Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Analisis Kandungan Hidrokuinon Pada Sediaan Krim Pemutih Wajah Yang Beredar Di Desa Karangaji Jepara Dengan Metode Klt Dan Spektrofotometri Uv-Vis Ainun Najah; Hasriyani Hasriyani; Emma Jayanti Besan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2528

Abstract

Kosmetik krim pemutih wajah kini menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat, khususnya bagi kaum wanita.Hidrokuinon merupakan bahan aktif yang sering terdapat dalam krim pemutih wajah, namun penggunaannya dapat menimbulkan efek samping berbahaya jika tidak diawasi. Penggunaan hidrokuinon dapat membantu mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh hiperpigmentasi, seperti bercak-bercak kulit yang lebih gelap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui kandungan hidrokuinon dalam krim pemutih wajah yang beredar di Desa Karangaji Jepara secara analisis kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan menggunakan metode analisis kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan analisis kuantitatif menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Sampel sebanyak 4 jenis krim pemutih wajah yang mempunyai kriteria tidak memiliki izin edar dan nomor registrasi dari BPOM. Nilai Rf yang dihasilkan pada sampel A adalah 1,4 cm, sampel B 1,1 cm, sampel C adalah 5,3 cm, dan sampel D adalah 1,4 cm. Kadar hidrokuinon yang dihasilkan pada sampel A sebesar 2,834053%, sampel B sebesar 1,103597%, sampel C sebesar 2,129976, dan sampel D sebesar 2,965468. Hasil penelitian pada analisis kualitatif menggunakan KLT terdapat 1 sampel krim pemutih wajah yang mengandung hidrokuinon yang ditandai dengan hasil nilai Rf dan warna bercak yang hampir sama dengan baku pembanding hidrokuinon. Hasil penelitian analisis kuantitatif dengan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis menghasilkan nilai kadar pada sampel A, sampel C, dan sampel D melebihi 2%, sehingga tidak memenuhi syarat sebagai produk krim pemutih wajah yang aman ketentuan BPOM.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pediatri Dengan Diare Di Rs Tipe B Kabupaten Kudus Tahun 2024 Nor Halimah; Ahmad Suriyadi Muslim; Emma Jayanti Besan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3195

Abstract

Diare merupakan penyakit infeksi yang sering menyeranganak-anak dan menjadi penyebab utama morbiditas sertamortalitas. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapatmemicu resistensi, menurunkan efektivitas terapi, dan meningkatkan risiko efek samping. Penelitian ini bertujuanmengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasienpediatri dengan diare di RS Tipe B Kabupaten Kudus tahun2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan retrospektif pada 100 rekammedis pasien usia 1–12 tahun yang dirawat inap dan menerimaantibiotik. Evaluasi dilakukan berdasarkan tiga indikatorrasionalitas: tepat diagnosis, tepat indikasi, dan tepat dosis. Hasil menunjukkan mayoritas pasien adalah laki-laki (61%), usia 1–6 tahun (90%), berat badan 4–15 kg (88%), dengangejala terbanyak diare disertai demam (26%). Antibiotik yang paling sering digunakan adalah metronidazole infus (29%), bactesyn injeksi (24%), dan ceftriaxone injeksi (22%). Seluruhpasien terdiagnosis diare akut (≤14 hari), pemberian antibiotiksesuai indikasi klinis, dan dosis disesuaikan dengan berat badan tanpa adanya kontraindikasi atau alergi. Disimpulkan bahwapenggunaan antibiotik di RS ini tergolong rasional (100% tepatdiagnosis, tepat indikasi, tepat dosis), namun pemantauanberkala tetap diperlukan untuk mencegah resistensi.