Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Buletin Profesi Insinyur

Sintesis Media Tanam dari Kulit Singkong dengan Penambahan Abu Bagasse sebagai Porogen Nanik Astuti Rahman; Iryanti Fatyasari Nata; A. Anis Artiyani; M. Masrurotul Ajiza; L. Lalu Mustiadi; Aladin Eko Purkuncoro
Buletin Profesi Insinyur Vol 4, No 1 (2021): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v4i1.95

Abstract

Penggunaan serbuk kulit singkong, selain menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, pengalihan bentuk kulit singkong menjadi serbuk dimaksudkan untuk memperbesar porinya sehingga air akan terperangkap didalamnya. Pembuatan media tanam ini dilakukan dengan cara membersihkan kulit singkong dari kotoran menempel, mengeringkan dan mengecilkan ukurannya dengan blender. Serbuk kulit singkong dicampurkan dengan arang bagasse dan tanah dengan ratio (%w/w) 50%, 45% dan 5%. Campuran yang sudah dicampur homogen didiamkan selama 10 menit, setelah itu media tanam siap diaplikasikan.  Kegiatan ini dilakukan di Desa Ngenep, Karangploso Kabupaten Malang. Untuk mendapatkan media tanam yang baik, campuran antara serbuk kulit singkong, sekam padi dan tanah berturut-turut adalah 55%; 45%; 5%. Kandungan unsur hara yang terdapat dalam media tanam dari kulit singkong ini adalah 2,9% N, 3,0% P dan 3,5% K.Kata kunci: kulit singkong, media tanam, arang bagasse, porogen
Pengaruh Konsentrasi Sodium Hydroxide (NaOH) pada Proses Delignifikasi Kandungan Lignoselulosa Serat (Fiber) Siwalan (borassus flabellifer) sebagai Bahan Dasar Pembuatan Bioethanol Tun Sriana; Tri Dianpalupidewi; Syamsul Ma"arif Putera Ukhrawi; Iryanti Fatyasari Nata
Buletin Profesi Insinyur Vol 4, No 2 (2021): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v4i2.105

Abstract

Salah satu sumber energi alternatif yang potensial dikembangkan di Indonesia adalah bioethanol. Serat siwalan adalah limbah organik yang potensial dikembangkan sebagai bahan baku bioethanol. Proses delignifikasi diperlukan sebelum limbah siwalan difermentasi menjadi bioethanol. Pada proses ini, lignin yang terdapat pada serat siwalan akan dipecah untuk mendapatkan selulosa yang dikonversi menjadi gula. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa konsentrasi NaOH 1N mampu meningkatkan kadar selulosa hingga 71,37% dibanding dengan konsentrasi NaOH 2N yang hanya mampu menaikkan kadar selulosa sebesar 59,53%. Untuk waktu pemanasan optimal pada proses ini adalah 30 menit pada suhi 100 oCKata kunci: limbah siwalan, delignifikasi, NaOH, bioethanol, lignin, selulosa
Injeksi Caustic Soda untuk Troubleshooting Operasional Sour Water Stripper (SWS) di Industri Pengolahan Minyak Bumi Zakaria Zakaria; Denis Yanuardi; Jefri A. Simanjuntak; Tun Sriana; Iryanti Fatyasari Nata
Buletin Profesi Insinyur Vol 4, No 2 (2021): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v4i2.104

Abstract

Adanya kontaminasi cooling water pada sour water menyebabkan terbentuknya senyawa chloramine (NH2Cl, NHCl2, NCl3) yang menimbulkan masalah di treated water ex unit Sour Water Stripper (SWS), yaitu peningkatan konsentrasi ammonia yang melebihi ambang batas baku mutu limbah serta penurunan kinerja bakteri unit effluent water treatment. Salah satu metode troubleshooting untuk meningkatkan kinerja stripping kloramina dengan penambahan caustic soda (NaOH) pada kolom SWS. Uji laboratorium dan aplikasi di lapangan telah dilakukan untuk mengetahui efek dari penambahan caustic soda terhadap kualitas treated water. Hasil injeksi caustic soda dapat meningkatkan performa stripping chloramine sehingga kualitas treated water dapat memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan sebagai umpan Effluent Water Treatment Plant.Kata kunci: Chloramine, Sour Water Stripper, Water Treatment
Aplikasi membran ultrafiltrasi termodifikasi untuk penyediaan air bersih layak konsumsi di Desa Jambu Burung Kalimantan Selatan Agus Mirwan; Doni Rahmat Wicakso; Abdul Ghofur; Iryanti Fatyasari Nata
Buletin Profesi Insinyur Vol 3, No 1 (2020): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v3i1.62

