantu meningkatkan efisiensi proses produksi mebel.
IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY (AR) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN BANGUN RUANG BAGI SISWA SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN MARKER BASED TRACKING BERBASIS ANDROID Ngitung, Putri Aisyah; Laila, Rahmah; Anshori, Yusuf; Rinianty, Rinianty; Azhar, Ryfial
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6400

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Namun, dalam pembelajaran matematika khususnya bangun ruang di tingkat sekolah dasar seringkali masih bersifat manual dan kurang menarik bagi siswa. Hal ini menyebabkan rendahnya minat siswa dalam mempelajari matematika. Teknologi Augmented Reality (AR) memiliki potensi besar dalam menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Augmented Reality dapat menggabungkan dunia nyata dengan elemen digital, memungkinkan interaksi real-time yang menarik bagi siswa. Penelitian ini nantinya akan dilakukan dengan pengenalan objek 3D dengan menggunakan Marker-Based Tracking yaitu dengan sistem deteksi atau marker pada suatu benda nyata seperti pola atau gambar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi AR berbasis Android untuk pembelajaran bangun ruang bagi siswa sekolah dasar. Diharapkan aplikasi ini dapat meningkatkan minat belajar siswa dengan menyediakan media pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik.
Peningkatan Peran Tenaga Kesehatan dan Kader Desa dalam Skrining Kaki Diabetik melalui Program DIGI-FOOT Care Ayu Sekarani Damana Putri; Vera Diana Towidjojo; Christin Rony Nayoan; Junjun Fitriani; Nur Syamsi; Ryfial Azhar
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2429

Abstract

Komplikasi kaki diabetik merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kecacatan dan amputasi pada penderita diabetes melitus. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui deteksi dini menggunakan pemeriksaan monofilamen dan Ankle Brachial Index yang berperan penting dalam mengurangi risiko komplikasi lanjutan. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan serta kader desa dalam melakukan skrining kaki diabetik menggunakan teknologi sederhana melalui implementasi program DIGI-FOOT Care di Puskesmas Kayuwou, Kabupaten Donggala. Metode kegiatan meliputi sesi pelatihan, workshop interaktif, praktik lapangan, pendampingan langsung dalam skrining, hingga penyerahan sarana pemeriksaan kepada pihak puskesmas. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan yang bermakna pada pengetahuan dan keterampilan peserta, yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 52,3 meningkat menjadi 84,6 pada post-test. Selama kegiatan, dilakukan skrining terhadap 57 pasien diabetes, di mana 18% teridentifikasi mengalami neuropati perifer dan 7% berisiko penyakit arteri perifer. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kualitas pelayanan primer, penguatan peran kader desa, serta perluasan akses deteksi dini bagi pasien. Secara keseluruhan, program DIGI-FOOT Care terbukti relevan sebagai model kemitraan berbasis masyarakat dalam mendukung pencegahan komplikasi diabetes di layanan kesehatan tingkat pertama.