Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA KARANG JATI DI KABUPATEN INDRAMAYU KECAMATAN KARANGAMPEL Nadhifa Salsabila; Dinni Hartiniyah; Syaeful Anwar; Faisal Luzan; Desy Lusiyana
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i2.372

Abstract

Salah satu parawisata yang dapat menunjang perekonomian daerah dan masyarakat yang terdapat di Kabupaten Indramayu, Kecamatan Karangampel yaitu Wisata Karang Jati. Banyak warga yang berasal dari Kecamatan Karangampel dan kecamatan lainnya yang dengan sengaja berkunjung ke Wisata Karang Jati. Pengembangan dilakukan dengan pembuatan petunjuk jalan ke lokasi objek wisata, gapura, beberapa spot foto, promosi dan publikasi di media social yaitu Facebook dan Instagram. Pengembangan wisata Karang Jati ini akan berdampak pada kedatangan pengunjung ke objek wisata Karang Jati, yang akan meningkatkan penghasilan masyarakat Desa Karangampel. Sektor pariwisata merupakan sektor yang potensial untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan daerah. Perkembangan pariwisata tergantung kepada pengunjung yang datang mengunjungi tempat tersebut. Peningkatan jumlah kunjungan yang terjadi ini merupakan berkembangnya kepariwisataan, untuk mempertahankan dan menambahkan jumlah kunjungan wisatawan. Kata kunci : desa, wisata, pengembangan, sektor ABSTRACT One of the tours that can support the regional economy and society in Indramayu Regency, Karangampel District is Karang Jati Tourism. Many residents come from Karangampel District and other sub-districts who deliberately visit Karang Jati Tourism. Development is carried out by making directions to tourist attraction locations, gates, several photo spots, promotions and publications on social media, namely Facebook and Instagram. The development of Karang Jati tourism will have an impact on the arrival of visitors to Karang Jati tourism objects and will increase the income of the people of Karangampel Village. The tourism sector is a sector that has the potential to be developed as a source of regional income. The development of this tourism depends on the visitors who come to visit the place. The increase in the number of visits that occur is the development of tourism, to maintain and increase the number of tourist visits. Keywords: village, tourism, development, sector
Eksplorasi etnomatematika dalam menentukan hari sakral di Keraton Kasepuhan Cirebon Arwanto, Arwanto; Lusiyana, Desy
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v16i1.18131

Abstract

Education and culture are two inseparable elements and even mutually support one another. Because culture is a unified whole and is one of the factors that influeence the existence of education, It even applies in a society and education is a fundamental need for every individual in society, Ethomatematics exists to bridge the gap between culture and education, especially in learning mathematics. The purpose of  this study was to determine the pattern of calsulating sacred days and their relation to learning mathematics.  This reseach is a qualitative type with an ethographic approach method. The data obtained from the results of inteviews with informants, namely expert figures in determining sacred day at the Kasepuhan Palace in Cirebon. Based on the rearch results obtained, there is a pattern for calculating sacred days by adding up the naktu or value of the year, day, market and mont, each of which has a different naktu or value. One of the mathematical elements contained in the pattern of calculating sacred day is the concept of addition and modulo aritmatic. So that the results of the exploration can be linked to the concept of mathematical material. 
Rasch Model Analysis of Spatial Visualization Test Items on the Pythagorean Theorem for Junior High School Students Using Ministep Istiqomah, Syfa; Lusiyana, Desy; Hidayat, Rifqi
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 4 No. 3 (2025): September
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v4i3.682

