Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Critical Thinking Skills Of MI Grade V Students Through The Application Of The Multiliteracy Learning Model Safitri, Farah; Maufur, Syibli; Ummah, Inayatul
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ijee.v5i1.14189

Abstract

This study aims to determine how students' critical thinking skills through multiliteracy learning model. The approach used in this research is quantitative by using quasi-experimental method and the design used is non equivalent pre-test pos-test control group design. The population in this study was grade V Madrasah Ibtidaiyah students totaling 76 students. The sample used was 53 students divided into experimental classes totaling 33 students and control classes totaling 20 students. Data collection techniques used were observation of the application of multiliteracy learning models and tests used to measure students' critical thinking skills. The test used in the form of a description test totaling 7 questions with the criteria for questions from Bloom's taxonomy C4 to C6. The instruments in this study have been validated and declared valid. The analysis used is quantitative analysis. The data processed was obtained using normality test and hypothesis testing to determine the effect of multiliteracy learning model on students' critical thinking skills using SPSS 22 for windows. From the results of the study, it is known that the multiliteracy learning model in grade V Madrasah Ibtidaiyah based on the student's critical thinking skills test obtained an experimental pre-test mean of 63.03 and for the control pre-test mean of 61.60. While the mean result of the experimental post-test was 79.06 and for the control post-test mean was 73.00. This shows an increase in critical thinking skills of fifth grade students of Madrasah Ibtidaiyah. There is a significant effect of multiliteracy learning model on critical thinking skills of grade V students of Madrasah Ibtidaiyah based on hypothesis testing obtained Sig value. 0.022 <0.05 which means Ha is accepted, namely there is an effect of multiliteracy learning model on critical thinking skills of grade V students of Madrasah IbtidaiyahKeywords: Multiliteracy Learning Model, Critical Thinking Skills
AR Media Development to Improve Cultural Literacy and Language Skills in Elementary Schools Maufur, Syibli; Aspandi, Ade; Salam, Abdus
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2025): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i2.1686

Abstract

This study aims to develop Augmented Reality (AR)-based learning media on cultural diversity materials as an innovative product to strengthen cultural literacy and language skills among Madrasah Ibtidaiyah (MI) students in Cirebon City. Using the Research and Development (R&D) approach with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate), this research focused on producing, validating, and testing the effectiveness of AR media in classroom learning. Data were obtained through literacy and language skill assessments, observations, questionnaires, and interviews. Quantitative data were analyzed statistically, while qualitative data were analyzed descriptively. The results show that the developed AR-based media is valid, practical, and effective in enhancing students’ cultural literacy and language performance. Statistical tests indicate significant differences in student outcomes before and after the use of AR media (sig = 0.00 < 0.05). The interactive nature of AR helped students connect cultural content with language expression more meaningfully. The study concludes that AR-based learning media serves as a creative educational innovation to improve literacy and communication skills while fostering appreciation of Indonesia’s cultural diversity among MI students.
DEVELOPING A PROBLEM-BASED LEARNING BASED LKPD TO IMPROVE THE READING COMPREHENSION SKILLS Apriani, Nur Pika Indah; Maufur, Syibli; Ummah, Inayatul
Al-Mubtadi: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58988/almubtadi.v3i2.1146

Abstract

This study was motivated by the low reading comprehension skills of elementary school students, which require innovative learning strategies to improve student engagement and understanding. The objective of this study was to develop a Problem-Based Learning (PBL)-based Student Worksheet (LKPD) and examine its feasibility and its potential to improve the reading comprehension skills of fourth-grade students. This study employed a Research and Development (R&D) method using a simplified Borg and Gall model. The participants were fourth-grade students of SDN Sukapura 3. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and reading comprehension tests, while data analysis was conducted using validation percentage analysis and N-Gain analysis. The results indicated that the developed PBL-based LKPD was categorized as highly feasible, with validation scores of 94.4% from media experts, 91.6% from language experts, and 100% from material experts. The implementation of the LKPD was also associated with an increase in students’ average reading comprehension scores from 63.6 in the pre-test to 86.8 in the post-test, with an N-Gain score of 0.632, which falls into the moderate category. These findings suggest that the PBL-based LKPD has the potential to improve students’ reading comprehension skills and can serve as an innovative teaching material in elementary schools. However, since this study used a one-group pretest-posttest design without a control group, the findings should be interpreted cautiously.
PENERAPAN METODE PQR4 UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA PADA SISWA KELAS IV SDN PENGAMPON II KEC. LEMAHWUNGKUK KOTA CIREBON Syibli Maufur; Abdul Sholeh
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v2i2.122

