Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Teknika

MODEL TARIKAN PERGERAKAN ORANG DENGAN ANALISA REGRESI DI KAMPUS UNIVERSITAS SEMARANG Dhamang Budi Cahyono; Agus Muldiyanto; Anik Kustirini
Teknika Vol 14, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.524 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v14i1.1516

Abstract

ABSTRAK Perkembangan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun semakin  meningkat sehingga hubungan interaksi yang terjadi antara mahasiswa, dosen, karyawan dan pengelola di Kampus Universitas Semarang (USM)  juga meningkat, hal ini dapat menimbulkan potensi kemacetan lalu lintas maupun penambahan fasilitas kebutuhan ruang parkir kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya estimasi prediksi tarikan pergerakan orang menuju Kampus USM. Metode yang digunakan dalam membuat model adalah dengan analisis regresi, dengan variabel bebas adalah PDRB Kota Semarang dan variabel tetapnya adalah jumlah mahasiswa aktif kelas pagi dan sore. Hasil persamaan regresi tarikan ke kampus yang didapat adalah untuk semester gasal kelas pagi adalah Y1 = 1308,803 + 0,032 X, dan persamaan untuk semester genap kelas pagi adalah Y2 = 1568,960 + 0,032 X4. Prediksi tarikan mahasiswa kelas ke Kampus USM pada tahun 2023 untuk semester gasal sebesar 8.635 orang dan untuk semester genapnya sebesar 7173 orang, sedangkan untuk kelas sore semester gasal adalah sebesar 9.756 orang dan untuk semester genap kelas sore sebesar 8.342 orang. Prediksi pada tahun 2023, mahasiswa pengguna sepeda motor terbesar terjadi pada semester gasal kelas sore sebesar 8.369 buah. Sedangkan prediksi pada tahun 2023, mahasiswa penggun mobil terbesar terjadi pada semester gasal kelas sore yaitu sebesar 673 buah
Perencanaan Jembatan Rangka Baja Lengkung Sendang Mulyo di Kota Semarang Noer Himawan; Febru Handoyo; Agus Muldiyanto; Supoyo Supoyo
Teknika Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.878 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v9i2.757

Abstract

 Abstrak Jaringan jalan yang merupakan sarana utama transportasi darat menjadi sangatpenting adanya, karena seperti kita ketahui jalan adalah urat nadi perekonomian, sedangkanekonomi yang meningkat sangat diperlukan sebagai penunjang dalam pembangunan. Jembatanyang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari jaringan jalan itu sendiri, ikut pula berperan.Jalan yang baik tidak ada artinya apabila jembatan – jembatan yang ada di ruas jalan tersebutbelum memadai sesuai dengan kebutuhannya. Dewasa ini keadaan jaringan jalan di Indonesiamasih ditandai oleh adanya kemacetan – kemacetan lalu lintas, terutama didaerah – daerah yangsudah berkembang seperti di kota-kota besar. Terbaurnya peranan fungsi jalan arteri , kolektor danlokal , menyebabkan tingkat kepadatan arus lalu lintas juga semakin tinggi. Akibatnya jalan – jalantersebut tidak berfungsi secara efisien. Salah satu alternatif pemecahannya yaitu denganmeningkatkan fasilitas dan kemampuan jaringan jalan , baik dengan membangun jalan baru ,memperlebar ruas jalan yang sudah ada, meningkatkan kelas jalan dan dengan meningkatkankemampuan jembatan untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas.  Abstrack The road network which is the main means of land transportation becomes very significant,because as we know the road is the lifeblood of the economy, while increasing economicindispensable as supporting the development. The bridge is an integral part of the road network itself,were also instrumental. Good roads are meaningless if the bridge - the bridge in these roads have notbeen adequately according to their needs. Today the state of the road network in Indonesia is stillcharacterized by the presence of congestion - traffic jams, especially the area - an area that hasdeveloped as in big cities. Terbaurnya role function arterial, collector and local, causing the level oftraffic density is also higher. As a result the road - the road is not functioning efficiently. Onealternative solution is to improve the facilities and capabilities of the road network, either by buildingnew roads, widening existing roads, improving road class and by increasing the ability of the bridge 
ANALISIS KUAT TEKAN BATU BATA DENGAN ONGGOK SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEKAM PADI Ngudi Hari Crista; Agus Muldiyanto
Teknika Vol 13, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.325 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v13i1.1304