Abstract

The lack of valid and reliable test instruments to measure junior high students’ spatial visualization skills, especially regarding the Pythagorean Theorem, prompted this study. The goal of this research is to assess the quality of spatial visualization test items related to the Pythagorean Theorem for junior high students. This study used a quantitative descriptive approach with Rasch Model analysis via Ministep software. The developed instrument included 11 essay questions administered to 30 ninth-graders through purposive sampling. Results showed that 5 items were valid, while 6 needed revision. The instrument’s reliability coefficient was 0.91 (high). Based on difficulty, there were 3 easy, 2 moderate, and 6 difficult items. This instrument meets Rasch Model standards and is suitable for measuring junior high students’ spatial visualization abilities concerning the Pythagorean Theorem, serving as a reference for designing more accurate and representative math assessments..
KELAYAKAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS EDPUZZLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Amelia, Amelia; Rahmatudin, Jajang; Lusiyana, Desy
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2024): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/delta.v12i1.2841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran audio visual berbasis edpuzzle untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis yang ditinjau berdasarkan validasi dan kepraktisan. Validasi diketahui berdasarkan pada penilaian validasi ahli materi dan ahli media, sedangkan kepraktisan berdasarkan nilai angket respon peserta didik. Partisipan pada penelitian ini adalah 2 validator ahli diantaranya : validator ahli materi dan validator ahli media dan subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-E sebagai sampelnya. uji coba produk ini dilakukan pada skala kecil yaitu 10 peserta didik. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan atau Research and Development (R & D) dengan model ADDIE. Penelitian ini hanya menggunakan empat tahapan dari model ADDIE yaitu analyze (analisis), design (desain), development (pengembangan) dan implementation (implementasi). Hasil validasi ahli materi dan ahli media memperoleh skor total 185 dengan presentase 84% dan termasuk kedalam kategori “sangat layak” dan angket respon peserta didik mendapatkan presentase nilai sebesar 77% termasuk kriteria “respon baik”. Berdasarkan validasi dan kepraktisan media pembelajaran audio visual berbasis edpuzzle dikatakan layak untuk digunakanAbstrak Bahasa Indonesia ditulis sesuai dengan format abstrak bahasa Inggris. 
SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW: SATU DEKADE PENELITIAN KEMAMPUAN SPASIAL DAN ICT Lusiyana, Desy; Nurjanah
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 10 No 1 (2024): JUMLAHKU VOL.10 NO.1 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v10i1.3692

Abstract

Kemampuan spasial merupakan kemampuan untuk memanipulasi, memutar, membalik, atau memutar secara mental stimuli yang disajikan secara gambaran. Tujuan penelitian ini yaitu menelusuri metode penelitian yang sering digunakan untuk meningkatkan kemampuan spasial dan teknologi yang sering digunakan untuk mengukur kemampuan spasial. Metode yang digunakan yaitu systematic literatur review dengan langkah prisma yang menggunakan aplikasi covidence. Langkah yang dilakukan yaitu mencari sumber literatur. Pada penelitian ini sumber literatur yang digunakan yaitu artikel dengan terindeks Scopus. Diperoleh 138 artikel terindeks scopus yang diperoleh dengan kata kunci spatial ability, ICT dan geometri. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan covidence menggunakan langkah PRISMA. Langkah-langkah tersebut dibagi menjadi tiga bagian yaitu identification, screen, dan Included. Terdapat 47 artikel dengan kriteria terdapat kemampuan spasial pada materi geometri. Populasi/sampelnya pada siswa Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Perguruan Tinggi. Hasil analisis data diperoleh selama 10 tahun terdapat 33 artikel yang mengkaji kemampuan spasial pada pembelajaran matematika dengan artikel terpublish terbanyak yaitu pada tahun 2021 sebanyak 7 artikel dan media pembelajaran yang sering digunakan yaitu Augmented RealityKemampuan spasial merupakan kemampuan untuk memanipulasi, memutar, membalik, atau memutar secara mental stimuli yang disajikan secara gambaran. Tujuan penelitian ini yaitu menelusuri metode penelitian yang sering digunakan untuk meningkatkan kemampuan spasial dan teknologi yang sering digunakan untuk mengukur kemampuan spasial. Metode yang digunakan yaitu systematic literatur review dengan langkah prisma yang menggunakan aplikasi covidence. Langkah yang dilakukan yaitu mencari sumber literatur. Pada penelitian ini sumber literatur yang digunakan yaitu artikel dengan terindeks Scopus. Diperoleh 138 artikel terindeks scopus yang diperoleh dengan kata kunci spatial ability, ICT dan geometri. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan covidence menggunakan langkah PRISMA. Langkah-langkah tersebut dibagi menjadi tiga bagian yaitu identification, screen, dan Included. Terdapat 47 artikel dengan kriteria terdapat kemampuan spasial pada materi geometri. Populasi/sampelnya pada siswa Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Perguruan Tinggi. Hasil analisis data diperoleh selama 10 tahun terdapat 33 artikel yang mengkaji kemampuan spasial pada pembelajaran matematika dengan artikel terpublish terbanyak yaitu pada tahun 2021 sebanyak 7 artikel dan media pembelajaran yang sering digunakan yaitu Augmented Reality.
TaRL-Based Instructional Differentiation to Optimize Understanding of Probability among High School Students with Heterogeneous Cognitive Profiles Qotru Sa’adah; Desy Lusiyana; Tohir Makhmud
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i4.2270