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran wajib di SD / MI yang didalamnya terdapat asfek keterampilan membaca yang memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional dan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi namun ditemukan permasalahan yaitu rendahnya kemampuan pemahaman membaca yakni siswa kesulitan menentukan kalimat utama, siswa kesulitan dalam membuat teks ringkasan dengan kalimat yang runtut, dan siswa kesulitan dalam menjelaskan  isi teks secara tertulis dengan kalimat sendiri secara runtut. Sebagai solusi atas kondisi tersebut diperlukan suatu metode pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman diantaranya melalui metode PQR4 yaitu Preview, Question Read, Reflect  Recite dan Review. Penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research)  ini dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran dengan desain siklus spiral model Kemmis. Hasil temuan penelitian diperoleh nilai rata-rata siklus I yaitu 73,80, Siklus II yaitu 77,60, dan siklus III yaitu 83,40. Dengan demikian metode PQR4 dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman. Kata kunci: Metode PQR4, membaca pemahaman
PENGARUH BIMBINGAN ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS RENDAH DI SD NEGERI CIMOHONG 02 KECAMATAN BULAKAMBA KABUPATEN BREB Syibli Maufur; Anis Puadah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v2i1.178

Abstract

ABSTRAKDari  segi akademik anak kelas 3 seharusnya sudah mahir membaca tetapi pada kenyaataanya ada beberapa siswa yang masih belum bisa  atau lancar membaca. Bisa jadi dari faktor dari diri sendiri atau peran orang tua yang kurang memperhatikan kebutuhan anaknya. dari segi psikologi juga seharusnya kelas 3 sudah bisa  membaca karna dari kelas 1 dan 2 sudah diajarkan untuk membaca.Orang tua memegang peranan yang amat penting untuk meningkatkan perkembangan dan prestasi anak. Tanpa dorongan dan motivasi orangtua, maka perkembangan prestasi belajar sang anak akan mengalami hambatan dan menurun.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan data tentang kemampuan membaca siswa kelas III, dan bimbingan orang tua kepada anaknya. Dan mengetahui pengaruh bimbingan orang tua terhadap kemampuan membaca siswa kelas rendah di SD negeri cimohong 02 semester ganjil tahun 2015/2016 kecamatan bulakamba kabupaten brebes.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam peneltian ini adalah angket, observasi, dan tes. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Cimohong 02 kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes yang berjumlah 25 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, peneliti melakukan penyebaran angket kepada wali siswa sebanyak 25 orang. dan tes kepada siswa kelas III untuk mengetahui kemampuan membaca siswanya. Besar pengaruh dari hasil summary  NilaiR 0,926 berada diantara 0,80-1,000 maka pengaruh bimbingan orang tua terhadap kemampuan membaca siswa sangat kuat. Data tersebut dapat diartikan bahwa hasil 92,6 % pengaruh variabel X (bimbingan orang tua) terhadap variabel Y (kemampuan membaca siswa) sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Data yang diperoleh diolah atau dianalisis dengan hasil uji regresi sederhana diperoleh persamaan regresi Y- 47,778 + 4,756 X. Nilai koefisien regresi sebesar 4,756 menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif antara bimbingan orang tua terhadap kemampuan membaca siswa. Dari hasil perhitungan, diperoleh nilai thitung>ttabel atau 11,769> 2,0682, hal ini berarti uji Ha diterimadan H0ditolak. Jadi, terdapat pengaruh secara signifikan bimbingan orang tua terhadap kemampuan membaca siswa.
PENERAPAN PRINSIP KERJA SAMA DAN PRINSIP SOPAN SANTUN BERBAHASA DI KALANGAN MASYARAKAT KAMPUNG PESISIR KOTA CREBON Syibli Maufur
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 3 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v3i1.576

