Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Community Empowerment Journal

Kasus kekerasan seksual dalam rumah tangga dan perlindungan hukumnya di Indonesia Choiril Anwar; Nilna Khusnal Khitam; Marlinda Listyaningsih; Nurul Ainunisya; Popy Puspitasari Sudarno; Ratna Annisa
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i1.4

Abstract

Salah satu jenis perbuatan melawan hukum yang juga melanggar hak asasi manusia adalah kekerasan. Kekerasan dalam konteks ini adalah setiap tindakan penyalahgunaan kekuatan fisik, baik dengan atau tanpa penggunaan kekerasan, yang melanggar hukum, membahayakan tubuh, jiwa, dan kemerdekaan orang, termasuk membuat mereka tidak sadarkan diri atau tidak berdaya. Perempuan sering menjadi korban pelecehan, terutama kekerasan seksual dalam rumah tangga. Program pengabdian ini bertujuan memberikan penjelasan terkait kasus kekerasan seksual dalam rumah tangga dan perlindungan hukumnya di Indonesia. Pelaksanaannya menggunakan metode yuridis empiris, yang dalam hal ini berkaitan dengan penerapan atau penegakan persyaratan hukum normatif dan dikaitkan dengan setiap peristiwa hukum yang terjadi dalam masyarakat. Poster-poster yang ditujukan kepada masyarakat dibagikan sebagai bagian dari kegiatan ini. Dari program pengabdian ini ditemukan bahwa masyarakat semakin memahami kasus-kasus kekerasan seksual dan bagaimana aturan dan implementasi perlindungan hukumnya di Indonesia. One type of unlawful act that also violates human rights is violence. Violence in this context is any act of abuse of physical strength, either with or without the use of violence, which violates the law, endangers the body, soul, and freedom of people, including making them unconscious or powerless. Women are often victims of abuse, especially sexual violence in the household. This service program aims to provide explanations regarding cases of domestic sexual violence and legal protection in Indonesia. Its implementation uses an empirical juridical method, which in this case relates to the application or enforcement of normative legal requirements and is associated with every legal event that occurs in society. Posters aimed at the community were distributed as part of this activity. From this community service program, it was found that people are increasingly understanding cases of sexual violence and how the rules and implementation of legal protection are in Indonesia.
Analisis tingkat kejadian stunting dan faktor-faktor yang mempengaruhinya di Desa Darupono, Kendal Alfita, Nabila Alya; Kurniawan, Bagus; Wulandari, Innayah; Aradanata, Shakhih Yudha; Aysar, Nisrina Adiba; Bachrudin, Syahrul Dhavid; Putri, Dyah Astutik Yulia; Ubadillah, Firli; Ulum, Ahmad Bahrul; Anwar, Choiril
Community Empowerment Journal Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v1i3.28

