Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Penggunaan Media Video Pembelajaran Berbasis Lesson Study Maria Vinata Nona Serly; Maria Helvina; Desi Maria El Puang
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i2.22108

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar matematika pada siswa kelas V SDK Bhaktyarsa. Berdasarkan hasil tes diketahui dari 35 siswa diketahui terdapat 21 (60%) siswa tidak tuntas dan 14 (40%) siswa tuntas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar matematika setelah menggunakan media video pembelajaran pada siswa kelas V SDK Bhaktyarsa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas berbasis lesson study dengan tahapan plan-do-see. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian diketahui pada siklus 1, hasil tes terdapat 21 (60%) siswa yang tuntas. Sedangkan siklus 2 diketahui, hasil tes terdapat 30 (86%) siswa yang tuntas. Sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDK Bhaktyarsa.
SCIENCE PROCESS SKILLS IN THE "NAWU HIPE" CUSTOM OF THE PEOPLE OF PALU'E ISLAND, SIKKA DISTRICT Marianus Yufrinalis; Sukarman Hadi Jaya Putra; Maria Helvina; Maria H.D. Bunga
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i1.3573

Abstract

The indigenous people of Palu'e Island, Sikka Regency, NTT Province, have used geothermal energy to meet their needs for drinking water and to cook certain types of food. Geothermal will produce steam, a form of energy conversion where heat energy from within the earth is used for cooking Hi'pe (Canavalia ensivormis). Therefore, this study aims to analyze science process skills in Nawu Hi'pe activities implemented in elementary school science learning. This research uses mixed or mixed method research that combines two research methods: quantitative and qualitative. The research was conducted at Edo Khatolik Elementary School with as many as 22 students and five people from Palu'e Island, Sikka Regency, as a community sample. The results showed that students' science process skills per indicator were forecasting/predicting at 2.7 (good), observing at 3.75 (very good), conducting experiments at 3.7 (good), concluding at 3.6 (good ), and the last indicator is communicating at 3.65 (very good). The indicator with the lowest average is predicting at 2.7 (enough), and the highest is observing at 3.75 (very good). There was a difference in student learning outcomes between the pretest scores of 52.7273 and the posttest scores of 82.7273. The posttest value is much greater than the pretest value. Therefore, the science process skills of students taught through observing Nawu Hi'pe activities obtain higher learning outcomes after being given learning and included in the excellent category. Masyarakat asli Pulau Palu'e, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, telah memanfaatkan energi panas bumi untuk memenuhi kebutuhan air minum dan memasak jenis makanan tertentu. Panas bumi akan menghasilkan uap yang merupakan bentuk konversi energi dimana energi panas dari dalam bumi digunakan untuk memasak Hi'pe (Canavalia ensivormis). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap keterampilan proses sains pada kegiatan Nawu Hi’pe yang akan diimplementasikan pada pembelajaran IPA di SD. Penelitian ini menggunakan metode campuran atau mixed method research yang menggabungkan dua metode penelitian yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif. Penelitian dilakukan di Sekolah SD Khatolik Edo sebanyak 22 siswa dan 5 orang Masyarakat Pulau Palu’e, Kabupaten Sikka sebagai sampel masyarakt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains peserta didik per indikator yaitu meramal/memprediksi sebesar 2,7 (Baik), mengamati sebesar 3,75 (sangat baik), melakukan percobaan sebesar 3,7 (baik), menyimpulkan sebesar 3,6 (baik), dan indikator yang terahkir yaitu mengkomunikasikan sebesar 3,65 (sangat baik). Indikator yang memperoleh rata-rata rendah yaitu indikator memprediksi sebesar 2,7 (cukup) dan indikator yang paling tinggi yaitu mengamati sebesar 3,75 (sangat baik). Terjadi perbedaan hasil belajar siswa nilai pada pretest sebesar 52,7273  dan nilai postest sebesar 82,7273. Nilai posttest jauh lebih besar dari nilai pretest. Oleh karena itu, Keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan melalui observasi kegiatan Nawu Hi’pe secara langsung  memperoleh memiliki hasil belajar lebih tinggi setelah diberikan pembelajaran dan termasuk kategori baik.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL MAKE A MATCH DENGAN MEDIA KARTU SUKU KATA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SDK MARIA FERRARI Iku, Yustina Nestilia Dua; Helvina, Maria; Bunga, Maria Herliyani Dua
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22075