Abstract

The most widely used material as a house wall is red brick, which is relatively cheap and safe to weather compared to other materials. Red bricks are usually in the manufacturing process by traditional means and fabrication. In general red bricks require additional materials of rice husk in the process of making. Much of the "starchy" waste material widely found in Klaten that is not currently utilized, is expected to be used instead of rice husk which is one of the red brick material mixtures.This research will be conducted brick test with mechanical behavior test which includes density test, water absorption test and compressive strength test with red brick made from rice husk mixture as comparison with analysis result of mixture of starch onggok waste. The result of this research is compressive strength of brick with mixture of rice husk larger and has a small water absorption compared with compressive strength of brick with mixture of onggok.
PERBANDINGAN ANALISIS REGRESI DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN PADA PEMODELAN PENUMPANG PESAWAT Agus Muldiyanto; Mudjiastuti Handajani
Teknika Vol 15, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.834 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i2.2683

Abstract

Adanya keinginan dari Pemerintah Kota Jember untuk mengembangkan bandara Notohadinegoro menjadi bandara Embarkasi Haji, maka peneliti melakukan kajian tentang permintaan penumpang pesawat dibandara tersebut, karena untuk haji setahun hanya digunakan sekali. Untuk mengetahui permintaan atau prediksi pertumbuhan penumpang pesawat diperlukan pemodelan, penelitian ini dengan menggunakan dua metode analisis pemodelan yaitu dengan regresi dan jaringan syaraf tiruan, kemudian dibandingkan hasilnya serta untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya pada analisis tersebut. Dengan viabel bebas tunggal PDRB, hasil persamaan yang didapat dari analisis regresi, untuk penumpang datang adalah Y1 = 2669,038 X – 100694,375, dan untuk penumpang berangkat Y2 = 2693,266 X – 101150,266, dan total penumpang pesawat Y3 = 5362,062 X – 201844,641 Sedangkan dari analisis jaringan syaraf tiruan dengan variabel bebas tunggal PDRB tidak didapatkan persamaan baik untuk penumpang datang maupun berangkat, hal ini kemungkinan karena jumlah data maupun variabel yang hanya satu/tunggal, sehingga untuk kajian dengan analisis jaringan syaraf perlu kajian lebih lanjut.
Analisis Sistem Transportasi Kota Salatiga Ditinjau Dari Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) Fitriyani Sanmas; Mudjiastuti Handajani; Agus Muldiyanto
Teknika Vol 10, No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.514 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v10i1.753

Abstract

Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang cukup strategis dalam upaya pengembangan ekonomi nasional yang perlu didukung dengan adanya jalur pergerakan secara nasional atau internasional baik melalui transportasi darat, laut maupun udara. Transportasi merupakan komponen utama dalam sistem hidup dan kehidupan, sistem pemerintahan, dan sistem kemasyarakatan. Di perkotaan kecenderungan yang terjadi adalah meningkatnya jumlah penduduk yang tinggi karena tingkat kelahiran maupun urbanisasi.Dengan semakin bertambahnya penduduk maka Pemanfaatan BBM sebagai energi di kota maupun negara Indonesia  akan melebihi batas wajar. Oleh karena itu Tiap tahun negara ini harus mengimpor BBM karena kebutuhan masyarakatnya yang tinggi sehingga memberi pengaruh yang kurang baik terhadap neraca perdagangan. Berdasarkan hasil penelitian yang digunakan untuk metode penelitian “Analisis Sistem Transportasi Kota Salatiga ditinjau Terhadap Konsumsi BBM” menggunakan analisi statistik dengan variabel yang mempengaruhi konsumsi BBM. Hasil dari penelitian ini bahwa konsumsi BBM kota Salatiga dipengaruhi oleh bebragai variabel berupa variabel tipologi kota dan variabel sistem transportasi.  
ANALISIS KINERJA JALAN MENGGUNAKAN MODEL SIMULASI LALULINTAS (KAJIAN STUDI: SEGMEN JALAN DEPAN USM) Iin Irawati; agus muldiyanto
Teknika Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.292 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i1.2285

