Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis Sistem Transportasi Kota Salatiga Ditinjau Dari Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) Fitriyani Sanmas; Mudjiastuti Handajani; Agus Muldiyanto
Teknika Vol 10, No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.514 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v10i1.753

Abstract

Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang cukup strategis dalam upaya pengembangan ekonomi nasional yang perlu didukung dengan adanya jalur pergerakan secara nasional atau internasional baik melalui transportasi darat, laut maupun udara. Transportasi merupakan komponen utama dalam sistem hidup dan kehidupan, sistem pemerintahan, dan sistem kemasyarakatan. Di perkotaan kecenderungan yang terjadi adalah meningkatnya jumlah penduduk yang tinggi karena tingkat kelahiran maupun urbanisasi.Dengan semakin bertambahnya penduduk maka Pemanfaatan BBM sebagai energi di kota maupun negara Indonesia  akan melebihi batas wajar. Oleh karena itu Tiap tahun negara ini harus mengimpor BBM karena kebutuhan masyarakatnya yang tinggi sehingga memberi pengaruh yang kurang baik terhadap neraca perdagangan. Berdasarkan hasil penelitian yang digunakan untuk metode penelitian “Analisis Sistem Transportasi Kota Salatiga ditinjau Terhadap Konsumsi BBM” menggunakan analisi statistik dengan variabel yang mempengaruhi konsumsi BBM. Hasil dari penelitian ini bahwa konsumsi BBM kota Salatiga dipengaruhi oleh bebragai variabel berupa variabel tipologi kota dan variabel sistem transportasi.  
ANALISIS KINERJA JALAN MENGGUNAKAN MODEL SIMULASI LALULINTAS (KAJIAN STUDI: SEGMEN JALAN DEPAN USM) Iin Irawati; agus muldiyanto
Teknika Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.292 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i1.2285

Abstract

Tata guna lahan (land use) adalah suatu upaya dalam merencanakan penggunaan lahan dalam suatu kawasan yang meliputi pembagian wilayah untuk pengkhususan fungsi-fungsi tertentu (Wendika et.al, 2012). Dalam suatu fungsi tata guna lahan akan tercipta suatu bangkitan dan tarikan dalam suatu zona. Pergerakan manusia yang merupakan akibat dari sistem aktifitas yang saling berhubungan dari satu tempat dengan tempat lain, selalu dikaitkan dengan pola hubungan antara distribusi spasial dengan tata guna lahan yang terdapat di suatu wilayah (Akbardin, 2013). Salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan cukup tinggi adalah kawasan pendidikan.USM merupakan salah satu kawasan pendidikan yang terletak di jalan arteri Sukarno Hatta. Karena memiliki letak yang strategis, maka USM menjadi salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan yang tinggi. Jumlah mahasiswa USM yang melebihi 14.000 orang, juga merupakan faktor tingginya bangkitan dan tarikan di kawasan tersebut. Tingginya bangkitan dan tarikan tersebut memberikan dampak terhadap kondisi di sekitar kampus. Menurut Hidayat et.al, 2011; aktivitas pendidikan dapat memberikan pengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Pusat – pusat aktivitas masyarakat seperti pusat perkantoran, pusat perdagangan, industri,rekreasi dan sarana pendidikan akan menjadi penarik perjalanan dan merupakan penyebab terjadinya hambatan samping (Yasa dan Sutapa, 2011). Hambatan samping yang terjadi di depan kampus USM pada sore hingga malam hari dipicu oleh berbagai aktivitas samping pada sisi jalan, antara lain : kendaraan keluar masuk kampus, kendaraan yang menaikkan dan menurunkan penumpang, kendaraan yang bergerak melambat, pejalan kaki, kendaraan parkir serta adanya pedagang kaki lima (PKL). Hambatan samping yang tinggi akan memberikan pengaruh terhadap kinerja suatu ruas jalan, yaitu berupa penurunan kecepatan kendaraan yang melintas serta tingginya nilai derajat kejenuhan (degree of saturation / DS) .Tingginya bangkitan dan tarikan yang ada serta jenis hambatan samping yang bervariatif dengan bobot frekwensi yang tinggi, maka diperlukan suatu strategi manajemen lalulintas (traffic management) supaya tercipta keamanan dan kenyamanan lalulintas di depan kampus. Penentuan strategi dalam manajemen lalulintas dilakukan setelah adanya evaluasi kinerja jalan pada kondisi existing.Evaluasi kinerja jalan dapat dilakukan dengan berbagai metode. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode pendekatan secara mikroskopik melalui model simulasi lalulintas. Pendekatan yang dilakukan didasarkan pada perilaku pengemudi (driving behaviour) dengan indikator kinerja jalan berupa kecepatan serta tundaan rata – rata yang terjadi. Perilaku pengemudi dipilih sebagai parameter penentu dalam membentuk kinerja jalan karena karakteristik lalulintas yang ada di Indonesia adalah bersifat heterogen. Kondisi serta karakter lalulintas akan mempengaruhi pola aliran arus lalulintas, sehingga studi karakteristik arus lalulintas merupakan pra- syarat untuk perencanaan yang efektif terhadap desain, operasi serta pengelolaan sistem lalulintas (Radhakrishnan dan Mathew, 2009). Ciri karakter lalulintas heterogen adalah setiap lajur kendaraan terdiri dari berbagai macam variasi jenis kendaraan yang melintas, komposisi kendaraan yang berubah – ubah, serta pengguna jalan yang cenderung tidak tertib sehingga menghasilkan perilaku yang kompleks.
SOSIALISASI PENYEBAB DAN DAMPAK AKIBAT PENURUNAN MUKA TANAH (LAND SUBSIDENCE) DI KELURAHAN TANJUNG MAS SEMARANG Agus Muldiyanto; Adolf Situmorang; Edy Susilo
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 9: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i9.1246