Abstract

ABSTRACT This study aims to measure the effectiveness of the Make a Match learning model with syllable card media in improving the reading skills of class IA students of SDK Maria Ferrari. This type of research is quantitative with a quasi-experimental design. This research was conducted at SDK Maria Ferrari by taking one class as a research sample, namely class IA, which consisted of 26 students. Samples were taken using a non-probability sampling technique of saturated sampling type. The data collection technique is carried out through tests and observations, with initial reading test instruments and observation sheets of students' initial reading ability. The results of data analysis with individual completeness tests produced t_hitung = 3.27 greater than t_tabel = 1.711 at a significant level of 5% so that the hypothesis H_a accepted. The classical completeness test showed a value of Z_hitung = 2.04 with a significant result of α = 0.05. The distribution table z is obtained Z_tabel = 1.96 because Z_hitung > Z_tabel can then. Keywords: Make a Match Model, Beginner Reading Skills, Syllable Card Media. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas model pembelajaran Make a Match dengan media kartu suku kata dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas IA SDK Maria Ferrari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimen. Penelitian ini dilakukan di SDK Maria Ferrari dengan mengambil satu kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas IA, yang terdiri dari 26 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik non-probability sampling jenis sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi, dengan instrumen tes membaca permulaan dan lembar observasi kemampuan membaca permulaan siswa. Hasil analisis data dengan uji ketuntasan individu menghasilkan = 3,27 lebih besar dari = 1,711 pada taraf signifikan 5% sehingga hipotesis diterima. Uji ketuntasan klasikal menunjukan nilai = 2,04 dengan menunjukkan hasil taraf signifikan = 0,05. Tabel distibusi z diperoleh = 1,96 karena > maka dapat katakan bahwa ditolak dan diterima. Dengan demikian disimpulkan model Make a Match dengan media kartu suku kata efektif meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas IA SDK Maria Ferrari. Kata Kunci: Model Make a Match, Keterampilan Membaca permulaan, Media kartu suku kata
Pengaruh Video Pembelajaran Perkembangbiakan Vegetatif pada Tumbuhan (PERVETUM) terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI B SDK Bhaktyarsa Kristina, Kristina; Helvina, Maria; Puang, Desi Maria El
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.365

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas VI B di mana sebanyak 50% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal ini disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang belum menarik dan bervariasi sehingga siswa cepat bosan, tidak aktif dan tidak memiliki minat untuk belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran pervetum terhadap hasil belajar siswa kelas VI B SDK Bhaktyarsa.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen jenis Pre Eksperimental Design tipe one shot case study dengan subyek penelitian adalah siswa SDK Bhaktyarsa kelas VI B yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Sementara itu teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa sebelum menggunakan media video pembelajaran sebesar 68, sedangkan rata-rata nilai hasil belajar yang diperoleh siswa setelah menggunakan video pembelajaran sebesar 82. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan media video pembelajaran pervetum memiliki pengaruh dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI SDK Bhaktyarsa.   
PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V DI SD INPRES MADAWAT Flaviana, Emilia; Mbari, Maria Angeliana Fransiska; Helvina, Maria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25056

Abstract

Hasil belajar matematika siswa kelas V SD Inpres Madawat kabupaten Sikka dalam kategori rendah. Hal ini disebabkan pembelajaran kurang memberikan kesempatan kepada siswa meningkatkan kemampuan berfikir dan berargumentasi melalaui model pembelajaran konvensional . Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 12 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas V SD Inpres Madawat kabupaten Sikka dinyatakan meningkat. Hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 845, rata-rata 60, ketuntasan belajar 58%) dan siklus II (jumlah 970, rata-rata 81, ketuntasan belajar 83%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 25%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas V SD Inpres Madawat Kabupaten Sikka dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Impikasi penelitian ini diharapkan guru dapat merapkan model kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran lainnya.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD INPRES MADAWAT. Wea, Yosefa Triani; Bunga, Maria Herliyani Dua; Helvina, Maria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran role playing terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Inpres Madawat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V yang berjumlah 24 siswa. Instrument penelitian menggunakan berupa soal tes dan lembar observasi. Kemudian data dianalisis menggunakan uji Normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji T-test dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran role playing dapat berpengaruh positif terhadap hasil berlajar siswa, hal ini dapat dibuktikan dengan hasil uji t, aktivitas siswa dan aktifitas guru. Aktivitas siswa dan guru dikatakan mengalami peningkatan setelah diterapkan model pembelajaran role playing pada mata pelajaran IPAS, hal ini dilihat dari hasil observasi terhadap guru model dan penilaian psikomotorik siswa. Pada uji hipotesis ( uji-t) diperoleh hasil yaitu nilai signifikan sebesar =0.009 < 0.05, dapat disimpulkan bahwa Ho tolak dan Ha diterima. Maka dapat ditarik kesimpulan , terdapat pengaruh model pembelajaran role playing terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS dikelas V SD Inpres Madawat . Hal ini di lihat juga dari hasil pretest dan posttes.
Pendampingan Keterampilan Proses Sains Anak TPA St.Giulia Salzano School Maumere Kolaborasi Eksperimen STEAM Loose Part dan Ekologi Bronfenbrenner Nirmalasari, Yohanita; Helvina, Maria; Puang, Desi Maria El; Tuto, Maria Eufrosina; Dalewuk, Maria Costarika
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20691