Abstract

Penelitian dari hasil program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kejadian stunting di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Data menunjukkan bahwa tingkat stunting pada baduta (bayi di bawah dua tahun) sebesar 9,6% dan pada balita sebesar 8,9%. Kabupaten Kendal juga mengalami penurunan status gizi secara keseluruhan berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dari 20,8% pada tahun 2021 menjadi 17,5% pada tahun 2022. Target pemerintah untuk mengurangi tingkat stunting menjadi 14% pada tahun 2024. Diungkapkan bahwa stunting adalah hasil dari riwayat gizi yang kurang baik mulai dari awal kehidupan hingga saat ini. Penanganan stunting pada anak di atas dua tahun terbukti kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal seperti tempe dan sumber protein hewani seperti ikan lele dan kembung, serta sumber protein nabati seperti daun kelor. Dalam upaya meningkatkan gizi anak, perlu diperhatikan aspek biaya. Program ini merekomendasikan alokasi sebesar 50 ribu rupiah per anak untuk memastikan konsumsi gizi yang seimbang dan kudapan yang sesuai. Menu gizi seimbang dan variasi kudapan juga perlu diperkenalkan sebagai langkah selingan dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak. Data menunjukkan bahwa stunting di Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, berkaitan erat dengan pola asuh anak. Oleh karena itu, penanganan stunting harus melibatkan pendekatan holistik yang memperhatikan faktor-faktor penyebab stunting, termasuk pola asuh yang tepat. Research from the results of this community service program aims to analyze the level of stunting incidents in Darupono Village, South Kaliwungu District, Kendal Regency, Central Java Province, as well as the factors that influence it. Data shows that the stunting rate for toddlers (babies under two years) is 9.6% and for toddlers it is 8.9%. Kendal Regency also experienced a decline in overall nutritional status based on the Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) from 20.8% in 2021 to 17.5% in 2022. The government's target is to reduce the stunting rate to 14% in 2024. It was revealed that stunting is the result of a history of poor nutrition from early life to the present. Handling stunting in children over two years old has proven to be less than optimal. Therefore, innovation is needed in efforts to prevent and treat stunting, by utilizing local food ingredients such as tempeh and animal protein sources such as catfish and mackerel, as well as vegetable protein sources such as Moringa leaves. In an effort to improve children's nutrition, it is necessary to pay attention to the cost aspect. This program recommends an allocation of 50 thousand rupiah per child to ensure consumption of balanced nutrition and appropriate snacks. A balanced nutritional menu and a variety of snacks also need to be introduced as an alternative step in meeting children's nutritional needs. Data shows that stunting in South Kaliwungu District, Kendal Regency, is closely related to child rearing patterns. Therefore, handling stunting must involve a holistic approach that pays attention to the factors that cause stunting, including appropriate parenting patterns.
Co-Authors Abdurrahman Faridi Adi Prayoga, Dimas Afina Murtiningrum Afina Murtiningrum, Afina Aina Nurus Sofa Alfita, Nabila Alya Ana Safitri Anggatama, Rizki Aniswatun Nafisah Aradanata, Shakhih Yudha Arief Hadziq Fikri Asyhari Asyhari Aysar, Nisrina Adiba Bachrudin, Syahrul Dhavid Bagus Kurniawan, Bagus Budhi Cahyono Devi Enggar Nastiti Dewi, Isna Rafika Dhobith Anis Murtadho Diah Fitriani, Diah Dyana Wijayanti Ehsan Namaziandost Elok Widiyati Elok Widiyati Elok Widiyati, Elok Enggar Nastiti, Devi Fadzil Latifah Ferrian Erwanto Hartono Hartono Hartono Hartono Hendi Pratama Huyi Intan Sari Idha Nurhamidah, Idha Isnaini, Zulfa Nur Issy Yuliasri Jihan Diya Yumna Kurdaningsih, Dian Marhaeni Kurniawan Yudhi Nugroho, Kurniawan Yudhi Kusumawarni, Wa Ode runi Leila Neisi Lie, Eka Rismaningsih M Nur hidayat, Dayad Made Dwi Adnjani Marlinda Listyaningsih Muh Syafei Muhammad Anis, Muhammad Muniroh, Rima Zahrotul Nada Bela Andresta Naila Najihah Nani Hidayati, Nani Nia Kurniati Nikmah, Nur Syafira Nilna Khusnal Khitam Nugroho, Kurniawan Yudhi Nur Ekaningsih, Nur Nur Fadhilah Nuridin Nuridin Nurul Ainunisya Nurul Latifah Permatasari, Bulan Catur Popy Puspitasari Sudarno Praptawati, Destary Putri, Dyah Astutik Yulia Ratna Annisa Riana Permatasari Riana Permatasari, Riana Riyanto, Heru Fajar Rohmaniyah Rohmaniyah Romayana Alfiani Saeful Arifin Safitri, Devi Wanda Sari, Wahyu Nanda setiyawan, Heru Siti Sumiati Sutadi, Riza Nurcahyani Trinawati, Ratna Ubadillah, Firli Ulum, Ahmad Bahrul wulandari, innayah Yavuz, Fatih Zaenal Abidin