Abstract

The coastal part of Semarang City is generally formed from alluvial deposits, which have rock structure characteristics that are still undergoing a consolidation process, this is one of the causes of land subsidence, besides that it is influenced by other factors, namely groundwater extraction by means of deep wells (artetist), the effect of the burden, the effect of global climate change. The service team conducted outreach to the community in RW 12, Tanjung Mas Village, North Semarang, Semarang City about the causes of land subsidence, the impact and how to overcome it, as well as community participation in assisting the government. With this service, it is hoped that the community in the Tanjung Mas Village area can participate and assist in preventing/reducing and overcoming and monitoring, especially the causes and impacts of land subsidence. The method used in this socialization includes providing hardcopy material, explaining the material, and discussing the content of the material. After the socialization was held, the understanding of the people in the area increased from 60% to 80%.
PELATIHAN SOFTWARE COMFAA BAGI MAHASISWA TEKNIK SIPIL DI KOTA SEMARANG Agus Muldiyanto; Mudjiastuti Handajani; Adolf Situmorang; Purwanto
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i2.2658

Abstract

Technological developments really help a civil engineering graduate in designing in the civil engineering field. There are a lot of software that can be used to design runway pavement thicknesses, one of them is COMFAA. In this service activity, the service team conducted training about the calculation of the runway pavement thickness at the airport using COMFAA software for civil engineering students and construction workers. The purposes of this service activity are to give deep understanding about the design of pavement layers on airport runways, to develop knowledge in pavement thickness designs, and to enhance the engineering student’s competence in using COMFAA to plan airport pavement layers. The implementation of this service was carried out in Semarang for Civil Engineering students and Construction Actors. The result was an understanding enhancement of runway pavement analysis from 0% to 77%.
Analisis Penggunaan Ruang Henti Khusus (RHK) Sepeda Motor pada Simpang Bersinyal ( Studi Kasus : Simpang Bersinyal Tlogosari Kota Semarang) Surya Dewanto; Agus Muldiyanto; Galih Widyarini
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 2 (2023): Techno Volume 24 NO.2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/techno.v24i2.19348