Abstract

Background:The science process skill is very important in early childhood. The golden age is a sensitive period for children as it’s a big potential for science learning. Innovation of STEAM loose parts and Bronfenbrenner ecology has a very significant impact on the development of the science process. The aim of this community service is to accompany the science process skill through a child-friendly experiment. Methods: Accompany the direct experiment through preparation, action, and evaluation. The number of samples is twenty to thirty children of TPA St.Giulia Salzano School aged 3-6 years. The instruments of data collection are an observation sheet, anecdote notes, an interview sheet, and a science product. Quantitative data analysis based on percentage calculations of achievement categories and qualitative narratives. Results: The average of the science process skill of children is well developed. These categories are BSB (33, 23 %), BSH (40, 47%), MB (24, 37%) dan BB (1, 92%). Conclusions: Most children have science process skills that develop as expected with only a small group of children yet to develop. Every child has the potential to develop science process skills through science experiments based on a loose-part STEAM environment.
HASIL BELAJAR MATERI PENGURANGAN SISWA KELAS IV SD INPRES MADAWAT MELALUI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PAPI PENGURANGAN Marianus Mena Rewa; Frederiksen N. Sini Timba; Maria Helvina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36465

Abstract

Hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Inpres Madawat masih berada pada kategori rendah yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti minat belajar siswa yang rendah, penggunaan model pembelajaran yang berpusat pada guru, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang bervariasi dan menarik sehingga menyebabkan banyak siswa mengalami kesulitan memahani operasi hitung khususnya pada materi operasi pengurangan dengan angka besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Papi Pengurangan terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres Madawat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain one group pretest-postest. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi dengan instrumen penelitian berupa soal tes dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan hasil prestest diperoleh 5 atau 33,33% siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM sedangkan 10 atau 66,7% siswa belum mencapai KKM. Selanjutnya pada posttest diperoleh 15 atau 80% siswa mendapatkan nilai di atas KKM sedangkan 3 atau 20% siswa belum mencapai KKM. Hasil ini menunjukan bahwa adanya perubahan hasil belajar materi pengurangan siswa kelas IV SD Inpres Madawat melalui pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media papi pengurangan yaitu sebagian besar siswa telah memahami operasi hitung pengurangan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa siswa yang memerlukan pendampingan tambahan agar mencapai hasil belajar yang optimal. Maka dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media papi pengurangan berpengaruh terhadap hasil belajar matematika materi pengurangan siswa kelas IV SD Inpres Madawat.
Penggunaan Media Roda Suku Kata Berbantuan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas 1 Apriani, Maria; Helvina, Maria; Bera, Lukas
Paedagogie Vol 21 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/paedagogie.v21i1.15583

Abstract

This study aims to improve Indonesian language learning outcomes in early reading and writing through the use of syllable wheel media assisted by the Project-Based Learning (PjBL) model for 27 students of grade 1A of SD Inpres Maumere. This study is a Classroom Action Research (CAR) with the Kemmis & McTaggart model design implemented in two cycles, each consisting of planning, implementation, action, observation, and reflection. The results showed an increase in learning completeness from the pre-cycle to the second cycle. The average student score increased from 65.89 in the pre-cycle with a classical completeness of 37%, to 68.96 in the first cycle with a completeness of 63%, and increased again in the second cycle to 80.51 with a completeness of 80.51%. Thus, it meets the success indicators. In addition to learning outcomes, aspects of student attitudes and skills also improved through the syllable poster project activity. In the pre-cycle, only 13 students were active, increasing to 20 students in the first cycle, and reaching 25 students in the second cycle. Overall, the implementation of the syllable wheel media supported by the Project-Based Learning (PjBL) model has proven effective in improving the learning outcomes, skills, and activeness of grade 1A students at SD Inpres Maumere. Project-based, student-centered learning involving visual media provides a more meaningful learning experience for younger students.