Abstract

Tata guna lahan (land use) adalah suatu upaya dalam merencanakan penggunaan lahan dalam suatu kawasan yang meliputi pembagian wilayah untuk pengkhususan fungsi-fungsi tertentu (Wendika et.al, 2012). Dalam suatu fungsi tata guna lahan akan tercipta suatu bangkitan dan tarikan dalam suatu zona. Pergerakan manusia yang merupakan akibat dari sistem aktifitas yang saling berhubungan dari satu tempat dengan tempat lain, selalu dikaitkan dengan pola hubungan antara distribusi spasial dengan tata guna lahan yang terdapat di suatu wilayah (Akbardin, 2013). Salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan cukup tinggi adalah kawasan pendidikan.USM merupakan salah satu kawasan pendidikan yang terletak di jalan arteri Sukarno Hatta. Karena memiliki letak yang strategis, maka USM menjadi salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan yang tinggi. Jumlah mahasiswa USM yang melebihi 14.000 orang, juga merupakan faktor tingginya bangkitan dan tarikan di kawasan tersebut. Tingginya bangkitan dan tarikan tersebut memberikan dampak terhadap kondisi di sekitar kampus. Menurut Hidayat et.al, 2011; aktivitas pendidikan dapat memberikan pengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Pusat – pusat aktivitas masyarakat seperti pusat perkantoran, pusat perdagangan, industri,rekreasi dan sarana pendidikan akan menjadi penarik perjalanan dan merupakan penyebab terjadinya hambatan samping (Yasa dan Sutapa, 2011). Hambatan samping yang terjadi di depan kampus USM pada sore hingga malam hari dipicu oleh berbagai aktivitas samping pada sisi jalan, antara lain : kendaraan keluar masuk kampus, kendaraan yang menaikkan dan menurunkan penumpang, kendaraan yang bergerak melambat, pejalan kaki, kendaraan parkir serta adanya pedagang kaki lima (PKL). Hambatan samping yang tinggi akan memberikan pengaruh terhadap kinerja suatu ruas jalan, yaitu berupa penurunan kecepatan kendaraan yang melintas serta tingginya nilai derajat kejenuhan (degree of saturation / DS) .Tingginya bangkitan dan tarikan yang ada serta jenis hambatan samping yang bervariatif dengan bobot frekwensi yang tinggi, maka diperlukan suatu strategi manajemen lalulintas (traffic management) supaya tercipta keamanan dan kenyamanan lalulintas di depan kampus. Penentuan strategi dalam manajemen lalulintas dilakukan setelah adanya evaluasi kinerja jalan pada kondisi existing.Evaluasi kinerja jalan dapat dilakukan dengan berbagai metode. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode pendekatan secara mikroskopik melalui model simulasi lalulintas. Pendekatan yang dilakukan didasarkan pada perilaku pengemudi (driving behaviour) dengan indikator kinerja jalan berupa kecepatan serta tundaan rata – rata yang terjadi. Perilaku pengemudi dipilih sebagai parameter penentu dalam membentuk kinerja jalan karena karakteristik lalulintas yang ada di Indonesia adalah bersifat heterogen. Kondisi serta karakter lalulintas akan mempengaruhi pola aliran arus lalulintas, sehingga studi karakteristik arus lalulintas merupakan pra- syarat untuk perencanaan yang efektif terhadap desain, operasi serta pengelolaan sistem lalulintas (Radhakrishnan dan Mathew, 2009). Ciri karakter lalulintas heterogen adalah setiap lajur kendaraan terdiri dari berbagai macam variasi jenis kendaraan yang melintas, komposisi kendaraan yang berubah – ubah, serta pengguna jalan yang cenderung tidak tertib sehingga menghasilkan perilaku yang kompleks.
Analisis Kepuasan Pengguna Terhadap Infrastruktur Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Dengan Metode EUCS-CSI BERLIANA, ANNISA; NAFISAH, CHILATUN; HANDAJANI, MUDJIASTUTI; MULDIYANTO, AGUS
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.10566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pengguna terhadap infrastruktur Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya bandara sebagai infrastruktur vital yang harus memenuhi kebutuhan pengguna dalam kenyamanan dan keamanan. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 100 responden dengan kuesioner yang menilai lima dimensi utama EUCS: ketersediaan (content), jumlah (accuracy), kebersihan (format), kemudahan penggunaan (ease of use), dan ketepatan waktu (timeliness). Hasil analisis menunjukkan bahwa infrastruktur bandara sudah memenuhi standar dan pengguna merasa sangat puas (dengan nilai rata-rata 87,03% untuk kelima dimensi utama) dengan infrastruktur bandara, terutama pada fasilitas area tunggu keberangkatan dan kedatangan. Namun, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti fasilitas parkir dan keamanan. Kesimpulannya, infrastruktur bandara sudah memadai, namun beberapa perbaikan diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan rekomendasi perbaikan infrastruktur bandara dan meningkatkan pengalaman pengguna, yang diharapkan dapat diterapkan di bandara lain.
Karaketeristik Penumpang Pesawat di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Muldiyanto, Agus; Pratikso, Pratikso; Handajani, Mudjiastuti
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.10775