Abstract

Ruang henti khusus sepeda motor merupakan suatu teknologi manajemen lalu lintas yang kini sudah diterapkan di Kota Indonesia. Ruang henti khusus sepeda motor diadopsi dari model Advanced Stop Lines (ASLs) yang merupakan suatu fasilitas untuk pengguna sepeda motor di persimpangan bersinyal. Ruang henti khusus sepeda motor sebuah solusi alternatif dalam menekan aktivisme sepeda motor yang tidak beraturan pada mulut persimpangan bersinyal selama fase merah, Tujuan penelitian ini untuk menganalisis desain Ruang henti khusus untuk sepeda motor pada simpang bersinyal Tlogosari jalan Supriyadi Kota Semarang dan mengetahui Panjang antrian. Kendaraan henti, dan Derajat kejenuhannya. Metode yang digunakan untuk menganalisis desain RHK adalah (KEMENPUPR NO 52/SE/M 2015), untuk menganalisis Panjang antrian, Kendaraan berhenti, dan Derajat kejenuhan menggunakan MKJI 1997. Hasil Penelitian, desain Ruang henti khusus Sepeda motor pilihan desain tipe kotak dengan dimensi 12 x 7 m2 dengan rata-rata memadatkan sepeda motor pada simpang pendekat 50%. Untuk analisis perilaku lalu lintas, Panjang antrian dengan hasil paling tinggi pada hari sabtu yaitu 2,1 smp, Kendaraan berhenti dengan hasil paling tinggi pada hari sabtu yaitu 150 smp/jam, dan Derajat kejenuhan dengan hasil paling tinggi pada hari sabtu yaitu 0,437 smp/ selai
Sosialisasi Model Karamba Untuk Budidaya Ikan Di Saluran Drainase Perkotaan (Studi Kasus : RW.05 Pindrikan Lor, Semarang Tengah, Semarang) Muldiyanto, Agus; Crista, Ngudi Hari; Budiningrum, Diah Setiati
TEMATIK Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i2.10304

Abstract

Pemanfaatan saluran drainase perkotaan yang melintas di RW.05 Pindrikan Lor, Semarang, selain untuk pengendalian banjir, dapat juga dimanfaatkan untuk budidaya ikan tawar dengan membuat karamba yang tidak menghambat aliran air maupun sampah yang terbawa aliran tersebut, dimana pada musim kemarau masih ada airnya sehingga ikan tetap masih dapat hidup. Model karamba yang diusulkan adalah karamba model perahu baik bentuk perahu dengan konstruksi baja ringan. Karamba model ini mempunyai kelebihan antara lain tidak menghambat aliran air dan bisa diletakkan di tengah saluranyang keberadaan air terus ada. Kekurangan model hanya perlu menambah konstruksi penambat perahu agar tidak hanyut oleh arus aliran air. Model karamba ini dapat digunakan untuk budidaya khususnya jenis ikan tawar seperti lele, mujair, tawes, nila, patin yang relative tahan terhadap air yang terkontaminasi dari limbah rumah tangga seperti sabun, minyak dan lain sebagainya. Karamba ini dapat dimanfaat untuk menambah pendapatan warga setempat, apabila dikelola dengan baik.
ANALISIS PENGARUH PREFERENSI PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI TERHADAP EFEKTIVITAS FEEDER DI JALAN LOKAL Magenda, Cattelya Ester; Muldiyanto, Agus; Widyarini, Galih
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i2.5088

Abstract

Pemerintah Kota Semarang meluncurkan layanan transportasi umum yang dapat menjangkau berbagai wilayah tempat tinggal masyarakat pinggiran kota berupa layanan feeder. Salah satu contoh koridor F2 terdapat kendala yaitu minimnya okupansi yang dipengaruhi oleh preferensi pemilihan moda transportasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas feeder di jalan lokal dan pengaruh preferensi masyarakat dalam pemilihan moda transportasi. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi gabungan (kualitatif dan kuantitatif). Teknik sampling yang digunakan adalah teknik probabilitas sampling area sampling (multistage sampling). Hasil olah data diperoleh 81,9% responden sangat setuju dengan tarif perjalanan yang berlaku, 77,7% responden setuju dengan kualitas pelayanan yang ada, dan 74,8% responden setuju dengan citra perusahaan saat ini. Hasil kinerja operasional F2 menunjukkan jumlah penumpang, load factor F2A & F2C, headway, kecepatan, panjang rute, waktu tunggu dan waktu perjalanan memenuhi syarat dari Departemen Perhubungan. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa preferensi pemilihan moda transportasi di jalan lokal berpengaruh terhadap efektivitas feeder.
PEMBERDAYAAN WARGA MASYARAKAT AKAN PENTINGNYA SANITASI BAGI LINGKUNGAN DI KELURAHAN PINDRIKAN LOR, SEMARANG TENGAH, SEMARANG Muldiyanto, Agus; Budiningrum, Diah Setyati; Kustirini, Anik
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1174