Abstract

ABSTRAKGaya bahasa masyarakat Cirebon dan pesisir berdasarkan watak dan letak geografisnya yang panas, cenderung apa adanya, lugas, ceplas-ceplos, keras nada dan intonasinya, dan terkesan kasar. Dalam menyelesaikan suatu masalah juga cenderung tidak suka berbelit-belit. Hal ini sangat berbeda dengan bahasa yang digunakan masyarakat pedalaman yang penuh tatakrama, halus, dan tidak bernada tinggi. Bagi mereka yang tidak terbiasa  dengan kehidupan dan mengerti watak masyarakat pesisir, gaya  bahasa seperti ini mungkin akan terdengar tidak santun. Akan tetapi, bagi penggunanya, gaya babasa yang keras dan lugas ini tidak berarti membuat bahasa masyarakat pesisir tidak santun.Berdasarkan latar belakang tersebut, dilakukan penelitian tentang Penerapan Prinsip Kerja Sama dan Prinsip Sopan Santun Berbahasa di Kalangan Masyarakat Kampung Pesisir Kota Cirebon. Melalui penelitian ini, penulis ingin mengungkapkan rumusan masalah, yaitu (1) Bagaimanakah bentuk penerapan prinsip kerja sama yang digunakan oleh masyarakat Kampung Pesisir Kota Cirebon, (2) Bagaimanakah bentuk penerapan prinsip sopan santun yang digunakan oleh masyarakat Kampung Pesisir Kota Cirebon, dan (3) Apakah strategi yang digunakan masyarakat kampung pesisir kota cirebon dalam merealisasikan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan.Untuk menjawab pertanyaan, penulis menggunakan pendekatan pragmatik dengan desain penelitian kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari latar alamiah dengan metode observasi, catatan lapangan, wawancara, dan perekaman. Berkenanan dengan dengan rumusan masalah pertama, analisis data menghasilkan sejumlah kesimpulan. Bentuk kerja sama yang tercermin dalam komunikasi masyarakat Kampung Pesisir Kota Cirebon adalah (1) maksim kuantitas, (2) maksim kualitas, (3) maksim hubungan, dan (4) maksim cara. Selanjutnya, berkenaan dengan maslah kedua menunjukkan bentuk sopan santun berbahasa yang tercermin dalam komunikasi masyarakat kampung pesisir adalah (1) maksim kedermawanan, (2) maksim kearifan, (3) maksim pujian, (4) maksim kesetujuan, (5) maksim simpati, dan (6) maksim kerendahan hati. Terakhir, strategi yang digunakan dalam merealisasikan maksim kerja sama dan sopan santun adalah (1) menggunakan kalimat langsung, dan (2) menggunakan kalimat tidak langsung. Selanjutnya, penggunaan kalimat tidak langsung direalisasikan melalui (1) menyetujui dan (2) menyindir.Keyword : Gaya bahasa, Kesantunan, Kerja sama
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SKETSA TERHADAP HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS V MIN KOTA CIREBON Nurbandiyah nurbandiyah; Syibli Maufur
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v3i2.897

Abstract

AbstrakPada umumnya, siswa mengalami hambatan ketika diberi tugas oleh guru untuk menulis. Mereka mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat dan kurang menguasai tata bahasa. Kesulitan-kesulitan tersebut menyebabkan mereka tidak mampu menyampaikan pikiran dan gagasan dengan baik sehingga peserta didik menjadi enggan untuk menulis. Dalam pelajaran Bahasa Indonesia sering kali pembelajaran menulis sangat menjenuhkan. Pada pelaksanaan KBM, guru memberikan tugas kepada siswa untuk menulis karangan tanpa memberikan penjelasan. Padahal guru merupakan faktor terpenting dalam keberhasilan KBM. Jika dilihat dari hasil belajar siswa kebanyakan nilai rata-rata ketuntasan menulis siswa yaitu 70, padahal Kriteria ketuntasan minimal (KKM) untuk mata pelajaran bahasa Indonesia yang ditetapkan oleh sekolah adalah 75, ini kemungkinan karena anak-anak yang kurang minat dalam pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pembelajaran menulis karangan, dan bisa juga karena faktor kurangnya pengggunaan media.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data respon siswa terhadap media gambar sketsa di MIN Kota Cirebon, memperoleh data hasil belajar menulis karangan deskripsi serta pengaruh media gambar sketsa terhadap hasil belajar menulis karangan deskripsi  di MIN Kota Cirebon.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dengan jenis kuasi eksperimen. Dalam kuasi eksperimen terdapat dua kelas yang diteliti yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan dan kelas kontrol yang tidak diberi perlakuan. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa MIN Kota Cirebon sebanyak 278 dan menggunakan teknik  purposive  sampling  yaitu  kelas VA dan VB sebanyak 41 siswa. Alat  pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar tes dan angket.Kata Kunci: Sketsa, Karangan, Deskripsi, Hasil Belajar. AbstractIn generally, students have obstruct while the teacher give a task to write. They have a trouble in arranged the sentence and unsufficiently control the grammar. That a difficult caused they can't pass on thinks and ideas with every consideration so participant to be lazy to write. In  Indonesian study learning writes really saturated. On KBM'S performing, teacher gives task to student to write composition without gives explanation. Eventually teacher is primary factor in make KBM'S success. If we see from student’s studying result mostly student’s write average value is 70, eventually minimal thoroughness Criterion (KKM) for specified indonesian subject by schooled is 75, this possible because children which insufficiently tutorial deep  Indonesian in particular learning writes composition, and can also since its reducing factor media purpose.This research intent to get student’s response data toward sketches pictured media at MIN Cirebon's City, getting the data of the result of to write description composition study and the influence of the sketch draw’s media toward write description composition study at MIN Cirebon's City.  The method that use in this research is quantitative experiment with my type experiment attention. In experiment attention are have two class that analyze there are experiment class that given by attention and control class that don't give attention. Observational design that use is Nonequivalent Control is Design's Group . Population in observational are all MIN'S students Cirebon's City as much 278 and use purposive is sampling technique  there are  class VA and VB as much 41 students. Data collecting tool on this reserach are use essay sheet and questionnaire. Key word:  Sketch, Composition, Description, learning outcomes.
Pengaruh Penggunaan Media Gambar Berseri Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Siswa Kelas III MI Al-Washliyah Perbutulan Kabupaten Cirebon Syibli Maufur; Susi Lisnawati
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 4 No. 2 (2017): Published Online: Oktober 2017
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v4i2.1888