Abstract

Jambu Burung merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dengan lingkup wilayah disekitar bantaran sungai dan pesisir pantai yang belum memiliki akses air bersih dari perusahaan daerah air minum. Selama ini, masyarakat terbiasa menggunakan air sungai dan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari dengan kondisi masih jauh dari layak untu dikonsumsi. Teknologi membran ultrafiltrasi memiliki beberapa keunggulan diantaranya dapat memisahkan spesifikasi kimia secara spesifik, beroperasi pada suhu ambient, tidak destruktif, hemat energi, dan tidak mencemari lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi membran ultrafiltrasi termodifikasi untuk menghasilkan air bersih layak konsumsi bagi masyarakat Desa Jambu Burung. Teknologi yang diaplikasikan terdiri dari rangkaian modul membran, empat buah filter sedimen polipropilen, dan pompa sehingga prosesnya sederhana, praktis, mudah dioperasikankan, dan mudah dipindah-tempatkan (mobile). Hasil analisis kualitas air melalui proses membran ultrafiltrasi termodifikasi berdasarkan parameter fisika dan kimia menunjukkan bahwa tidak ada bau, 112 mg/L total zat padat terlarut (TDS), kekeruhan 2 NTU, warna 0,0135 TCu, suhu 27,2 oC, daya hantar listrik 103 µs/cm, pH 6,74. Sedangkan kesadahan, besi, mangan, zat organik, dan total fosfat, serta total bakteri koliform menunjukkan angka nol dan diartikan semua parameter telah memenuhi baku mutu yang disyaratkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 492 tahun 2010.Kata kunci: air sungai, air sumur, air bersih, baku mutu, membran ultrafiltrasi termodifikasi
Co-Authors Abdul Ghofur Aceng Lesti Adawiyah, Mariatul Agata Febby Ayuningtyas Agita Purnawilda Agus Mirwan Aladin Eko Purkuncoro Anis Artiyani Ariwibowo, Sigit Asnia, Mira Azzahra, Atina Sabila Chairul Irawan Choir Muizliana Choir Muizliana, Choir Denis Yanuardi Dewi, Heny Puspita Dewi, Yuniza Shentiya Dian Sylvana Ansari Dian Sylvana Ansari, Dian Sylvana Doni Rahmat Wicakso Edi Mikrianto Emil Zacky Effendi Fadhillah, Hilda Nur Fitri Halisyah Fitriannoor Fitriannoor Gazaly, Ahmad Gita Cristy Hadtimin, Ahmad Farhan Helda Niawati Helda Niawati, Helda Hendrawan, Rangga Dwi Herlina Herlina Herlina Herlina Hesti Wijayanti Hesti Wijayanti Hesti Wijayanti I Putu Andika Putra I Putu Andika Putra, I Putu Andika Jayanudin Jayanudin Jefri A. Simanjuntak Jefriadi Jefriadi Jody Hartoto Prayogo Jody Hartoto Prayogo, Jody Hartoto Karima, Ismi Nur Kiky Corneliasari Sembiring Laila, Noor Lalu Mustiadi Ma'rifah, Yulia Nurul Madani, Zikri Daffa Aulia Marisa, Rosmasari Masrurotul Ajiza Meda Nur Anisa Meilana Dharma Putra Mira Asnia Mira Pangesti, Mira Misnawati Misnawati Muhammad Daffa Salaahuddin Muhammad Jauhar Mahdi Muthia Elma Nanik Astuti Rahman Ni Kadek Devi Ananda Saraswati Noor Laila Nooryantini Nooryantini Nor Asiyah Norlina Norlina, Norlina Paskah Fransiska Afrida Simatupang Prasetya, Angga Primata Mardina Retno Febriyanti Ridhayanti Mu'minah Rinna Juwita Rinna Juwita Rinny Jelita Ristiarini, Susana Rita Khairina Rodiansono Rodiansono Rosmasari Marisa Selly Agustina Sunnardianto, Gagus Ketut Syamsul Ma"arif Putera Ukhrawi Sylvera Bella Priscilla Toni Arianto Toni Arianto, Toni Tri Dianpalupidewi Tun Sriana Tun Sriana Ukhrawi, Syamsul Ma'arif Putra Vo, Duc-Thang Wulandary, Indah Retno Yudhi Christian Hariady Yuli Ristianingsih Yulia Nurul Ma'rifah Yulian Firmana Arifin Yuniza Shentiya Dewi Yuniza Shentiya Dewi Zakaria Zakaria