Abstract

Observations in class X.9 revealed that 68% of students scored below the Minimum Mastery Criteria (KKM). This classroom action research aimed to improve students’ motivation and learning outcomes through the Teaching at the Right Level (TaRL) approach. The study was conducted in two cycles. The results indicated that the implementation of TaRL was effective in enhancing students’ academic achievement, with the average score increasing from 67.9 (pre-cycle) to 75.8 (cycle I) and 84.7 (cycle II). In addition, the percentage of students meeting the mastery criteria improved from 32% (pre-cycle) to 38% (cycle I) and 62% (cycle II). These findings suggest that the TaRL approach can improve students' understanding. However, TaRL may require more time when applied to students with low literacy skills. To address this limitation, teachers are encouraged to integrate TaRL with other instructional strategies, such as differentiated learning.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep Vektor di Jenjang SMA Suciawaty, Siti Hindun; Lusiyana, Desy; Makhmud, Tohir
Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/kaisa.v5i2.1096

Abstract

This classroom action research used a mixed-methods approach to analyze the influence of the Problem Based Learning (PBL) model on the vector concept understanding of class XI students. The quantitative analysis showed that the implementation of PBL resulted in an increase in the average student understanding score from the pre-test to the post-test in each research cycle. A significant increase in learning outcomes was observed in Cycle 2, where the average score increased from 63.70 to 81.50. However, the effectiveness of PBL decreased in Cycle 3, reflected in the Normalized Gain (N-Gain) value returning to a low level (0.27) and a smaller increase in the learning success rate compared to the previous cycle (an increase from 30% to 55%). Overall, the PBL model proved effective in improving students' conceptual understanding of vectors, the ability to apply concepts in problem-solving, and students' mathematical communication skills. However, the research findings also identified that the PBL model was less effective in improving students' understanding and skills in drawing vectors, indicating the need for adjustments in learning strategies for this specific aspect.
Pendampingan Modifikasi Modul Ajar Matematika dan Non Matematika Bagi Guru: Integrasi Keterampilan Numerasi Nurfiqih, David; Nurkamilah, Milah; Putra R, Andika; Utami, Citra; Lusiyana, Desy; Heryanti Jufri, Lucky; Nurhanifah, Nova; Zakiyah, Siti; Herman, Tatang; Prabawanto, Sufyani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28283

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan salah satu keterampilan penting karena membantu manusia dalam memahami dan menyelesaikan masalah yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan terhadap keterampilan literasi dan numerasi yang dilakukan mulai dari sejak dini termasuk melalui proses pembelajaran di sekolah, baik dasar maupun perguruan tinggi. Meskipun begitu, penanaman numerasi di sekolah bukan berarti bahwa semua guru mengajarkan matematika, tetapi bagaimana guru mengintegrasikan numerasi dalam kurikulum melalui pembelajaran lintas mata Pelajaran. Guru masih kesulitan dalam mengembangkan modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan literasi numerasi. Pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman guru terkait konsep literasi numerasi dan meningkatkan kemampuan guru lintas mata pelajaran dalam mengidentifikasi konten matematika untuk merancang modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan numerasi. Metode pelatihan dan pendampingan dilakukan secara synchronous dan asynchonous di SMPN 6 Garut dengan peserta dari berbagai guru mata pelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat penguatan pemahaman konsep literasi numerasi dengan capaian > 80% untuk masing-masing aspek, dan 8 kelompok guru mata pelajaran (100%) mampu mengidentifikasi konten matematika yang tepat untuk diintegrasikan pada modul ajar dengan capaian konten numerasi yang teridentifikasi sebesar 80 % (4 dari 5 domain matematika), selain itu guru mampu mengidentifikasi konteks personal, sosial budaya maupun saintifik dalam bidang ilmu yang diampu  sebagai konteks  masalah pada modifikasi modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan numerasi. Domain bilangan menjadi tututan numerasi paling dominan dibandingkan domain matematika lainnya seperti aljabar, pengukuran, data dan ketidakpastian serta geometri. Kegiatan pengabdian berimplikasi juga terhadap peningkatan literasi digital guru dalam berkolaborasi dengan memanfaatkan spreadsheet dan google document.