Abstract

AbstrakPada umumnya, siswa mengalami kesulitan ketika diberi tugas oleh guru untuk bercerita. Kesulitan tersebut dikarenakan tidak adanya alat dukung/media dalam bercerita, sehingga mereka tidak mampu menyampaikan pikiran dan gagasannya dengan baik. Hal ini menyebabkan siswa menjadi enggan untuk bercerita.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan media gambar berseri, memperoleh hasil keterampilan berbicara serta pengaruh penggunaan media gambar berseri terhadap keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III A sebanyak 29 siswa. Sementara itu sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh siswa kelas III A. Data penelitian dikumpulkan menggunakan lembar tes kinerja dan angket. Sedangkan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada keterampilan berbicara. Hal ini berdasarkan dari nilai R Square sebesar 0,628 (kuadrat dari koefisien korelasi 0,793). Nilai tersebut dapat diartikan bahwa 62,8%  pengaruh variable x terhadap variabel y. Pada hasil uji regresi di peroleh hasil uji t hitung  sebesar 6.758 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Karena nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 dan t hitung (6,758) lebih besar dari t tabel (2.05553) maka dapat disimpulkan  bahwa Ho ditolak, artinya ada pengaruh penggunaan media gambar berseri terhadap keterampilan berbicara bahasa Indonesia.Kata kunci: media gambar berseri. keterampilan berbicaraAbstractIn general, students have difficulty when given the task by the teacher to tell stories. The difficulty is due to the absence of support tools / media in story telling, so that they are unable to express thoughts and ideas well. This causes students to be reluctant to tell stories. This study aims to determine students responses to the use serial images, to obtain the results of speaking skills and the influence of the use serial images to students' speaking skills. This research is a quantitative research with one-group pretest-posttest design. The population in this research is all students in class III A total of 29 students. While the sample in this study using a total sampling is all students in class III A. The research data were collected using performance test sheets and questionnaires. While the analysis technique used in this research is simple regression analysis The results showed that a significant influence on the speaking skills. It is based on the value of R Square of 0.628 (the square of the correlation coefficient 0.793). This value can be interpreted that the 62.8% effect of variable x to variable y. In the regression test results obtained arithmetic t test results for 6758 with a significant value of 0.000. Because of the significant value less than 0.05 and t (6.758) is greater than t table(2.05553)then it can be concluded that Ho is rejected, meaning that there is the influence of the use serial images to the Indonesian speaking skills.Keywords: serial images media, speaking skills.
Respon Stakeholders Terhadap Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Jurusan PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon Moh Masnun; Syibli Maufur; Ahmad Arifuddin
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 5 No. 1 (2018): Published Online: Juni 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i1.2479