Abstract

Sanitation, both household sanitation and environmental sanitation, are related units that influence each other. Some of the problems in Pindrikan Lor Village include a relatively dense population of ±5,930 people, some areas where the houses are close together, rubbish, puddles of water or flooding when it rains and still stunting in the area, this will of course have a big impact sanitation. This PkM aims to provide a correct understanding of the importance of sanitation for both the household and the environment, as well as providing prevention of the causes, impacts and ways of preventing it. Qualitative and quantitative methods, qualitative include observation stages in the field looking at the condition of the housing environment, drainage and waste, as well as asking directly to local residents, while for quantitative the test method is used regarding understanding both tests, before / pretest and after the material is explained / post-test, before the event closes. The activity was carried out on May 14 2024, on Floor 2 of the Village Office, attended by representatives of RT, RW, PKK and Village Heads and their staff, totaling around 40 participants. The results of the discussion, pre-post-test on Community Service included residents being enthusiastic in asking questions according to the theme and responding well, while the results of the pre-post-test were for understanding of sanitation to 84.63%, understanding of the impact of poor sanitation increased to 76.90%.
Analisa Dan Evaluasi Sistem Transportasi Publik Bus Rapid Transit (Brt) Trans Semarang Koridor Iv Kota Semarang Widodo, Agus; Yudho Putranto, Ardi; Handajani, Mudjiastuti; Muldiyanto, Agus
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1254.005 KB) | DOI: 10.34001/ces.03012023.1

Abstract

Population growth has made transportation in Indonesia, especially in the city of Semarang, also growing, one of the public transportation currently being developed in the city of Semarang is the BRT. Of the 7 operating corridors, BRT corridor IV (four) encountered many obstacles and problems, including the small number of bus passengers so that the revenue from the fares that were collected did not cover operational costs. This study aims to find out about the existing service standards for BRT in Corridor IV Semarang; Analyzing the performance and service of BRT buses in Corridor IV Semarang based on the number of passengers, travel speed, load factor, headway, and number of fleets; and Know the things that need to be fixed on this transportation. The method we use is field observation and secondary data analysis. The results showed that BRT Trans Semarang Corridor IV has 20 fleets with details of 18 operating fleets and 2 fleets for backup. The load factor value is 53% which meets the existing standards, the BRT Trans Semarang Corridor IV headway value is 13.51 minutes which is not in accordance with the existing regulatory requirements. The average speed is 14.68 km/hour which is below the maximum regulation limit and the distance covered is 237.04 km which is not accordance with the standard travel distance.
Pengaruh Pasar Johar Semarang Terhadap Kinerja Arus Lalu Lintas di Jalan K.H. Agus Salim Kurniawan, Muhammad; Dwi Saputro, Wahyu; Handajani, Mudjiastuti; Muldiyanto, Agus
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v3i02.793

Abstract

Kinerja jalan merupakan suatu ruas jalan yang melayani arus lalu lintas yang terjadi pada ruas jalan tersebut. Namun jika ruas jalan tersebut terjadi banyak hambatan samping, maka kinerja dari ruas jalan akan mengalami penurunan. Tidak terkecuali akibat aktifitas Pasar dapat menyebabkan penurunan kemampuan suatu ruas jalan. Dalam (MKJI 1997) segmen pada jalan perkotaan harus selalu ada kemajuan secara permanen dan menerus sepanjang atau hampir seluruh jalan, baik itu pekerkembangan berupa lahan atau buatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja jalan pada ruas jalan K.H. Agus Salim Pasar Johar. Analisa dilakukan dengan menggunakan metode MKJI 1997. Data primer yang dibutuhkan yaitu volume lalu lintas, kecepatan lalu lintas, kepadatan lalu lintas dan nilai hambatan samping. Data sekunder berupa peta lokasi penelitian dan jumlah penduduk di Kota Semarang. Data yang didapat dengan nilai terbesar yaitu pada hari Senin, 1 Agustus 2022 dengan nilai maksimal volume arus lalu lintas yaitu 574, 85 smp/jam. Untuk volume terendah diperoleh pada hari Minggu yaitu 431,7 smp/jam. Hasil dari analisa aktifitas didapat frekuensi bobot kejadian yang sama yaitu 100-299 kejadian, sehingga termasuk golongan “Rendah”.