Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SIMBIOSA

Pengaruh Media Evaluasi Berbantu Aplikasi Kahoot! Terhadap Efikasi Diri Siswa Dalam Pembelajaran Biologi Di SMA Muhammadiyah 1 Batam Amelia, Amelia; Rahmi, Rahmi; Syamsi, Fauziah
SIMBIOSA Vol 13, No 1 (2024): SIMBIOSA
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/simbiosa.v13i1.6747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh media evaluasi berbantu kahoot! terhadap efikasi diri siswa dalam pembelajaran biologi di SMA Muhammadiyah 1 Batam. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA di SMA Muhammadiyah 1 Batam yang berjumlah 23 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest posttest design. Pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan soal. Uji prasyarat analisis yang digunakan berupa uji normalitas dan uji linearitas, sedangkan uji hipotesis yang digunakan yaitu uji korelasi pearson product moment. Dari hasil analisis ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media evaluasi berbantu kahoot! terhadap efikasi diri siswa dalam pembelajaran biologi di kelas X IPA SMA Muhammadiyah 1 Batam. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji korelasi pearson product moment dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,0000, dimana hal ini menunjukkan terdapat korelasi antara hasil belajar dan efikasi diri siswa. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh dalam penggunaan media evaluasi berbantu kahoot! terhadap efikasi diri siswa dalam pembelajaran biologi di SMA Muhammadiyah 1 Batam.
Siput Laut Gonggong (Gastropoda, Strombidae) dan Perkembangan Penelitian Tentangnya: Review Diversitas Spesies, Resiko Ekologi dan Kesehatan Pangan dari Bioakumulasi Logam. Ramses, Ramses; Syamsi, Fauziah
SIMBIOSA Vol 13, No 1 (2024): SIMBIOSA
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/simbiosa.v13i1.7237

Abstract

Pentingnya biota moluska (gastropoda) bagi kehidupan manusia sudah dimulai sejak masa lampau. Beberapa spesies memiliki distribusi terbatas dan dinyatakan langka. Di Indonesia khususnya di Provinsi Kepulauan Riau siput gonggong merupakan salah satu seafood favorit. Sampai saat ini, pemanfaatan siput laut gonggong masih tinggi dan masih tergantung pada pasokan dari alam, namun penelitian tentang siput laut ini masih sangat terbatas. Kajian ini didasarkan pada data sekunder untuk mengevaluasi perkembangan penelitian sebuhungan dengan siput gonggong, dan mengeksplorasi kesenjangan penelitian. Kami menelusuri artikel ilmiah yang diterbitkan selama 20 tahun terakhir menggunakan sejumlah database ilmiah. Diversitas siput gonggong di berbagai perairan belum dijelaskan secara tuntas, menggunakan teknik identifikasi yang memadai. Mengenali diversitas siput gonggong secara baik dan akurat penting dalam memilah-milah spesies untuk tujuan pengelolaan berkelanjutan dan kepentingan konservasi keanekaragaman hayati di masa depan. Disamping itu, perlu juga memastikan asal usul perairan tempat tinggal gonggong dan tingkat konsentrasi logam berat untuk memastikan kesehatan pangan. Dalam aspek pengelolaan berkelanjutan, menentukan mekanisme yang mengatur distribusi dan kelimpahan adalah sangat penting untuk pengelolaan spesies ini.
Ketersediaan Tempat Roosting Kelelawar Vampir Palsu (Megaderma spasma) di Pulau Kecil Kota Batam Syamsi, Fauziah; Ramses, Ramses; Alfajri, Desman; Ashari, Erwin; Efendi, Yarsi
SIMBIOSA Vol 13, No 2 (2024): SIMBIOSA
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/simbiosa.v13i2.7352

Abstract

Kelelawar vampire palsu (Megaderma spasma) memiliki daerah distribusi yang luas, termasuk di pulau kecil yang jauh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ketersediaan lokasi roosting kelelawar M. spasma pada habitat pulau kecil. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey untuk menemukan ketersedian tempat roosting bagi M. spasma. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, kelelawar M. spasma ditemukan roosting pada bangunan dapur arang yang sudah ditinggalkan. Dapur arang merupakan bangunan yang terbuat dari tanah, berbentuk setengah lingkaran, seperti gua kecil, dengan pintu masuk dan lobang kecil untuk ventilasi. Bangunan tersebut merupakan bekas dapur arang yang sudah tidak digunakan oleh masyarakat. Dari 4 dapur arang (DAR) yang ada di pulau tersebut, 3 diantaranya (DAR 1, DAR 3, dan DAR 4) dijadikan sebagai lokasi roosting oleh M. spasma dan 1 dapur arang lainnya (DAR 2) tidak menjadi lokasi roosting. Jumlah individu kelelawar terbanyak ditemukan di DAR 1 yaitu sebanyak 6 individu dan paling sedikit di DAR 4 yaitu sebanyak 1 individu. Adapun faktor faktor yang mempengaruhi pemilihan lokasi roosting oleh M. spasma pada habitat pulau kecil diantaranya adalah intensitas cahaya dan iklim, keamanan dari gangguan cuaca, keamanan dari gangguan manusia dan predator. Semua faktor tersebut sangat erat kaitannya dengan struktur lokasi roosting yang menjamin keselamatan kelelawar dari semua faktor eksternal yang mungkin akan mempengaruhi kelelawar.