Abstract

AbstrakLahirnya KKNI dan SN DIKTI menuntut sebuah program studi, termasuk di dalamnya program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk segera meredesain kurikulumnya menjadi kurikulum yang mengacu KKNI dan SN DIKTI. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon stakeholders (pihak dosen, kepala MI, dan Kementerian Agama Kota Cirebon) terhadap kurikulum jurusan PGMI yang mengacu KKNI dan SN DIKTI. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Dimana dalam penelitian ini,  peneliti mencari dan menggunakan data-data yang bersifat deskriptif yaitu berupa kata-kata atau ungkapan, pendapat-pendapat dari subyek  penelitian, baik itu kata-kata secara lisan maupun tulisan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dimulai dengan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Analisis data dilakukan sewaktu pengumpulan data dan setelah semua data terkumpul atau setelah selesai penelitian di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum respon stakeholders (dosen jurusan PGMI, Kepala MI Kota Cirebon, dan Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Cirebon) terhadap kurikulum berbasis KKNI jurusan PGMI sudah baik dan sangat layak diimplementasikan di jurusan PGMI. Namun stakeholders memberikan rekomendasi agar ditambahkan satu mata kuliah baru, yaitu psikologi kepribadian dan hubungan sosial serta penambahan bobot sks pada mata kuliah keahlian profesi seperti perencanaan pembelajaran dan praktik pengalaman lapangan.Kata kunci: respon stakeholders, kurikulum berbasis KKNI, PGMIAbstractThe birth of KKNI and SN DIKTI demanded a study program, including the study program of Madrasah Ibtidaiyah Teachers (PGMI) Faculty of Tarbiyah and Training Teacher IAIN Syekh Nurjati Cirebon to immediately redesign the curriculum into a curriculum referring to KKNI and SN DIKTI. This study aims to describe the response of stakeholders (the lecturers, the head of MI, and the ministry of religion of Cirebon city) to the curriculum of PGMI which refers to KKNI and SN DIKTI. This research is a field research (field research) which is descriptive qualitative. Where in this study, researchers search and use data that is descriptive in the form of words or phrases, opinions of research subjects, both words orally and in writing. Data collection was done by interview and documentation method. Analytical techniques begin with data reduction, data presentation, and draw conclusions. Data analysis is during data collection and after all data collected or after completion of research in the field. The results showed that generally the response of stakeholders (the lecturers of PGMI, the head of MI, and the ministry of religion affairs of Cirebon city) to the curriculum of PGMI department which refers to KKNI is good and very feasible implemented in the PGMI department. However, stakeholders recommend that a new subject be added, that is personality psychology and social relationships and the addition of sks weight to professional proficiency courses such as lesson planning and field experience practice. But stakeholders recommended that a new course have to added, such as the psychology of personality and social relationships and the addition of sks weight on professional skills courses such as lesson planning and field experience practice.Keywords: responses of stakeholder, curriculum based on KKNI, PGMI department
The Effects of Problem-Based Learning Model with Environmental Literacy-Oriented on the Elementary School Students' Narrative Writing Skills Misbah Binasdevi; Idah Faridah Laily; Tamsik Udin; Syibli Maufur; Inayatul Ummah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i1.10494

Abstract

AbstractThis research aimed to determine the effects of a problem-based learning model with environmental literacy-oriented on the elementary school students' narrative writing skills. Using the quasi-experimental method, this research employed a non-equivalent control group design. The research participants were 50 fifth-grade students of Islamic Elementary School (MI) Darul Qirom, consisting of 25 students in the experimental class and 25 students in the control class. The data were collected using a test instrument consisting of five questions about writing narratives. The data were then analyzed using the independent sampel t-test with the assistance of the SPSS application. The data analysis showed a significant difference between the class that used the problem-based learning model with environmental literacy-oriented and the class that used the conventional learning model, with a significant value (2-tailed) of 0.006 < 0.05. In this study, the average post-test score for the experimental class after the treatment was 5.52 higher than the control class  (78.2 > 72.68). It can be concluded that the environmental literacy-oriented problem-based learning model has a significant effect on the narrative writing skills of elementary school students.Keywords: problem-based learning, environmental literacy, writing skill.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh problem-based learning berorientasi literasi lingkungan terhadap keterampilan menulis narasi siswa sekolah dasar. Dengan menggunakan metode kuasi eksperimen, penelitian ini menggunakan non-equivalent control group design. Partisipan penelitian ini adalah 50 siswa kelas V MI Darul Qirom, terdiri dari 25 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Data diambil melalui instrumen tes yang terdiri dari lima soal uraian tentang menulis narasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji t dengan bantuan aplikasi SPSS. Analisis data menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas yang menggunakan model pembelajaran problem-based learning berorientasi literasi lingkungan dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional, dengan nilai signifikansi (2 tailed) sebesar 0,006 < 0,05. Pada penelitian ini, nilai rata-rata post-test kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan menjadi 5,52 lebih tinggi dibanding kelas kontrol (78,2 > 72,68). Dapat simpulkan bahwa model problem-based learning berorientasi literasi lingkungan berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis narasi siswa sekolah dasar.Kata kunci: problem-based learning, literasi lingkungan, keterampilan menulis.