Abstract

Pembangunan fasilitas sisi darat bandar udara di Indonesia sangat pesat untuk itu perlunya kajian tentang karakteristik penumpang pesawat, hal ini sebagai dasar nantinya mengetahui perilaku, kemampuan dari penumpang sehingga fasiitas dapat sesuai kebutuhan dimana setiap bandara akan berbeda. Karakteristik disini berdasar demografi dengan parameter melputi usia, gender, pendidikan, pendapatan, asal dan tujuan perjalanan. Metode yang digunakan menggunakan deskriptif kuantitatif, jumlah sampel ditentukan dengan rumus slovin, intrumen menggunakan formulir kuesioner, dilakukan dengan secara lansung dan tidak langsung (online) pada penumpang sebagai responden. Hasilnya karakteristik penumpang yaitu untuk , 58,93% laki-laki dan 41,07% perempuan, usia > 21 tahun (umur produktif) sebesar 96, 27%, pendidikan >D3 sebesar 85,86%, jenis pekerjaan 77,07% swasta dan wiraswasta, penghasilan >6juta sebesar sebesar 79,21% dan tujuan perjalan untuk urusan bisnis sebesar 59,47%. Hasil ini sesuai dengan pridikat kota semarang sebagai kota jasa dimana bandara Ahmad Yani berada.
Perbandingan BOK BRT Hybrid Menjadi BRT Listrik Ditinjau Dari Ekonomi Dan Lingkungan SAVERA, NOORA; RATNA SARI, VANIA PUTRI; HANDAJANI, MUDJIASTUTI; MULDIYANTO, AGUS
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.9068

Abstract

Polusi udara menjadi masalah serius di beberapa negara, termasuk Indonesia. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 75% penyumbang pencemaran udara adalah kendaraan bermotor dan salah satunya adalah bus angkutan umum. Saat ini, rencana besar Kota Semarang adalah mengubah Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang menjadi bus listrik. Hal ini menciptakan peluang bagi sistem transportasi yang berkelanjutan dan dapat mengurangi polusi udara, emisi gas buang, dan kerusakan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh bus listrik terhadap lingkungan, mengevaluasi bus hybrid terhadap bus listrik, dan menganalisis perbandingan BOK BRT hybrid dengan BRT listrik. Pengaruh bus listrik terhadap lingkungan secara tidak langsung masih menyumbang emisi, untuk mengganti bus hybrid dengan bus listrik harus mempertimbangkan berbagai faktor. Berdasarkan hasil perhitungan BOK bus hybrid dan bus listrik, BOK bus listrik lebih tinggi dibandingkan BOK bus hybrid. Beberapa aspek yang mempengaruhi adalah biaya investasi armada, biaya operasional dan pemeliharaan, biaya awak kendaraan, dan biaya tidak langsung.
Analisis Dampak Pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak Terhadap Lalu Lintas Di Kawasan Industri Sayung Muldiyanto, Agus; Handajani, Mudjiastuti; Aji, Naufal Akbar Purnayudha; Affandi, Yoga Dwi
Teknika Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v20i2.11842

Abstract

Kawasan Industri Sayung, yang berlokasi di Kota Demak ialah termasuk area dengan potensi terkena dampak signifikan atas arus lalu lintas. Tujuan penelitian berperan agar mengetahui kinerja ruas jalan dalam mengatasi kemacetan beserta dampak yang terjadi setelah dibangunnya tol Semarang-Demak. Data didapatkan melalui metode deskriptif kuantitatif mengadakan pengambilan data secara langsung di lapangan. Penelitian ini mendapatkan hasil data Senin mencapai 3.874,60 smp/jam sebagai arus puncak volume lalu lintas, Sabtu sebesar 2.407,70 smp/jam dan Minggu sebesar 1.815,40 smp/jam. Dengan kecepatan tertinggi pada hari Minggu mencapai 58,51 km/jam dan terendah dihari Sabtu mencapai 29,18 km/jam. Sedangkan kepadatan lalu lintas mencapai angka tertinggi dihari Sabtu sebesar 356,16 kend/jam dan terendah 242,81 kend/jam terjadi dihari Minggu. Jadi, dibangunnya Jalan Tol berpotensi meningkatkan pelayanan jalan sehingga berpengaruh positif serta bisa mengurai kemacetan.  Kata kunci: jalan tol, kawasan industri, perkembangan, volume lalu lintas.